Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Terapi Hipnosis Lima Jari Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Lansia Yang Mengalami Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Suli Ardianto, Oril; Aghadiati, Faradina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3774

Abstract

ABSTRACTHipertensi lebih sering terjadi terutama pada lansia dan dapat menimbulkan gangguan psikologis seperti gangguan cemas (ansietas) yang dapat diatasi dengan tindakan nonfarmakologis, salah satunya  Teknik  Relaksasi  Hipnoterapi  Lima  Jari.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  Hipnotis  Lima  Jari  terhadap  Tingkat  Kecemasan lansia  Hipertensi  di  wilayah  kerja Puskesmas Rantau Suli.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu (quasy experiment) rancangan pre-post test with control group. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 -29 Agustus 2023. Populasi penelitian lansia yang menderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Suli Kabupaten Merangin sebanyak 401 responden. Sampel pada penelitian ini sebanyak 60 responden. Sampel pada penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok, 30 orang klien kelompok intervensi dan 30 orang klien kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh terapi hipnosis lima jari terhadap tingkat kecemasan pada lansia yang mengalami hipertensi pada kelompok intervensi dengan ρ value = 0,000 (ρ<0,05). Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk bisa menerapkan Terapi hipnotis lima jari untuk mengurangi tinggat kecemasan yang dialami oleh lansia dengan hipertensi.Kata Kunci: Hipertensi, Kecemasan, Lansia, Hipnotis Lima Jari The research aims to determine the effect of Five Finger Hypnosis on the Anxiety Level of hypertensive elderly individuals in the working area of the Rantau Suli Community Health Center. This study employed a quasi-experimental quantitative design with pre-post test with control group. The research was conducted from August 22nd to 29th, 2023. The population consisted of 401 elderly individuals with hypertension in the working area of the Rantau Suli Community Health Center, Merangin Regency. The sample size was 60 respondents, divided into two groups: 30 respondents in the intervention group and 30 respondents in the control group. The sampling technique used was purposive sampling. Statistical analysis employed the Wilcoxon test. The research findings indicated that there was an influence of Five Finger Hypnosis therapy on the anxiety level of elderly individuals with hypertension in the intervention group with a ρ value = 0.000 (ρ <0.05). It is hoped that healthcare providers can implement Five Finger Hypnosis Therapy to reduce anxiety levels experienced by elderly individuals with hypertension.Keyword: Hypertension, Anxiety, Elderly individuals, Five-Finger Hypnosis
Program Kaderisasi Holistik: Kesadaran Gizi Dan Kesehatan Mental Remaja Di SMK 2 PGRI Kota Jambi Ardianto, Oril; Aghadiati, Faradina; Iswadi
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.207

Abstract

Dalam era yang terus berkembang dan kompleks seperti saat ini, remaja menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terhadap tantangan kesehatan fisik dan mental. Kesehatan, gizi, dan kesehatan jiwa merupakan aspek yang saling berhubungan dari kesejahteraan secara keseluruhan. Integrasi dari elemen-elemen ini sangat penting untuk membangun remaja yang lebih sehat dan mencapai hasil kesehatan yang holistik. Ketika individu memiliki akses ke layanan kesehatan yang komprehensif, nutrisi yang baik, dan dukungan kesehatan mental, mereka lebih siap untuk berkembang secara fisik. Metode dalam pengabdian ini dengan beberapa tahap, tahap pertama perencanan, tahap ke dua penyuluhan gizi seimbang remaja dan kesehatan mental remaja, tahap ketiga pelatihan pembuatan produk bergizi dan konseling kesehatan mental remaja, tahap keempat adalah monitoring dan evaluasi. Sampel dalam pengabdian ini adalah 40 siswa SMK 2 PGRI Kota Jambi. Sebelum dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan siswa akan diberikan pre-test dan setelah kegiatan akan diberikan post-test untuk melihat efektifitas dari kegiatan ini. Hasil dari penyuluhan dan pelatihan gizi dan kesehatan mental adanya peningkatan pengetahuan gizi dan kesehatan mental serta ketrampilan siswa dalam mengolah kudapan bergizi dan mampu memahami dan menerapkan manajemen stress yang baik dan mampu berfikir positif pada diri sendiri.
Efektifitas Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam Mengatasi Anxiety Pada Lansia dalam Menghadapi Varian Baru Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Ardianto, Oril; Aghadiati, Faradina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2394

