Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Muhammadiyah’s Application Technology

Analisis Kesesuaian Peruntukan Kawasan Permukiman Berdasarkan Kerawanan Bencana Tanah Longsor Menggunakan Pendekatan Remote Sensing Di Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai Nugraha, M. Faiqal Setia; M. Nurhidayat; Burhanuddin, Fathurrahman
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/306rpe24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan tanah longsor dan kesesuaian peruntukan kawasan permukiman menggunakan pendekatan Remote Sensing dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan yaitu data penginderaan jauh berupa citra landsat 8 dan data sekunder pendukung lainnya. Metode Analisis dalam penelitian ini dibagi menjadi dua tahap yaitu analisis kerawanan bencana tanah longsor dan analisis kesesuaian peruntukan kawasan permukiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah di Kecamatan Sinjai Tengah berada pada kerawanan sedang sekitar 5295,65 ha hingga tinggi sekitar 5897,85 ha atau sekitar 92,08 % dari total wilayah. Kesesuaian peruntukan kawasan permukiman diketahui secara keseluruhan dari total luas kawasan permukiman sekitar 4.198 ha di Kecamatan Sinjai Tengah, sebagian besar sekitar 3.144 ha atau 74,9 % dinilai sesuai untuk peruntukan permukiman berdasarkan kerawanan tanah longsor. Sisanya terdiri dari 912,6 ha (21,7 %) yang kurang sesuai dan 141 ha (3,4 %) yang tidak sesuai, sehingga hampir seperempat kawasan masih memerlukan perhatian khusus dalam perencanaan tata ruang.
Kajian Tingkat Walkability Jalur Pejalan Kaki Ruas Jalan Alauddin Kecamatan Rappocini untuk Mendukung Walkable City di Kota Makassar Mustadjab, Multazam; Rumata, Nini Apraini; Nurhidayat, M
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/2ee2va93

Abstract

ABSTRAK: Pesatnya pertumbuhan penduduk perkotaan menimbulkan tantangan dalam mobilitas dan penyediaan transportasi berkelanjutan. Berjalan kaki merupakan moda transportasi yang ramah lingkungan dan vital untuk mendukung mobilitas kota. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi Walkability Index pada jalur pejalan kaki di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, yang menjadi penghubung utama Makassar–Gowa dengan aktivitas tinggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan kuesioner. Analisis walkability mengacu pada sembilan variabel. Hasil menunjukkan skor Walkability Index sebesar 25,5, tergolong Not Walkable, yang berarti jalur tidak ramah bagi pejalan kaki. Mayoritas responden memberi skor rendah, mencerminkan persepsi negatif terhadap kondisi jalur, seperti minimnya fasilitas, konflik dengan kendaraan, serta kurangnya aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Rekomendasi mencakup perbaikan infrastruktur fisik dan pendekatan sosial guna meningkatkan kesadaran dan perilaku pengguna jalan. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi Pemerintah Kota Makassar dalam merancang transportasi yang inklusif dan mendukung konsep Walkable City.
Pengaruh Konfigurasi Ruang Terhadap Bangkitan Pergerakan di Kelurahan Butung, Kota Makassar dengan Metode Pendekatan Space Syntax  janna, nurmiftahul; Janna. B, Nur Miftahul; Rumata, Nini Apriani; Nurhidayat, M.
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/g79rvm28

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konfigurasi ruang terhadap bangkitan pergerakan di Kelurahan Butung, Kota Makassar, dengan menggunakan pendekatan Space Syntax. Kawasan ini memiliki intensitas mobilitas yang tinggi karena keberadaan Pelabuhan Soekarno-Hatta dan Pasar Butung yang berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi regional serta menarik arus pergerakan lokal maupun antarwilayah. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis deskriptif dan analisis spasial, disertai pemetaan konfigurasi jaringan jalan berdasarkan parameter connectivity, integration, dan intelligibility untuk mengetahui tingkat keterhubungan, aksesibilitas, serta keterbacaan ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruas jalan dengan tingkat konektivitas dan integrasi yang tinggi, seperti Jalan Nusantara dan Jalan Tentara Pelajar, berperan sebagai koridor utama dan pusat bangkitan pergerakan. Sebaliknya, jalan lokal dengan nilai konektivitas rendah cenderung memiliki akses terbatas, aktivitas yang lebih rendah, serta tingkat keterbacaan ruang yang kurang baik. Secara keseluruhan, semakin tinggi tingkat keterhubungan dan integrasi ruang, semakin besar pula potensi bangkitan pergerakan yang terjadi. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan struktur ruang yang terintegrasi untuk mendukung sistem mobilitas perkotaan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.   KATA KUNCI Kawasan industri, penggunaan lahan, perubahan sosial ekonomi, PT. IPIP, Pomalaa.   ABSTRACT: This study aims to analyze the influence of spatial configuration on trip generation in Kelurahan Butung, Makassar City, using the Space Syntax approach. The area experiences high mobility intensity due to the presence of Soekarno-Hatta Port and Butung Market, which function as regional economic activity centers and attract both local and interregional movement. The research methods include descriptive and spatial analysis, supported by mapping the road network configuration based on the parameters of connectivity, integration, and intelligibility to determine the level of spatial linkage, accessibility, and legibility. The results show that road segments with high connectivity and integration, such as Jalan Nusantara and Jalan Tentara Pelajar, act as main corridors and centers of trip generation. In contrast, local roads with low connectivity values tend to have limited access, lower activity levels, and poor spatial legibility. Overall, the higher the level of spatial connectivity and integration, the greater the potential for trip generation. These findings emphasize the importance of integrated spatial planning to support an effective, efficient, and sustainable urban mobility system. Keywords: Spatial configuration, trip generation, space syntax, Kelurahan Butung
Pengaruh Pembangunan Kawasan PT. Indonesia Pomalaa Industrial Park Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Akibat Perubahan Penggunaan Lahan di Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Utara Hudaya, Nurul; Nurhidayat, M.; Rumata, Nini Apriani
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/byq7se06

Abstract

ABSTRAK: Pembangunan kawasan industri PT. Indonesia Pomalaa Industrial Park (PT. IPIP) sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional membawa dampak signifikan terhadap penggunaan lahan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi dan perubahan penggunaan lahan serta menganalisis pengaruh pembangunan kawasan industri terhadap aspek sosial ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan teknik analisis spasial, interpretasi citra, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan kawasan industri mengubah penggunaan lahan dari pertanian dan hutan menjadi industri dan permukiman, serta mempengaruhi struktur sosial ekonomi masyarakat, termasuk pendapatan, jenis pekerjaan, dan biaya hidup. Penelitian ini merekomendasikan perencanaan tata ruang yang berkelanjutan agar dampak negatif dapat diminimalkan.KATA KUNCIKawasan industri, penggunaan lahan, perubahan sosial ekonomi, PT. IPIP, Pomalaa. ABSTRACT: The development of the PT. Indonesia Pomalaa Industrial Park (PT. IPIP) industrial area, as part of a National Strategic Project, has significantly affected land use and the socio-economic conditions of the community in Pomalaa District, Kolaka Regency. This study aims to identify the current and changing land use and analyze the impact of industrial development on the socio-economic aspects of the local community. The research method combines qualitative and quantitative descriptive approaches using spatial analysis, image interpretation, and multiple linear regression. The results show that industrial development has converted agricultural and forest land into industrial and residential areas, influencing socio-economic structures such as income, employment, and cost of living. This research recommends sustainable spatial planning to minimize negative impactsKeywords:Industrial area, land use, socio-economic changes, PT. IPIP, Pomalaa