Yudha Sukowati
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN KONSUMSI VITAMIN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI JATIASIH Herty Nur Tanty; Yudha Sukowati; Meiana Dwi Andini
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supplements are one of the supporting nutrients that are popular with the public during this pandemic. One of these groups is vitamins. In the elderly, it is necessary to increase the consumption of several vitamins, such as vitamin C (200 mg – 2 g/day), vitamin E (134 – 800 mg/day), vitamin D (10 – 100 g/day). Increased consumption of vitamins needs to be balanced with public knowledge about the right way to consume vitamins, in order to obtain effective results on health. Errors in dosage or consumption time can cause health problems for consumers. This has prompted us to carry out outreach activities to the public regarding the right way to consume vitamins during the Covid-19 pandemic. Statistical tests show that there is an effect of providing counseling with increasing public knowledge about how to consume good vitamins. The highest increase in knowledge was in question number 3 regarding the benefits of sunbathing every morning, with an increase of 50%.
Studi Retrospektif: Potensi Interaksi Obat Peresepan Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit X Yudha Sukowati; Siti Aisyah; Herty Nur Tanty; Monica Yulia
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1242

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat secara global, dengan Indonesia menempati peringkat kelima terbanyak di dunia. Penggunaan kombinasi obat pada pasien diabetes berpotensi menimbulkan interaksi obat yang dapat mengganggu efektivitas terapi dan menimbulkan efek samping serius. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran potensi interaksi obat pada pasien rawat jalan diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit X periode Agustus–Oktober 2024. Metode: Metode yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder dari rekam medis dan resep. Total 372 resep dianalisis menggunakan aplikasi drugs.com, medscape, dan drugbank untuk mengidentifikasi interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan. Hasil: Dari 372 resep, sebanyak 218 resep (58,60%) berpotensi terjadi interaksi, dengan total 515 kejadian interaksi obat. Berdasarkan tingkat keparahan, ditemukan moderate (89,90%), minor (9,13%), dan major (0,97%). Interaksi paling umum kategori moderate adalah metformin-glimepiride, minor adalah acarbose-metformin, dan major adalah pioglitazone-clopidogrel. Simpulan: Disimpulkan bahwa lebih dari separuh resep berpotensi interaksi dengan tingkat keparahan terbanyak moderate.