Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KAJIAN PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP RENCANA PENGEMBANGAN PERMUKIMAN DI KAWASAN PERKOTAAN AGATS KABUPATEN ASMAT Awaluddin, Iyan
Teknosains Vol 13 No 2 (2019): JULI
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v13i2.9634

Abstract

Pemanfaatan lahan yang tidak terkendali dan tidak sesuai tata ruang menjadi salah satu penyebab peningkatan degradasi lingkungan. Beberapa tahun terkahir telah terjadi beberapa bencana yang diakibatkan oleh terganggunya kesimbangan lingan akibat pembangunan yang lebih fokus pada produksi ekonomi dan cenderung kurang mempertimbangkan dampak dan keseimbangan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian pengaruh atau dampak rencana pembangunan kawasan permukiman yang akan berpengaruh terhadap lingkungan di Kawasan Perkotaan Agats Kabupaten Asmat. Pengaruh lingkungan dikaji dengan menggunakan variabel kapasitas daya dukung dan daya tampung Lingkungan Hidup untuk pembangunan, perkiraan mengenai dampak dan risiko Lingkungan Hidup, kinerja layanan atau jasa ekosistem, efisiensi pemanfaatan sumber daya alam, tingkat kerentanan dan kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim serta tingkat ketahanan dan potensi keanekaragaman hayati. Hasil kajian menunjukkan  kegiatan pengembangan Permukiman memberikan tekanan terhadap kapasitas daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup sehingga diperkukan perlakuan khusus dalam melakukan pengembangan permukiman di Kawasan Perkotaan Agats Kabupaten Asmat. 
BANGKITAN PERGERAKAN LALU LINTAS TERHADAP TATA BANGUNAN DAN TINGKAT PELAYANAN (LoS) DI RUAS JALAN ANDI MALLOMBASANG DAN JALAN USMAN SALENGKE SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA Iyan Awaluddin
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v5i1.983

Abstract

Kondisi kapasitas jalan yang cenderung tetap berbanding terbalik dengan tingkat pertumbuhan kendaraan yang terus bertambah setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) tingkat bangkitan lalu lintas yang ditimbulkan oleh tata bangunan di ruas Jalan A. Mallombasang dan Jalan Usman Salengke Sungguminasa, (2) tingkat pelayanan jalan (LoS)  akibat tarikan dan bangkitan lalu lintas yang ditimbulkan oleh tata bangunan dan (3) beberapa alternatif penanganan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan tingkat pelayanan (LoS). Penelitian ini dilaksanakan di ruas Jalan A. Mallombasang dan Jalan Usman Salengke Sungguminasa Kabupaten Gowa Privinsi Sulawesi Selatan. Metode analisis yang digunakan adalah analisa kuantitatif yang meliputi perkiraan trip attraction masing-masing guna lahan, identifikasi LoS dengan menghitung perkiraan peningkatan volume kendaraan dan volume per capacity ratio (VCR) tahun 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat bangkitan lalu lintas yang ditimbulkan oleh tata bangunan tidak berpengaruh signifikan terhadap volume kendaraan yaitu proporsi Traffic Through yang lebih tinggi daripada proporsi Trip Attraction dengan proporsi 78% dan 22% pada tahun 2013 serta 82% dan 18% pada tahun 2018. Tingkat pelayanan jalan (LoS) pada hari kerja rendah jika dibandingkan dengan tingkat pelayanan jalan pada hari libur. Alternatif penganan yang dapat dilakukan dan memberikan dampak siknifikan terhadap peningkatan tingkat pelayanan (LoS) yaitu melakukan pelebaran jalan sekaligus menghilangkan hambatan samping. 
STUDI PENGEMBANGAN REAL ESTATE TERHADAP KONDISI FISIK LINGKUNGAN DI SEPANJANG KORIDOR JALAN TUN ABDUL RAZAK Iyan Awaluddin
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v4i1.1012

