Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penggunaan Teknologi Internet of Things untuk Membantu Proses Pembelajaran di Sekolah Tohari Ahmad; Waskitho Wibisono; Royyana M Ijtihadie; Supeno Djanali; Bagus J Santoso; Radityo Anggoro
Sewagati Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.086 KB)

Abstract

Perkembangan dan penggunaan teknologi informasi telah membantu manusia menyelesaikan pekerjaannya secara efisien. Teknologi ini telah diimplementasikan dan dipelajari di setiap jenjang pendidikan, mulai dari SD sampai dengan perguruan tinggi. Sehingga, untuk sebagian institusi, teknologi informasi bukan menjadi barang asing lagi. Akan tetapi, tidak semua sekolah mengenal teknologi informasi dengan baik. Sehingga, diperlukan pemahaman yang memadai agar bisa digunakan dan dikembangkan oleh mereka. Di dalam program pengabdian yang dikerjakan ini, kami berusaha untuk melakukan peningkataan pemahaman tersebut, khususnya teknologi yang berkaitan dengan Internet of Things (IoT). Hal ini dengan mempertimbangkan bahwa teknologi ini cukup bermanfaat, simpel dan relatif mudah diimplementasikan. Sebagai mitra pengabdian, kami bekerja sama dengan salah satu SD di Surabaya. Dalam program pengabdian ini, kami melibatkan mahasiswa sebagai pendukung. Seperti sebelumnya, sebagai kelanjutan program pengabdian ini setiap mahasiswa tersebut dijadwalkan mengusulkan topik/judul yang dapat diajukan untuk kegiatan PKM mahasiswa. Harapan secara umum, program pengabdian ini bermanfaat lebih luas, baik untuk dosen di laboratorium, mitra pengabdian, mahasiswa dan berbagai pihak yang ada. Di akhir program kegiatan ini, peralatan yang diperlukan telah selesai dibuat. Pelatihan terhadap staf dari mitra telah dilakukan, serta peralatan yang diperlukan telah diserahkan. Dengan demikian, diharapkan peralatan yang ada bisa digunakan dengan baik.
Penggunaan Internet dan Teknologi IoT untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Ary Mazharuddin Shiddiqi; Royyana Muslim Ijtihadie; Tohari Ahmad; Waskitho Wibisono; Radityo Anggoro; Bagus Jati Santos
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.183 KB)

Abstract

Saat ini, jumlah pengguna Internet di Indonesia adalah sekitar 200 juta, setara ± 65 % jumlah total penduduk. Jumlah ini mungkin akan terus bertambah dari tahun ke tahun. Konsekuensinya, aktivitas kehidupan sangat bergantung kepada Internet, salah satunya adalah dalam menjalankan proses pendidikan. Mengingat besarnya potensi perkembangan tekonologi Internet of Things (IoT), maka sangat diperlukan pengetahuan tentang teknologi tersebut serta bagaimana pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. SMPN 53 Surabaya memiliki potensi pengembangan dalam memanfaatkan teknologi IoT, namun membutuhkan pelatihan penggunaannya dalam pendidikan. Untuk itu, Laboratorium Komputasi Berbasis Jaringan di Teknik Informatika ITS berinisiatif untuk memberikan pelatihan tentang teknologi IoT kepada guru-guru di SMPN 53 Surabaya. Materi terkait dengan IoT diberikan secara bertahap dari pengenalan sampai dengan bagaimana penggunaan IoT secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa para guru mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana menggunakaan IoT dalam pendidikan.
Pengembangan Mekanisme Change Detection Untuk Efisiensi Energi Pada Wifi-Based Indoor Positioning System Hendi, Ade; Wibisono, Waskitho; Shiddiqi, Ary Mazaharudin
Jurnal ELTIKOM : Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/eltikom.v4i1.157

