Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

SOLVING LARGE SCALE TRANSPORTATION PROBLEM IN FERTILIZER DISTRIBUTION TO MINIMIZE TRANSPORTATION COST Fanani, Angga Akbar; Rahman, Arif; Lustyana, Astuteryanti Tri; Widiyawati, Sri
JEMIS (Journal of Engineering & Management in Industrial System) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jemis/2022.010.01.3

Abstract

Indonesia is agricultural country which have high degree of dependency to the fertilizer availability, it is because fertilizer has important role for the land fertility. Fertilizer is needed by the farmers all the time, from the initial period of planting the crop to the harvest period. This condition requires the fertilizer industry to be able to deliver fertilizer exactly when fertilizer is needed. The complexity of the transportation problem is indicated by the number of nodes in the model that represent both source and destination. In the distribution of fertilizer, the number of sources is relatively small, but the number of destinations is very large, where the number reaches 50 destination points. In solving large scale transportation complex problems, modeling techniques using Linier Programming are needed. Fertilizer demands are fulfilled from 42 buffer warehouses, and the optimal allocation for petrochemical distribution is supplied by 47 production partners. Based on the results of the calculation process using linier programming, the optimal distribution cost is 939,854,960.00 rupiahs. Meanwhile, the initial cost of distribution is IDR 1,032,267,660.00. There was a decrease of 92,412,700.00 rupiahs or about 9%. Optimization of the distribution process is also marked by the decrease in the number of production partners needed to meet the needs of 42 buffer warehouses. In the initial distribution, 56 production partners sent their products, after the calculation process only 47 production partners were needed.
EVALUASI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) MESIN INJECTION MOLDING A 09 DI PERUSAHAAN PACKAGING SURABAYA Hernanda, Chrestella Ayu; Setyanto, Nasir Widha; Widiyawati, Sri
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 8 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.08.07

Abstract

Dalam menjalankan produksinya, perusahaan packaging Surabaya menghadapi permasalahan dimana terdapat beberapa hasil produk dari departemen Injection Molding Machine (IMM) belum ready on hand sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Permasalahan ini disebabkan oleh jumlah standar output produksi yang tidak tercapai karena terdapat downtime dari mesin injection molding A 09. Oleh sebab itu, untuk mengetahui efektivitas dari mesin tersebut maka dilakukan perhitungan Overall Equipment Efectiveness (OEE) yang kemudian hasilnya akan dibandingkan dengan standar global JIPM. Kemudian dilakukan perhitungan nilai Six Big Losses untuk mengetahui faktor kerugian yang paling berpengaruh terhadap rendahnya nilai OEE. Akar penyebab dari faktor kerugian tersebut selanjutnya dapat diketahui dengan analisis 5-Why. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai OEE dari mesin injection molding A 09 adalah sebesar 73,40% sehingga masih berada di bawah standar JIPM sebesar 85%. Faktor pada Six Big Losses yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE tersebut adalah reduced speed loss dengan rata-rata persentase sebesar 15,32% dari total loading time.
EVALUASI EFEKTIVITAS MESIN DALAM PRODUKSI GULA KRISTAL PUTIH DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) Wardhani, Angelia Kusuma; Novareza, Oyong; Widiyawati, Sri
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 9 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.09.07

Abstract

PG Modjopanggong merupakan salah satu pabrik gula kristal putih dibawah naungan PTPN X. Pada masa produksi terjadi permasalahn dengan adanya unplanned downtime yang lebih besar dari planned downtime. Hal ini telah menimbulkan kerugian baik waktu maupun biaya. Selain itu terjadi defect pada produk gula kristal. Defect yang terjadi merupakan defect untuk parameter ICUMSA. Sehingga dapat mengganggu jalannya proses produksi dan dapat menurunkan kapasitas produksi. sehingga perlu dilakukan pengukuran efektivitas pada proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efetivitas pada lima stasiun produksi (stasiun gilingan, stasiun pemurnian, stasiun penguapan, stasiun masakan, stasiun puteran) menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan mengetahui kerugian terbesar yang mempengaruhi efektivitas menggunakan six big losses. Hasil dari penelitian menunjukkan rata-rata efektivitas pada stasiun gilingan sebesar 75.14%, stasiun pemurnian 74.34%, stasiun penguapan 74.98%, stasiun masakan 74.98%, dan stasiun puteran 74.89%. Kerugian terbesar terjadi pada faktor reduced speed losses.
EVALUASI KINERJA MESIN DALAM PROSES PRODUKSI GULA KRISTAL PUTIH MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) Wardhani, Angelia Kusuma; Novareza, Oyong; Widiyawati, Sri
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 10 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.10.08