Abstract

Masalah kawasan pinggiran maupun perbatasan kota yang masih didominasi oleh kegiatan pertanian akan selalu menjadi lokasi perembetan pemanfaatan lahan akibat berkurangnya lahan di pusat kota. Hal ini akan berpengaruh pada inefisiensi lahan dan biaya yang dampaknya sangat besar sehingga sulit dilakukan penataan kembali. Pergeseran alih fungsi lahan juga terjadi di kawasan koridor Jalan Tun Abdul Razak, Kec. Somba Opu (Kab. Gowa)-Kota Makassar. Dimana saat ini telah marak terjadi pengembangan real estate dan retail property skala besar oleh berbagai perusahaan developer.  Beberapa hal yang menjadi perhatian terkait permasalahan dalam penelitian terhadap fenomena perubahan fisik lingkungan akibat maraknya alih fungsi lahan untuk pengembangan real estate pada kawasan Koridor Jalan Tun Abdul Razak yaitu bagaimana pertumbuhan dan perkembangan real estate terhadap kondisi fisik lingkungan di sepanjang koridor Jalan Tun Abdul Razak. Selanjutnya yaitu bagaimana arahan pengembangan kawasan Koridor Jalan Tun Abdul Razak untuk mencegah kesemerawutan terkait kegiatan pengembangan real estate. Dalam penelitian ini teknik analisis yang digunakan adalah analisis perubahan lahan dengan metode overlay peta menggunakan sistem informasi geografis, analisis deskriprif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif.  Berdasarkan hasil analisis penelitian dari segi perubahan kondisi fisik lingkungan ditemukan bahwa telah terjadi alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan terbangun (real estate dan retail property) dengan rata-rata laju pertumbuhan dari tahun 2007 – 2010 yaitu sebesar 17 % dan dari tahun 2010 – 2013 sebesar 32 %. Dengan melihat laju pertumbuhan yang cukup signifikan tersebut maka dibutuhkan penataan kawasan untuk mencegah munculnya kesemerawutan pembangunan di masa mendatang. Sehingga penulis dalam rumusan masalah kedua penelitian ini mengarahkan penataan kawasan melalui konsep zonasi kawasan (ZR).
STUDI RISIKO BENCANA BANJIR DI KECAMATAN PALANGGA KABUPATEN GOWA Arni Putri Awaliyah U; Syafri Syafri; Iyan Awaluddin
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i1.13772

Abstract

Kajian risiko bencana didasarkan pada potensi bencana banjir yang sering terjadi di Kabupaten Gowa terutama di Kecamatan Pallangga yang mengalami dampak banjir terparah dengan ketinggian air 1-3 meter, maka dari itu penting adanya pengkajian risiko bencana banjir sebagai bentuk penanggulangan bencana. Pengkajian risiko ini bertujuan mengetahui dan menganalisis tingkat risiko bencana banjir di Kecamatan Pallangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis risiko bencana banjir yang terdiri atas indikator kerawanan, kerentanan dan kapasitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah yang berlokasi dekat dari sungai memiliki risiko bencana banjir tinggi dibandingkan daerah lain.
SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH DI KECAMATAN POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Iyan Awaluddin
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i2.17630

Abstract

Kecamatan Polewali merupakan Ibukota Kabupaten Polewali Mandar yang memiliki jumlah penduduk sebanyak 61.807 jiwa. Pertambahan jumlah penduduk yang terjadi tiap tahun sangat mempengaruhi pola konsumsi masyarakat yang dapat meningkatkan jumlah timbulan sampah. Pada tahun 2019, jumlah timbulan sampah yang ada di Kecamatan Polewali sebanyak 7983, 3 ton. Untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan dibutuhkan alat pengangkutan sampah yang memadai. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Polewali Mandar sebagai penyelenggara pengangkutan persampahan di Kecamatan Polewali memiliki alat pengangkutan sampah berupa mobil armroll sebanyak 6 buah dan mobil dump truck sebanyak 6 buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sistem pengangkutan sampah yang digunakan dan mengetahui kinerja pengangkutan sampah di Kecamatan Polewali. Untuk mengetahui pola sistem pengangkutan sampah yang digunakan serta kinerja pengangkutan sampah di Kecamatan Polewali pada tahun 2019 dapat diketahui Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 3 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Sarana dan Prasarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.
PEMILIHAN SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH (SPAL) DOMESTIK DI KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Iyan Awaluddin
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v10i1.23000

