Arief Darmawan
Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA LISAN PADA KANAL YOUTUBE FOULY Helmi Muzaki; Arief Darmawan
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 7, No 1 (2022): Metalingua, Edisi April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v7i1.11420

Abstract

Analisis kesalahan berbahasa sangat penting untuk dilakukan karena dengan mengetahui kesalahan berbahasa kita bisa memahami proses pemerolehan bahasa kedua dan kita juga bisa membantu memperbaiki kesalahan tersebut. Tujuan penelitian ini  untuk mengidentifikasi jenis kesalahan dan menganalisis penyebab  terjadi kesalahan. Metode penelitian  ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik analisi kesalahan berbahasa dilakukan  melalui 4 tahap yaitu:  pengumpulan sampel,  identifikasi kesalahan, deskripsi kesalahan, dan  penjelasan kesalahan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesalahan berbahasa lisan penutur asing pada kanal YouTube Fouly meliputi kesalahan fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Sumber kesalahan berbahasa lisan penutur asing pada kanal YouTube Fouly yaitu pengaruh dari bahasa pertama, bahasa yang dikuasai sebelum bahasa target, dan penutur asing belum menguasai aturan bahasa target.
Menumbuhkan Literasi Siswa Melalui Perpustakaan Luar Kelas Asep Firmansyah; Arief Darmawan
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2022): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/sjp.v2i1.6811

Abstract

Keberadaan buku di sekolah dalam ruangan khusus yang disebut perpustakaan terkadang belum sepenuhnya memberikan manfaat bagi siswa. Seperti yang terjadi di MTs Islamiyah Waled Kab. Cirebon. Dari pengamatan yang Tim Pengabdian lakukan, perpustakaan di MTs Islamiyah Waled belum dikelola dengan baik. Hal ini berdasarkan beberapa indikator 1) tidak ada pustakawan, 2) penataan dan klasifikasi jenis buku tidak rapi, 3) banyak buku hibah pemerintah yang tidak terjamah dan dibiarkan menumpuk, 4) kebersihan buku dan ruangan kurang terawat, 5) tempat membaca tidak tersedia, dan 6) tidak ada sosialisasi dan motivasi tentang membaca kepada siswa. Dari beberapa permasalahan tersebut, Tim Pengabdian kemudian tergerak untuk mengelola sumber bacaan di MTs Islamiyah Waled melalui perpustakaan di luar kelas. Metode yang digunakan Tim Pengabdian adalah metode promosi, kunjungan langsung, atau pelayanan langsung di titik-titik berkumpul siswa seperti di pinggir lapangan, di depan ruang administrasi, dan di dekat tempat parkir. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh siswa MTs Islamiyah Waled dari kelas VII sampai d. kelas IX. Tim Pengabdian melakukan kegiatan ini pada istirahat pertama yaitu pukul 09.30 s.d. 10.00 WIB. Awalnya siswa kurang merespon. Namun, setelah beberapa hari para siswa menjadi tertarik dan perpustakaan di luar kelas mulai ramai. Dalam kegiatan ini Tim Pengabdian juga melayani peminjaman buku. Tim Pengabdian menjajakan berbagai jenis buku antara lain buku-buku ilmu umum, agama, sastra, motivasi, dan lain-lain. Tim Pengabdian juga mengadakan tambahan buku yang dibeli dari toko buku bekas yang dikumpulkan dari dana kegiatan kesiswaan dan dari kas OSIS.
Cerminan Kekuatan Perempuan dalam Album 30 Karya Adele: Sebuah Kajian Feminisme Posmodern Arief Darmawan
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 10, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v10i2.19450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kekuatan perempuan dalam lirik lagu Adele dalam album 30. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu lirik lagu Adele dalam album 30 yang merefleksikan feminisme. Objek penelitian yaitu kemandirian perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan teknik catat. Hasil penelitian ini menyimpulkan adanya unsur feminisme posmodern yang menunjukkan kekuatan perempuan dalam lirik lagu Adele dalam album 30, yaitu: kelapangan hati, melindungi, pembelajar, tegar, mandiri, woman support woman (perempuan mendukung perempuan lain), bertanggung jawab, menjunjung tinggi cinta dan kepercayaan, kemandirian, tidak mudah menyerah, percaya diri, perempuan mendukung perempuan lain, berani bersuara, mau mencintai dan dicintai sewajarnya, rumit, kuat.
Bridging the Literacy Gap: Read-Aloud Implementation in a University-Based Daycare Center Azizatur Rahma; Annisa Fitranova Khaylila Marcianno; Arief Darmawan; Muhammad Nur Hanif
PG-PAUD Trunojoyo Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v13i1.29740

