Antonius Tri Widodo
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang Gedung D6 Lantai 2 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, 50229, Telp. (024)8508035

Published : 62 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search
Journal : Chemistry in Education

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH KIMIA Sulistyowati, Nastiti; Widodo, Antonius Tri Widodo Tri; Sumarni, Woro
Chemistry in Education Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kimia Dengan Strategi Probex berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Axviarani, Vivit Novita; Widodo, Antonius Tri
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kesetimbangan kimia masih rendah. Pengembangan perangkat pembelajaran dengan strategi Probex merupakan upaya meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian bertujuan (1) mengembangkan  perangkat pembelajaran yang valid (2) menguji efektivitas perangkat pembelajaran meningkatkan keterampilan berpikir, (3) memperoleh respon baik dari siswa. Jenis penelitian merupakan Research and Development. Perangkat pembelajaran dinyatakan valid apabila telah dinyatakan baik atau sangat baik oleh validator. Efektivitas peningkatan keterampilan berpikir kritis diuji berdasarkan implementasi  kelas. Peningkatan dilihat melalui perbedaan skor sebelum dan sesudah menggunakan perangkat pembelajaran. Peningkatan juga dilihat melalui lembar aktivitas keterampilan berpikir kritis di setiap pertemuan Hasil pengembangan perangkat pembelajaran telah dinyatakan valid dengan kategori sangat baik. Perangkat pembelajaran mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis dari skor 20,92 menjadi 60,28. Keterampilan berpikir kritis meningkat di setiap pertemuan. Angket respon siswa terhadap pembelajaran sangat baik. Siswa memberikan respon sangat baik. Hasil ini menunjukkan perangkat pembelajaran teruji efektif. Simpulan yang diperoleh (1) perangkat pembalajaran yang dikembangkan valid (2) perangkat pembalajaran teruji efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, (3) respon siswa terhadap pembelajaran sangat baik. Kata Kunci : Keterampilan Berpikir Kritis; Pengembangan perangkat; Probex Students’ critical thinking skills of chemical equilibrium still low. The development of chemical equilibrium learning device use Probex strategy is effort to improve critical thinking. Study aims (1) develop learning device valid (2) effectiveness of the learning device in enhance critical thinking, (3) obtain positive response from the students to the learning device. This research type is kind of Research and Development. Learning device is valid if has been declared good or very good by experts team. Effectiveness of the enhance in critical thinking skills tested by implementation in classroom. Enhance seen through difference in scores before and after ​​using learning device. Enhance also seen through critical thinking skill in every meeting. The results of product development learning device, declared valid by expert team. Learning devices can enhance  critical thinking skills from score 20.92 into 60.28. Students responses to learning is also very good. Critical thinking skill enhanced in every meeting. All students responded very well. This results show that the device is tested effective learning. The conclusions obtained in this stud,  (1) Lesson device product is developed valid, (2) Lesson proven effective for improving critical thinking skills, (3) students response to lesson device very good and positive. Keywords : Critical Thinking Skills; Developing Learning Device; Probex
PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DAN HIDROLISIS Trihatmo, Aji; Soeprodjo, Soeprodjo; Widodo, Antonius Tri
Chemistry in Education Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan besarnya pengaruhpenggunaan model Problem Based Learning melalui pendekatan Two stay-twostray terhadap hasil belajar siswa kelas SMA N 1 pada materi pokok larutanpenyangga dan hidrolisis. Seluruh siswa kelas XI IPA SMA N 1 Ambarawasebagai populasi dalam penelitian ini, dengan dua kelas terpilih secara acaksebagai sampel penelitian masing-masing untuk kelas eksperimen dan kelaskontrol.Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, tes, observasi,dan angket.Analisis tahap awal menunjukkan bahwa populasi memiliki tingkathomogenitas sama dan data berdistribusi normal. Setelah diberi perlakuandilakukan postes,diketahui bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebihbaik daripada kontrol yaitu masing-masing sebesar 79,5 dan 72,176. Ujiperbedaan dua rata-rata hasil belajar diperoleh thitung (4,219) > ttabel (1,998),halinimenunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar antarkelompok. Uji korelasidiperoleh harga koefisien korelasi biserial (rb) sebesar 0,58 dan thitung (3,31) >ttabel (1,998), sehingga pengaruh yang ditimbulkan signifikan dengan hargakoefisien determinasi sebesar 33,69%. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkanbahwa model PBL melaluipendekatan TSTS berpengaruh terhadap hasil belajarpada materi pokok larutan penyangga dan hidrolisisdengan kontribusi sebesar33,69%. Selain itu, model PBL melalui pendekatan TSTS mencapai ketuntasanbelajar klasikal sebesar 93,8% sehingga pembelajaranini efektif digunakan.
