Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EVALUASI PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA TIMBUSENG KECAMATAN PATTALLASSANG KABUPATEN GOWA Muttiarni; Amiruddin; Riska Amelia
Accounting Profession Journal (APAJI) Vol. 2 No. 2 (2020): Accounting Profession Journal (APAJI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35593/apaji.v2i2.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana pengelolaan keuangan desa di Desa Timbuseng Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa berdasarkan asas transparan, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin anggaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriftif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari wawancara dan dokumentasi. Dari hasil wawancara dan dokumentasi tersebut, dibandingkan dengan menggunakan indikator-indikator sesuai dengan Pemendagri No. 20 Tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan pemerintah Desa Timbuseng telah sesuai dengan Pemendagri No. 20 Tahun 2018 yaitu transparan, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin anggaran dengan terpenuhinya semua indikator serta pengelolaan keuangan desa yang sangat efektif sehingga cukup dan bermanfaat bagi masyarakat.
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILTY (CSR) BERKEADILAN SOSIAL Dadek Nandemar; Amiruddin
Accounting Profession Journal (APAJI) Vol. 2 No. 2 (2020): Accounting Profession Journal (APAJI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35593/apaji.v2i2.11

Abstract

Konflik yang terjadi antara masyarakat adat dengan korporasi adalah bentuk dari penolakan masyarakat terhadap kapitalisme yang menunggangi korporasi untuk mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa memperhatikan hak masyarakat. Masyarakat yang hidup tenang sebelum ada korporasi yang membuka usaha dengan mengakusisi hutan adat sebagai sumber penghidupan masyarakat kehilangan sumber mata pencahariannya. Corporate Social Responsibility CSR) diharapkan sebagai media untuk menyelesaikan konflik yang terjadi yang tentunya disesuaikan dengan dengan filosofis negara kita, yaitu Pancasila dan UUD 1945. Pendekatan penelitian mengunakan studi kritis yang bertujuan untuk mengungkap makna fenomena konflik yang terjadi. Kemudian penulis merekonstruksi dengan menawarkan bentuk CSR yang pancasilais. Konsep keadilan Pancasila sebagai dasar penerapan triple bottom line dengan aspek profit, people, dan planet (3P), yakni bukan hanya keuntungan (Profit) yang diorientasikan, namun juga harus mampu memberikan keadilan kepada masyarakat (People) serta adil dan menjaga kelestarian lingkungan (Planet). Sehingga membawa keadilan bagi masyarakat adat yang telah kehilangan penghidupannya dari hutan digantikan sumber penghidupan yang sepadan sehingga masyarakat dapat hidup berdampingan secara harmonis dengan perusahaan, di mana nantinya akan meujudkan masyarakat sejahtera, adil dan makmur.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KONSERVASI AIR TANAH DAN PENJERNIHAN AIR DI KELURAHAN BUNTU SUGI KECAMATAN ALLA KABUPATEN ENREKANG Muhammad Hamzah Syahruddin; Amiruddin; Halmar Halide; Sakka; Paharuddin; Samsu Arif
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.9453