Abstract

PG Modjopanggong merupakan salah satu pabrik gula kristal putih dibawah naungan PTPN X. Pada masa produksi terjadi permasalahn dengan adanya unplanned downtime yang lebih besar dari planned downtime. Hal ini telah menimbulkan kerugian baik waktu maupun biaya. Selain itu terjadi defect pada produk gula kristal. Defect yang terjadi merupakan defect untuk parameter ICUMSA. Sehingga dapat mengganggu jalannya proses produksi dan dapat menurunkan kapasitas produksi. sehingga perlu dilakukan pengukuran efektivitas pada proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efetivitas pada lima stasiun produksi (stasiun gilingan, stasiun pemurnian, stasiun penguapan, stasiun masakan, stasiun puteran) menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan mengetahui kerugian terbesar yang mempengaruhi efektivitas menggunakan six big losses. Hasil dari penelitian menunjukkan rata-rata efektivitas pada stasiun gilingan sebesar 75.14%, stasiun pemurnian 74.34%, stasiun penguapan 74.98%, stasiun masakan 74.98%, dan stasiun puteran 74.89%. Kerugian terbesar terjadi pada faktor reduced speed losses.
EVALUASI KINERJA MESIN PRODUKSI MENGGUNAKAN PENDEKATAN EFEKTIVITAS OPERASIONAL DAN STRATEGI TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE Sari, Ferra Rahmat; Hamdala, Ihwan; Widiyawati, Sri
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.02.02.02

Abstract

Perkembangan sistem teknologi manual hingga digital semakin pesat, hal itu tidak lepas dari peranan energi listrik sebagai faktor penunjang. PT PJB UP Gresik merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang pengolahan energi listrik yang menyuplai kebutuhan listrik di Jawa Timur dan Bali. Dalam proses produksi yang melibatkan beberapa mesin, sering kali mengalami kerugian (losses) produksi, baik yang disebabkan oleh mesin maupun operator dalam menjalankan proses produksi. Penelitian ini menggunakan metode Overall Equipment Efectiveness untuk mengetahui nilai efektivitas mesin dan Six Big Losses untuk mengetahui losses terbesar yang mempengaruhi efektivitas mesin. Hasil perhitungan menunjukan rata-rata nilai OEE sebesar 73.87% dimana dibawah standar JIPM yaitu 85% dan losses terbesar yaitu reduced speed losses sebesar 75.5%. Selanjutkan dilakukan analisis Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengetahui penyebab losses tersebut serta diakhiri dengan menganalisis penerapan Total Productive Maintenance (TPM). Rekomendasi perbaikan menggunakan empat pilar TPM yaitu Autonomous Maintenance, Planned Maintenance, Quality Maintenance, dan Training.
PENERAPAN METODE SIX SIGMA DALAM UPAYA REDUKSI CACAT PORI PADA PRODUK KERAMIK Hendaresky, Jordan; Widiyawati, Sri
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.02.05.08

Abstract

Penelitian ini membahas defect pori-pori yang terjadi pada mangkuk ayam keramik yang ada di PT Lucky Indah Keramik. Penelitian ini menggunakan metode six sigma. Tahapan six sigma yaitu DMAI. Tahap define mengidentifikasi tujuan six sigma yaitu untuk menentukan tujuan penelitian, dengan memilih defect yang memiliki nilai tertinggi menggunakan diagram pareto yaitu pori-pori. Tahap selanjutnya measure pada tahap ini membuat peta kendali proporsi, menghitung DPMO dan level sigma pada defect pori-pori. diperoleh nilai DPMO sebesar 147421,3 dan level sigma 2,547. Kemudian juga melakukan pengukuran tingkat proses untuk menentukan faktor yang mempengaruhi defect pori-pori. Didapatkan faktor kekerasan material dan tekanan vakum yang menjadi faktor utama terjadinya defect pori-pori. Tahap selanjutnya analyze, menggunakan fishbone diagram dimana dianalisis berdasarkan faktor manusia, mesin, material, dan metode. Hasil dari fishbone diagram digunakan untuk usulan perbaikan pada tahap improve. Tahap terakhir penelitian yaitu improve, pada tahap ini akan diberikan rekomendasi perbaikan dari permasalahan defect pori-pori.
EVALUASI KUALITAS LAYANAN PENGIRIMAN PAKET DI PT POS INDONESIA (PERSERO) MOJOKERTO MENGGUNAKAN PENDEKATAN SERVICE QUALITY (SERVQUAL) DAN ANALISIS IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) Oktaviana, Irmala; Widiyawati, Sri
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.02.09.02

