Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan Self Care Management Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi Chindy Mariskha Andriani; Silvia Nora Anggreini; Isna Ovari; Nanda Wilda Lestari
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v2i2.714

Abstract

Peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 190 mm Hg dan penurunan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mm Hg merupakan hipertensi. Hipertensi primer, juga dikenal sebagai hipertensi esensial, menyumbang 90% dari seluruh kejadian hipertensi dan tidak diketahui penyebabnya; hipertensi sekunder, yang mencakup 10% dari seluruh kasus, dipicu oleh kondisi mendasar seperti penyakit ginjal, penyakit endokrin, penyakit kardiovaskular, dan penyakit ginjal. Selain perhatian medis, penderita hipertensi memerlukan perawatan tatap muka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi di Puskesmas Rejosari Pekanbaru sehingga dapat memitigasi hubungan antara manajemen perawatan diri dengan kepatuhan pengobatan. Ada berbagai macam metode yang dapat digunakan untuk melakukan penelitian; Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif yang dipadukan dengan desain penelitian deskriptif korelatif untuk mengungkap korelasi cross-sectional antar variabel. Responden menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data mengenai faktor independen dan dependen. Istilah "accidental sampling" mengacu pada metode pengambilan sampel di mana responden dipilih berdasarkan kesempatan mereka bertemu dengan peneliti, dengan asumsi bahwa mereka mewakili populasi sasaran. Sejumlah 3 partisipan (7,5%) memiliki Manajemen Perawatan Diri Baik, 21 orang (52,5%) memiliki Manajemen Perawatan Diri Cukup, dan 16 orang (40%) memiliki Manajemen Perawatan Diri Buruk. Kepatuhan rendah (10%) berjumlah 24 orang, penggunaan obat sedang (30%) sejumlah 12 orang, dan penggunaan obat rendah (8%) sejumlah 4 orang.
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Koping Individu Warga Binaan Di Lapas Kelas II A Perempuan Pekanbaru Sulfina Yulia; Ardenny; Isna Ovari; Silvia Nora Anggreini
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v2i2.715

Abstract

Koping merupakan strategi untuk memanajemen tingkah laku dalam pemecahan masalah yang paling sederhana dan realistis, berfungsi untuk membebaskan diri dari masalah yang nyata maupun tidak nyata, dan kopingmerupakan semua usaha secara kognitif dan perilaku untuk mengatasi, mengurangi, dan tahan terhadap tuntutan–tuntutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap koping individu warga binaan di lapas kelas II A perempuan Pekanbaru. Metode yang dapat digunakan teknik kuantitatif yang dipadukan dengan desain penelitian deskriptif korelatif untuk mengungkap korelasi cross-sectional antar variabel. Sampel yaitu sebanyak 66 orang  warga binaan perempuan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan metode purposife sampling. Hasil penelitian menunjukan adanya dukungan keluarga yang tinggi dengan koping individu yang adaptif sebanyak 50 orang (96.2%) didapati hasil uji Chi square p value = 0,001 < 0,05 maka dikatakan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan koping individu warga binaan. Disarankan pada Lapas untuk mengimplementasikan hasil penelitian ini pada warga binaan dan keluarganya secara terporgram
Implementasi Brisk Walking Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Qory Efendi; Silvia Nora Anggreini; Isna Ovari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistemik baik sistolik maupun diastolik, hipertensi terjadi jika tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Penatalaksanaan pada pasien hipertensi selain dengan farmakologi dapat pula dilakukan dengan non farmakologi seperti Brisk Walking Exercise. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Brisk Walking Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang menggunakan pendekatan asuhan keperawatan sehingga terdapat penurunan tekanan darah setelah diberikan Brisk Walking Exercise pada penderita hipertensi dan dapat dijadikan sebagai cara efektif untuk mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi
PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SEKOLAH SDN 171 KELURAHAN PEBATUAN, KECAMATAN KULIM, PEKANBARU Dwi Elka Fitri; Awaliyah Ulfah Ayudytha Ezdha; Silvia Nora Anggreini
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 1 No 1 (2024): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/4me29g58

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Mengingat jumlah anak di Indonesia rata-rata 30% dari total penduduk Indonesia dan usia sekolah merupakan masa keemasan untuk menanamkan nilai-nilai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sehingga berpotensi sebagai agen perubahaan untuk mempromosikan PHBS, baik dilingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. Jika tiap sekolah memiliki 20 kader kesehatan saja maka ada 5 juta kader kesehatan yang dapat membantu terlaksananya dua strategi utama Departemen Kesehatan. . Tujuan dari kegiatan ini adalah Siswa SDN 171 kelurahan pebatuan RW 01 mampu menerapkan bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat serta membiasakan mencuci tangan dengan baik dan benar.    
PENINGKATAN KUALITAS ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK DENGAN PENGEMBANGAN APLIKASI NURSING CARE PLAN BERBASIS WEB Awaliyah Ulfah Ayudytha Ezdha; Dwi Elka Fitri; Khusaeri Andesa; Silvia Nora Anggreini; Abdurrahman Hamid
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37851