Abstract

Saat ini sudah banyak masyarakat Indonesia yang terpapar kasus Covid-19 varian Omicron termasuk lansia. Dari segi psikologis dapat dilihat adanya keresahan dan tekanan mental yang dapat mempengaruhi kesehatan  terutama kelompok  rentan  seperti lanjut  usia. Maka penanganan terhadap kecemasan pada lansia akan Covid-19 varian Omicron perlu mendapatkan penanganan yakni dengan terapi yaitu Cognitive Behavior Therapy (CBT). Cognitive Behavior Therapy (CBT) disebut dapat mengubah perasaan subjektif termasuk perasaan cemas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam mengatasi Anxiety pada Lansia dalam menghadapi varian baru Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Desain penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan design Pretest Posttest with Control Group. Dimana penelitian ini mengelompokan responden kelompok control dan eksperimen dengan sama-sama di berikan pretest dan posttest, akan tetapi pada kelompok control tidak diberikan perlakuan Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Sempel penelitian ini adalah 30 lansia memiliki kecemasan. Lokasi penelitian di wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi dan Waktu pengambilan data dilakukan pada bulan April – Mei tahun 2022. Teknik pengambilan sampel mengunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan data primer yaitu data yang diperoleh langsung dengan membagikan kuisoner (HRS-A) Hamilton Ranting Scale for Anxietas. Hasil dari penelitian ini rata-rata kecemasan pada lansia sebelum perlakuan / pre-test dan setelah perlakuan / tahap post-test mengalami perubahan penurunan hasil. Hasil p-value diperoleh sebesar 0.000, menunjukan bahwa terdapat perbedaan kecemasan pada lansia sebelum dan sesudah perlakuan terapi CBT. Kesimpulan dari hasil diatas bahwa Cognitive Behavioural Therapy (CBT) merupakan treatmen yang paling tepat untuk mengatasi gangguan anxiety.Kata Kunci : Anxiety, CBT, Covid-19, Lansia, Omicron. Currently, many Indonesians have been exposed to cases of the Omicron variant of Covid-19, including the elderly. From a psychological perspective, it can be seen that there is anxiety and mental stress that can affect health, especially for vulnerable groups such as the elderly. The handling of anxiety in the elderly about the Covid-19 variant of the Omicron needs to get treatment, namely with therapy Cognitive Behavior Therapy (CBT). Cognitive Behavior Therapy (CBT) is said to be able to change subjective feelings, including feelings of anxiety. The purpose of this study was to determine the Effectiveness of Cognitive Behavior Therapy (CBT) in overcoming Anxiety in the Elderly in dealing with the new variant of Covid-19 in the Kenali Besar Public Health Center, Jambi City. The design of this study was Quasi Experimental with Pretest Posttest design with Control Group. Where this study grouped the control and experimental group respondents with both pretest and posttest given, but the control group was not given Cognitive Behavioral Therapy (CBT) treatment. The sample of this study was 30 elderly people who had anxiety. The research location is in the work area of the Kenali Besar Health Center, Jambi City and the time of data collection is carried out in April - May 2022. Data collection with primary data is obtained directly by distributing a questionnaire (HRS-A) Hamilton Branch Scale for Anxiety. The results of this study average anxiety in the elderly before treatment / pre-test and after treatment / post-test stage experienced a decrease in results. The p-value 0.000, indicating that there is anxiety in the elderly before and before CBT therapy treatment. The conclusion from the above results is that Cognitive Behavioral Therapy (CBT) is the most appropriate treatment to treat anxiety disorders.Keywords : Anxiety, CBT, Covid-19, Elderly, Omicron.
Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Suhaid Aghadiati, Faradina; Ardianto, Oril; Wati, Septiyan Rida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2793

