Titis Purwaningrum
Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Metode Grafik Dalam Perencanaan & Memaksimalkan Pendapatan Pada Produksi Kue Bolu Pak Cipto Di Kabupaten Ponorogo Titah Nurrahma; Galuh Oktavia Putri; Wahyu Sekti Wibowo; Bryan Topaz Al Tabrany; Titis Purwaningrum
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 1 (2025): IJEMA - Januari 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Metode Grafik dalam Perencanaan dan Optimalisasi Pendapatan Produksi Kue Bolu Pak Cipto di Kabupaten Ponorogo”. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dapat menganalisis perencanaan produksi dilakukan agar jumlah produksi dan pendapatan usaha kue bolu dapat meningkat, meskipun bahan baku yang digunakan terbatas. Penyelesaian masalah ini menggunakan pendekatan matematika berupa program linear, yaitu Metode Grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pak Cipto dapat memproduksi dua jenis kue, yaitu 40 porsi kue bolu kijing dan 13 porsi kue bolu mini kering, dengan total pendapatan sebesar Rp 445.000.
Analisis Penerapan Metode Transportasi Pada UMKM Pentol Corah Assegaf Jaya Rosalina Ayu Wulandari; Dinda Maulina Suryani; Farida Ayu Anggraini; Firda Dewi Mutiara; Titis Purwaningrum
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 1 (2025): IJEMA - Januari 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya transportasi merupakan salah satu komponen utama dalam manajemen logistik yang memengaruhi efisiensi operasional, khususnya pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode transportasi, khususnya metode Least Cost, guna mengoptimalkan biaya logistik pada UMKM Pentol Corah Assegaf Jaya. Dengan total kapasitas pengiriman harian sebesar 6 kwintal ke lima area permintaan, penelitian ini mengidentifikasi cara meminimalkan biaya transportasi menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa total biaya transportasi harian mencapai Rp57.000, dengan total biaya selama enam hari sebesar Rp342.000. Metode Least Cost terbukti efektif dalam mengalokasikan barang ke area dengan prioritas biaya terkecil, sehingga mampu mengoptimalkan anggaran harian sebesar Rp50.000 yang tersedia. Temuan ini memberikan solusi praktis bagi UMKM untuk mengelola biaya logistik secara lebih efisien, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung keberlanjutan usaha di tengah tantangan ekonomi yang kompetitif.