Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Perancangan Clima App Mobile dengan Pendekatan Design Thinking Studi Kasus: BMKG Klimatologi Jawa Timur Rifqi Aflah Naufal Firmansyah; Ilyas Nuryasin; Briansyah Setio Wiyono
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32461

Abstract

Kendala utama pegawai BMKG Klimatologi Jawa Timur adalah ketergantungan pada server internal untuk pencocokan data prakiraan cuaca yang seringkali lambat dan overload, sehingga menghambat proses pencatatan manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi mobile Clima App guna mempermudah proses pencocokan data tanpa bergantung pada server internal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan lima tahapan metode Design Thinking: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Tahap pengujian melibatkan 5 orang pegawai sebagai responden dengan menggunakan platform Maze untuk mengukur metrik usability dan kuesioner System Usability Scale (SUS) untuk persepsi pengguna. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah prototipe high-fidelity Clima App. Pengujian usability menunjukkan tingkat keberhasilan 100% pada semua tugas yang diberikan dan skor SUS rata-rata sebesar 83.5 yang masuk dalam kategori "Excellent". Meskipun demikian, teridentifikasi adanya misclick rate yang tinggi (hingga 21.4%) yang menandakan adanya masalah usability minor pada level antarmuka. Kesimpulannya, pendekatan Design Thinking berhasil menghasilkan prototipe tervalidasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan secara efektif menyelesaikan masalah inti ketergantungan server.
PENGEMBANGAN EKSTRAKSI FITUR MEDIA BERITA ONLINE UNTUK KALEIDOSKOP BERITA TAHUNAN Aditya, Christian Sri Kusuma; Wiyono, Briansyah Setio
Jurnal Likhitaprajna Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v9i1.715

Abstract

Informasi menjadi suatu hal yang dibutuhkan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu sumber informasi tersebut adalah situs berita daring yang berisi artikel berita dengan topik yang berbeda. Dengan banyaknya jumlah artikel berita dengan berbagai macam topik maka proses pengelompokan tersebut menjadi sulit dilakukan dan membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem yang dapat mengelompokkan artikel berita secara otomatis agar proses pengelompokkan lebih mudah dan cepat. Ekstraksi fitur situs berita online bertujuan mengelempokkan artikel berita secara otomatis dan mendapatkan artikel yang populer dalam jangka waktu tertentu. Kegiatan dari program pengabdian ini akan mengembangkan sebuah rancangan fitur sistem kaleidoskop berita secara otomatis. Artikel berita yang didapatkan dari situs berita kemudian akan dikelompokkan sesuai dengan topik beritanya masing-masing. Jumlah topik berita yang paling banyak akan terpilih pada kaleidoskop berita. Kaleidoskop sebagai suatu rangkuman dari aneka peristiwa yang telah terjadi baik dalam bentuk artikel maupun video, yang biasa diterbitkan di tiap periode yang ditentukan. Kaleidoskop juga dapat menjadi sarana untuk memberikan gambaran tentang program apa saja yang telah berjalan, serta target apa saja yang telah dicapai.
Comparison of the Effectiveness of NocoDB and Nocobase Performance in the Development of Electronic-Based Government System Applications Kurnia Ulisyah, Shelly; Wiyono, Briansyah Setio
INOVTEK Polbeng - Seri Informatika Vol. 10 No. 3 (2025): November
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/6yxtrs98

Abstract

The implementation of government digitalization through the Electronic-Based Government System (SPBE) requires a fast and reliable application development platform. The low-code platform is an efficient solution, as it allows for application development with minimal coding. This research compares two open-source low-code platforms, NocoDB and NocoBase, focusing on performance effectiveness in supporting SPBE application development. Testing was conducted using K6 load testing with a configuration of 100 virtual users over the same duration. The results show that NocoDB has a higher throughput of 92.1 requests per second with a total of 2,763 requests, though accompanied by 86 failed checks, indicating response fluctuations under high load. In contrast, NocoBase recorded 33.3 requests per second with 100 successful requests and no failures, demonstrating more consistent response stability despite lower throughput. Thus, NocoDB is more effective for high-load scenarios, while NocoBase excels in service stability. These results are expected to serve as a technical reference in selecting the optimal low-code platform for the implementation of digital government systems based on SPBE.
Comparative Analysis of No-Code and Conventional Development Efficiency in Beauty Product Application Redesign Permatasari, Hanum Zaqiah; Wiyono, Briansyah Setio
INOVTEK Polbeng - Seri Informatika Vol. 10 No. 3 (2025): November
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/g56mcv29

