Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pralansia dengan Upaya Penanganan Diabetes Mellitus di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020 Oril Ardianto
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa 177 juta penduduk dunia mengidap diabetes. Jumlah ini akan meningkat hingga melebihi 300 juta pada tahun 2025. Upaya pencegahan dan penanganan diabetes perlu mendapat perhatian, jika tidak dampak penyakit tersebut bisa membawa komplikasi pada berbagai penyakit antara lain impotensi, penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, gagal ginjal, kerusakan sistem saraf, hingga pemicu terjadinya kebutaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pengetahuan dan sikap pralansia dengan upaya penanganan diabetes mellitus di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain crossectional. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 15-21 Juli tahun 2020 dan dilaksanakan di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pralansia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Teknik yang diambil secara accidental sampling. Pengumpulan menggunakan data kuesioner dengan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-squere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 27 responden (60,0%), sebagian besar responden memiliki sikap negatif sebanyak 25 responden (55,6%), sebagian besar responden upaya penanganan diabetes mellitus kurang baik sebanyak 27 responden (60,0%), adanya hubungan antara pengetahuan pralansia dengan upaya penanganan diabetes mellitus dengan nilai p value 0,013 dan adanya hubungan antara sikap pralansia dengan upaya penanganan diabetes mellitus dengan nilai p value 0,013. Diharapkan agar petugas kesehatan memberikan penyuluhan dan memberikan pelayanan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan khususnya upaya penanganan diabetes mellitus dan sebagai informasi tambahan untuk meningkatkan pengelolaan program diabetes mellitus.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kejadian Anemia pada Wanita Usia Subur (WUS) Oril Ardianto
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 1 No. 1 (2022): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu kesehatan masyarakat yang paling banyak dijumpai dibelahan dunia. Anak-anak dan wanita usia subur (WUS) adalah kelompok yang paling berisiko, dengan perkiraan prevalensi anemia pada balita sebesar 47 persen, pada wanita hamil sebesar 42 persen, dan pada wanita yang tidak hamil usia 15-49 tahun sebesar 30 persen. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jambi, kejadian anemia di Puskesmas Putri Ayu sebanyak 141 orang Apabila anemia pada WUS tidak diatasi akan mengakibatkan risiko kematian maternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap kejadian anemia pada wanita usia subur (WUS) di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi yang akan dilakukan pada bulan September tahun 2021. Populasi penelitian adalah seluruh wanita usia subur yang berkunjung ke Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi pada bulan Agustus 2021. Sampel dalam penelitian ini sebanyak diambil dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami anemia sebanyak 26 responden (72,2%) dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang cukup sebanyak 31 responden (86,1%) tentang anemia. Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap kejadian anemia pada wanita usia subur (WUS) dengan p value 1,000 > 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap kejadian anemia pada wanita usia subur (WUS). Untuk itu, diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan informasi dan meningkatkan pelayanan kesehatan pada wanita usia subur yang memiliki tanda dan gejala anemia untuk mencegah terjadinya anemia sejak dini.
Hubungan Kepatuhan Diet dengan Tingkat Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi Oril Ardianto
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 1 No. 2 (2022): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabaetes Melitus (DM) merupakan salah satu jenis penyakit degenerative tidak menular yang menjadi masalah serius bagi kesehatan masyarakat di Indonesia maupun didunia. Pola makan yang tidak eratur yang terjadi pada masyarakat saat ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah penyakit degenerative, salah satunya penyakit DM. Tujuan penelitian adalah diketahui adanya hubungan kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Menggunakan teknik accidental sampling dan menggunakan uji Chi Square. Hasil dari penelitian adalah dari 38 responden kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah normal sebanyak 18 responden, kategori patuh 15 responden (83.3), dengan kategori tidak patuh ada 3 responden (16.7), sedangkan kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah Tinggi sebanyak 20 responden, kategori patuh 7 responden (35.0), dengan kategori tidak patuh ada 13 responden (65.0). kesimpulan dari penelitian adalah ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di puskesmas simpang IV Sipin Kota Jambi dengan p-value 0.007.
Gambaran Motivasi Dan Dukungan Keluarga Tentang Penyakit Ispa Pada Anak Usia Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi Oril Ardianto
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) adalah infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Secara global, insiden ISPA di negara berkembang 0,29% (151 juta jiwa) dengan negara industri 0,05% (5 juta jiwa). Jumlah kasus infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) sangat tinggi di Indonesia. ISPA merupakan masalah kesehatan yang menyebabkan kematian bayi dan balita yang cukup tinggi, seorang balita meninggal tiap 5 menitnya. Dari seluruh kematian yang disebabkan oleh ISPA 20%-30%. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif desain survey yang bertujuan untuk mengetahui gambaran motivasi dan dukungan kelurga tentang penyakit ISPA pada anak usia balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang kawat kota Jambi tahun 2020. Populasi sebanyak 932 orang dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner, dianalisis secara univariat. Berdasarkan hasil penelitian dari 50 responden, didapatkan bahwa responden yang mempunyai motivasi yang kurang baik sebanyak 58% orang dan responden yang mempunyai motivasi yang baik sebanyak 42% orang, responden yang mempunyai dukungan keluarga dukungan keluarga kurang baik sebanyak 54% orang dan responden yang mempunyai motivasi yang baik sebanyak 46% orang. Diharapkan agar dins kesehatan melalui Puskesmas meningkatkan keaktifan dalam penyuluhan langsung tentang motivasi dan dukungan keluarga tentang penyakit ISPA pada anak usia balita kepada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi.
Gambaran Pengetahuan Tentang Pencegahan Kekambuhan Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi Oril Ardianto; Faradina Aghadiati
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab angka kesakitan pada lansia. World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menyandang hipertensi. Seseorang yang telah menderita hipertensi sangat perlu melakukan pencegahan kekambuhan agar tidak terjadi peningkatan tekanan darah yang lebih parah. Penderita hipertensi tidak semua dapat melakukan pencegahan terhadap penyakitnya karena tingkat pengetahuan penderita hipertensi tentang pencegahan hipertensi tidak sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pencegahan kekambuhan hipertensi pada lansia di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini bertempat di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi yang dilakukan pada bulan Agustus-September 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi dari Januari-Juni 2021 sebanyak 188 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling Analisis data secara univariat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan pencegahan kekambuhan hipertensi dengan baik sebanyak 34 responden (51,5%) dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan kekambuhan hipertensi sebanyak 64 responden (97%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah melakukan pencegahan kekambuhan hipetensi yang baik karena memiliki pengetahuan yang baik. Untuk itu, diharapkan dapat meningkatkan peran petugas kesehatan dalam memberikan pendidikan kesehatan tidak hanya pada penderita hipertensi atau keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami penyakit hipertensi tetapi dapat diberikan kepada seluruh masyarakat sebagai langkah pencegahan primer
Implementasi Program Penanggulangan Stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci Helman Kurniadi; Faradina Aghadiati; Oril Ardianto
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2921

Abstract

Stunting adalah masalah gizi akibat kekurangan asupan jangka panjang, terutama dari masa kehamilan hingga anak berusia 24 bulan. Penelitian ini menganalisis implementasi program penanggulangan stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan studi kasus. Sampel penelitian dipilih secara purposive sampling, melibatkan petugas kesehatan dan masyarakat yang terkait langsung dengan program ini. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik dengan triangulasi untuk memastikan validitas. Hasil menunjukkan bahwa koordinasi antarinstansi dalam penanggulangan stunting berjalan efektif dengan dukungan komitmen yang kuat. Terdapat 724 kasus stunting pada anak usia 0-59 bulan, atau sekitar 4,24%, dengan prevalensi tertinggi di Kecamatan Kuliling Danau mencapai 11,80%. Inovasi dalam program penanggulangan stunting telah diterapkan dan mendapatkan respon positif dari masyarakat, meski partisipasi masih perlu ditingkatkan. Implementasi program telah optimal, namun terdapat beberapa tantangan, seperti rendahnya pengetahuan dan kondisi ekonomi kelompok sasaran, keterbatasan anggaran, serta kurangnya publikasi dan konvergensi lintas sektor.