Abstract

Pengembangan mekanisme change detection mempunyai peranan penting terhadap Indoor Positioning System (IPS). Namun permasalahan yang masih umum dijumpai adalah konsumsi energi yang tinggi, karena proses WiFi scanning berjalan secara terus menerus. Proses WiFi scanning mengirimkan data dari klien ke server secara terus menerus, terkadang memberikan informasi yang sama dan berulang kepada user. Informasi yang dikirim secara redundansi bisa berdampak pada konsumsi energi yang tinggi. Paper ini mengusulkan mekanisme perbaikan dengan change detection untuk penghematan energi dalam melakukan sampling secara adaptif pada kekuatan sinyal WiFi dengan accelerometer sebagai trigger. Mekanisme change detection yang dilakukan adalah mengukur kekuatan sinyal pada accelerometer dengan menentukan silent zone. Silent Zone merupakan rentang nilai yang didapatkan ketika accelerometer dalam kondisi diam. Apabila diketahui nilai kekuatan sinyal pada accelerometer melebihi nilai silent zone, maka diidentifikasi user dalam kondisi bergerak dan secara otomatis proses WiFi scanning akan berjalan. Change detection dengan Bluetooth mempunyai proses yang sama dengan menggunakan accelerometer. Algoritma yang diusulkan dapat menghasilkan penghematan daya baterai sebesar 4,384% untuk scanning dengan change detection menggunakan accelerometer dan 2,666% untuk change detection menggunakan Bluetooth.
Optimasi Pemilihan Layanan Streaming Multimedia Berbasis UPnP Untuk Kondisi Dinamis Bakhtiar, Fariz Andri; Wibisono, Waskitho; Pratomo, Baskoro Adi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 1: Maret 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.535 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201631160

Abstract

AbstrakUniversal Plug and Play (UPnP) memungkinkan adanya jaringan tanpa konfigurasi dan administrasi manual. UPnP bekerja pada jaringan yang mendukung pesan multicast. Ia mengatur pengalamatan, penemuan, deskripsi, serta pemilihan perangkat dan layanan. Proses penemuan layanan dalam lingkungan dinamis harus mengurangi konfigurasi manual, memungkinkan penemuan otomatis dan pemilihan layanan yang optimal, serta menawarkan secara terkini layanan-layanan yang tersedia. Pada kondisi di mana beberapa host menyediakan layanan yang sama, bagaimana klien memilih layanan menjadi permasalahan tersendiri. Pemilihan layanan yang paling sesuai dapat dilakukan secara otomatis oleh klien UPnP. Pemilihan layanan dilaksanakan berdasarkan parameter yang mencerminkan kondisi jaringan saat itu, seperti delay dan packet loss. Pada aplikasi-aplikasi streaming multimedia berbasis UPnP yang ada, pemilihan layanan dilakukan tanpa penentuan prioritas sama sekali. Aplikasi klien mengambil begitu saja salah satu layanan streaming multimedia dari sejumlah perangkat penyedia layanan di jaringan, bahkan secara acak. Implementasi aplikasi streaming multimedia di lingkungan dinamis menyebabkan perlunya optimasi terhadap mekanisme pemilihan layanan yang sudah ada. Pada penelitian ini diusulkan metode dalam melakukan optimasi pada pemilihan layanan streaming multimedia berbasis UPnP untuk kondisi dinamis, yaitu kondisi di mana dapat terjadi perubahan pada delay, packet loss, dan ketersediaan layanan. Dari hasil percobaan, terbukti bahwa optimasi tersebut menurunkan end-to-end delay rata-rata antara klien dengan penyedia layanan streaming multimedia sebesar 35,343%, meski terdapat anomali pada beberapa skenario, yaitu naiknya end-to-end delay rata-rata, yang bisa jadi dipengaruhi oleh peningkatan beban kerja penyedia layanan.Kata kunci: pemilihan layanan, streaming, UPnPAbstractUniversal Plug and Play (UPnP) enables networking without manual configuration and administration. UPnP works at a network supporting multicast messages. It arranges addressing, discovery, description, and also device and service selection. The process of service discovery in dynamic environment should reduce manual configuration, enable automatic discovery and optimal service selection, and also offer up-to-date services available. In a condition where some hosts run same services, how clients select them becomes one interesting issue. The selection of the most appropriate service is to be done automatically by UPnP clients. Service selection will be held based on current condition of the network, such as delay and packet loss. On existing multimedia streaming applications, service selection is done without any prioritizing. Client applications just fetch a service from a number of service providers in the network, even randomly. Implementations of multimedia streaming applications in dynamic environment, where there might be changes on delay, packet loss, and the availability of services at service providers, causes the urgency of optimization in existing service selection mechanism. In this study, a method of optimizing the UPnP-based service selection of multimedia streaming for dynamic condition is proposed. Experiments prove that the optimization reduces average end-to-end delay between clients and multimedia streaming service providers at the rate of 35.343%. There were anomalies at some scenarios though. Some delay grew higher, which could be affected by the increase of service providers’ load.Keywords: service selection, streaming, UPnP
Peningkatan Network Lifetime Pada Wireless Sensor Network Menggunakan Clustered Shortest Geopath Routing (C-SGP) Protocol Astuti, Listyanti Dewi; Wibisono, Waskitho
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 3: September 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.796 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201743336