Abstract

Stunting merupakan keadaan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak yang didasarkan pada indeks panjang badan menurut umur atau tinggi badan menurut umur kurang dari -2 standar deviasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian stunting adalah tingkat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Suhaid Kabupaten Kapuas Hulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 responden. Pengambilan sampel dilakukan di 11 desa pada ibu yang memiliki balita stunting melalui wawancara dengan alat bantu kuesioner. Dari hasil penelitian didapatkan data yaitu tingkat pengetahuan ibu tentang gizi pada balita usia 24-60 bulan sebanyak 67,7% dengan pengetahuan kurang dan 32,3% dengan pengetahuan baik. Terdapat 20,9% balita pendek dengan ibu pengetahuan baik dan 11,2% balita sangat pendek dengan ibu pengetahuan baik. Terdapat 14,5% balita pendek dengan ibu pengetahuan kurang dan 53,2% balita sangat pendek dengan ibu pengetahuan kurang. Hasil analisis uji chi square menunjukkan bahwa adanya hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dengan nilai p=0,001 (p<α=0,05). Saran bagi Puskesmas Suhaid Kapuas Hulu untuk merencanakan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi guna menurunkan angka kejadian stunting.Kata Kunci: Stunting, Pengetahuan, BalitaStunting is a condition of chronic undernutrition status during the growth and development of children based on the index of body length for age or height for age less than -2 standard deviations. One of the factors that influence the incidence of stunting is the level of knowledge. This study aims to determine the relationship between mother's knowledge and the incidence of stunting in toddlers aged 24-60 months in the working area of the Suhaid Health Center, Kapuas Hulu Regency. The type of research used is observational analytic research with a cross sectional approach. The research sample amounted to 62 respondents. Sampling was carried out in 11 villages for mothers with stunting toddlers through interviews using a questionnaire. From the results of the study obtained data, namely the level of knowledge of mothers about nutrition in toddlers aged 24-60 months as much as 67.7% with less knowledge and 32.3% with good knowledge. There are 20.9% short toddlers with good knowledge mothers and 11.2% very short toddlers with good knowledge mothers. There are 14.5% short toddlers with mothers with less knowledge and 53.2% very short toddlers with mothers with less knowledge. The results of the chi square test analysis showed that there was a relationship between maternal knowledge and the incidence of stunting with a value of p=0.001 (p<α=0.05). Suhaid Kapuas Hulu Health Center is a suggestion to plan activities to increase mother's knowledge about nutrition in order to reduce the incidence of stunting.Keyword: Stunting, Knowledge, Toddler
Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Terhadap Pencegahan ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Ardianto, Oril; Aghadiati, Faradina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3398

