Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Implementasi Pemberdayaan Usaha Mikro (Studi Pada Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kabupaten Malang) Ririn Wijayanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.38 KB)

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pemberdayaan dan manajemen Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kabupaten Malang dalam melakukan langkah strategis untuk melakukan pemberdayaan serta pengembangan usaha mikro. Dalam permasalahan  UMKM, masalah utama kerap pada sumber permodalan dan model manajemen yang diterapkan sehingga akan berpengaruh pada pengembangan usaha itu sendiri. Dengan didukung oleh peran LAZISMU, maka akan mampu berperan sebagai lembaga intermediasi antara masyarakat  lapisan atas dan lapisan bawah demi menciptakan pertumbuhan usaha produktif. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LAZISMU mampu dalam melakukan pemberdayaan UMKM dalam pola pembiayaan yang menggunakan prinsip-prinsip syariah. Namun, dengan terbatasnya kuantitas SDM lembaga menyebabkan pengawasan dan pendampingan untuk usaha mikro menjadi kurang maksimal yang akan menghambat dalam pertumbuhan dan pengembangan UMKM itu sendiri. Namun pada akhirnya LAZISMU mampu bertransformasi dalam sistem kontroling terhadap UMKM yang telah diberikan modal.Kata kunci: Pemberdayaan, UMKM, LAZISMU, Manajemen.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Membandingkan Ukuran Menggunakan Model Realistic Matemathics Education (RME) Salsa Istya Cahya Puri; Ninda Rahmawati; Ririn Wijayanti; Idam Ragil Widianto Atmojo; Radjijo Radjijo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil belajar peserta didik menggunakan model Realistic Mathematic Education (RME) pada mata pelajaran matematika materi membandingkan ukuran kelas I SDN Jajar Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas I SDN Jajar Surakarta yang berjumlah 13 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes. Tes dilaksanakan sebanyak 3 kali yakni 1 kali tes awal untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik dalam memahami materi pembelajaran, dan 2 kali tes berikutnya dengan tingkatan soal yang lebih tinggi untuk menilai peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Realistic Mathematic Education (RME) mampu meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik pada materi membandingkan ukuran yang dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase hasil belajar peserta didik. Persentase tersebut yaitu dari pra tindakan sebesar 38,5% menjadi 53,9% pada siklus I, dan meningkat kembali sebanyak 84,6% pada siklus II. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah belajar menggunakan model Realistic Mathematic Education (RME) dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik.
Kelayakan Hairpiece Berbahan Dasar Serat Daun Nanas Wijayanti, Ririn; Widowati, Trisnani
Beauty and Beauty Health Education Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v14i1.21691

Abstract

Tanaman nanas banyak dibudidayakan di Indonesia, terutama di Sumatera Selatan, menghasilkan limbah daun yang kurang dimanfaatkan dan menjadi masalah lingkungan. Serat daun nanas memiliki potensi sebagai bahan baku alami yang ramah lingkungan dengan kekuatan tarik tinggi dan tekstur halus. Pemanfaatannya mencakup produk tekstil, hingga inovasi baru seperti hairpiece, yang selama ini berbahan rambut asli atau sintetis. Serat daun nanas menawarkan solusi ekonomis dan berkelanjutan, mendukung pengurangan limbah pertanian sekaligus pengembangan industri fashion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas atau uji kelayakan serat daun nanas sebagai bahan pembuatan hairpiece serta mengetahui serat daun nanas disukai dan dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan hairpiece. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengumpulan data menggunakan angket. Validitas produk dilakukan oleh 3 panelis ahli dan uji kesukaan dilakukan oleh 15 panelis ahli yang terdiri dari 6 hairstylist dan 9 pemilik salon. Teknik analisis dalam penelitian menggunakan deskriptif persentase. Hasil uji validitas produk menyatakan bahwa hairpiece dari serat daun nanas valid dengan rata-rata 94,4% dengan kriteria sangat layak sehingga layak digunakan oleh masyarakat. Hasil uji kesukaan dari 15 responden menyatakan bahwa produk hairpiece dari serat daun nanas sangat suka dengan ratarata 96,7%. 
Analisis Implementasi Pemberdayaan Usaha Mikro (Studi Pada Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kabupaten Malang) Wijayanti, Ririn
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pemberdayaan dan manajemen Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kabupaten Malang dalam melakukan langkah strategis untuk melakukan pemberdayaan serta pengembangan usaha mikro. Dalam permasalahan  UMKM, masalah utama kerap pada sumber permodalan dan model manajemen yang diterapkan sehingga akan berpengaruh pada pengembangan usaha itu sendiri. Dengan didukung oleh peran LAZISMU, maka akan mampu berperan sebagai lembaga intermediasi antara masyarakat  lapisan atas dan lapisan bawah demi menciptakan pertumbuhan usaha produktif. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LAZISMU mampu dalam melakukan pemberdayaan UMKM dalam pola pembiayaan yang menggunakan prinsip-prinsip syariah. Namun, dengan terbatasnya kuantitas SDM lembaga menyebabkan pengawasan dan pendampingan untuk usaha mikro menjadi kurang maksimal yang akan menghambat dalam pertumbuhan dan pengembangan UMKM itu sendiri. Namun pada akhirnya LAZISMU mampu bertransformasi dalam sistem kontroling terhadap UMKM yang telah diberikan modal.Kata kunci: Pemberdayaan, UMKM, LAZISMU, Manajemen.
Efforts to Address Sexual Violence Against Girls with Disabilities Wijayanti, Ririn; Shafira, Maya; Farid, Muhammad; Agustiniati, Diah; Mediantama, Refi
Jurnal Ilmiah Hukum dan Hak Asasi Manusia Vol 5 No 2 (2026): Januari
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jihham.v5i2.5187

