Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rehabilitasi Kardiovaskular pada Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan Agung Rizka Pratama; Rita Hamdani; Citra Kiki Krevai
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 1 No 3 (2020): November 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.064 KB) | DOI: 10.25077/jikesi.v1i3.102

Abstract

Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan komplek pada structural jantung. Banyak anak dengan penyakit jantung bawaan memiliki keterbatasan dalam beraktivitas diantaranya disebabkan oleh perubahan status gizi, termasuk tinggi dan berat badan serta kapasitas olahraga yang berkurang. Aktivitas fisik juga memiliki manfaat kesehatan otak untuk anak-anak, termasuk peningkatan fungsi kognitif dan berkurangnya gejala depresi. Bukti menunjukkan bahwa aktivitas fisik sedang hingga kuat meningkatkan fungsi kognitif dari memori, fungsi eksekutif, kecepatan pemrosesan, perhatian, dan prestasi akademik untuk anak-anak tersebut. Toleransi latihan olahraga atau aktivitas fisik anak-anak dengan berbagai bentuk PJB tergantung pada tingkat keparahan, keberhasilan prosedur korektif, munculnya serta derajat dari sisa penyakit sebelumnya. Namun hal ini bukan berarti membatasi anak dengan penyakit jantung bawaan untuk dapat melakukan latihan olahraga maupun aktivitas fisik. Program dan rekomendasi rehabilitasi kardiovaskular telah dipelajari secara luas pada pasien dengan penyakit jantung bawaan dengan pengawasan terintegrasi yang dilakukan oleh ahli jantung anak, dokter anak, ahli gizi, ahli terapi olahraga dengan terlebih dahulu dinilai kapasitas fungsional sebelum dilakukan rehabilitasi kardiovaskular. Kata kunci: Rehabilitasi, Kardiovaskular, Penyakit Jantung Bawaan, Aktivitas fisik, Latihan Olahraga
Pengaruh Puasa Intermiten Terhadap Kesehatan Kardiovaskular Rita Hamdani; Indra Fahlevi
Scientific Journal Vol. 4 No. 3 (2025): SCIENA Volume IV No 3, May 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v4i3.223

Abstract

Puasa intermiten (IF) berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan metabolik dan kardiovaskular dengan meningkatkan fleksibilitas metabolik, mengoptimalkan penggunaan energi, dan mengurangi stres oksidatif. Penelitian menunjukkan bahwa IF dapat menurunkan berat badan, meningkatkan sensitivitas insulin, serta memperbaiki profil lipid. Selain itu, IF berkontribusi dalam mengatur ritme sirkadian, meningkatkan autofagi, dan mengurangi inflamasi kronis terkait aterosklerosis. Mekanisme utama melibatkan peningkatan produksi keton, perbaikan metabolisme lipid, regulasi mikrobiota usus, serta modulasi jalur molekuler seperti AMPK, mTOR, dan SIRT1. Dengan demikian, IF berpotensi memperbaiki kesehatan sistem kardiovaskular melalui mekanisme metabolik, inflamasi, dan molekuler yang kompleks, namun efektivitasnya bergantung pada metode yang digunakan dan kondisi individu.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Pohon Andalas (Morus Macroura Miq.) terhadap Gambaran Histopatologi Miokardium pada Tikus Model Aterosklerosis Intan Putri Syamtoni; Henny Mulyani; Rita Hamdani; Noza Hilbertina; Miftah Irramah; Endrinaldi Endrinaldi
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 3 No. 6 (2026): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v3i6.2698

Abstract

Atherosclerosis is an inflammation that occurs in blood vessels, especially arteries, it could be developed by an accumulation of lipids in the body, which is atherosclerosis causes this to become a major factor of cardiovascular disease. The fruit of the andalas contains flavonoid, morasin C and M for anti-inflammatory. The purpose of this experimental is to see the effect of extract andalas fruits to histologial changes in myocardium of rats with aterosclerosis model. This research was an experimental study with a randomized post test only control group design with using 29 mice which have been divided into 5 groups, there is negative control group (K-), positive control group (K+), treatment group 1 (P1), treatment group 2 ( P2), and treatment group 3 (P3). The results measurement of the weight rat's heart after analysis used the One Way ANOVA test were p = 0.000, that’s mean there was a significant difference of weight rat's heart in each other groups. Measuring the thickness of myocardial cell size used the One Way Anova test, the resulted is p = 0.632, that’s mean there was no relationship between the groups. Measuring the blood vessel thickness were used by One Way ANOVA analysis, the resulted is p = 0.301, that’s mean there was no significant difference in arterial blood vessel thickness in all groups. The conclusion of this study is there was changes in rat heart weight in all groups, there was no significant change in the histopathological size of the myocardium in all groups, lipofuscin was found in 1 sample, necrosis wasn’t found, sicatric tissue wasn’t found, and there was no significant change in the histopathological picture of arterial thickness in this experience.