Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENERAPAN MEMBACA NYARING CERITA BERGAMBAR BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI APERSEPSI PADA PEMBELAJARAN TEMATIK Bua, Mety Toding; Rizna, Rizna Toding; Perada, Agnesia Leny
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.733 KB) | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i1.876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan membaca nyaring buku cerita bergambarberbasis pendidikan karakter sebagai apersepsi pada pembelajaran tematik. Metode penelitian yang digunakandalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa penerapan membaca nyaringbuku cerita bergambar berbasis pendidikan karakter sebagai apersepsi pada pembelajaran tematik memilikidampak positif terhadap pengembangan karakter percaya diri siswa dan menciptakan suasana pembelajaranyang menyenangkan bagi siswa. Hal ini dibuktikan dengan tercapainya indikator karakter percaya diri olehkeempat siswa SDN 037 Tarakan meliputi: berani maju ke depan kelas, berani menjawab pertanyaan danberani menyampaikan pendapat. Serta penerapan membaca nyaring buku cerita bergambar dalam kegiatanapersepsi terbukti dapat memunculkan ketertarikan siswa dalam proses pembelajaran dan menciptakansuasana pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Hal ini didukung dari hasil observasi pada kegiatanapersepsi diperoleh data bahwa guru telah memenuhi keempat indikator kegiatan apersepsi meliputi: gurumenarik perhatian siswa dengan memperlihatkan buku cerita bergambar, guru menggunakan media ceritabergambar dengan tepat, guru mengaitkan materi pembelajaran dengan isi cerita, guru menggunakan bahasalisan secara lancar dan jelas pada saat membaca cerita bergambar. Kemudian ditegaskan lagi dari hasilwawancara yang dilakukan dengan kelima siswa diperoleh data bahwa pembelajaran yang dilakukan denganmembaca nyaring buku cerita bergambar sebagai apersepsi di awal pembelajaran menciptakan pembelajaranyang menyenangkan bagi siswa.
ANALISIS MINAT MEMBACA PERMULAAN DENGAN CERITA BERGAMBAR DI KELAS I SEKOLAH DASAR Mety Toding Bua; Anang Santoso; Muakibatul Hasanah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.9, September 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.202 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i9.6744

Abstract

Interest in reading the beginning of elementary school students is very important to support the achievement of a lesson. Based on the researchers tried to assess in an objective study. The purpose of this study to describe the interest in reading beginning with a picture story in the first grade SDN Purwantoro 6 Malang. This research method using descriptive method with qualitative approach. The subjects were students of class I, amounting to 3 students. The results of this study concluded that students' interest in reading beginning with picture stories are very helpful in the learning process. Response and enthusiasm of the students look good, the students enjoy learning, so that students gain meaningful learning experiences.Minat membaca permulaan siswa sekolah dasar sangat penting untuk menunjang tercapainya suatu pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut peneliti mencoba untuk mengkaji dalam suatu tujuan penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan minat membaca permulaan dengan cerita bergambar di kelas I SDN Purwantoro 6 Kota Malang. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptifdengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I yang berjumlah 3 siswa. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa minat membaca permulaan siswa dengan cerita bergambar sangat membantu dalam proses pembelajaran. Respon dan antusiasme siswa terlihat baik, siswa lebih senang dalam belajar, sehingga siswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna.
Efektivitas Media Animasi pada Keterampilan Membaca Permulaan Siswa di Sekolah Dasar Mety Toding Bua
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2689

Abstract

Media Animasi merupakan salah satu alternatif media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan media animasi diharapkan dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas media animasi pada keterampilan membaca permulaan siswa di SDN 035 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 SDN 035 Tarakan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan data siswa kelas II A SD 035 Tarakan, terhadap pemahaman mengenai membaca permulaan di kelas awal, menunjukkan nilai rata-rata yaitu 99,1 dan hasil analisis siswa kelas II B SD 035 Tarakan, terhadap pemahaman mengenai membaca permulaan di kelas awal, menunjukkan nilai rata-rata yaitu 97. Berdasarkan data yang ditemukan, media animasi ini sangat efektif dalam pembelajaran khususnya pada keterampilan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Hal ini di buktikan bahwa media animasi sangat membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran yang diberikan melalui animasi pembelajaran, sehingga siswa tidak mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran.
Pembuatan Media Belajar Sains Sederhana bagi Guru Sekolah Dasar di Kota Tarakan Kartini Kartini; Kadek Dewi Wahyuni Andari; Mety Toding Bua; Agustinus Toding Bua; Ary Felipur Satya; Rasmawati Rasmawati; Nasruddin Nasruddin; Ariansyah Ariansyah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v1i2.73

