Imam Bukhori
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Persepsi Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Taruna Dra Zulaeha Leces Probolinggo Fiddina Arifa Arifa; Imam Bukhori Bukhori; M. Inzah Inzah
TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2023): Educational Issues
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpai.6.1.36-44

Abstract

Kurikulum sangat penting untuk keberhasilan pendidikan. Agar tujuan pembelajaran dapat dilaksanakan dan tercapai, guru harus mengikuti kurikulum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi guru tentang penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah. SMP Taruna Dra Zulaeha Leces Probolinggo menjadi lokasi penelitian. Guru Pendidikan Agama Islam adalah subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif interaktif untuk pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian, serta untuk menarik kesimpulan, yang semuanya dilakukan secara bersamaan dan berkesinambungan untuk menjamin validitas penelitian. Catatan lapangan dan wawancara tidak terstruktur dengan guru PAI digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menghasilkan hasil yang valid. 1) Beberapa guru menanggapi Kurikulum Merdeka dengan baik, sementara yang lain tidak. Ini terungkap dari hasil temuan penelitian. 2) Menurut guru, Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dinamis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan guru, siswa, dan sekolah. Untuk mempertahankan dan mencapai tujuan pendidikan di Indonesia, guru percaya bahwa kurikulum merdeka memiliki prinsip-prinsip yang berorientasi pada kebutuhan siswa. 4) Menurut guru, kurikulum merdeka menawarkan kebebasan bagi semua bagian sistem pendidikan, mulai dari sekolah guru hingga siswa, tetapi kelemahannya hanya memerlukan pelatihan berkelanjutan. 5) Guru yang mulai menggunakan kreativitas dan inovasi di kelas menjadi bukti bahwa guru PAI sudah mampu menyesuaikan diri dengan kurikulum merdeka.
PENGGUNAAN METODE AL-MIFTAH LIL ULUM DALAM MEMBACA KITAB KUNING Muniro Muniro; Imam Bukhori; Muhammad Hifdil Islam
LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan Vol. 17 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.123 KB) | DOI: 10.35316/lisanalhal.v17i1.1-21

Abstract

The Yellow Book is an identity and is the main focus in Islamic boarding school education, but the material is not easy to learn. Therefore, PP Lubbul Labib Banat I Kedungsari adopted a new method from PP Sidogiri Pasuruan, namely Al-Miftah Lil Ulum since 2017. This research aims to determine the process of using the Al-Miftah method starting from planning, implementing and evaluating it. This research uses a case study qualitative research type with data collection techniques; observation, interview, and documentation. The subjects studied were 31 students and 7 teachers. Meanwhile, to check the validity of the data using source triangulation. The results of the research show that at each stage there are several discussions, namely; At the planning stage include; learning objectives and experiences, determining learning activities, the people involved, materials, facilities and evaluation planning. The implementation stage concerns activities during the learning process; opening, apperception, giving new material, training, ending learning evaluation. At the evaluation stage it is divided into 2 namely for students and teachers. During the use of this method, the learning process has been running quite well and effectively. The indicators in this study are grammar and writing.