Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

RANCANG BANGUN ALAT DETEKSI SINKRON KARBURATOR SEPEDA MOTOR DUA SILINDER Oky Supriadi; Gaguk firasanto; Nur Rohmat; Mohammad Rivandi Hafidz Mubarrak
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 4, No 2 (2021): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v4i2.15615

Abstract

Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2018 perkembangan jumlah sepeda motor di Indonesia sebanyak 120.101.047 unit. Hal ini menunjukkan bahwa peminat sepeda motor sebagai transportasi sehari-hari di Indonesia sangat tinggi. Agar tidak terjadi kerusakan dan memiliki performance yang baik, maka harus dilakukan perawatan secara berkala terhadap sepeda motor. Salah satu perawatan yang harus dilakukan adalah membersihkan dan melakukan penyetelan pada sistem pengabutan bahan bakar. Pengaturan pasokan udara dan bahan bakar pada karburator sepeda motor dengan mesin dua silinder lebih sulit dibandingkan pengaturan karburator pada mesin satu silinder karena pada sepeda motor mesin dua silinder menggunakan dua karburator, sehingga pengaturan pasokan udara dan bahan bakar antara karburator yang satu dengan yang lain harus sama (sinkron). Oleh karena itu dilakukan rancang bangun alat deteksi sinkron karburator sepeda motor dua silinder. Tujuan dari penelitian ini yaitu agar dapat mempermudah para mekanik sepeda motor dalam melakukan pengaturan pasokan udara dan bahan bakar pada karburator sepeda motor dua silinder. Penelitian ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno, NodeMCU ESP8266, sensor MPX5700, TFT LCD display, smartphone dan satu unit sepeda motor dua silinder. Metode yang digunakan adalah melakukan komparasi hasil pengukuran antara alat yang dibuat dengan hasil pengukuran alat vacum tester yang dimiliki oleh bengkel resmi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa alat sinkronisasi karburator yang dibuat memiliki persentase kesalahan pengukuran tekanan karburator sebesar 17% dan memiliki keakurasian 83%. Sistem IoT pada smartphone dapat menampilkan grafik pengukuran tekanan negatif pada karburator dengan selang waktu 1 detik dari tampilan pada LCD.Kata kunci : sepeda motor; karburator; sinkron; nodeMCU
APLIKASI MIKROKONTROLER BERBASIS REAL-TIME CLOCK (RTC) UNTUK AKURASI WAKTU IBADAH DI MUSHOLLA Gaguk Firasanto; Andriani Andriani; Ronald Pakan; Raka Muhammad Hazli; Muhammad Rizky Ramadhan; Rakha Akbar Andikha
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 13 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v13i1.9822

Abstract

The primary problem faced by the Musholla congregation is the lack of accurate prayer time indicators due to manual clocks experiencing time drift, causing inconsistencies with official schedules. Additionally, there is limited interactive information media. This community service aims to implement a microcontroller-based Running Text system integrating the DS3231 Real-Time Clock (RTC) module. This module offers high precision and internal temperature compensation to maintain long-term time stability. The system automatically displays five daily prayer schedules based on geographical coordinates and serves as a dynamic information medium. The methods involved field surveys, hardware and software design, installation in the mosque, and training for mosque officials on operation and maintenance. The outcomes include a modern, accurate worship schedule system, increased congregation discipline in timely prayers, and improved information dissemination. Through this activity, the congregation directly benefits from easy access to precise worship times and the cultivation of appropriate technology utilization in a sustainable place of worship.
Sistem Proteksi Aktif Berbasis Logika OR Perangkat Lunak Untuk Mencegah Overheat Dan Overcurrent Pada Power Amplifier Kelas D Andriani Andriani; Gaguk Firasanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2026.v17i2.006

Abstract

Abstrak— Perangkat penguat daya audio (Power Amplifier) kelas D memiliki efisiensi tinggi namun rentan mengalami kerusakan fatal akibat panas berlebih (overheat) dan arus pendek (short circuit) pada beban speaker. Sistem proteksi konvensional yang mengandalkan sekring (fuse) dinilai memiliki respon lambat, bersifat pasif, dan tidak menyediakan data historis untuk analisis pasca-kegagalan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem proteksi aktif yang cerdas dan informatif berbasis mikrokontroler Arduino Nano. Sistem dirancang mengintegrasikan sensor LM35 untuk mendeteksi suhu heatsink dan sensor INA219 untuk memantau arus beban secara digital via protokol I2C. Untuk mengatasi fluktuasi sinyal sensor (noise), diterapkan metode hybrid filtering yang menggabungkan resistor pull-down 10kΩ pada perangkat keras dan algoritma Outlier Rejection pada perangkat lunak. Pengambilan keputusan pemutusan arus dilakukan menggunakan Gerbang Logika OR pada antarmuka Python. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu memutus arus (cut-off) secara otomatis saat suhu heatsink melampaui 60°C atau arus beban melebihi 2.0 A. Berdasarkan hasil kalibrasi, sensor suhu LM35 memiliki rata-rata kesalahan (error) sebesar 0.35% dan sensor arus INA219 memiliki rata-rata kesalahan sebesar 1.29% dibandingkan alat ukur standar. Sistem proteksi ini terbukti efektif mencegah kerusakan komponen amplifier akibat panas berlebih dan lonjakan arus.
Design and Implementation of Grounding Resistance Control System Using Water Pump Actuator and Real-Time Monitoring Sensors gaguk firasanto; Yogi Priyo Istiyono; Nurul Huluq
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 13 No 1 (2026): Protek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v13i1.10617

