Donna Ramdhan
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Media Animasi Berbasis Pendidikan Karakter Materi Mendongeng Sukma Sukma; Donna Rhamdan
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v8i3.32699

Abstract

This study aims to develop Character Educatoin-Based Animated Media (CEBAM) for storytelling materials in Grade III at SDN 023 Tarakan. This research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data collection instruments included observation, interviews, validation sheets, student interest questionnaires, and documentation. The documentation in this developmental study included student activities during the trial implementation of the CEBAM learning media. The validation results showed that the media expert provided a score of 89%, the language expert gave 86,6%, and the practitioner provided 94,4%-all categorized as “highly feasible”. During the limited trial, the student interest score reached 90,3%, and in the field trial, it was 92,1%-both categorized as “very interesting”. Based on these validation and trial results, the CEBAM for storytelling material in grade III at SDN 023 Tarakan is considered highly suitable for use in the learning process. Furthermore, the student interest responses confirm that the CEBAM is highly engaging for classroom use.
Development of Smart Box Learning Media on the Material of the Human Respiratory System Donna Rhamdan; Dominggus Dominggus
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 4 (2025): December
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v8i4.35997

Abstract

The type of research carried out in this study is research and development (R&D). This research aims to develop Smart Box learning media  that is validated by media expert validators, material experts, linguists, and practitioners. This research also aims to find out the attractiveness of Smart Box learning media. This research and development process uses the ADDIE model, which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The validation results resulted in 100% of media experts, 94% of material experts, 84% of linguists, and 97.1% of practitioners, all of whom were categorized as very deserving. The results of validation from media, material, language, and practitioner experts show that Smart Box learning media  is very feasible to be used in the learning process. The results of the limited trial were 92.9%, while the field trial yielded 88.8%, both of which were categorized as very interesting. The results of the student response questionnaire conducted during the limited trial and field trial showed that students were very interested in the Smart Box learning media.
Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Capcut Pada Materi Pernapasan Manusia Donna Rhamdan
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 7, No 1 (2024): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v7i1.20801

Abstract

Abstract:  The aim of this development is to produce learning video products CapCut based on viable and attractive human breathing material for student use. The model used in this development research is the Borg and Gall model. The stages consist of introduction, planning, development, expert validation, revision, field trials, final revision. Instrument data collection in the form of a questionnaire. The questionnaire used is a validation questionnaire experts to assess product suitability and student questionnaires to see attractiveness product.Validation results obtained from video learningbased CapCut in the developed human respiratory material is expressed in the form< a i=12> percentage good, as well as in average. The results of field trials were also carried out and the results were presentedand categorized attractiveness. So hopefully you can produce video learning based CapCuton human breathing materials declared feasible and interesting.Tfeasibility of the learning video can be seen from the results validator assessment. From validation material expert with a result of 82%, media expert with a result of 92%, language expert with results 80%, and expert practitioners with results 86.7%, so it can be interpreted that video learning is declared very feasible, then from students through groups small group taken from 6 students with results of 89.3% and from the large group which is taken from all students with a result of 92.7% so it can be means that the learning video is very interesting.Abstrak: Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan produk video pembelajaran berbasis CapCut pada materi pernapasan manusia yang layak dan menarik untuk digunakan siswa. Model yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah model Borg and Gall. Tahapannya terdiri dari pendahuluan, perencanaan, pengembangan, validasi ahli, revisi, uji coba lapangan, revisi akhir. Instrumen pengumpulan data berupa angket. Angket yang di gunakan yaitu angket validasi ahli untuk penilaian kelayakan produk dan angket siswa untuk melihat kemenarikan produk. Hasil validasi yang diperoleh dari video pembelajaran berbasis CapCut pada materi pernapasan manusia yang dikembangkan dinyatakan dalam bentuk presentase baik, serta di rata-rata. Hasil uji coba lapangan juga dilakukan dan hasilnya dipresentasekan dan dikategorikan kemenarikan. Sehingga diharapkan dapat menghasilkan video pembelajaran berbasis CapCut pada materi pernapasan manusia yang dinyatakan layak dan menarik. Kelayakan dari video pembelajaran dapat dilihat dari hasil penilaian validator. Dari validasi ahli materi dengan hasil 82%, ahli media dengan hasil 92%, ahli bahasa dengan hasil 80%, dan ahli praktisi dengan hasil 86,7%, sehingga dapat diartikan bahwa video pembelajaran dinyatakan sangat layak, kemudian dari siswa melalui kelompok kecil yang diambil dari 6 siswa dengan hasil 89,3% dan dari kelompok besar yaitu diambil dari keseluruhan siswa dengan hasil 92,7% sehingga dapat diartikan bahwa video pembelajaran sangat menarik.
Menjembatani Sunyi: Bahasa Isyarat Sebagai Upaya Membangun Komunikasi Inklusif Penyandang Tuli Desy Irsalina Savitri; Mety Toding Bua; Nindya Adiasti; Sucahyo Mas’an Al Wahid; Donna Rhamdan
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.v8i1.23838

Abstract

Komunikasi merupakan kebutuhan dasar setiap individu dalam menjalani kehidupan sosial. Namun demikian, penyandang tuli sering menghadapi hambatan komunikasi dengan masyarakat umum karena keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap bahasa isyarat. Kondisi ini menyebabkan terjadinya kesenjangan komunikasi yang berdampak pada keterbatasan partisipasi sosial bagi penyandang tuli. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan bahasa isyarat sebagai sarana komunikasi inklusif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan bahasa isyarat dasar yang meliputi pengenalan alfabet isyarat, kosakata dasar, serta praktik komunikasi sederhana. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung antara peserta dan penyandang tuli. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya komunikasi inklusif serta meningkatnya kemampuan peserta dalam menggunakan bahasa isyarat dasar. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya inklusivitas bagi penyandang disabilitas. Dengan demikian, pelatihan bahasa isyarat dapat menjadi salah satu upaya strategis dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan ramah disabilitas.