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang melalui kegiatan pendampingan pembuatan media belajar sains sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu guru-guru di Sekolah Dasar khususnya guru-guru di SDN 037 Tarakan yang meliputi a) menambah pengetahuan guru SD/MI dalam merancang pembelajaran IPA, dan b) melatih keterampilan guru dalam membuat dan menggunakan media belajar sains sederhana. Ketercapaian target yang dicapai memberikan pengetahuan kepada guru-guru tentang cara mendesain media dan membuat media belajar sains sederhana sangat terampil. Kegiatan pendampingan ini berhasil membuat media belajar sains sederhana bersama guru-guru di SDN 037 Tarakan yang terdiri dari 3 media, diantaranya 1) media belajar sains sederhana berupa media big book, 2) media belajar sains sederhana berupa media kartu truth and dare, dan 3) media belajar sains sederhana berupa media permainan ular tangga.Guru-guru sangat mengharapkan kegiatan ini berlangsung lebih lama, sehingga dapat lebih banyak lagi media yang dibuat untuk membantu proses pembelajaran. Pendampingan diharapkan dapat dilakukan secara rutin ke sekolah sebagai bahan untuk bertukar pengetahuan bersama mahasiswa dan dosen yang ada di Universitas Borneo Tarakan. Selain itu, guru-guru di SDN 037 Tarakan sangat antusias dan merespon baik kegiatan ini yangmana memberikan pengetahuan dan keterampilan tambahan untuk dimanfaatkan disaat proses pembelajaran berlangsung.
Pengembangan Media Animasi Berbasis Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar Mety Toding Bua
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 MAY 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v7i2.3145

Abstract

Media animasi digunakan karena anak akan lebih tertarik untuk mengenal berbagai lambang huruf dan suku kata dalam pembelajaran membaca permulaan. Penelitian ini menggunakan penelitian Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ASSURE. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengembangkan media animasi. Hasil penelitian menunjukkan uji coba produk terhadap 2 pendidik dari SD 035 diperoleh hasil rata-rata presentase 83% dengan tingkat kemenarikan video animasi pembelajaran cukup menarik, pada SD 032 Tarakan uji coba produk terhadap 10 peserta didik di kelas A dan B siswa tidak mengalami kesulitan dalam memahami video animasi pembelajaran. Berdasarkan hasil dari uji coba produk siswa tidak mengalami kesulitan dalam memahami video animasi pembelajaran dan diperoleh hasil rata-rata 83% tingkat kemenarikan video animasi yang cukup menarik sehingga penggunaan media animasi berbasis pendidikan karakter dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa sekolah dasar di daerah 2P. Berdasarkan validasi media, materi, bahasa menunjukkan media ini layak dijadikan media membaca permulaan. Kemudian, berdasarkan uji coba yang dilakukan membuktikan bahwa media ini efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa sekolah dasar. Hal ini membuktikan media membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran yang diberikan melalui animasi.
Efektivitas Media Animasi pada Keterampilan Membaca Permulaan Siswa di Sekolah Dasar Mety Toding Bua
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2689

Abstract

Media Animasi merupakan salah satu alternatif media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan media animasi diharapkan dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas media animasi pada keterampilan membaca permulaan siswa di SDN 035 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 SDN 035 Tarakan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan data siswa kelas II A SD 035 Tarakan, terhadap pemahaman mengenai membaca permulaan di kelas awal, menunjukkan nilai rata-rata yaitu 99,1 dan hasil analisis siswa kelas II B SD 035 Tarakan, terhadap pemahaman mengenai membaca permulaan di kelas awal, menunjukkan nilai rata-rata yaitu 97. Berdasarkan data yang ditemukan, media animasi ini sangat efektif dalam pembelajaran khususnya pada keterampilan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Hal ini di buktikan bahwa media animasi sangat membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran yang diberikan melalui animasi pembelajaran, sehingga siswa tidak mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran.
KEMENARIKAN MEDIA BERBANTUAN APLIKASI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Mety Toding Bua
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v4i2.2905

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau dapat disebut Research and Development. Penelitian ini merupakan metode penelitian yang dilakukan untuk menciptakan sebuah produk yang dapat digunakan dalam pembelajaran, dan penelitian ini sekaligus menguji kemenarikan penggunaan produk pembelajaran. Hasil dari pengembangan yang diuji cobakan, kemudian dideskripsikan bagaimana kemerarikan media berbantuan aplikasi dalam pembelajaran pada salah satu sekolah dasar di Tarakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V pada salah satu SDN di Kota Tarakan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ketertarikan siswa terhadap media berbantuan aplikasi pada pembelajaran memperoleh persentase 84% pada uji coba terbatas, dan 94% pada uji coba lapangan untuk seluruh siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa merasa senang dan sangat tertarik terhadap media berbantuan aplikasi.
In House Training Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar melalui Basic Literacy dan Literasi Matematika Model Pisa Kusnadi, Dedi; Nanna, A. Wilda Indra; Bua, Mety Toding; Saputra, Ady; Aras, Irianto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.791 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i1.377

