Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja: Literature review Rahmawati, Shinta Alifiana; Rohmah, Amrina Nur; Irawan, Dwi Dianita; Rahmawati, Elia Ika; Primindari, Risya Secha
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2024): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v8i2.285

Abstract

Latar belakang: Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaannya membawa berbagai dampak, baik positif maupun negatif. Salah satu dampak yang paling mendapat perhatian adalah pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Metode: Artikel-artikel dalam penelitian ini diperoleh dari database ScienceDirect dan PubMed menggunakan PRISMA Flow Chart. Metode sintesis yang digunakan adalah modifikasi PEOS (Population, Exposure, Objectives, Study design). Pemilihan artikel dilakukan berdasarkan publikasi yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2023, menghasilkan 10 artikel yang terpilih setelah melalui proses seleksi dari keseluruhan jurnal yang ada. Hasil: Hasil telaah menunjukkan adanya hubungan atau korelasi antara penggunaan media sosial dan kesehatan mental remaja. Temuan ini mengindikasikan bahwa durasi penggunaan, jenis aplikasi yang digunakan serta frekuensinya memiliki pengaruh terhadap dampak negatif yang ditimbulkan pada remaja. Simpulan: Adanya hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dan kesehatan mental pada remaja.
The Impact of Directly Observed Therapy of Weekly Iron Supplementation Program in Female Adolescent Hemoglobin Status Turlina, Lilin; Rohmah, Amrina Nur
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 4 No. 1 (2024): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v4i1.958

Abstract

In adolescents, nutrition is an important factor in the growth and development process, especially during the growth spurt period that occurs in early adolescence and is characterized by physical, cognitive, and reproductive organ growth and maturation of reproductive organs. Inadequate nutrition during adolescence will cause various problems, one of which is anemia. Anemia has negative impacts, including impaired growth and development, decreased learning achievement, and impaired immunity, thus increasing the occurrence of infections and reproductive disorders. This research is quasi-experimental with a one-group pretest-posttest approach. The research was conducted at Muhammadiyah I Lamongan Vocational School with a total of 44 female students. The sampling technique used in this research was total sampling. Research data analysis was carried out using the paired T-test statistical test. The results of the study showed that carrying out Directly Observed Therapy (DOT) while administering Fe tablets for 12 weeks was able to significantly increase Fe levels in adolescents, with a p-value of 0.000 (p<0.05).
Combating Dysmenorrhea: the Effectiveness of Exercise and Effleurage Massage Among Adolescent Girls Amrina Nur Rohmah; Eka Sri Wijayanti
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2025): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v12i2.7497

Abstract

Dysmenorrhea is a condition characterized by menstrual pain, commonly presenting as lower abdominal cramps that may radiate to the back. The primary cause is often linked to hormonal imbalances. Non-pharmacological approaches, such as physical exercise and massage therapy, have been shown to help alleviate the symptoms. This study aimed to evaluate the effectiveness of exercise for dysmenorrhea and effleurage massage in reducing menstrual pain among adolescent girls at the Melak Health Vocational School. A quasi-experimental design with a two-group pre-test and post-test approach was used. The study population included all female students from classes X, XI, and XII, with a total of 48 participants selected through total sampling. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS), and the data were analyzed using the Wilcoxon and Mann-Whitney tests. The results indicated that both interventions significantly reduced menstrual pain, with a p-value of 0.000 (p < 0.05) for each group. Furthermore, the Mann-Whitney test revealed a significant difference between the two interventions, with a p-value of 0.001 (p < 0.05). Exercise for dysmenorrhea demonstrated a greater average effect than effleurage massage, with a mean difference of 11.25. Based on these findings, it is recommended that adolescent girls consider both exercise and effleurage massage as non-pharmacological options for managing menstrual pain, with exercise for dysmenorrhea proving to be the more effective therapy.
DETERMINAN KESEHATAN MENTAL IBU HAMIL DI NEGARA BERKEMBANG: SCOPING REVIEW Ambarsari, Lusiana; Rohmah, Amrina Nur; Kusuma, Ima Candra
Jurnal Borneo Cendekia Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v9i2.665

Abstract

Kesehatan mental ibu hamil merupakan isu krusial di negara berkembang karena tingginya prevalensi depresi, kecemasan, dan stres yang berdampak pada kesehatan ibu, janin, serta tumbuh kembang anak. Beban masalah meningkat akibat keterbatasan layanan kesehatan jiwa, stigma, dan rendahnya dukungan sosial. Scoping review ini bertujuan untuk mengetahui determinan kesehatan mental ibu hamil di negara berkembang. Scoping review ini dikembangkan menggunakan kerangka Population, Exposure, dan Outcome (PEO). Identifikasi literatur yang relevan dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, ProQuest, Wiley, dan Google Scholar. Pencarian literatur yang relevan dilakukan di database yaitu PubMed, Science Direct, Proquest, Wiley Online Library, dan grey literature yaitu google scholar. Proses pencarian literatur yaitu menggunakan PRISMA Flowchart, dan 15 dari 167.980 artikel dipilih berdasarkankriteria inklusi dan eksklusi. Hasil review ditemukan 3 determinan utama, yaitu faktor sosial dan demografis (usia, status pernikahan dan kepuasan hubungan, pendidikan, status ekonomi/pendapatan, pekerjaan, dan tempat tinggal), faktor psikososial dan lingkungan (KDRT, dukungan sosial dan pasangan, dan riwayat gangguan mental sebelumnya), serta faktor obstetri dan kesehatan fisik (riwayat aborsi/keguguran, usia kehamilan, komplikasi kehamilan/penyakit penyerta, dan status paritas). Upaya skrining rutin, peningkatan dukungan sosial, serta penguatan layanan kesehatan jiwa dalam sistem antenatal sangat diperlukan untuk mencegah dan menangani gangguan mental pada ibu hamil di negara berkembang.