Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGANiiANTARAiiKEMANDIRIAN iBELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR iMATEMATIKA PADA MASA iPANDEMI COVID-i19 DI SMP NEGERI 2 SATU ATAP STM HILIR T.P. 2020/2021 Ana Mardiana; Irham Habibi Harahap
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan sejauh mana hubungan (korelasi)  antara kemandirian belajar dengan hasil belajar Matematika siswa SMP Negeri 2 Satu Atap STM Hilir selama masa pandemi virus corona. Penelitian ini adalah menggunakan semacam eksplorasi kuantitatif dengan strategi survei dan metodologi korelasional. Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan terhadap populasi 48 siswa. Informasi dikumpulkan dengan instrumen penelitian sebagai  kuesioner untuk variabel informasi X (kemandirian belajar)  dan tes dengan soal uraian matematika pada variabel informasi Y (hasil belajar). Hasil uji reliabilitas alat penelitian  untuk variabel  bebas adalah 0,938 sedangkan variabel  terikat adalah 0,718. Berdasarkan uji pra syarat  menunjukkan bahwa data variabel  X dan variabel  Y berdistribusi normal dan linier. Berdasarkan  perhitungan koefisien hubungan sederhana menghasilkan nilai koefisien rxy = 0,626. Hasil analisis koefisien korelasi dengan menggunakan uji-t menggambarkan  bahwa hubungan antara ke dua variabel adalah  signifikan. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi menunjukkan  sebesar 39,1% hasil belajar siswa dipengaruhi oleh kemandirian belajar. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara kemandirian belajar (variabel X) dengan hasil belajar Matematika  (variabel Y). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemandirian belajar maka semakin tinggi pula hasil belajar Matematika siswa.Kata kunci : Kemandirian Belajar, Hasil Belajar, Pandemi, Covid-19
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII MTs AL-IKHLASIYAH SEI BULUH TAHUN PELAJARAN 2020/2021 DITINJAU BERDASARKAN GENDER Kholiza Siregar; Irham Habibi Harahap
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan positif motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTs Al-Ikhlasiyan Sei Buluh Tahun Pelajaran 2020/2021 ditinjau berdasarkan gender. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Al-Ikhlasiyah Sei Buluh Tahun Pelajaran 2020/2021. Sampel diambil dengan menggunakan Teknik random sampling dengan jumlah 73 siswa. Data di kumpulkan dengan instrument penelitian berupa tes soal matematika dan kuesioner motivasi belajar. Berdasarkan analisis data hasil perhitungan koefisien korelasi Product Moment r hitung = 0,435 dan r tabel = 0,235 ; r hitung > r tabel  dan nilai t hitung (4,520) > t tabel (1,994) berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Nilai koefisien determinasi adalah 18,92%. Artinya hanya 18,92% konstribusi  motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa. Sehingga diperoleh kesimpulan pada penelitian ini bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa. Hal ini berarti terdapat hubungan yang positif (searah), artinya semakin baik motivasi belajar siswa maka hasil belajar matematika siswa akan semakin meningkat. Kata-kata kunci : Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Gender.
Penggunaan Aplikasi Desmos Dalam Menyelesaikan Pertidaksamaan Linier di MAS Plus Al Ulum Medan: Penelitian Hetty Elfina; Dede Ibrahim Muthawali; Irham Habibi Harahap; Machrani Adi Putri Siregar; Nova Riani; Winanda Marito
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4846

Abstract

Materi pertidaksamaan linier sering kali menimbulkan kesulitan bagi siwa karena menuntut kemampuan memahami hubungan antara representasi aljabar dan grafik secara bersamaan. Kondisi ini menyebabkan rendahnya pemahaman konsep serta kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran berbasis visual, salah satuya adalah aplikasi Desmos. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keaktifan belajar siswa melalui pelatihan penggunaan aplikasi Desmos dalam menyelesaikan pertidaksamaan linier. Kegiatan ini dilaksanakan di MAS Plus Al Ulum Medan pada kelas X-2 dengan 33 siswa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan pembelajaran, yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, siswa diberikan pengenalan aplikasi Desmos, demonstrasi penggunaan Desmos dalam menggambar grafik, serta praktik langsung menyelesaikan soal dengan pendampingan dosen. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi aktivitas siswa, analisis hasil latihan, dan diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan penggunaan aplikasi Desmos memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep. Siswa mampu memvisualisasikan grafik pertidaksamaan dan menentukan daerah penyelesaian dengan lebih tepat dibandingkan sebelum pelatihan. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keaktifan, antusiasme, dan motivasi belajar selama kegiatan berlangsung. Pembelajaran berbasis Desmos juga mendorong siswa untuk melakukan eksplorasi mandiri dan berpartisipasi aktif dalam diskusi belajar
PELATIHAN PENERAPAN MODEL RECIPROCAL LEARNING BERBASIS HYPNOTEACHING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BAGI GURU SMA Irham Habibi Harahap; Muda Sakti Raja Sihite; Lena Rosdiana Pangaribuan; Dwi Novita Sari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.42530

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Reciprocal Learning model based on Hypnoteaching in improving students’ self-confidence in mathematics learning. The background of this research is the low level of students’ self-confidence in mathematics classes, which affects their active participation, mathematical communication skills, and learning outcomes. The Reciprocal Learning model emphasizes activities such as summarizing, questioning, clarifying, and predicting, while the Hypnoteaching approach optimizes positive suggestion, persuasive language, and the creation of a comfortable and conducive learning environment. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The research subjects were secondary school students divided into experimental and control groups. The research instruments included a self-confidence questionnaire, observation sheets of student activities, and mathematics achievement tests. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical tests to determine differences in self-confidence improvement between the two groups. The results indicate that the implementation of the Hypnoteaching-based Reciprocal Learning model significantly improves students’ self-confidence compared to conventional learning methods. The improvement is evident in students’ courage to express opinions, ability to ask questions, participation in discussions, and confidence in solving mathematical problems. Therefore, this model is effective as an innovative instructional strategy to enhance both affective and cognitive aspects of students in mathematics learning.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL LEARNING BERBASIS HYPNOTEACHING DALAM UPAYA MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Irham Habibi Harahap; Muda Sakti Raja Sihite; Lena Rosdiana Pangaribuan; Dwi Novita Sari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.42536

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Reciprocal Learning model based on Hypnoteaching in improving students’ self-confidence in mathematics learning. The background of this research is the low level of students’ self-confidence in mathematics classes, which affects their active participation, mathematical communication skills, and learning outcomes. The Reciprocal Learning model emphasizes activities such as summarizing, questioning, clarifying, and predicting, while the Hypnoteaching approach optimizes positive suggestion, persuasive language, and the creation of a comfortable and conducive learning environment. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The research subjects were secondary school students divided into experimental and control groups. The research instruments included a self-confidence questionnaire, observation sheets of student activities, and mathematics achievement tests. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical tests to determine differences in self-confidence improvement between the two groups. The results indicate that the implementation of the Hypnoteaching-based Reciprocal Learning model significantly improves students’ self-confidence compared to conventional learning methods. The improvement is evident in students’ courage to express opinions, ability to ask questions, participation in discussions, and confidence in solving mathematical problems. Therefore, this model is effective as an innovative instructional strategy to enhance both affective and cognitive aspects of students in mathematics learning.