Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGENAL RUMAH ADAT INDONESIA DENGAN MODEL TEMATIK UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS3 PROFESIONAL Rini Malfiany; Fendi Setiawan
BUANA ILMU Vol 6 No 2 (2022): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v6i2.2339

Abstract

Pembelajaran Tematik adalah pembelajaran terpadu yang menggunakan tema sebagai pemersatu materi yang terdapat di dalam beberapa mata pelajaran dan diberikan dalam satu kali tatap muka. Dalam hal ini, tema yang diambil yaitu rumah adat Indonesia. Model pembelajaran tematik akan lebih menarik siswa apabila dikombinasikan dengan perkembangan teknologi yaitu dengan media pembelajaran berbasis multimedia. Perpaduan antara pembelajaran tematik dan multimedia akan membuat siswa lebih memperhatikkan guru. Media pembelajaran berbasis multimedia dapat meningkatkan proses belajar menjadi lebih efektif dan interaktif. Ketika guru dan murid melakukan proses belajar mengajar dengan perantara multimedia, konsentrasi, fisik bahkan emosional akan ikut terlibat. Pada saat seperti ini, biasanya materi-materi yang terkandung dalam multimedia akan terserap dengan baik. Salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan dalam pembuatan multimedia adalah Adobe Flash CS3 Profesional. Dengan perangkat lunak ini dapat memadukan antara teks, gambar, audio, video dan juga animasi yang dapat membantu siswa memahami materi tentang rumah adat Indaonesia. Kata kunci : Pembelajaran Tematik, Rumah Adat Indonesia, multimedia, Adobe Flash CS3 Profesional. Thematic learning is an integrated learning that uses a theme as a unifying material contained in several subjects and is given in one face-to-face. In this case, the theme taken is Indonesian traditional house. Thematic learning models will be more attractive to students when combined with technological developments, namely with multimedia-based learning media. The combination of thematic and multimedia learning will make students pay more attention to the teacher. Multimedia-based learning media can improve the learning process to be more effective and interactive. When teachers and students carry out the teaching and learning process with multimedia intermediaries, concentration, physical and even emotional will be involved. At times like this, usually the materials contained in multimedia will be well absorbed. One of the software that can be used in making multimedia is Adobe Flash CS3 Professional. With this software, you can combine text, images, audio, video and animation that can help students understand the material about Indonesian traditional houses. Keywords: Thematic Learning, Indonesian Traditional House, multimedia, Adobe Flash CS3 Professional.
PENGOLAHAN LIMBAH BONGGOL JAGUNG MENJADI JAMUR KONSUMSI DI DESA JOHO Odhian Wisnu Pratama; Ira ‘Ainu Rohmah; Riski Khasanah; Laili Mukaromah; Dian Ani Aneka Sari; Rezqa Abi Nugroho; Sabar Abidin; Tika Angitania; Vika Angevania; Yurio Dwi El Saputra; Fendi Setiawan; Dzikron Abdullah; Frans Maulana Andika; Hidayatus Sibyan
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. 3 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jppmj.v3i2.135

Abstract

Desa Joho memiliki potensi di bidang pertanian tanaman jagung, jagung adalah tanaman yang diambil bijinya dan menyisakan bonggolnya. Di desa Joho bonggol jagung hanya dijadikan bahan bakar saja padahal bonggol jagung bisa dimanfaatkan dengan tepat dan akan bernilai sangat tinggi dan mengguntungkan masyarakat itu sendiri, pemanfaatannya menjadi media pertumbuhan jamur bonggol jagung. Hasil dari pertumbuhan jamur dapat diolah secara mandiri atau diperjual belikan di pasar- pasar luas, berdasarkan dari permasalahan diatas peneliti berinisiatif mengadakan pendampingan di desa Joho Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara dengan tujuan pemanfaatan dan mengadakan kegiatan Pelatihan Pengolahan Pembuatan Jamur Bonggol Jagung. Dan pemanfaatan bonggol jagung sendiri untuk mengurangi limbah hasil pertanian yaitu limbah hasil pertanian jagung. Kegiatan ini juga bertujuan sebagai pengetahuan dasar mengenai pengembangan potensi sumber daya alam yang ada di desa Joho. Harapan dari kegiatan ini sebagai bentuk motivasi agar masyarakat lebih kreatif dalam menciptakan karya dalam bentuk media dan teknik budidaya jamur dengan memanfaatkan limbah dari hasil panen tanaman jagung.
PERLINDUNGAN HUKUM KEABSAHAN PERJANJIAN ELEKTRONIK DALAM TRANSAKSI PINJAMAN ONLINE DAN KESELARASAN ASAS-ASAS PERJANJIAN DI DALAMNYA Muh Fanny Chamdani; Ilham Maulana; Fendi Setiawan; Firman Floranta Adonara
ANDREW Law Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : ANDREW Law Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61876/alj.v4i2.93

Abstract

Pinjaman peer-to-peer Fintech telah mengubah transaksi pinjaman tradisional menjadi platform digital, tetapi hal ini menimbulkan pertanyaan hukum tentang perjanjian elektronik dan aturan kontraktual. Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum dan keabsahan perjanjian elektronik dalam transaksi pinjaman daring dan prinsip-prinsip hukum kontraktualnya. Penelitian ini bersifat normatif-empiris dan deskriptif-analitis. Semua undang-undang perjanjian elektronik dan pinjaman daring Indonesia dan buku-buku ilmiah menjadi populasi penelitian. UUD 1945, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik 11 tahun 2008, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 77/POJK.01/2016 digunakan untuk pengambilan sampel secara purposif. Studi pustaka dan dokumen deskriptif-analitis kualitatif merupakan instrumen penelitian. Menurut penelitian, perjanjian pinjaman daring yang terintegrasi secara elektronik merupakan alat bukti hukum yang sah berdasarkan Pasal 5 sampai dengan 12 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, dilindungi oleh POJK 77/2016, dan sah berdasarkan Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Perjanjian pinjaman daring mempunyai kekuatan hukum mengikat dan perlindungan pihak yang berimbang karena didasarkan pada kebebasan berkontrak, suara bulat, itikad baik, kepercayaan, kekuatan mengikat, dan kepastian hukum.