Abstract

Purpose: This study aims to examine the effectiveness of legal responses to sexual violence against girls with disabilities in Indonesia, identifying gaps in protection and enforcement. Methodology/approach: Employing a normative-empirical legal analysis, the research reviews positive law provisions namely the Child Protection Act (UU No. 35/2014 as amended), the Disability Act (UU No. 8/2016), and the Sexual Violence Criminal Act (UU No. 12/2022) and analyzes Supreme Court and lower court decisions. Empirical data were gathered through semi-structured interviews with law enforcement officers and observations of case handling in selected provincial offices. Results/findings: Despite a comprehensive statutory framework, implementation is hampered by limited officer training, inadequate facilities, and low public awareness. Criminal legal protection for girls with disabilities remains neither fully effective nor sufficiently inclusive, with procedural delays and accessibility barriers persisting. Limitations: The study is constrained by its qualitative focus on selected jurisdictions and does not include quantitative victim-survey data, which may limit generalizability across all regions of Indonesia. Contribution: Engagement this research informs policymakers, legal practitioners, and disability rights advocates on improving justice outcomes for one of Indonesia’s most vulnerable groups. Conclusion: Legal protection for girls with disabilities who are victims of sexual violence is regulated by several laws in Indonesia, but its implementation remains ineffective due to limited understanding among law enforcement, inadequate facilities, and low public awareness. The main obstacles include unintegrated regulations, insensitive law enforcement officers, and limited legal services.
Pengembangan E-LKPD Berbasia Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Live-worksheet Pada Materi Keanekaragaman Hayati Pada Kelas X SMA Ririn Wijayanti; Lilan Dama; Febriyanti
Journal of Science, Technology, and Innovation Vol 1 No 2 (2025): December: Inventa: Journal of Science, Technology, and Innovation
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/p2zyrs61

Abstract

This study aims to develop an E-LKPD based on Problem Based Learning (PBL) that is suitable for use in teaching biodiversity material to 10th grade high school students. This is a development study based on the ADDIE model, with the development stages limited to implementation through limited-scale trials. The research subjects consisted of 16 10th grade students at a high school in Gorontalo City. The validity of the learning tools was reviewed based on strong theoretical rationale and internal consistency through assessment by media experts, subject matter experts, and practitioners. The validation results showed that the media experts' scores ranged from 86% to 100%, while the subject matter experts' and practitioners' validation scores ranged from 71% to 85%, indicating that the tools were valid and feasible. Practicality was tested through the implementation of learning, student activities, and student responses. The implementation of learning was rated as excellent with a score of 81%–100%, student activities were rated as good with a score of 61%–80%, and student responses were rated as acceptable. The results of the study indicate that PBL-based E-LKPD assisted by live-worksheets is feasible to use and receives positive responses from students.