Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) MELALUI KEGIATAN CERAMAH (DA’WAH), PIDATO DAN BACA TULIS QUR’AN (BTQ) DAN DZIKIR BERSAMA PADA KELAS X SMA NEGERI 2 PALOPO Suparman Mannuhung; Hasbar Hasbar
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian dalam skripsi ini: (1) Mengetahui pelaksanaan kegiatan ceramah dan baca tulis Al-Qur’an dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran pendidikan agama Islam pada kelas X SMA Negeri 2 Palopo. (2) Mengetahui tantangan yang dihadapi pelaksanaan kegiatan ceramah dan baca tulis Al-Qur’an dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran pendidikan agama Islam pada kelas X SMA Negeri 2 Palopo. (3) Mengetahui solusi yang dilakukan Musyrif dan Musyrifah (pembina) dalam mengatasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiataan kegiatan Ceramah dan Baca Tulis Al-Qur’an pada kelas X SMA Negeri 2 Palopo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian inibertujuan untuk mengangkat fakta, keadaan, variabel, dan fenomena-fenomena yang terjadi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif merupakan suatu paradigma penelitian untuk mendeskripsikan peristiwa, perilaku orang atau suatu keadaan pada tempat tertentu secara rinci dan mendalam dalam bentuk narasi. Adapun teknik pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pedagogik dan pendekatan manajemen. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: a) pelaksanaan kegiatan keagamaan yaitu baca tulis Al-Qur’an, pelatihan ceramah atau pidato, dzikir bersama b) hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler yaitu 80% siswa tidak mampu membaca Al-Qur’an karena kurangnya motivasi dan partisipasi dari orang tua siswa, selain itu siswa juga memiliki pemahaman agama yang kurang. c) solusi yang dilakukan oleh sekolah dalam mengatasi hambatan pelaksanaan keagamaan adalah nilai siswa ditunda oleh guru agama Islam sampai siswa mampu membaca Al-Qur’an, guru agama Islam mengadakan persuratan kepada orang tua siswa, latihan ceramah atau pidato, membiasakan siswa salat berjamaah di Masjid, mengikuti kegiatan dzikir bersama setiap malam Jum’at di Masjid SMA Negeri 2 Palopo. Hasil penelitian ini diharapkan akan dapat dipergunakan oleh pihak sekolah atau lembaga lain dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI melalui kegiatan ceramah keagamaan dan baca tulis Al-Qur’an, serta menambah wawasan bagi penulis. Kata-kata kunci: Peningkatan Mutu, Pembelajaran PAI, Ekstrakurikuler Keagamaan. 
PERANAN MUBALIGH DALAM MENCEGAH COVID 19 DI KOTA PALOPO Suparman Mannuhung; Yunus yunus
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui peranan mubaligh dalam memobilisasi masyarakat untuk mencegah covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, informan yang diwawancarai para mubaligh sejumlah anggota Muballigh 115 orang dan berasal dari beberapa kalangan organisasi seperti NU, Muhammadiyah, Wahdah Islamiyah, Penyuluh Kementerian Agama Kota Palopo, bahkan ada beberapa dari kalangan kampus. Hasil. Terjadinya peningkatan warga Kota Palopo meninggal akibat Covid-19 sebanyak 28 orang. Total pasien yang telah terkonfirmasi Covid-19 di Kota Palopo sebanyak 737 orang. Akibatnya, maka para mubaligh bersama-sama bersinergi pemerintah untuk memaksimalkan pencegahan covid-1 dengan memberikan edukasi kepada masyarakat cara mencegahan pandemi covid-19 dengan cara yaitu: Cuci tangan, hindari sentuh wajah, etika bersin dan batuk, memakai masker, hindari interaksi langsung, hindari berbagi barang pribadi, social distancing, cuci bahan makanan, bersihkan perabot rumah, dan tingkatkan Imun Tubuh. Para mubaligh dalam melaksanakan ibadah ritual tetap istiqomah di rumah masing-masing dan selalu menjaga kebersamaan para jamaahnya serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai ikhtiar sebagai solusi dalam rangka pencegahan pandemi covid-19.Kata Kunci: Peranan, Mubaligh, Covid-19
PENEGAKAN HUKUM PERLINDUNGAN DATA PRIBADI MELALUI SARANA HUKUM PERDATA Imam Wahyudi Makkawaru; Abdul Rahman Nur; Haedar Djidar; Suparman Mannuhung
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9663

