Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Booklet Diet Hemodialisa (BookET Lisa) Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Hemodialisa di RSUD dr. RM. Pratomo Bagansiapiapi Ezdha, Awaliyah Ulfah Ayudytha; Hamid, Abdurrahman; Fitri, Dwi Elka; Anggreini, Silvia Nora; Julianti, Elli Elfiza
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 7/ Nomor 1/ Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.668 KB) | DOI: 10.33377/jkh.v7i1.152

Abstract

Introduction: One of the therapies for patients with chronic kidney is hemodialysis. Hemodialysis aims to eliminate the remnants of metabolic products or protein and as a correction of fluid and electrolyte balance disorders. In addition, this dialysis procedure can also cause complications, including affecting nutritional status. Some patients have difficulty managing nutritional intake but they do not get an understanding of how strategies can help them in managing nutritional diets. The strategy that needs to be done is providing health education using booklets on nutritional diets for hemodialysis patients. Objective: The purpose of this study is to determine the effect of health education with a media booklet on a nutritional diet on the knowledge and attitudes of hemodialysis patients in RSUD DR RM. Pratomo Bagansiapiapi. The number of respondents in this study was 27 respondents. Method: This research is a quantitative study using pre-experimental design research in the form of a pretest-posttest design with one group design. Based on the results of the T-test Dependent. The number of respondents in this study was 27 respondents. Results: It was obtained that the p-value (0,000) of knowledge and attitudes was smaller than 0.05. Conclusion: the conclusion of this study is there is a significant difference in knowledge and attitudes before and after being given health education about media booklet the nutritional diet of hemodialysis patients.
The Effectiveness of Patient Safety Cultural Training with Mirror Method and Case Study on Nurse Understanding About Application of Patient Safety at Hospital Pekanbaru Awaliyah Ulfah Ayudytha Ezdha; Silvia Nora Anggreini; Dwi Elka Fitri
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 1 No. 1 (2019): Caring: Indonesian Journal of Nursing Science
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v1i1.1168

Abstract

Quality development in hospitals has led to efforts to improve quality oriented towards patient safety. The purpose of this study was to compare what methods were most effective between lectures and case studies to improve nurses' understanding of the application of patient safety. The design of the research used is a mix method that is qualitative and quantitative. This research was carried out at Hospital in Pekanbaru with a sample of the study were all nurses who served at the hospital as many as 60 people. The results obtained from the study showed that the mean value of nurses 'understanding of patient safety habit after the lecture method training was 67.47 with a standard deviation of 8.320 while the mean value of nurses' understanding of the HABIT of patient safety after training in the case study method was 73.97 with a standard deviation of 6.835. The independent t test results obtained p value = 0.002. The results of this study are expected in addition to improving the understanding of nurses as well as the hospital can apply the most appropriate method so that the goals of the patient's safety goals are the quality of service can be achieved.
PENINGKATAN KUALITAS ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK DENGAN PENGEMBANGAN APLIKASI NURSING CARE PLAN BERBASIS WEB Ezdha, Awaliyah Ulfah Ayudytha; Fitri, Dwi Elka; Andesa, Khusaeri; Anggreini, Silvia Nora; Hamid, Abdurrahman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37851

Abstract

Asuhan keperawatan bukan hanya diberikan kepada orang dewasa, tetapi juga diberikan kepada lanjut usia (Lansia). Lansia memerlukan bantuan yang lebih besar dalam identifikasi, definisi, dan resolusi masalah yang mempengaruhi mereka. Meningkatnya usia harapan hidup (UHH) memberikan dampak yang kompleks terhadap kesejahteraan lansia. Perawat gerontik sebagai ujung tombak pelayanan keperawatan bagi kelompok lansia perlu mendapatkan update dan pemberian informasi secara berkelanjutan terkait proses mitigasi pada kelompok lansia dan kelompok rentan lainnya sebagai salah satu upaya meminimalisir dampak yang akan terjadi. Perawat diharapkan dapat memberikan pemahaman berupa penyuluhan atau konseling yang menyeluruh kepada lansia dan keluarganya terkait kondisi penyakit yang dialami serta pencegahan yang dapat dilakukan di rumah. Maka penting untuk melakukan asuhan keperawatan yang benar saat lansia berobat kerumah sakit, sehingga kontinuitas pelayanan sampai kerumah atau masyarakat dapat lebih berkualitas dan berkelanjutan. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di RS Pekanbaru Medical Center dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan yang diberikan kepada lansia dengan peengembangan pengkajian dan Nursing Care Plan berbasis web di RS PMC. Sasaran dari PKM ini adalah 15 orang perawat yang berinteraksi dengan pasien geriatric. Hasil yang didapatkan adalah adanya peningkatan Pengetahuan Perawat sebelum dan Sesudah dilakukannya pelatihan. Selain itu Asuhan Keperawatan yang di berikan menjadi lebih berkualitas dilihat dari dokumentasi yang dilakukan oleh perawat di Rekam Medis elektronik dan Kelengkapan Asuhan Keperawatan. Saran bagi rumah sakit agar terus dapat mengembangkan askep geriatric sesuai dengan update pelayanan geriatric di rumah sakit, melakukan sosialisasi dengan tenaga medis dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain (Nutricionis, Fisioterapis dan Psikolog)
Hubungan Self Care Management Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi Chindy Mariskha Andriani; Silvia Nora Anggreini; Isna Ovari; Nanda Wilda Lestari
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v2i2.714

