Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Integration Of Artificial Intelligence In Learning Islamic Religious Education Based On Emotional Intelligence In Primary Schools Dwi Priyanto; Annisa Nuraisyah Annas; Andi Fitriani Djollong; Khaerul Khaerul; Yasir Arafat
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 5 (2025): Mei 2025
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1238

Abstract

This research aims to analyze the integration of artificial intelligence (AI) in Islamic Religious Education (PAI) learning based on emotional intelligence (EQ) in elementary schools in order to increase the effectiveness of adaptive and characterful learning. This study focuses on the use of AI to personalize teaching materials, strengthen spiritual values, and develop students' empathy and social skills through an EQ-based approach. The method used is literature study by analyzing various sources such as journals, books and articles related to AI, PAI and EQ-based learning. The research results show that AI integration can facilitate interactive and enjoyable learning, while the EQ approach strengthens students' internalization of religious and emotional values. However, its success depends on collaboration between technology, teachers and a curriculum oriented towards the holistic development of children. 
Studi Regulatif dan Relasinya dengan Formulasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Era Revolusi Industri 4.0 Abdul Muqtadir. S; Ade Hastuty; Baharuddin; Hasmuddin; Jaswan; Andi Fitriani Djollong
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.844

Abstract

Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai salah satu elemen fundamental dalam sistem pendidikan nasional tidak terlepas dari dampak transformasi ini. Regulasi pendidikan memiliki peran krusial dalam menyesuaikan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi, otomasi, dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji regulasi yang mengatur kurikulum PAI serta menganalisis relasinya dengan formulasi kurikulum yang adaptif terhadap era Revolusi Industri 4.0. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), di mana berbagai dokumen regulatif seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta kebijakan terkait kurikulum PAI dianalisis secara mendalam. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji konsep-konsep terkait Revolusi Industri 4.0 dan implikasinya terhadap pendidikan Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi pendidikan memiliki peran sentral dalam menentukan arah dan substansi kurikulum PAI. Dalam konteks Revolusi Industri 4.0, kurikulum PAI dituntut untuk lebih fleksibel dan inovatif dengan mengakomodasi teknologi digital, kecerdasan buatan, serta model pembelajaran berbasis daring dan hybrid. Regulasi yang ada saat ini sebagian besar masih berorientasi pada pola konvensional, sehingga diperlukan pembaruan yang lebih progresif agar kurikulum PAI dapat menyiapkan peserta didik yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika global yang semakin kompleks. Penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi antara pemangku kebijakan, pendidik, dan akademisi dalam merancang kurikulum PAI yang berbasis teknologi, tanpa menghilangkan esensi nilai-nilai Islam. Implementasi pendidikan berbasis digital, penguatan kompetensi guru dalam teknologi pendidikan, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam era digital menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0. Dengan demikian, regulasi pendidikan harus terus berkembang agar dapat mengakomodasi perubahan zaman, tanpa mengurangi esensi ajaran Islam dalam kurikulum PAI.
Studi Dinamika Sains, Sosial, dan Filosofis Serta Relevansinya dengan Pendidikan Agama Islam Maswati; Ishak; Ardianto; Ambo Dalle; Muhammad Ilyas; Andi Fitriani Djollong
TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025): TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika sains, sosial, dan filosofis merupakan aspek yang terus berkembang dalam kehidupan manusia, memengaruhi berbagai bidang, termasuk pendidikan agama Islam. Studi ini menyoroti hubungan antara perkembangan ilmu pengetahuan, dinamika sosial, serta pemikiran filosofis dalam membentuk perspektif pendidikan Islam yang lebih kontekstual dan relevan dengan tantangan zaman. Dengan pendekatan analitis-kritis, artikel ini mengkaji bagaimana integrasi ketiga aspek tersebut dapat memperkaya metode pengajaran dan pemahaman agama Islam dalam sistem pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis untuk mengkaji dinamika sains, sosial, dan filsafat serta relevansinya dengan pendidikan agama Islam. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi secara mendalam dan komprehensif keterkaitan antara perkembangan ilmu pengetahuan, perubahan sosial, serta landasan filosofis yang membentuk paradigma integratif dalam pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa sinergi antara sains, sosial, dan filsafat tidak hanya memperdalam pemahaman teologis, tetapi juga meningkatkan daya kritis serta adaptasi peserta didik terhadap perkembangan global. Oleh karena itu, pembelajaran agama Islam diharapkan tidak hanya berorientasi pada normatifitas ajaran, tetapi juga mempertimbangkan dinamika keilmuan dan sosial agar tetap relevan dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
REFLEKSI METODOLOGIS PENELITIAN LAPANGAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: INTEGRASI NILAI KEISLAMAN DAN PENDEKATAN ILMIAH Muhaemin, Sulfikar; Suparman Mannuhung; Husnul Khatimah; Andi Fitriani Djollong
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/anb1q041

