Arif Hendra Kusuma
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Serulingmas Cilacap

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Lansia Tentang Pengendalian Hipertensi Dengan Relaksasi Otot Progresif Arif Hendra Kusuma; Meita Rahmawati; Ayu Puji Lestari
JPS : Jurnal Pengabdian Serulingmas Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : JPS : Jurnal Pengabdian Serulingmas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension has become a public health problem and will become a bigger problem if it is not treated early. Management of hypertension can be done with pharmacological and non-pharmacological therapy. Several complementary treatments have been found to help lower blood pressure, one of which is progressive muscle relaxation. Efforts to change a continuous maintenance behavior one of which is by providing health education. Community service activities in the form of health education and improving hypertension control skills with progressive muscle relaxation. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of the elderly in controlling hypertension with progressive muscle relaxation. The method used in this community service is health education about controlling hypertension with progressive muscle relaxation and demonstrations of progressive muscle relaxation. The target in this activity is the elderly Posyandu participants in Kalipomahan Hamlet, Kalikudi Village, totaling 22 people. The results of the activity are an increase in the knowledge and skills of the elderly in controlling hypertension with progressive muscle relaxation.
PENERAPAN TEKNIK PERNAPASAN BUTEYKO TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI PERNAPASAN DAN PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN ASMA BRONKHIAL Wardhani, Zhalzafira Gubes; Suwariyah, Puji; Kusuma, Arif Hendra
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma bronkhial merupakan penyakit kronis yang memengaruhi saluran udara dan paru-paru ditandai dengan kesulitan bernapas, mengi, dan sesak napas dengan derajat yang berbeda-beda. Ketika pasien asma mengalami sesak, maka akan terjadi peningkatan frekuensi pernapasan dan penurunan saturasi oksigen yang apabila tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan pasien kekurangan oksigen (hipoksia) yang berujung pada kematian. Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan teknik pernapasan Buteyko untuk penurunan frekuensi pernapasan dan peningkatan saturasi oksigen pada asuhan keperawatan pasien asma bronkhial. Penulis menggunakan metode pendekatan studi kasus dengan tahapan asuhan keperawatan pengkajian, analisa data, perumusan diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, evaluasi dan dokumentasi keperawatan. Penerapan teknik pernapasan Buteyko dilakukan sehari sekali pada kasus Tn. K dengan Asma Bronkhial selama tiga hari perawatan untuk mengatasi gangguan pertukaran gas terdapat penurunan frekuensi pernapasan dari hari pertama sampai hari ke tiga dengan selisih sebesar 8 poin, terdapat peningkatan saturasi oksigen dari hari pertama sampai hari ke tiga dengan selisih sebesar 6%. Penerapan teknik pernapasan Buteyko selama tiga hari perawatan untuk membantu mengatasi gangguan pertukaran gas dengan keluhan sesak napas terbukti efektif dalam menurunkan frekuensi pernapasan dan meningkatkan saturasi oksigen. 
Pengaruh Aromaterapi Lemon Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Kusuma, Arif Hendra; Anggraeni, Atika Dhiah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i02.1281

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik akibat gangguan fungsi pancreas yang menyebabkan kadar gula darah meningkat. Kondisi ini terjadi karena pankreas mengalami penurunan produksi hormon insulin yang berperan penting dalam mengatur kadar glukosa di dalam darah.  Terapi yang bisa diterapkan untuk menurunkan kadar gula darah satu diantaranya yaitu aromaterapi.Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental yang menggunakan metode one group design (pretest-posttest), dengan jumlah partisipan sebanyak 22 orang.Hasil: Hasil studi diperoleh bahwa ada selisih penurunan kadar glukosa darah sebesar 24 mg/dL. Hasil uji statistik paired sample t-test pada kadar glukosa darah diperoleh p= 0,027 (α<0,05), maka dapat dikonklusikan jika ditemukan selisih yang bermakna penurunan kadar glukosa darah antara sebelum dan setelah diberikan aromaterapi lemon.Kesimpulan: Terdapat selisih yang bermakna penurunan kadar glukosa darah sebelum dan setelah diberikan aromaterapi lemon dengan nilai p= 0,027 (α<0,05). Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa pemberian aromaterapi lemon dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan pada pasien diabetes mellitus di RSUD Cilacap pada tahun 2024.
PENGARUH POSISI HEAD UP 30 DERAJAT TERHADAP NYERI KEPALA PADA PASIEN CEDERA KEPALA RINGAN Arif Hendra Kusuma; Atika Dhiah Anggraeni
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.699

Abstract

Cedera kepala ringan merupakan salah satu klasifikasi dari cedera kepala yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan pada fungsi persarafan serta penurunan kesadaran pada seseorang tanpa menimbulkan kerusakan pada organ lainnya. Cedera kepala dapat menyisakan tanda ataupun gejala somatik yang berupa nyeri kepala. Posisi head up 30 derajat merupakan cara memposisikan kepala seseorang lebih tinggi sekitar 30 derajat dari tempat tidur dengan posisi tubuh sejajar dan kaki lurus atau tidak menekuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh posisi head up 30 derajat terhadap nyeri kepala pada pasien cedera kepala ringan. Desain penelitian menggunakan Quasi Experimental dengan pendekatan Pretest Posttest  One Group Design. Jumlah sampel sebanyak 22 responden. Penelitian ini dilakukan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Hasil uji statistik menggunakan uji dependen t-test menunjukkan ada pengaruh posisi head up 30 derajat terhadap nyeri kepala pada cedera kepala ringan (P value = 0,002; α0,05). Saran: penelitan ini dapat menjadi salah satu  intervensi keperawatan yang dilakukan oleh perawat untuk mengatasi nyeri pada pasien cedera kepala ringan.
Merancang media edukasi pecegahanan penularan tuberculosis pada anak usia sekolah dasar Kusuma, Arif Hendra; Susanto, Rachmat; Nur Imanah, Norif Didik
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/yymwha52

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan serius di seluruh dunia, termasuk Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahun. Upaya penanggulangan tuberkulosis merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, termasuk sekolah dasar yang menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi anak-anak. Namun, hasil observasi menunjukkan adanya permasalahan dalam edukasi pencegahan penularan tuberkulosis pada anak usia sekolah dasar.Metode: Bertujuan merancang media edukasi kartu kuartet pencegahan penularan tuberkulosis pada anak sekolah dasar dengan menggunakan metode Research and Development (R&D). Tahapan pengembangan media meliputi define, design, develop, dan disseminate. Instrumen penelitian berupa angket yang digunakan untuk penilaian ahli materi, ahli media, serta responden (siswa) 41 responden di SD Negeri 2 Slarang.Hasil: Adanya perbedaan signifikan peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah intervensi (p value = 0,001). Selain itu, terdapat perbedaan signifikan pada keterampilan siswa sebelum dan sesudah intervensi (p value = 0,001).Kesimpulan: Media edukasi berupa Kartu Kuartet Petani (Peduli Tuberkulosis Sejak Dini) dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media edukasi pencegahan penularan tuberkulosis pada anak sekolah dasar.