Abstract

Grounding system performance is strongly influenced by soil moisture and temperature, which can vary significantly due to environmental conditions. The lack of real-time monitoring may cause grounding resistance to exceed safety limits, particularly during dry seasons. This study aims to design and evaluate a microcontroller-based grounding resistance control system capable of maintaining resistance below 5 Ω through real-time monitoring and automatic soil conditioning. An experimental method was applied at an active grounding installation in the Multi Integra Building, Rawamangun, Jakarta, representing tropical soil conditions with variable moisture content. The proposed system integrates soil moisture and temperature sensors, a microcontroller, and a water pump actuator operating in a closed-loop control scheme. Grounding resistance measurements were conducted before and after automated irrigation and validated using an earth resistance tester. The results show a clear inverse relationship between soil moisture and grounding resistance. Initial dry soil conditions produced an average grounding resistance of 6.095 Ω. After controlled irrigation, soil moisture increased to approximately 63.5% and soil temperature decreased, resulting in a significant reduction of grounding resistance to an average of 0.707 Ω. These findings confirm that active soil moisture control effectively stabilizes grounding performance and enhances electrical safety
Performance Analysis of Logic Gate-Based Power Amplifier Protection with Hybrid Filtering gaguk firasanto; Andriani Andriani; Kiswanta Kiswanta
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 13 No 2 (2026): Protek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v13i2.11567

Abstract

Class-D audio power amplifiers deliver high operational efficiency but remain highly susceptible to catastrophic failures induced by thermal runaway and overcurrent events. Conventional protection mechanisms, such as passive fuses, typically exhibit delayed response times and lack the capability to record historical diagnostic data. This study designs and implements an active, intelligent protection framework driven by an Arduino Nano microcontroller and a Python-based interface. The methodology integrates an LM35 thermal sensor and an INA219 digital current monitor, strictly validated through a one-point calibration procedure and enhanced by a hybrid filtering technique to eliminate signal noise. A digital OR logic gate algorithm is applied to execute rapid decision-making. Experimental results demonstrate exceptional measurement precision, achieving an average relative error of only 0.43% for temperature and 1.16% for current. The logic-based actuator successfully and instantaneously disconnected the power load during simulated fault conditions whenever the predefined safety thresholds (60°C or 2.0 A) were exceeded. Furthermore, the integrated data logger effectively captured real-time failure telemetry for post-incident evaluation. In conclusion, the proposed digital logic framework provides a highly responsive, data-driven, and superior preventive alternative to traditional passive audio amplifier protection.
Sinergi PMM: Mewujudkan Empati dan Toleransi Masyarakat dalam Bingkai Modul Nusantara Gaguk Firasanto; Ariyawan Sunardi; Eris Risnawati; Sari Amalia; Andriani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.17865

Abstract

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) melalui instrumen Modul Nusantara merupakan langkah strategis dalam memperkuat kohesi sosial dan pemahaman multikultural di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai kebhinekaan, inspirasi, dan refleksi guna membentuk integritas mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa yang menghargai kemajemukan. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan experiential learning yang melibatkan mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia. Rangkaian kegiatan terdiri dari 11 agenda utama, meliputi studi moderasi beragama di situs sejarah (Masjid Kalipasir dan Vihara Avalokitesvara), live-in di masyarakat adat Suku Baduy, dialog inspiratif bersama tokoh perubahan (Tasawuf Underground), hingga aksi nyata melalui kontribusi sosial di sekolah dasar. Hasil pengabdian menunjukkan adanya transformasi paradigma mahasiswa dari sekadar pemahaman toleransi teoritis menjadi kesadaran praktis yang inklusif. Proses refleksi kritis yang dilakukan terbukti efektif dalam meningkatkan empati sosial dan keterbukaan cara pandang terhadap perbedaan identitas. Simpulannya, program Modul Nusantara berhasil membangun jembatan komunikasi lintas budaya dan memperkokoh rasa persatuan nasional mahasiswa melalui pengalaman empiris di lapangan.