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas metodologi penelitian lapangan dalam bidang pendidikan Islam (PAI) dengan menyoroti pentingnya mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dengan penelitian ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif reflektif dengan fokus pada analisis konseptual dan kajian kepustakaan, yang dipadukan dengan penelitian empiris sebagai landasan metodologis. Data diperoleh dari tinjauan pustaka, temuan penelitian sebelumnya, dan interpretasi reflektif terhadap praktik penelitian lapangan dalam PAI. Materi dianalisis secara deskriptif-reflektif, yang menyoroti hubungan antara prinsip-prinsip spiritual Islam dan keilmuan ilmiah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penelitian lapangan dalam PAI sangat bergantung pada kemampuan peneliti untuk menyeimbangkan tujuan sains dan agama serta mempertimbangkan bias mereka sendiri selama proses analisis. Integrasi prinsip-prinsip Islam dan ilmiah menjadikan penelitian lebih persuasif dan memastikan bahwa hasilnya tidak hanya relevan secara akademis tetapi juga spiritual. Dengan demikian, refleksi metodologis ini memberikan kontribusi bagi pengembangan paradigma penelitian PAI yang holistik, humanis, dan berorientasi Islam.  
Model Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kontekstual Melalui Pendekatan  Contextuall Teaching Learning Untuk Meningkatkan Literasi Spiritual Siswa Nur Aliah; Andi Fitriani Djollong; Sudirmanto, Sudirmanto; Nurul Ilmi Adyana; Jeny Rheka
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 13 No 1 (2026): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/mv0bh489

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah masih cenderung normatif dan berorientasi kognitif sehingga belum optimal dalam meningkatkan literasi spiritual siswa dalam kehidupan nyata. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengembangan pembelajaran PAI yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pengembangan pembelajaran PAI kontekstual berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) yang berorientasi pada peningkatan literasi spiritual siswa. Penelitian menggunakan metode kajian konseptual melalui analisis literatur terhadap teori pembelajaran kontekstual, karakteristik pembelajaran PAI, serta konsep literasi spiritual. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi prinsip CTL dengan pembelajaran PAI menghasilkan model yang menekankan keterkaitan materi dengan pengalaman nyata, refleksi spiritual, pembelajaran kolaboratif, dan penilaian autentik. Model ini mendorong internalisasi nilai-nilai Islam secara reflektif dan aplikatif sehingga berpotensi meningkatkan literasi spiritual siswa. Dengan demikian, pendekatan CTL dapat menjadi landasan sistematis dalam pengembangan pembelajaran PAI yang lebih relevan dengan realitas kehidupan peserta didik.
Inovasi Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Artificial Intelligences Sebagai Media Pembelajaran Futuristik Di Era Metaverse Eka Sukmawati; Khairani; Andi Fitriani Djollong; Mumu Muzayyin Maq; Khaerul
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5715

Abstract

This study examines the potential use of Artificial Intelligence (AI) tools in improving the digital competence of Islamic Religious Education (PAI) teachers through a library research approach. Using systematic documentation techniques and content analysis, this study analyzes various literature, documents, and research results related to the implementation of AI in teacher professional development, especially in the context of Islamic education. Data were collected from reputable journals, reference books, and education policy documents in the period 2019-2024. The results of the analysis indicate that AI tools have significant potential in improving four aspects of PAI teachers' digital competence: digital literacy, learning content development, digital classroom management, and technology-based learning evaluation. The research findings also reveal challenges in implementing AI, such as the digital divide, resistance to change, and ethical considerations in the context of Islamic education. This study provides theoretical contributions to the development of an AI integration framework in improving the competence of PAI teachers, as well as providing practical implications for education policy makers and PAI practitioners in optimizing the use of AI technology for teacher professional development.