Abstract

Penyakit ISPA salah satu penyebab kematian bayi yang menempati urutan pertama angka kesakitan pada balita. Dampak dari terganggunya sistem pernapasan ini tidak baik bagi kesehatan balita, karena akan mengganggu sistem tubuh lainnya. Pada tahun 2021 tercatat balita dengan kasus ISPA yang terbanyak adalah di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi yaitu sebanyak 1258 anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi ibu terhadap pencegahan ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2023. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi sebanyak 436 orang dan sampel berjumlah 80 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2022. Analisa data yang digunakan adalah Analisis Univarit dan Bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan responden terhadap pencegahan ISPA adalah cukup yaitu sebanyak 30 orang (37,5%). Sebagian besar motivasi responden terhadap pencegahan ISPA adalah tinggi yaitu sebanyak 50 orang (62,5%). Sebagian besar perilaku responden terhadap pencegahan ISPA adalah baik yaitu sebanyak 44 orang (55%). Berdasarkan hasil uji statistic didapatkan nilai (p<0,05) artinya ada Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu (p-value 0,020) dan motivasi (p-value 0,005) terhadap pencegahan ISPA pada balita. Untuk itu disarankan agar hendaknya masyarakat selalu kontrol ke layanan kesehatan serta petugas kesehatan lebih meningkatkan penyuluhan tentang pencegahan komplikasi ISPA pada balita Kata Kunci: Pengetahuan, Motivasi, ISPA, Balita ISPA disease is one of the causes of infant death which ranks first in the morbidity rate for toddlers. The impact of disrupting the respiratory system is not good for toddler health, because it will interfere with other body systems. This study aims to determine the relationship knowledge And motivation Mother to prevention acute respiratory tract infection in toddlers in the Work Area of the Putri Ayu Health Center, Jambi City, 2023. This research is a quantitative study with a cross-sectional design. The population is 436 people and the sample is 80 people. The sampling technique is by accidental sampling. This research was conducted in January-February 2022. The data analysis used was Univariate and Bivariate Analysis using the chi-square test. The results showed that most of the respondents' knowledge of acute respiratory tract infection prevention was adequate, namely 30 people (37,5%). Most of the respondents' motivation for preventing acute respiratory tract infection was high, namely as many as 50 people (62,5%) . Most of the respondents' behavior towards acute respiratory tract infection prevention was good, namely as many as 44 people (55%). Based on the statistical test results, the value (p<0,05) means that there is a significant relationship between mother's knowledge (p- value 0,020) and motivation (p-value 0,005) on the prevention of acute respiratory tract infection in toddlers. For this reason, it is suggested that the community should always control health services as well officer health further increase education about the prevention of complications of acute respiratory tract infection in infants. Keyword: Knowledge, motivation, ISPA, toddler
Status Gizi dan ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Puding : Nutritional Status and Exclusive Breastfeeding with Stunting Incidence in Puding Health Center Aghadiati, Faradina; Ardianto, Oril
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.741 KB) | DOI: 10.25182/jigd.2022.1.2.149-155