Abstract

Peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 190 mm Hg dan penurunan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mm Hg merupakan hipertensi. Hipertensi primer, juga dikenal sebagai hipertensi esensial, menyumbang 90% dari seluruh kejadian hipertensi dan tidak diketahui penyebabnya; hipertensi sekunder, yang mencakup 10% dari seluruh kasus, dipicu oleh kondisi mendasar seperti penyakit ginjal, penyakit endokrin, penyakit kardiovaskular, dan penyakit ginjal. Selain perhatian medis, penderita hipertensi memerlukan perawatan tatap muka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi di Puskesmas Rejosari Pekanbaru sehingga dapat memitigasi hubungan antara manajemen perawatan diri dengan kepatuhan pengobatan. Ada berbagai macam metode yang dapat digunakan untuk melakukan penelitian; Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif yang dipadukan dengan desain penelitian deskriptif korelatif untuk mengungkap korelasi cross-sectional antar variabel. Responden menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data mengenai faktor independen dan dependen. Istilah "accidental sampling" mengacu pada metode pengambilan sampel di mana responden dipilih berdasarkan kesempatan mereka bertemu dengan peneliti, dengan asumsi bahwa mereka mewakili populasi sasaran. Sejumlah 3 partisipan (7,5%) memiliki Manajemen Perawatan Diri Baik, 21 orang (52,5%) memiliki Manajemen Perawatan Diri Cukup, dan 16 orang (40%) memiliki Manajemen Perawatan Diri Buruk. Kepatuhan rendah (10%) berjumlah 24 orang, penggunaan obat sedang (30%) sejumlah 12 orang, dan penggunaan obat rendah (8%) sejumlah 4 orang.
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Koping Individu Warga Binaan Di Lapas Kelas II A Perempuan Pekanbaru Sulfina Yulia; Ardenny; Isna Ovari; Silvia Nora Anggreini
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v2i2.715

Abstract

Koping merupakan strategi untuk memanajemen tingkah laku dalam pemecahan masalah yang paling sederhana dan realistis, berfungsi untuk membebaskan diri dari masalah yang nyata maupun tidak nyata, dan kopingmerupakan semua usaha secara kognitif dan perilaku untuk mengatasi, mengurangi, dan tahan terhadap tuntutan–tuntutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap koping individu warga binaan di lapas kelas II A perempuan Pekanbaru. Metode yang dapat digunakan teknik kuantitatif yang dipadukan dengan desain penelitian deskriptif korelatif untuk mengungkap korelasi cross-sectional antar variabel. Sampel yaitu sebanyak 66 orang  warga binaan perempuan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan metode purposife sampling. Hasil penelitian menunjukan adanya dukungan keluarga yang tinggi dengan koping individu yang adaptif sebanyak 50 orang (96.2%) didapati hasil uji Chi square p value = 0,001 < 0,05 maka dikatakan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan koping individu warga binaan. Disarankan pada Lapas untuk mengimplementasikan hasil penelitian ini pada warga binaan dan keluarganya secara terporgram
Implementasi Brisk Walking Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Qory Efendi; Silvia Nora Anggreini; Isna Ovari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistemik baik sistolik maupun diastolik, hipertensi terjadi jika tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Penatalaksanaan pada pasien hipertensi selain dengan farmakologi dapat pula dilakukan dengan non farmakologi seperti Brisk Walking Exercise. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Brisk Walking Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang menggunakan pendekatan asuhan keperawatan sehingga terdapat penurunan tekanan darah setelah diberikan Brisk Walking Exercise pada penderita hipertensi dan dapat dijadikan sebagai cara efektif untuk mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi