Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Gambaran Motivasi Dan Dukungan Keluarga Tentang Penyakit Ispa Pada Anak Usia Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi Oril Ardianto
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) adalah infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Secara global, insiden ISPA di negara berkembang 0,29% (151 juta jiwa) dengan negara industri 0,05% (5 juta jiwa). Jumlah kasus infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) sangat tinggi di Indonesia. ISPA merupakan masalah kesehatan yang menyebabkan kematian bayi dan balita yang cukup tinggi, seorang balita meninggal tiap 5 menitnya. Dari seluruh kematian yang disebabkan oleh ISPA 20%-30%. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif desain survey yang bertujuan untuk mengetahui gambaran motivasi dan dukungan kelurga tentang penyakit ISPA pada anak usia balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang kawat kota Jambi tahun 2020. Populasi sebanyak 932 orang dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner, dianalisis secara univariat. Berdasarkan hasil penelitian dari 50 responden, didapatkan bahwa responden yang mempunyai motivasi yang kurang baik sebanyak 58% orang dan responden yang mempunyai motivasi yang baik sebanyak 42% orang, responden yang mempunyai dukungan keluarga dukungan keluarga kurang baik sebanyak 54% orang dan responden yang mempunyai motivasi yang baik sebanyak 46% orang. Diharapkan agar dins kesehatan melalui Puskesmas meningkatkan keaktifan dalam penyuluhan langsung tentang motivasi dan dukungan keluarga tentang penyakit ISPA pada anak usia balita kepada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi.
Gambaran Pengetahuan Tentang Pencegahan Kekambuhan Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi Oril Ardianto; Faradina Aghadiati
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab angka kesakitan pada lansia. World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menyandang hipertensi. Seseorang yang telah menderita hipertensi sangat perlu melakukan pencegahan kekambuhan agar tidak terjadi peningkatan tekanan darah yang lebih parah. Penderita hipertensi tidak semua dapat melakukan pencegahan terhadap penyakitnya karena tingkat pengetahuan penderita hipertensi tentang pencegahan hipertensi tidak sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pencegahan kekambuhan hipertensi pada lansia di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini bertempat di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi yang dilakukan pada bulan Agustus-September 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi dari Januari-Juni 2021 sebanyak 188 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling Analisis data secara univariat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan pencegahan kekambuhan hipertensi dengan baik sebanyak 34 responden (51,5%) dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan kekambuhan hipertensi sebanyak 64 responden (97%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah melakukan pencegahan kekambuhan hipetensi yang baik karena memiliki pengetahuan yang baik. Untuk itu, diharapkan dapat meningkatkan peran petugas kesehatan dalam memberikan pendidikan kesehatan tidak hanya pada penderita hipertensi atau keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami penyakit hipertensi tetapi dapat diberikan kepada seluruh masyarakat sebagai langkah pencegahan primer