Abstract

Gizi kurang (underweight) pada balita saat ini telah menjadi permasalahan global khususnya di negara-negara miskin dan berkembang. Provinsi Jambi masih menghadapi permasalahan tingginya angka prevalensi stunting pada balita masih diatas standard WHO yakni sebesar 30,1%, dan salah satu wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi adalah kabupaten Muaro Jambi yakni 27,2%. Faktor risiko yang mempengaruhi kejadian stunting adalah rendahnya tingkat kecukupan energi, potein, seng, dan berat badan lahir rendah. Penyakit infeksi dan gangguan gizi seringkali ditemukan secara bersama-sama dan hubungannya saling mempengaruhi faktor lain yang berhubungan dengan stunting. Desain penelitian dengan menggunakan cross sectional. Lokasi penelitian berada di wilayah kerja Puskesmas Puding Kabupaten Muaro Jambi pada bulan Februari 2022. Subjek dalam penelitian ini adalah 91 anak balita usia 6-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Puding. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square CI 95%. Hasil penelitian menyatakan terdapat hubungan antara ASI eksklusif dan status gizi dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Puding dengan nilai p<0,05.
HUBUNGAN KEPATUHAN DIET DENGAN TINGKAT KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS SIMPANG IV SIPIN KOTA JAMBI Faradina Aghadiati; Oril Ardianto
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabaetes Melitus (DM) merupakan salah satu jenis penyakit degenerative tidak menular yang menjadi masalah serius bagi kesehatan masyarakat di Indonesia maupun didunia. Pola makan yang tidak eratur yang terjadi pada masyarakat saat ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah penyakit degenerative, salah satunya penyakit DM. Tujuan penelitian adalah diketahui adanya hubungan kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Menggunakan teknik accidental sampling dan menggunakan uji Chi Square. Hasil dari penelitian adalah dari 38 responden kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah normal sebanyak 18 responden, kategori patuh 15 responden (83.3), dengan kategori tidak patuh ada 3 responden (16.7), sedangkan kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah Tinggi sebanyak 20 responden, kategori patuh 7 responden (35.0), dengan kategori tidak patuh ada 13 responden (65.0). kesimpulan dari penelitian adalah ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di puskesmas simpang IV Sipin Kota Jambi dengan p-value 0.007.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI Faradina Aghadiati; Oril Ardianto
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi ibu yang kurang baik sebelum dan selama kehamilan merupakan penyebab utama dari berbagai persoalan kesehatan yang serius pada ibu dan bayi. Data yang diperoleh dari Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi diketahui jumlah ibu hamil pada tahun 2020 yang mengalami KEK sebanyak 21 ibu hamil. Salah satu faktor yang mempengaruhi gizi selama kehamilan antara lain adalah kebiasaan dan pandangan terhadap makanan dana aktivitas fisik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi pada bulan Oktober – November 2020 sejumlah 69 subjek. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, untuk kuesioner kebiasaan makan dengan menggunakan food frequency questionnaire (FFQ), dan aktifitas fisik dengan kuesioner aktifitas fisik. Analisis data yang digunakan dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini 37 (53,6%) responden memiliki kebiasaan makan yang baik, 62 (89.9%) respondenaktivitas fsik dalam kategori ringan, dan 41 (59.4%) responden status gizi normal. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan signifikan antara kebiasaan makan dengan status gizi pada ibu hamil (p < 0.05). Dan tidak ada hubungan anatara Aktivitas fisik dengan status gizi pada ibu hamil ( p > 0.05).
PENGALAMAN PASIEN YANG PERNAH REAKTIF COVID-19 DALAM MENGATASI KECEMASAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASANG PUDAK Oril Ardianto; Faradina Aghadiati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran Covid-19 semakin hari semakin mengkhawatirkan sehingga menimbulkan perasaan tertekan, gelisah, ketakutan, frustasi, bingung, insomnia, khawatir dan cemas yang merupakan respon umum dari orang- orang yang terdampak (baik secara langsung atau tidak). Dampak nyata yang dirasakan pasien yang pernah reaktif Covid-19 adalah kecemasan. Tujuan dari penelitian adalah Diketahui pengalaman pasien yang pernah Reaktif Covid-19 dalam mengatasi kecemasan pada masa pandemi Covid-19 di wilayah kerja puskesmas kasang pudak Kabupaten Muaro jambi. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 5 orang Pasien yang pernah Reaktif Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kasang Pudak, Kabupaten Muaro Jambi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara dan Catatan Lapangan. Analisis data menggunakan langkah dari Colaizzi (1978). Pada penelitian ini diapatkan 4 tema Perubahan Fisik, Perubahan Psikologis, Dampak dari terpaparnya Covid-19 dan Cara mengatasi Kecemasan. Kami menyarankan Untuk itu diharapkan Pasien yang pernah reaktif Covid-19 dapat mengatasi kecemasannya dengan cara berfikir positif, mendekatkan diri kepada Tuhan, optimis utuk sembuh, mendapat dukungan dari keluarga serta teman sesama pasien.