PROBLEM BASED LEARNING BERPENDEKATAN SEVEN JUMPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Yuniar, Tessa Eka; Widodo, Antonius Tri
Chemistry in Education Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

belajar siswa melalui Problem Based Learning berpendekatan seven jumps. Penelitian dilakukan di SMAN 2 Semarang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Desain eksperimen ini menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Uji peningkatan hasil belajar kognitif dianalisis dengan uji t sedangkan keterampilan proses sains dianalisis dengan uji normalized gain. Data penelitian hasil belajar afektif dan psikomotorik dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar kognitif kelas eksperimen dari rerata 40,34 menjadi 83,11 sedangkan peningkatan dari rerata 39,92 menjadi 79,92 pada kelas kontrol. Berdasarkan uji rerata satu pihak kanan, diperoleh thitung (1,89) lebih dari tkritis (1,67), dapat disimpulkan bahwa rerata kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Rerata aspek afektif perilaku berkarakter kelas eksperimen 13,34 lebih baik daripada rerata kelas kontrol 12,56 dan rerata keterampilan sosial kelas eksperimen 13,61 lebih baik daripada rerata kelas kontrol 12,01. Untuk aspek psikomotorik, rerata kelas eksperimen 40,21 dan rerata kelas kontrol 34,12. N-gain peningkatan keterampilan proses sains kelas eksperimen 0,71 dan kelas kontrol 0,40. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Problem Based Learning berpendekatan seven jumps dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa.
PENGARUH MODEL PROBLEM-BASED INSTRUCTION BERBANTUAN FUNNY WORKSHEET TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KREATIVITAS Kharista, Ria Yanna; Widodo, Antonius Tri; Subroto, Tjahyo
Chemistry in Education Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based Instruction (PBI) berbantuan Funny Worksheet terhadap hasil belajar dan kreativitas siswa kelas XI-IPA SMAN 4 Pekalongan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI-IPA SMAN 4 Pekalongan yang berjumlah 4 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling terpilih kelas XI-IPA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-IPA2 sebagai kelas kontrol setelah dilakukan uji homogenitas. Pengambilan data dilakukan dengan metode dokumentasi, tes, observasi, dan angket. Analisis tahap awal meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji anava. Sedangkan analisis tahap akhir meliputi uji normalitas, uji kesamaan dua varian, uji kesamaan dua rata-rata, uji perbedaan dua rata-rata, uji hipotesis menggunakan analisis pengaruh antar variabel dan penentuan koefisien determinasi, uji ketuntasan belajar, dan analisis hasil angket tanggapan. Dari hasil analisis pengaruh hasil belajar diperoleh rb 0,55 dengan besarnya kontribusi 30,25% dan dari hasil analisis pengaruh kreativitas diperoleh rb 0,42 dengan besarnya kontribusi 17,64%. Dengan demikian, model PBI berbantuan Funny Worksheet berpengaruh terhadap hasil belajar dan kreativitas siswa kelas XI-IPA dengan kontribusi pengaruh terhadap hasil belajar 30,25% dan kontribusi pengaruh terhadap kreativitas 17,64%.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERCAPAIAN KOMPETENSI SISWA Ikawati, Agnes; Hilmia, Mahmud; Nurhayati, Sri; Widodo, Antonius Tri
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas dilakukan di XI MIA 4 SMA 1 Kudus untuk meningkatkan aktivitas dan ketercapaian kompetensi siswa. Permasalahan yang ada adalah aktivitas dan kompetensi siswa yang rendah. Metode yang dilakukan yaitu, Perencanaan, Tindakan, Observasi, dan Refleksi selama 2 siklus. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah aktivitas dan ketercapaian kompetensi siswa mencapai 85% siswa tuntas. Kehadiran siswa dalam penelitian ini diharapkan minimum 90% siswa hadir. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah aktivitas siswa pada siklus I  73, 53% dengan rata-rata 81,18 meningkat menjadi 100% siswa tuntas dengan rata-rata 87,79. Penilaian kognitif pada siklus I mencapai 76,47% dengan rata-rata  81,86 meningkat pada siklus II menjadi 88,24% siswa tuntas dengan rata-rata 83,73. Hasil penilaian afektif pada siklus I 70,59% siswa tuntas dengan rata-rata 81,07 meningkat menjadi 88,24% dengan rata-rata 84,53. Hasil penilaian psikomotorik siswa pada siklus I 64,71% dengan rata-rata 77,73 meningkat di siklus II menjadi 91,18 % dengan rata-rata 85,0. Kehadiran siswa pada siklus I dan II mencapai 100%. Penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan ketercapaian kompetensi siswa sehingga mencapai indikator keberhasilan pada siklus II.
PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN AKTIVITAS BELAJAR KIMIA SIS Widodo, Antonius Tri; Hijayatun, Siti
Chemistry in Education Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFEKTIVITAS PENERAPAN PEMBELAJARAN HIPERTEKS BERBASIS ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR STRUKTUR ATOM Yudistira, Taufik Hikmawan; Widodo, Antonius Tri; Santoso, Nurwachid Budi
Chemistry in Education Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan pembelajaranhiperteks berbasis animasi terhadap hasil belajar siswa. Populasi penelitianadalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Polokarto tahun ajaran 2011/2012 sebanyak144 siswa yang terbagi dalam 4 kelas. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengancluster random sampling. Sampel penelitian yang terpilih adalah siswa kelas X-1sebagai kelas eksperimen dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol. Teknikpengumpulan data yang digunakan meliputi metode dokumentasi, tes, danobservasi. Metode dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data awalpopulasi penelitian, tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar kimiaaspek kognitif siswa, sedangkan metode observasi digunakan untuk mengetahuihasil belajar siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik siswa. Berdasarkan hasilpenelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran hiperteks yang berbasiskananimasi efektif terhadap hasil belajar kimia siswa yang ditunjukkan denganketuntasan belajar siswa dengan memperoleh thitung sebesar 8,7. Artinyaketuntasan belajar siswa kelas eksperimen > 65. Nilai rata-rata kelas eksperimenlebih baik daripada kelas kontrol, sedangkan perolehan nilai afektif danpsikomotorik > 70.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBEX BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI SISWA Lestari, Sifi; Sumarti, Sri Susilogati; Widodo, Antonius Tri
Chemistry in Education Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Probex (predict-observe-explain) berbantuan LKS terhadap pencapaian kompetensi siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri Ajibarang. Hasil analisis data awal menunjukkan data populasi berdistribusi normal dan homogen, sehingga teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Hasil analisis data akhir menunjukkan data kelas sampel tidak berdistribusi normal, sehingga uji hipotesis menggunakan statistika nonparametrik yaitu uji tanda. Pada uji tanda diperoleh hhitung 7 dan htabel 9 yang berarti rata-rata nilai hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Hasil perhitungan ketuntasan belajar klasikal kelas eksperimen mencapai ketuntasan sebesar 80,56%. Pada analisis keterampilan, siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol dengan nilai rata-rata sebesar 78. Hasil analisis sikap siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol, ini berarti model pembelajaran Probex memunculkan suasana belajar yang menyenangkan dan memotivasi siswa aktif dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa model pembelajaran Probex berbantuan LKS efektif terhadap pencapaian kompetensi dasar siswa SMA Negeri Ajibarang.   Kata kunci: kompetensi dasar; LKS; predict-observe-explain   Abstract   This study aims to determine the effectiveness of learning models Probex (predict-observe-explain) LKS (worksheets) assisted to the achievement of student competence. The population of this study is the entire class of XI MIPA SMA Negeri Ajibarang. The result of preliminary data analysis showed that the population data were normal and homogeneous distributed, so the sampling technique uses cluster random sampling. The final data analysis results show that both samples are not normally distributed, so the next hypothesis test uses nonparametric statistics that is sign test. In sign test obtained 7 for the result and 9 the result of the table which means the average result of experimental class learning is better than the control class. The result of classical learning completeness of experimental class reaching completeness up to 80,56%. In the skill analysis, the experimental class is better than the control class with an average score of 78. The result of the attitude analysis of the experimental class students is better than the control class, this means that the Probex learning model generates a pleasant learning atmosphere and motivates the students to be more active in the lesson. Based on the result of the research, it is concluded that the learning model of Probex with LKS assistance is effective towards the achievement of the basic competence of the students of SMA Negeri Ajibarang.   Keywords: basic competencies; LKS; predict-observe-explain
guided inquiry, peningkatan Penerapan Pembelajaran Guided Inquiry Learning Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA N 2 Pati Auliyana, Dhinda; Sumarti, Sri Susilogati; Widodo, Antonius Tri
Chemistry in Education Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rerata hasil belajar siswa yang diberikan model pembelajaran guided inquiry dengan rerata hasil belajar siswa yang pembelajarannya diberikan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel menggunakan tehnik cluster random sampling. Instrumen berupa soal pretest-posttest, angket respon siswa, lembar angket, dan lembar ketrampilan. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa secara kognitif mengalami peningkatan dari keadaan awal dan keadaan akhir baik kelas eksperimen dan kelas kontrol, yaitu rata-rata postest kelas eksperimen sebesar 91,58 dan kelas kontrol sebesar 88,78. Analisis sikap siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan siswa kelas kontrol. Analisis keterampilan siswa kelas eksperimen juga lebih baik dibandingkan siswa di kelas kontrol. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran guided inquiry dapat meningkatan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Guided Inquiry; hasil belajar; peningkatan