Abstract

Penelitian ini mengkaji berbagai aspek hukum yang terkait dengan perlindungan data pribadi, fokus pada implementasi dan efektivitas sarana hukum perdata dalam menangani pelanggaran terhadap privasi individu. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis dokumen hukum, studi kasus, serta tinjauan terhadap regulasi internasional yang relevan, seperti General Data Protection Regulation (GDPR) yang diterapkan di Uni Eropa, serta Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang berlaku di Indonesia. Hasil penelitian ini mengidentifikasi tantangan utama dalam penegakan hukum perlindungan data pribadi, seperti minimnya pemahaman masyarakat terhadap hak-hak privasi mereka, serta kurangnya mekanisme yang efektif untuk menuntut ganti rugi melalui jalur hukum perdata. Selain itu, penelitian ini juga membahas pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan privat dalam memastikan keamanan dan kerahasiaan data pribadi serta memperkuat mekanisme pengawasan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan, penguatan peran otoritas perlindungan data pribadi, dan pengembangan sarana hukum perdata yang lebih efisien, agar dapat memberikan perlindungan yang optimal terhadap hak privasi individu.
EFEKTIVITAS PERATURAN DAERAH MASYARAKAT ADAT TERHADAP EKSISTENSI LEMBAGA ADAT WOTU DIKABUPATEN LUWU TIMUR Ahmadi Abbas; Abdul Rahman Nur; Hj. Salmi; Haedar Djidar; Suparman Mannuhung
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9664

Abstract

Latar belakang dalam penulisan ini yaitu mengenai masyarakat hukum adat, secara teoritis pembentukannya disebabkan karena adanya faktor ikatan yang mengikat masing-masing anggota masyarakat hukum adat tersebut. Faktor ikatan yang membentuk masyarakat hukum adat secara teoritis adalah karena faktor genealogis (keturunan) dan faktor territoria (wilayah). Peraturan daerah tentang masyarakat hukum adat dapat menjadi upaya hukum untuk memberikan dasar hukum dan menegaskan identitas dan eksistensi masyarakat hukum adat. Peraturan daerah (perda) ini juga dapat mewujudkan kearifan lokal dengan membina dan memberdayakan kelembagaan masyarakat adat secara terbuka. Dalam tataran yuridis telah banyak produk hukum yang diundangkan oleh pemerintah dalam hal memberikan dasar kepastian hukum untuk memberikan ruang kepada masyarakat hukum adat dalam konteks untuk menjaga eksistensi mereka. Namun hal itu, belum memberikan jaminan dalam tataran praktek bagi terjaganya eksistensi masyarakat hukum adat, konflik-konflik yang berimbas pada terampasnya hak masyarakat hukum adat masih marak terjadi.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa efektivitas Peraturan Daerah (Perda) terkait masyarakat adat dalam mendukung eksistensi lembaga adat Wotu di Kabupaten Luwu Timur serta untuk mengetahui faktor kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) terkait masyarakat adat Wotu di Kabupaten Luwu Timur.
REFLEKSI METODOLOGIS PENELITIAN LAPANGAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: INTEGRASI NILAI KEISLAMAN DAN PENDEKATAN ILMIAH Muhaemin, Sulfikar; Suparman Mannuhung; Husnul Khatimah; Andi Fitriani Djollong
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/anb1q041