Abstract

Previous studies have shown that Indonesia's literacy rate remains low, primarily due to a lack of reading interest. Experts in linguistics and early childhood education attribute this to the absence of pre-reading activities such as read-aloud sessions, despite recommendations from the Indonesian Ministry of Education and Culture. Research on the implementation of read-aloud activities in non-formal educational institutions is still limited, even though many young children spend their early years in daycare due to their parents' work commitments. One such case is the Dharma Wanita Persatuan Daycare at UIN Walisongo Semarang, which, despite being under a state Islamic higher education institution, had not implemented read-aloud activities. Over a two-month period, the researchers optimized read-aloud sessions at the daycare. The results read-aloud activities can increase children’s reading interest, as evidenced by the fulfillment of five out of six indicators of reading enjoyment. Those indicators are: (1) the need for reading materials; (2) the initiative to seek out reading materials; (3) enjoyment of reading; (4) the desire to read continuously; and (5) interest in reading materials. To sustain and further improve this interest, daily read-aloud activities should be consistently carried out by caregivers following the optimization period.
Penggunaan Aplikasi Sipebi dan ChatGPT sebagai Instrumen Evaluasi Linguistik dalam Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa Arief Darmawan
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 15 No. 1 (2026): Bahasa, Sastra, Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article describes the use of the Indonesian Spelling Editing Application (Sipebi) and ChatGPT in evaluating students' scientific work. The research method used is descriptive qualitative with reading and listening techniques for papers, mini-research, and theses. The main instrument of this research is the researcher with the help of Sipebi and ChatGPT tools. The results show that Sipebi is effective in detecting formal errors, such as spelling, capitalization, loanwords, and punctuation, but Sipebi is limited in assessing semantic aspects, pragmatics, and academic register suitability. In contrast, ChatGPT is able to provide a more comprehensive analysis, covering diction, syntactic structure, discourse logic, and paragraph cohesion and coherence. ChatGPT also provides alternative sentence corrections that are in accordance with academic writing styles. Thus, the collaboration between Sipebi and ChatGPT can provide a more complete, accurate, and contextual evaluation, towards improving the quality of students' scientific work. Abstrak Artikel ini mendeskripsikan penggunaan Aplikasi Penyuntingan Ejaan Bahasa Indonesia (Sipebi) dan ChatGPT dalam mengevaluasi karya ilmiah mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik baca dan simak terhadap makalah, mini riset, dan skripsi. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti dengan alat bantu Sipebi dan ChatGPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sipebi efektif dalam mendeteksi kesalahan formal, seperti ejaan, kapitalisasi, penulisan kata serapan, dan tanda baca, tetapi Sipebi terbatas dalam menilai aspek semantik, pragmatik, serta kesesuaian register akademik. Sebaliknya, ChatGPT mampu memberikan analisis yang lebih komprehensif, mencakup diksi, struktur sintaksis, logika wacana, hingga kohesi dan koherensi paragraf. ChatGPT juga memberikan alternatif perbaikan kalimat yang sesuai dengan gaya penulisan akademik. Dengan demikian, kolaborasi antara Sipebi dan ChatGPT dapat memberikan evaluasi yang lebih utuh, akurat, dan kontekstual, terhdap peningkatan kualitas karya ilmiah mahasiswa  
OPTIMALISASI APLIKASI PENYUNTINGAN EJAAN BAHASA INDONESIA (SIPEBI) UNTUK PENYUNTINGAN NASKAH PENELITIAN MAHASISWA UIN WALISONGO SEMARANG Arief Darmawan; Eka Harisma; Arkan Zahri
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/066hwh59