Abstract

Asuhan keperawatan bukan hanya diberikan kepada orang dewasa, tetapi juga diberikan kepada lanjut usia (Lansia). Lansia memerlukan bantuan yang lebih besar dalam identifikasi, definisi, dan resolusi masalah yang mempengaruhi mereka. Meningkatnya usia harapan hidup (UHH) memberikan dampak yang kompleks terhadap kesejahteraan lansia. Perawat gerontik sebagai ujung tombak pelayanan keperawatan bagi kelompok lansia perlu mendapatkan update dan pemberian informasi secara berkelanjutan terkait proses mitigasi pada kelompok lansia dan kelompok rentan lainnya sebagai salah satu upaya meminimalisir dampak yang akan terjadi. Perawat diharapkan dapat memberikan pemahaman berupa penyuluhan atau konseling yang menyeluruh kepada lansia dan keluarganya terkait kondisi penyakit yang dialami serta pencegahan yang dapat dilakukan di rumah. Maka penting untuk melakukan asuhan keperawatan yang benar saat lansia berobat kerumah sakit, sehingga kontinuitas pelayanan sampai kerumah atau masyarakat dapat lebih berkualitas dan berkelanjutan. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di RS Pekanbaru Medical Center dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan yang diberikan kepada lansia dengan peengembangan pengkajian dan Nursing Care Plan berbasis web di RS PMC. Sasaran dari PKM ini adalah 15 orang perawat yang berinteraksi dengan pasien geriatric. Hasil yang didapatkan adalah adanya peningkatan Pengetahuan Perawat sebelum dan Sesudah dilakukannya pelatihan. Selain itu Asuhan Keperawatan yang di berikan menjadi lebih berkualitas dilihat dari dokumentasi yang dilakukan oleh perawat di Rekam Medis elektronik dan Kelengkapan Asuhan Keperawatan. Saran bagi rumah sakit agar terus dapat mengembangkan askep geriatric sesuai dengan update pelayanan geriatric di rumah sakit, melakukan sosialisasi dengan tenaga medis dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain (Nutricionis, Fisioterapis dan Psikolog)
Effectiveness of Distraction Techniques Watching Movies on Menstrual Pain Levels of Adolescent Girls Dwi Elka Fitri; Sri Agnes Lexi; Silvia Nora Anggreini; Awaliyah Ulfah Ayudytha; Mona Dewi Utari
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5429

Abstract

Dysmenorrhea is not merely a common gynecological issue but a significant health concern that can lead to psychological distress, impaired daily functioning, and increased health risks. Prevalence dysmenorhea in Pekanbaru, with rates reaching as high as 94.4% among adolescent girls. Distraction techniques involving movie-watching have demonstrated significant potential in reducing pain. The purpose of this study was to determine the effectiveness of distraction techniques watching movies on the level of menstrual pain in adolescents girl. This research is a quantitative study using a quasi-experimental approach with a one group pre and post test research design. The sample in this study amounted to 30 respondent with purposive sampling technique. The implementation. The implementation of this study was carried out by giving a pre-test first, then proceeding with the intervention of watching a movie for 120 minutes, then giving a post-test. from the results of the Paired sample T test analysis test, the P value = 0.000, where the Pvalue is smaller than the Apha value (0.05). It can be concluded that distraction techniques watching movies is effective in reducing menstrual pain in adolescent girl at Public High School 14 Pekanbaru.
Efektivitas Penerapan Buerger Allen Exercise terhadap Sensitivitas Kaki pada Penderita Diabetes Melitus di Kelurahan Pebatuan Julia Nesti; Silvia Nora Anggreini
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 10 No. 2 (2026): Oktober: Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v10i2.1118

Abstract

Non-communicable diseases such as Diabetes Mellitus (DM) can lead to serious complications, including neuropathy and angiopathy caused by microvascular and macrovascular damage. These conditions impair peripheral blood circulation, resulting in decreased foot sensitivity characterized by cramps, tingling, cold extremities, and pale skin. If untreated, the risk of diabetic foot ulcers and amputation increases significantly. This study aimed to analyze the effectiveness of Buerger Allen Exercise in improving foot sensitivity and peripheral perfusion among DM patients in Pebatuan Village. A nursing care intervention focusing on ineffective peripheral perfusion was conducted on six respondents aged 45–60 years with random blood glucose levels above 200 mg/dL. The exercise was performed for 15–30 minutes, twice daily, over six consecutive days. Foot sensitivity was assessed using daily pre-test and post-test observations. The results showed an increase in sensitivity scores from 0–1 to 2 in all participants. Clinical improvements included reduced cramps and tingling, normalized skin color and extremity temperature, and improved capillary refill time (<3 seconds). Buerger Allen Exercise proved to be an effective, simple, and cost-free intervention for enhancing lower-extremity blood circulation, improving foot sensitivity, and preventing diabetic foot complications.