Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT KAYU MANIS TERHADAP NYERI PADA PENDERITA GOUT ARTRITIS DI DESA BINUANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABOY JAYA NIA APRILLA; SYAFRIANI; DEVI EKA SAFITRI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7066

Abstract

Asam urat adalah salah satu dari beberapa jenis gangguan rematik. Asam urat ditandai dengan tingginya kadar purin didalam tubuh yang dapat menyebabkan nyeri pada penderita gout artritis. Salah satu pengobatan asam urat dengan melakukan kompres hangat kayu manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui skala nyeri sebelum dan setelah pemberian kompres hangat kayu manis serta melihat pengaruh pemberian kompres hangat kayu manis terhadap nyeri pada penderita gout artritis. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Binuang Wilayah Kerja Puskesmas Laboy Jaya. Waktu pelaksanaan penelitian 1-10 Juli 2022. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasy experimental design. Populasi penelitian adalah seluruh penderita gout artritis di desa Binuang wilayah kerja Puskesmas Laboy Jaya. Jumlah populasi 110 orang. Jumlah sampel 10. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Skala nyeri sebelum diberikan kompres hangat kayu manis yaitu 5.08. Setelah diberikan kompres hangat kayu manis, skala nyeri menjadi 2,42. Nilai p value 0,00 yang artinya ada pengaruh pemberian kompres hangat kayu manis terhadap nyeri pada penderita gout artritis. Diharapkan agar tenaga kesehatan dan keluarga dapat memberikan terapi komplementer dengan kompres hangat kayu manis untuk mengurangi nyeri pada pasien gout artritis.
Hubungan Pengetahuan Tentang Bullying dengan Perkembangan Sosial-Emosi Anak di Sd Muhammadiyah Bangkinang Nia Aprilla; Elvira Harmia; Alini Alini
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.49265

Abstract

Bullying terjadi karena adanya perbedaan antara anak satu dengan anak yang lainnya. Efek bullying dapat mempengaruhi psikologis anak, fisik dan dapat mempengaruhi akademik anak tersebut. Bullying bisa terjadi di lingkungan sekolah maupun lingkungan sekitar anak berada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang bullying dengan perkembangan sosial-emosi anak di SD Muhammadiyah Bangkinang. Desain penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif analitik, dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa dan siswi di SD Muhammadiyah Bangkinang yang berjumlah 623 orang dengan sampel sebanyak 86 orang dengan teknik pengambilan sampel statifief random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa kuesioner. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan perkembangan emosi sosial terhadap bullying pada siswa SD Muhammadiyah Bangkinang dengan p value 0,002. Diharapkan kepada pihak sekolah dapat memberikan program antisipasi agar tidak terjadi bullying di sekolah, guru lebih mengawasi dan lebih menjelaskan tentang bullying dan efek bullying kepada anak.
Integrative Systematic Literature Review: Quantitative and Qualitative Approaches in Interventions to Reduce Self-Harm Behaviour in Adolescents Alini Alini; Faridah Mohd Said; Nia Aprilla; Bri Nofrika
Journal of Public Health Indonesian Vol. 2 No. 6 (2026): MARCH-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/v5e3gs90

Abstract

Self-harm behaviour in adolescents is a crucial mental health issue that increases the risk of suicide and requires effective intervention. Psychological approaches such as the Transtheoretical Model (TTM), Cognitive Behavioural Therapy (CBT), Dialectical Behaviour Therapy (DBT), and digital technology have been used to reduce this behaviour, but a deep understanding of the adolescent experience is also necessary. This systematic review aims to evaluate the efficacy of interventions to reduce self-harming behaviour in adolescents by integrating quantitative research results and qualitative insights related to motivation, social factors, and the process of stopping the behaviour. A literature search using the PICO strategy was conducted in the Scopus, PubMed, EBSCO, and ScienceDirect databases. Article selection followed the PRISMA method with inclusion criteria of 2015–2024, full text, open access, and English language. Quantitative studies included RCT and longitudinal studies, while qualitative studies used in-depth interviews and thematic analysis. Data synthesis from both approaches was conducted narratively and through thematic meta-synthesis. From 116 articles assessed for eligibility, a total of 8 studies met the inclusion criteria, consisting of 5 quantitative and 3 qualitative studies. Quantitative findings indicate that psychological interventions significantly reduce the frequency of self-harm behaviour. Qualitative findings highlight key factors such as difficulties in emotional regulation, social pressure, barriers to help-seeking, and the importance of family support. The tension between adolescent autonomy and the need for social support emerged as a central theme.. A multifaceted approach that integrates evidence-based therapy with an understanding of the psychosocial context effectively reduces self-harming behaviour in adolescents. Recommendations point towards culturally sensitive family- and school-based interventions and further research using mixed methods.