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesalahan ejaan dalam karya ilmiah mahasiswa serta mengevaluasi efektivitas aplikasi penyuntingan ejaan bahasa Indonesia (Sipebi) dalam proses penyuntingan naskah akademik. Latar belakang studi ini berdasarkan pada kesenjangan antara tuntutan formalitas bahasa dalam penulisan ilmiah dan praktik aktual penulisan skripsi mahasiswa yang masih banyak mengandung kesalahan ejaan. Meskipun aplikasi seperti Sipebi telah dikembangkan untuk mendukung kepatuhan terhadap kaidah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Edisi V, kemampuan pengguna dalam mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan ejaan tetap menjadi permasalahan signifikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi dan analisis isi terhadap dokumen skripsi dari delapan fakultas di UIN Walisongo Semarang periode 2023 – 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 215 kesalahan yang diklasifikasikan ke dalam empat kategori utama: kesalahan penggunaan huruf (57 kesalahan), penulisan kata (80 kesalahan), tanda baca (78 kesalahan), dan penulisan unsur serapan (8 kesalahan). Kesalahan yang paling dominan terdapat pada kategori penulisan kata, terutama pada penggunaan kata depan, partikel, dan kata turunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa di dalam skripsi mahasiswa masih terdapat banyak kesalahan ejaan dan dapat dideteksi oleh Sipebi dengan cukup efektif. Oleh karena itu, optimalisasi penggunaan Sipebi harus disertai dengan peningkatan kompetensi mahasiswa melalui pelatihan kebahasaan yang terstruktur agar kualitas kebahasaan karya ilmiah dapat ditingkatkan secara sistematis dan berkelanjutan.   KATA KUNCI: penyuntingan, ejaan, Sipebi, karya ilmiah mahasiswa   OPTIMIZATION OF THE INDONESIAN SPELLING EDITING APPLICATION (SIPEBI) FOR EDITING STUDENT RESEARCH MANUSCRIPTS   ABSTRACT: This study aims to describe the types of spelling errors found in students’ academic writing and to evaluate the effectiveness of the Indonesian Spelling Editing Application (Sipebi) in the editing process of academic manuscripts. The background of this research lies in the discrepancy between the formal linguistic standards required in academic writing and the actual practices found in students’ theses, which still contain numerous spelling errors. Although tools such as Sipebi have been developed to support compliance with the Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Fifth Edition, users’ ability to identify and correct spelling errors remains a significant issue. This research employed a qualitative descriptive method using documentation techniques and content analysis of thesis documents from eight faculties at UIN Walisongo Semarang, covering the period 2023–2025. The findings revealed a total of 215 errors classified into four major categories: errors in letter usage (57 instances), word formation (80 instances), punctuation (78 instances), and foreign word adaptation (8 instances). The most frequent errors occurred in the word formation category, particularly in the misuse of prepositions, particles, and derived words. The study concludes that students’ theses still contain substantial spelling issues, most of which can be effectively detected by Sipebi. However, optimizing the use of Sipebi should be accompanied by structured language training to enhance students’ linguistic competence, thereby improving the academic quality of their scholarly writing in a systematic and sustainable manner.   KEYWORDS: editing, spelling, Sipebi, student academic writing Diterima: 19 Juli 2025 Direvisi: 12 Agustus 2025 Disetujui: 12 Agustus 2025 Dipublikasi: 30 Oktober 2025 Pustaka  : Darmawan, A., W., E. H., & Zahri, A. (2025). Optimalisasi aplikasi penyuntingan ejaan bahasa Indonesia (SIPEBI) untuk penyuntingan naskah penelitian mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 420-430.  Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.