Abstract

Ground water is stored in layers called aquifers. These aquifers can be found in coastal plains, foothills, inter-mountain valleys, alluvial plains and karst topographic areas. The village of Buntu sugi, located in the foothill area in the form of alluvial plains and a little karst topography in the north. Buntu Sugi Village has four ground water sources in the form of springs. The four springs are Bubun Salle, Bubu Sudu, Bubun Matua, and Wailandan. All these springs are used by the community for daily living needs for cooking and for drinking water and used for agriculture. The condition of water resources in Buntu Sugi Urban Village is decreasing quantity and quantity is smaller flow rates in the dry season and a higher turbidity level in the rainy season. The efforts made in this community service are to educate the community on how to conserve springs or ground water and how to process polluted ground water so that it is suitable for use. Furthermore, training will be given to the appropriate technology community that can be used in the process of processing and purifying polluted water. The training on making Biopori Infiltration Holes and making water purification equipment has given the ability for participants. ---  Air tanah tersimpan dalam lapisan yang disebut akuifer. Akuifer tersebut dapat dijumpai pada dataran pantai, daerah kaki gunung, lembah antar pegunungan, dataran aluvial dan daerah topografi karst. Kelurahan Buntu sugi yang berada di daerah kaki gunung berupa dataran alluvial dan sedikit topografi karst di bagian utara. Wilayah Kelurahan Buntu Sugi terdapat empat sumber air tanah berupa mata air yaitu Bubun Salle, Bubun Sudu, Bubun Matua, dan Wailandan. Seluruh mata air tersebut digunakan masyarakat untuk keperluan hidup sehari-hari untuk memasak, untuk air minum dan kebutuhan pertanian. Penurunan kuantitas dan kuantitas ditandai dengan debit aliran yang semakin kecil pada musim kemarau dan melimpah pada musim hujan dengan tingkat kekeruhan yang semakin tinggi. Upaya yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah melakukan penyuluhan kepada masyarakat bagaimana melestarikan mata air atau air tanah dan bagaimana memproses air tanah yang tercemar sehingga layak digunakan. Tujuan pengabdian untuk melakukan edukasi kepada masyarakat pentingnya konservasi air tanah dan bagaimana teknologi konservasi air tanah dan pelatihan kepada masyarakat teknologi tepat guna (TTG) yang dapat digunakan dalam proses pengolahan dan penjernihan air yang tercemar.  Pelatihan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) dan pembuatan alat penjernihan air telah memberikan keterampilan kepada peserta untuk membuat resapan air dan alat penjernihan air.
ANALYSIS OF DISPOSAL OF GOVERNMENT-OWNED CONSTRUCTION ASSETS THROUGH SALES MECHANISM IN ASSET MANAGEMENT OPTIMIZATION (A CASE STUDY AT THE SOUTH SULAWESI REGIONAL OFFICE OF THE NATIONAL ROAD IMPLEMENTING AGENCY) Yudhi Syarif Rachman; Syarifuddin; Amiruddin
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi, 2023, September
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimal disposal of government assets (BMN) is necessary to reduce the burden on the state and improve efficiency. However, the disposal process is often complicated and time-consuming. Delayed disposal leads to storage issues and economic devaluation. This research aims to describe and analyze the process of disposing of 35 heavy construction equipment government assets through the auction mechanism at the South Sulawesi Regional Office of the Ministry of Public Works and Housing (BBPJN Sulawesi Selatan), identify internal and external factors that hinder the process, and analyze the mitigation actions taken by BBPJN South Sulawesi regarding these obstacles. The research method used is descriptive qualitative case study at BBPJN South Sulawesi. The results show that the disposal process of government assets through the auction mechanism at BBPJN South Sulawesi consists of 11 stages in accordance with applicable regulations and procedures. The obstacles faced include limited knowledge, outdated data, weather conditions, the Covid-19 pandemic, and the lengthy process of asset handover. BBPJN South Sulawesi has implemented several mitigation measures, such as selecting competent research teams and adjusting to the Covid-19 pandemic. Currently, the process of disposing 35 heavy construction equipment takes approximately 10 months, but with resource optimization and strong commitment, it can be completed in about 4 months.
The Effect of Internal Locus of Control, Human Resource Competence, and Financial Pressure on Fraud Prevention With Individual Morality as Moderator Anisa Fitryanti; Amiruddin; Aini Indrijawati
Indonesian Journal of Business Analytics Vol. 3 No. 3 (2023): June 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijba.v3i3.5034

Abstract

This study aims to examine the influence of internal locus of control, human resource competence, and financial pressure on fraud prevention with individual morality as a moderator. This study uses a quantitative approach by distributing questionnaires. The sample was selected through a purposive sampling technique of 110 respondents. This research was conducted in 25 SKPD Makassar city, the statistical method used to test the hypothesis was by using the Structural Equation Model (SEM), and the test was carried out using Smart-PLS 4.0. The results showed that internal locus of control, and human resource competence had a positive effect on fraud prevention, and financial pressure had a negative effect on fraud prevention. While the moderating effect in this study, individual morality strengthens the influence of internal locus of control, and human resource competence on fraud prevention, while individual morality weakens the effect of financial pressure on fraud prevention.