Abstract

Penerapan literasi selama proses pembelajaran tidak hanya fokus pada peran para peserta didik semata. Akan tetapi, guru juga memiliki kapasitas sebagai fasilitator yang memiliki tugas penting dalam membantu dan mendorong meningkatkan budaya literasi di lingkungan pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran, Tujuan dilaksanakan pengabdian ini adalah untuk menerapkan inovasi dalam pembelajaran berupa pembelajaran yang berbasis literasi dasar dan literasi matematika model PISA ke dalam perangkat pembelajaran dan mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran di kelas. Target dan luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman dan pengalaman guru dalam menciptakan pembelajaran yang berbasis literasi dan menghasilkan perangkat pembelajaran berupa RPP dan media pembelajaran berbasis literasi dalam bentuk big book. Pelaksanaan kegiatan in house training pengembangan kompetensi guru melalui pemaanfaatan literasi ini melalui tahapan 1) pemberian informasi dalam bentuk workshop, 2) pendampingan penyusunan RPP, media big book dan penilaian dan 3) implementasi perangkat pembelajaran yang telah disusun.
Kemampuan Membaca Pemahaman Mahasiswa di Masa Pandemi Mety Toding Bua; Jhevraiyan Mangiri
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 2 (2023): juni
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i2.5260

Abstract

Reading proficiency among students during a pandemic demonstrated a lack of motivation in reading among students during online learning. Then, it is also absent in the observations made regarding the reader's comprehension of the text supplied during lectures. The offered reading took a lot of work for half of the 40 students to understand. The study aimed to describe the students in PGSD FKIP UBT's reading speed and reading comprehension of the reading material. Utilizing a qualitative approach, this investigation. The study's participants were 17 members of the 2019 batch of PGSD students, who were split up into different classrooms. This topic was picked because, as of July 2021, there were still pandemic conditions. The understanding test approach was employed in the data collection process. Based on the study's findings, information on students' reading comprehension and speed reading skills in the medium category was gathered. This is demonstrated by the typical student's reading comprehension score of 61%–70% and their speed reading score of 247.78 KPM, respectively. Based on the data collected, it can be said that the 2019 PGSD FKIP students do not have sufficient reading speed or comprehension because they are still unable to receive a score in the good group.
PENERAPAN MEMBACA NYARING CERITA BERGAMBAR BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI APERSEPSI PADA PEMBELAJARAN TEMATIK Bua, Mety Toding; Rizna, Rizna Toding; Perada, Agnesia Leny
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i1.876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan membaca nyaring buku cerita bergambarberbasis pendidikan karakter sebagai apersepsi pada pembelajaran tematik. Metode penelitian yang digunakandalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa penerapan membaca nyaringbuku cerita bergambar berbasis pendidikan karakter sebagai apersepsi pada pembelajaran tematik memilikidampak positif terhadap pengembangan karakter percaya diri siswa dan menciptakan suasana pembelajaranyang menyenangkan bagi siswa. Hal ini dibuktikan dengan tercapainya indikator karakter percaya diri olehkeempat siswa SDN 037 Tarakan meliputi: berani maju ke depan kelas, berani menjawab pertanyaan danberani menyampaikan pendapat. Serta penerapan membaca nyaring buku cerita bergambar dalam kegiatanapersepsi terbukti dapat memunculkan ketertarikan siswa dalam proses pembelajaran dan menciptakansuasana pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Hal ini didukung dari hasil observasi pada kegiatanapersepsi diperoleh data bahwa guru telah memenuhi keempat indikator kegiatan apersepsi meliputi: gurumenarik perhatian siswa dengan memperlihatkan buku cerita bergambar, guru menggunakan media ceritabergambar dengan tepat, guru mengaitkan materi pembelajaran dengan isi cerita, guru menggunakan bahasalisan secara lancar dan jelas pada saat membaca cerita bergambar. Kemudian ditegaskan lagi dari hasilwawancara yang dilakukan dengan kelima siswa diperoleh data bahwa pembelajaran yang dilakukan denganmembaca nyaring buku cerita bergambar sebagai apersepsi di awal pembelajaran menciptakan pembelajaranyang menyenangkan bagi siswa.