Abstract

Air limbah domestik merupakan salah satu permasalahan kota yang kompleks, tetapi nyaris dikesampingkan dan tidak di kelola dengan baik. Wilayah studi yaitu Kelurahan Ballaparang Kecamatan Rappocini Kota Makassar sebagai pusat pemukiman dan perdagangan jasa. Dalam pengembangan kota tidak lepas dari penyediaan utilitas kota termasuk sarana dan prasarana pengelolaan air limbah pemukiman yang saat ini mendesak untuk disusun strategi pengelolaan air limbah domestik di permukiman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis skoring untuk mengatahui kondisi selanjutnya menggunakan metode analisis kualitatif untuk merumuskan arahan konsep penanganan yang akan digunakan. Berdasarkan analisis pembobotan setelah dilakukan pemberian skor setiap indikator pada masing-masing variabel tingkat ketersediaan sistem pengelolaan air limbah domestik masuk dalam kategori sedang yaitu 359-270. Selanjutnya menggunakan analisis kualitatif untuk arahan pengelolaan air limbah domestik memiliki beberapa alternatif yaitu on site system (septik tank dan bioseptik tank), dan untuk off site system (IPAL ABR dan IPAL Biofilter). Berdasarkan pertimbangan ketersediaan lahan, efesiensi biaya, kondisi social, dan kemudahan pengerjaan maka disarankan menggunakan IPAL Komunal yaitu IPAL ABR, apabila pada saatnya nanti kelurahan ballaparang sudah masuk dalam penanganan air limbah terpadu maka system ini langsung bisa tersambung ke jaringan IPAL Terpadu Kota Makassar.
MODEL PENGEMBANGAN SISTEM TRANSPORTASI RAMAH LINGKUNGAN (TRANSPORTASI HIJAU) DALAM MENUNJANG MOBILITAS CIVITAS AKADEMIKA DI KAMPUS UIN ALAUDDIN MAKASSAR Iyan Awaluddin
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v10i2.27802

Abstract

Dengan merujuk pada indikator UI GreenMetric 2021, maka penilaian tingkat ketersediaan dan pemodelan sistem transportasi ramah lingkungan di dalam kampus UIN Alauddin dilakukan dengan metode pendekatan analisis berupa pendekatan kuantitatif bagi penilaian tingkat ketersediaannya dan pendekatan kualitatif dalam perumusan pemodelan sistem transportasi ramah lingkungan, menggunakan data berupa data primer dan data sekunder yang diperoleh dari arsip data UIN Alauddin Makassar dan sumber pustaka lainnya. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan sistem transportasi ramah lingkungan (transportasi hijau) di kawasan Kampus 2 UIN Alauddin Makassar masih dalam kategori rendah karena belum memiliki moda transportasi massal yang ramah lingkungan sehingga perlu diarahkan pada penyediaan dan pengembangan infrastruktur sistem transportasi ramah lingkungan (transportasi hijau) di kawasan Kampus 2 UIN Alauddin Makassar baik fisik berupa pengembangan fasilitas penunjang maupun non fisik berupa berupa kebijakan tertulis.
PERSPEKTIF MASYARAKAT KAMPUS DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN SISTEM TRANSPORTASI RAMAH LINGKUNGAN (TRANSPORTASI HIJAU) DI KAMPUS UIN ALAUDDIN MAKASSAR Iyan Awaluddin
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v11i2.33917

