Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : SCIENTIA JOURNAL

Pengaruh Pijat Laktasi Terhadap Jumlah Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Lismawati; Anita Oktafiani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.692 KB)

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi, khususnya bayi berusia 0-6 bulan. Kendala yang sangat mempengaruhi keberhasilan dalam pemberian ASI adalah produksi ASI yang kurang. Salah satu tindakan yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kelancaran produksi ASI adalah pijat laktasi. Pijat laktasi adalah teknik pijat untuk membantu keluarnya ASI yang sangat penting membuat ibu rileks sebelum menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat laktasi terhadap jumlah produksi ASI pada ibu menyusui.Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Paal X Kota Jambi pada bulan Agustus 2021. Populasi penelitian adalah seluruh ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Paal X Kota Jambi pada bulan Januari-Juni 2021 sebanyak 47 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data di analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pijat laktasi, sebagian besar responden dengan jumlah produksi ASI 50 ml sebanyak 5 responden (25%) dan setelah diberikan pijat laktasi, sebagian besar responden dengan jumlah produksi ASI 20 ml, 25 ml dan 70 ml masing-masing sebanyak 3 responden (15%). Ada pengaruh pijat laktasi terhadap jumlah produksi ASI pada ibu menyusui dengan nilai p = 0,001 < 0,05.Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi pada petugas kesehatan khususnya Bidan dalam meningkatkan produksi ASI dengan cara memberikan penyuluhan kepada ibu menyusui serta mengajarkan teknik melakukan pijat laktasi sebagai salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI.
Hubungan Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir Dengan Kejadian Infeksi di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021 Yesi Mustika Sari; Lismawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi tetanus merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan kematian bayi. Di Indonesia angka kejadian infeksi bayi baru lahir berkisar 24% hingga 34%, dan angka kematian bayi disebabkan infeksi sebesar 7,3%.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional untuk mengetahui Hubungan perawatan tali pusat bayi baru lahir dengan kejadian infeksi di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi baru lahir di wilayah kerja Puskemas Muara Jernih Bulan Oktober dan November Tahun 2021 yang berjumlah 32 orang. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan Bulan Januari 2021 di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021. Pengumpulan dengan wawancara menggunakan lembar ceklist/daftar tilik. Hasil penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapat bahwa sebagian besar responden yang melakukan perawatan tali pusat dengan baik yaitu 18 responden (56,3%) dan responden yang melakukan perawatan tali pusat dengan kurang baik sebanyak 14 responden (43,8%).Bayi yang mengalami infeksi tali pusat yaitu 14 responden (43,8%) dan yang tidak mengalami infeksi tali pusat sebanyak 18 responden (56%). Hasil uji statistic didapat adahubungan perawatan tali pusat bayi baru lahir dengan kejadian infeksi di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021 dengan nilai p-value 0,000. Dapat disimpulkan bahwa masih terdapat bayi yang mengalami infeksi tali pusat dan kurang baiknya perawatan tali pusat yang dilakukan orangtua. Selain itu perawatan tali pusat berhubungan dengan infeksi tali pusat. Diharapkan petugas di Puskesmas agar meningkatkan penyuluhan dan sosialisasi tentang perawatan tali pusat bayi baru lahir, sehingga kejadian infeksi tali pusat tidak lagi terjadi dan dapat menurunkan angka kematian bayi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN TERHADAP PEMANFAATAN BUKU KIA DI PUSKESMAS AUR DURI KOTA JAMBI TAHUN 2020 Lismawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk menurunkan AKI yaitu dengan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Dengan adanya buku KIA dan stiker P4K diharapkan akan tercipta banyak tenaga kesehatan yang terampil dalam bidang klinis dan komunikasi. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan terhadap Pemanfaatan Buku KIA di Puskesmas Aur Duri Kota Jambi Thun 2020. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juli 2020 di Puskesmas Aur Duri Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Puskesmas Aur Duri periode Januari-April 2020 sebanyak 579 ibu hamil. pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 86 responden. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar memanfaatkan buku KIA dengan kurang baik sebanyak 50 responden (58.1%) dan memiliki pengetahuan rendah sebanyak 49 responden (57.0%). Hasil analisis diperoleh nilai P-value=0.000 <0.05 artinya hubungan pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan terhadap Pemanfaatan Buku KIA, P-value=0.001<0.05 ada hubungan yang signifikan Sikap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan terhadap Pemanfaatan Buku KIA di Puskesmas Aur Duri Kota Jambi Tahun 2020. Diharapkan pihak Puskesmas agar dapat memberikan informasi kepada ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin sebagai deteksi dini tanda bahaya kehamilan dan mamanfaatkan buku KIA