Abstract

AbstrakJaringan sensor nirkabel atau wireless sensor network adalah sebuah jaringan yang terdiri dari banyak sensor node, yang berfungsi untuk memindai fenomena tertentu di sekitarnya. Masing-masing sensor node pada umumnya memiliki sumber daya energi berupa baterai, yang memiliki kapasitas terbatas, sehingga diperlukan sebuah teknik untuk meningkatkan network lifetime pada wireless sensor network. Pada penelitian ini, protokol routing Shortest Geopath (SGP) dikembangkan menjadi sebuah protokol routing berbasis cluster, dengan membagi jaringan menjadi beberapa cluster yang masing-masing memiliki cluster head. Pembentukan cluster dilakukan dengan menggunakan informasi geografis area jaringan untuk membentuk cluster berupa segi enam (hexagon). Penentuan cluster head dilakukan dengan mencari node yang memiliki posisi geografis paling dekat dengan titik tengah area cluster. Pengiriman data dilakukan dengan sistem adaptif, dimana data dengan prioritas rendah dikirim setelah mencapai jumlah data tertentu, dan dikirim setelah melalui proses rata-rata sehingga hanya menghasilkan satu data untuk dikirim. Data dengan prioritas tinggi, dikirim langsung menuju sink. Hasil simulasi menunjukkan peningkatan network lifetime hingga 25,68% jika dibandingkan dengan protokol routing Shortest Geopath yang tidak melalui proses clustering. Kata kunci: Network Lifetime, clustering, Shortest Geopath Routing, Wireless Sensor Network AbstractWireless sensor network is a type of network consisting many sensor nodes. Each sensor node has a limited battery capcity, which most of the time, cannot be recharged. Thus, researches on extending network lifetime of wireless sensor networks are indispensable. This research proposed a cluster-based routing protocol, which adds clustering phase to the Shortest Geopath Routing (SGP) protocol. Cluster formation is done by forming imaginary hexagons using geographical informations about the network. Node which is nearest to the center point of the hexagon is appointed to be cluster head. Data transmissions are controlled by an adaptive mechanism. Low priority datas are only sent after the responsible node already obtained a specified number of datas. The datas, then, are being averaged and wrapped into a single data to be sent to the sink. Very high priority datas are, however, directly sent to the sink without passing the averaging process. It reduces the number of transmissions, which eventually help extending the network lifetime together with the clustering mechanism. Simulation results showed that the proposed protocol increases network lifetime up to 25.68% compared to the original un-clustered Shortest Geopath Routing protocol.Keywords: Network Lifetime, clustering, Shortest Geopath Routing, Wireless Sensor Network
GCRFP - PAGE REPLACEMENT FOR SOLID STATE DRIVE USING GHOST-CACHE Wahyu Suadi; Supeno Djanali; Waskitho Wibisono; Radityo Anggoro; Ary Mazharuddin Shiddiqi
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol. 18, No. 2, July 2020
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v18i2.a986

Abstract

State Drive (SSD) is an alternative to data storage that is popular today, widely used as a media cache to speed up data access to the hard disk (HDD). This paper proposes page replacement technique on SSD cache that used frequency and recency parameter, alternately. The algorithm is selected adaptively based on trace input. This method helps to overcome changes in access patterns while minimizing the number of write processes to SSD. The proposed algorithm can choose a replacement technique that suits the user access pattern so that it can bring a better hit rate. The proposed algorithm is also integrated with the ghost-cache mechanism so that the reduction in the number of writing processes to SSD is significant. The experiment runs using a real dataset, describing trace of data read, and data write taken from real usage. The trial shows that the proposed algorithm can give good results compared to other similar algorithms.
Internet Connection Control based on Idle Time Using User Behavior Pattern Analysis Hardiansyah, Fadilah Fahrul; Buliali, Joko Lianto; Wibisono, Waskitho
EMITTER International Journal of Engineering Technology Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24003/emitter.v2i2.26

Abstract

The increase of smartphone ability is rapidly increasing the power consumption. Many methods have been proposed to reduce smartphone power consumption. Most of these methods use the internet connection control based on the availability of the battery power level regardless of when and where a waste of energy occurs. This paper proposes a new approach to control the internet connection based on idle time using user behavior pattern analysis. User behavior patterns are used to predict idle time duration. Internet connection control performed during idle time. During idle time internet connection periodically switched on and off by a certain time interval. This method effectively reduces a waste of energy. Control of the internet connection does not interfere the user because it is implemented on idle time.Keywords: Smartphone, User Behavior, Pattern Recognition, Idle Time, Internet Connection Control