Pengaruh Terapi Okupasi Melipat dan Menggunting Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Autis Oril Ardianto
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan Motorik Halus pada anak yang mengalami gangguan Autisme masih belum berkembang dengan baik. Menurut penelitian Terapi Okupasi memberikan pengaruh kepada perkembangan motorik halus pada anak dengan gangguan autis. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental design dengan pendekatan one grup pre-test sampai post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Autisme dengan jenjang SDLB dari kelas 4 sampai kelas 6 di wilayah SLB Negeri 02 Kota Jambi yang berjumlah 8 orang. Variabel akan diobservasi atau diukur terlebih dahulu (pre-test) kemudian diberikan treatmen dan setelah dilakukan treatmen lalu dilakukan pengukuran atau observasi (post-test) untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi okupasi terhadap upaya meningkatkan kemampuan gerak motorik halus pada anak autis di SLB Negeri 2 kota jambi. Hasil penelitian menunjukkan analisis perubahan nilai mean (rata-rata) konsentrasi sebelum dan sesudah diberikan pengaruh Okupasi didapatkan nilai Pre-test yakni mean = 1,38 dan nilai Post-test mengalami perubahan yakni nilai mean = 1,50. Hasil uji statistic diperoleh p value 0,024 yang artinya ada pengaruh Terapi Okupasi terhadap perkembangan Motorik Halus pada anak Autis di SLB Negeri 02 Kota Jambi tahun 2021. Terapi okupasi sangat efektif diberikan untuk meningkatkan kemampuan gerak motorik halus anak autis sehingga bisa dilakukan sesering mungkin ketika dirumah. Kata Kunci : Terapi Okupasi, Terapi Anak Autis, Perkembangan Motorik Halus. Abstract Delicate motor skills in chindren whith autism may not have development well according to occupational therapy research that impair the development of a child with autism. The research use a pre-design with the approach of one group pretest to posttest. The population in this study is the entire student of SDLB with grades 4 to 6 in the SLB Negeri 02 Kota Jambi to the size 8 child. Variables will be assessed or quantified in braction followed treatment and then quantified in post-test bracation to see if the artificial therapy is affected by efforts to enhance the ability of fine motor activity in SLB Negeri 02 Kota Jambi. The results show analysis of the mean change in the value of the mean concentration before and after it has been given a pretest value to mean =1,38 and posttest to change the mean value =1,50. The results of a statistical test came from p-value 0.024, which suggests that occupational therapy affected the development of autic children in SLB Negeri 02 Kota Jambi Tahun 2021. Kemampuan Motorik Halus pada anak yang mengalami gangguan Autisme masih belum berkembang dengan baik. Menurut penelitian Terapi Okupasi memberikan pengaruh kepada perkembangan motorik halus pada anak dengan gangguan autis. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental design dengan pendekatan one grup pre-test sampai post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Autisme dengan jenjang SDLB dari kelas 4 sampai kelas 6 di wilayah SLB Negeri 02 Kota Jambi yang berjumlah 8 orang. Variabel akan diobservasi atau diukur terlebih dahulu (pre-test) kemudian diberikan treatmen dan setelah dilakukan treatmen lalu dilakukan pengukuran atau observasi (post-test) untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi okupasi terhadap upaya meningkatkan kemampuan gerak motorik halus pada anak autis di SLB Negeri 2 kota jambi. Hasil penelitian menunjukkan analisis perubahan nilai mean (rata-rata) konsentrasi sebelum dan sesudah diberikan pengaruh Okupasi didapatkan nilai Pre-test yakni mean = 1,38 dan nilai Post-test mengalami perubahan yakni nilai mean = 1,50. Hasil uji statistic diperoleh p value 0,024 yang artinya ada pengaruh Terapi Okupasi terhadap perkembangan Motorik Halus pada anak Autis di SLB Negeri 02 Kota Jambi tahun 2021. Terapi okupasi sangat efektif diberikan untuk meningkatkan kemampuan gerak motorik halus anak autis sehingga bisa dilakukan sesering mungkin ketika dirumah. Kata Kunci : Terapi Okupasi, Terapi Anak Autis, Perkembangan Motorik Halus. Abstract Delicate motor skills in chindren whith autism may not have development well according to occupational therapy research that impair the development of a child with autism. The research use a pre-design with the approach of one group pretest to posttest. The population in this study is the entire student of SDLB with grades 4 to 6 in the SLB Negeri 02 Kota Jambi to the size 8 child. Variables will be assessed or quantified in braction followed treatment and then quantified in post-test bracation to see if the artificial therapy is affected by efforts to enhance the ability of fine motor activity in SLB Negeri 02 Kota Jambi. The results show analysis of the mean change in the value of the mean concentration before and after it has been given a pretest value to mean =1,38 and posttest to change the mean value =1,50. The results of a statistical test came from p-value 0.024, which suggests that occupational therapy affected the development of autic children in SLB Negeri 02 Kota Jambi Tahun 2021.