Abstract

Pola hidup belanja masyarakat berubah dari offline menjadi online, sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa perusahaan jasa layanan pengiriman barang semakin dibutuhkan, seperti Kantor Pos Mojokerto. Namun masih terdapat keluhan pelanggan di media sosial sehingga jumlah pengiriman paket menurun dari tahun 2020 ke 2021. Penelitian ini menggunakan metode Servqual dan IPA berdasarkan 5 dimensi kualitas jasa yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Penelitian ini dilakukan penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang berisi 24 kriteria penilaian. Hasil Penelitian didapatkan bahwa dimensi servqual yang memiliki nilai gap terbesar adalah dimensi reliability yaitu -0,70. Berdasarkan analasis menggunakan Importance-Performance Analysis (IPA) terdapat 7 atribut yang menjadi prioritas utama (Kuadran I) untuk dilakukan perbaikan yaitu karyawan cepat tanggap dalam merespon (S2), karyawan mampu memberikan solusi (R3), pihak Kantor Pos memberikan ganti rugi (A5), paket berhasil terkirim (R1), ketepatan waktu pelayanan (R5), Kantor Pos Mojokerto mengutamakan kepentingan pelanggan (E3), dan karyawan menciptakan komunikasi yang baik (S3).
PENGEMBANGAN STRATEGI ALTERNATIF MENGGUNAKAN EVALUASI POSISI STRATEGIS DAN TINDAKAN (SPACE) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KOMPETITIVITAS PRODUK SPRING BED Samosir, Frans Zior; Widiyawati, Sri
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 11 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.02.11.02

Abstract

PT Bungo Permai Lestari merupakan salah satu perusahaan manufaktur di Muara Bungo, Jambi yang memproduksi spring bed dan busa. Selama 10 bulan terakhir menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan secara berkala karena ketidakpastian bahan dan kendala dari pemasok, kondisi keuangan tidak stabil, serta proes promosi yang terhambat karena dampak Covid-19. Penelitian ini dilakukan menggunakan Strategy-Formulation Analytical Framework dengan input stage, matching stage, dan decision stage. Input stage dilakukan dengan matriks IFE dan EFE, matching stage dilakukan dengan analisis SWOT, IE, dan SPACE, serta decision stage dilakukan dengan QSPM. Hasil penelitian didapatkan 14 alternatif strategi yang kemudian menjadi 6 alternatif strategi untuk mencari prioritas yang akan diterapkan. Strategi dengan prioritas tertinggi yaitu mengembangkan dan memperbarui sistem informasi dengan membuat website resmi dan sosial media sebagai media promosi serta mendaftarkan pada e-commerce untuk memesan produk, dan menyediakan e-money untuk pembayaran pemesanan produk
EVALUASI RISIKO OPERASIONAL PADA PROSES PRODUKSI GULA DENGAN PENDEKATAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PG WONOLANGAN Putra, Lazuardi Radiza; Widiyawati, Sri
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.02.12.02

Abstract

PG Woonolangan Probolinggo, unit kerja dari PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI) memiliki fokus pada produksi gula. Proses produksi gula tersebut dikerjakan pada 5 stasiun kerja dimulai dari stasiun gilingan sampai dengan stasiun pengemasan. Namun, ditemukan permasalahan operasional yang ditandai dengan jumlah downtime yang tinggi dan temuan 17 risiko operasional yang mengakibatkan tidak tercapainya target produksi tahun 2021. Pada penelitian ini, digunankan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengetahui risiko yang tergolong very high untuk dilakukan perbaikan dan Fault Tree Analysis (FTA). Hasil penelitian dengan metode FMEA, ditemukan bahwa terdapat 4 risiko dengan tingkat very high denngan risiko tertinggi pada Stok tebu habis dengan nilai RPN 448. Sedangkan, risiko dengan tingkat very high terendah pada kerusakan blower sulfitir dengan nilai RPN 224. Risiko tersebut selanjutnya dianalisis dengan metode FTA untuk mengetahui penyebab permasalahan dan mengetahui minimal cut set untuk dapat dilakukan rekomendasi perbaikan.