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas metodologi penelitian lapangan dalam bidang pendidikan Islam (PAI) dengan menyoroti pentingnya mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dengan penelitian ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif reflektif dengan fokus pada analisis konseptual dan kajian kepustakaan, yang dipadukan dengan penelitian empiris sebagai landasan metodologis. Data diperoleh dari tinjauan pustaka, temuan penelitian sebelumnya, dan interpretasi reflektif terhadap praktik penelitian lapangan dalam PAI. Materi dianalisis secara deskriptif-reflektif, yang menyoroti hubungan antara prinsip-prinsip spiritual Islam dan keilmuan ilmiah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penelitian lapangan dalam PAI sangat bergantung pada kemampuan peneliti untuk menyeimbangkan tujuan sains dan agama serta mempertimbangkan bias mereka sendiri selama proses analisis. Integrasi prinsip-prinsip Islam dan ilmiah menjadikan penelitian lebih persuasif dan memastikan bahwa hasilnya tidak hanya relevan secara akademis tetapi juga spiritual. Dengan demikian, refleksi metodologis ini memberikan kontribusi bagi pengembangan paradigma penelitian PAI yang holistik, humanis, dan berorientasi Islam. Kata Kunci: metodologi penelitian, penelitian lapangan, Pendidikan Agama Islam, nilai keislaman, refleksi ilmiah. Abstact The purpose of this study is to clarify the methodology of field research in Islamic education (PAI) by highlighting the importance of integrating Islamic principles with scientific research. This study uses a reflective qualitative approach with a focus on conceptual analysis and literature review, combined with empirical research as a methodological foundation. Data are obtained from a literature review, previous research findings, and reflective interpretations of field research practices in PAI. The material is analyzed descriptively and reflectively, highlighting the relationship between Islamic spiritual principles and scientific scholarship. The research findings indicate that the success of field research in PAI depends heavily on the researcher's ability to balance scientific and religious objectives and consider their own biases during the analysis process. The integration of Islamic and scientific principles makes research more persuasive and ensures that the results are not only academically but also spiritually relevant. Thus, this methodological reflection contributes to the development of a holistic, humanistic, and Islamic-oriented PAI research paradigm. Keywords: research methodology, field research, Islamic Religious Education, Islamic values, scientific reflection.
EKSISTENSI GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA    DIDIK KELAS V PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI UPT SPF SD INPRES NIPA-NIPA KECAMATAN MANGGALA Abbas, Sitti Aisyah; Henni Sukmawati; Suparman Mannuhung
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/bfcwxc73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Eksistensi guru PAI dalam meningkatkan minat belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran Pendidikan agama islam di UPT SPF SD Inpres Nipa-Nipa Kecamatan Manggala. Latar belakang penelitian ini pentingnya minat belajar untuk peserta didik. Minat belajar dapat dipahami sebagai kecenderungan untuk selalu memperhatikan dan mempelajari sesuatu secara terus menerus yang disertai dengan adanya perasaan senang sehingga kegiatan belajar ini di dorong dengan adanya minat yang berlangsung lebih lama dan meninggalkan kesan yang lebih mendalam kepada diri peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan mengambil data langsung ke sekolah tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian yang menunjukkan bahwa eksistensi guru PAI dalam meningkatkan minat belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran pendidikan agama islam di UPT SPF SD Inpres Nipa-nipa Kecamatan Manggala yaitu: 1) Memberikan motivasi keapada peserta didik, 2) Menggunakan metode atau model pembelajaran yang dapat menarik perhatian peserta didik, 3) Menciptakan suasana yang lebih menyenangkan agar peserta didik dapat aktif dalam proses pembelajaran. Faktor pendukung guru PAI dalam meningkatkan minat belajar peserta didik yaitu, Adanya metode atau model pembelajaran yang telah disiapkan, sarana dan prasarana yang tersedia dan adanya kerja sama antara orang tua dan guru, Sedangkan faktor penghambatnya yaitu lingkungan sekitar peserta didik yang kurang mendukung, kurangnya perhatian dari orang tua terhadap peserta didik. Kata Kunci: Eksistensi guru PAI dan minat belajar peserta didik