Abstract

Advances in information technology are driving the business sector to seek faster and more resource-efficient software development methods. Conventional methods such as PHP–MySQL often require longer development times and high technical expertise, while no-code approaches offer a simpler alternative for small- to medium-scale applications. This study aims to analyze the efficiency of the no-code approach (MIT App Inventor) compared to conventional methods through a case study of the Innerlight application, applying the requirements engineering method that includes requirements formulation, analysis, specification, and validation of development results. Evaluation was conducted by measuring the processing time and effort estimation (person-days), as well as functional testing using black-box testing. The results show that no-code development requires an average of 6.5 working days (13 person-days), while the conventional method requires 8.5 working days (17 person-days), or approximately 24% more in terms of time and effort. Efficiency was measured based on project observation data without financial estimation or analysis of variation between teams. This study is a single case study, so the results cannot be generalized to other projects of different scales and complexities. The no-code approach is considered suitable for simple applications, while conventional methods are superior for systems that require flexibility and advanced logic control.
Penerapan Metode UEQ dan Importance Performance Analysis dalam Evaluasi User Experience Layanan Pembayaran Akademik Ramadhan, Elang Safamoza; Nuryasin, Ilyas; Wiyono, Briansyah Setio
Techno.Com Vol. 24 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/tc.v24i4.14874

Abstract

Untuk memastikan layanan pembayaran akademik memenuhi ekspektasi pengguna, evaluasi kualitas pengalaman pengguna atau user experience (UX) wajib dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ) yang mencakup enam dimensi penilaian yaitu Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, dan Novelty. Selanjutnya, metode Importance Performance Analysis (IPA) diterapkan untuk memetakan prioritas perbaikan, didukung oleh Key Performance Indicator (KPI) dari UEQ. Layanan pembayaran InfoKHS Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) digunakan sebagai objek penelitian. Sebanyak 38 dari 61 data responden valid digunakan setelah proses eliminasi data inkonsisten. Hasil UEQ menunjukkan penilaian positif pada lima dimensi (kecuali Novelty yang netral). Berdasarkan benchmark UEQ, terdapat empat dimensi yang dinilai di atas rata-rata, kecuali Stimulation dan Novelty. Analisis IPA menempatkan Perspicuity, Efficiency, dan Dependability pada Kuadran 1 untuk dipertahankan kinerjanya. Dimensi Attractiveness berada di Kuadran 2 yang memiliki performa berlebihan, sementara Stimulation dan Novelty masuk Kuadran 3 dengan prioritas perbaikan rendah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa sistem layanan pembayaran InfoKHS UMM secara umum telah mencapai pengalaman pengguna yang baik. Namun, aspek Stimulation dan Novelty masih perlu diperhatikan untuk peningkatan kualitas sistem yang berkelanjutan.   Kata Kunci - User Experience Questionnaire, UEQ, Importance Performance Analysis, KPI, Universitas Muhammadiyah Malang
Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Aset Dinas Dengan Metode Prototyping Rafli, Muhammad Alvin; Marthasari, Gita Indah; Wiyono, Briansyah Setio
Jurnal Manajamen Informatika Jayakarta Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Manajemen Informatika Jayakarta (JMI Jayakarta)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jmijayakarta.v5i4.1941

Abstract

Penggunaan teknologi sistem informasi sangat berguna bagi instansi yang membutuhkan informasi yang akurat, cepat, relevan dan juga detail. Sistem Informasi Aset yang baik dapat meningkatkan kinerja yang baik juga bagi instansi. Pencatatan aset dinas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Situbondo saat ini masih menggunakan cara manual dengan menggunakan buku, yang pada prosesnya sering kali terdapat masalah diantaranya ketidaksesuaian informasi di buku catatan dan laporan yang dilaporkan. Berdasarkan uraian diatas, sangat penting untuk membangun sebuah sistem informasi manajemen aset untuk mengurangi ketidaksesuaian informasi yang ada. Rancang bangun sistem informasi manajemen aset ini dibangun berbasis web dengan metode prototyping yang cocok dengan kebutuhannya. Perancangan sistem menggunakan PHP dan juga framework Laravel dengan model programming MVC (Model, View, dan Controller) serta MySQL sebagai database nya. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah sistem informasi yang dapat membantu dalam pencatatan aset pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Situbondo. Hasil dari penelitian ini adalah Sistem Informasi yang dibangun dapat menjadi sebuah sistem yang membantu dalam pencatatan aset dan segala urusan yang berkaitan dengan aset dinas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Situbondo.
Application of the Heart Metrics Method in Analyzing User Experience on the Rayz UMM Website Wildan Suharso; Briansyah Setio Wiyono; Firman Firman
Jurnal Teknologi Informasi Universitas Lambung Mangkurat (JTIULM) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtiulm.v10i2.482

Abstract

The Rayz UMM Hotel website serves as the primary medium for conveying information about services and facilities, but so far, the quality of the user experience (UX) on the website has not been studied in depth. Based on the initial questionnaire results, there were also several negative responses that indicated dissatisfaction with the aspects of Happiness and Adoption. Therefore, a comprehensive UX evaluation is needed. This study uses the HEART Framework method, which covers five aspects, namely Happiness, Engagement, Adoption, Retention, and Task Success. The research instrument is a questionnaire with 20 questions distributed to website users, which is then analyzed through validity and reliability tests, hypothesis testing, and measurement of the level of usability. The results show that the variables of Happiness and Task Success are in the very high category, Retention is in the very high category, while Engagement and Adoption are in the very high category. These findings confirm that the Hotel Rayz UMM website has generally been able to provide a fairly good user experience, but still needs development in terms of navigation and system performance in order to optimize UX quality.