Abstract

Implementasi sebuah kebijakan baik itu ditingkat nasional, provinsi bahkan sampai wilayah kawasan seperti kawasan kampus perlu untuk mendengarkan masukan dan tanggapan masyarakatnya dalam hal ini masyarakat kampus UIN Alauddin Makassar. Begitupula kebijakan atau rencana program perwujudan sistem transportasi ramah lingkungan (transportasi hijau) di dalam kampus yang telah digagas sebelumnya bersama para pimpinan dalam hal ini Rektor UIN Alauddin Makassar dianggap sangat perlu untuk mendengar dan mempertimbangkan tanggapan atau persepsi masyarakat tentang rencana tersebut sebagai bentuk partisipasi masyarakat kampus dalam membangun kampus UIN Alauddin Makassar. Dengan merujuk pada indikator UI GreenMetric 2021, maka penilaian persepsi masyarakat dan penentuan skala priorotas program sistem transportasi ramah lingkungan di dalam kampus UIN Alauddin dilakukan dengan metode pendekatan analisis berupa kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif bagi penilaian persepsi masyarakat dan dalam menentukan prioritas pengembangannya, menggunakan data berupa data primer dan data sekunder yang diperoleh dari arsip data UIN Alauddin Makassar dan sumber pustaka lainnya. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa secara umum, perspektif masyarakat kampus dalam pengembangan konsep sistem transportasi ramah lingkungan (transportasi hijau) di Kawasan Kampus 2 UIN Alauddin Makassar direspon baik dan disetujui oleh masyarakat kampus, bahkan jika dilihat lebih rinci terdapat beberapa program yang justru direspon sangat baik atau sangat disetujui oleh masyarakat kampus yang sekaligus menjadi program prioritas utama.
ARAHAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR WILAYAH PESISIR KECAMATAN GALESONG UTARA KABUPATEN TAKALAR Iyan Awaluddin
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v12i1.42450

Abstract

Galesong Utara merupakan kecamatan pesisir Kabupaten Takalar yang memiliki berbagai potensi untuk di kembangkan. Potensi yang dapat dikembangkan pada wilayah pesisir yaitu sektor perikanan, dan sektor wisata bahari. Potensi wilayah yang dimiliki Kecamatan Galesong Utara ditetapkan sebagai Pembangunan Kawasan Industri Takalar (KITA). Hal tersebut tidak diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai seperti kurang optimalnya aksebilitas terhadap seluruh wilayah untuk mendorong pertumbuhan kegiatan ekonomi, maka perlu adanya arahan pengembangan infrastruktur untuk mengoptimalisasi potensi sumber daya tersebut. Penelitian ini, menggunakan metode kualitatif dengan cara pengumpulan data yaitu wawancara, observasi langsung, dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan yaitu deskriptif yaitu untuk mengetahui pengembangan infastruktur dengan melihat sebab akibat dalam peningkatan dan pengembangan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan kegiatan ekonomi sektor sekunder dan tersier. Adapun hasil analisis penelitian yaitu dengan mengoptimalisasikan pembangunan infrastruktur utama dan infrastruktur pendukung perikanan serta meningkatkan ruang terbuka hijau (RTH) sebagau sarana hiburan atau tempat bermain.. Kata Kunci : Infrastruktur, Pengembangan, Pesisir.
An assessment of the future of tourism in Salenrang Tourism Village, Maros Regency Mappasomba, Zulkifli; Nurhidayat, M.; Awaluddin , Iyan; Nurhidayat, Nurhidayat; Amri, Armin
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 8 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v8i2.591

Abstract

This study aims to measure the level of tourism sustainability through community perceptions, and identify factors that influence future-orientated sustainability, as well as select the best strategy for long-term management. This was done because in Salenrang Village, Maros Regency, since it was established as a nature tourism destination in 2007, it has also absorbed labour, such as community involvement in management and local businesses. However, the surge in tourist flows has not fully prospered the local community, besides potentially causing ecological damage, degradation of natural quality, and conflicts of interest between stakeholders. This research uses quantitative and qualitative approaches. Quantitative data from the questionnaire survey, while qualitative data were obtained from in-depth interviews, document analysis and literature study. SOAR analysis was used to assess strategic factors and design future tourism management concepts. The results showed that overall, the natural tourism area of Salenrang Village has a fairly good indication of maintaining sustainability with the institutional dimension rated the strongest. However, there are several dimensional indicators that need further attention, such as waste management, increasing community income, and increasing knowledge about sustainable tourism. The SOAR analysis revealed strategic formulations to maintain its sustainability, such as the utilisation of community participation, the development of local creative industries, and educational programmes to be applied in maintaining its long-term sustainability, so that it becomes a guide for local governments, tourism managers, and other related parties in developing sustainable tourism management models based on community participation.