Enny Fitriani
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Hubungan Sosial Mahasiswa Dengan Pendekatan Layanan Konseling Kelompok Enny Fitriani; Nurasyah Nurasyah; Rini Fadhillah Putri; Johannes Johannes; Suprianto Suprianto
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 19 No 01 (2022): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v19i1.1858

Abstract

This study aims to improve the social relations of pharmacy students which have been seen to be inharmonious. With the development of information technology, they interact more often with their gadgets and make the classroom environment seem foreign to all of them. This is what makes researchers interested in doing research. This research was conducted at STIKes Indah Medan, pharmacy study program with a total sample of 10 people. The method used in this study is a quasi-experimental research design with pre-test and post-test using a Likert scale questionnaire instrument with the hypothesis tcount = 7,626, while the ttable value with d.b = N – 1 = 10 – 1 = 9 at the real level = 5 % obtained by 2.262. So that tcount > ttable or 7,626 > 2,262. Based on this, it can be stated that group counseling services can improve student social relations
Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Perilaku Verbal Abuse Pada Guru Nurul Azmi Saragih; Enny Fitriani
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 19 No 01 (2022): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v19i01.1874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis hubungan kecerdasan emosi dengan perilaku verbal abuse pada guru. Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur kecerdasan emosi dan verbal abuse adalah skala Likert. Kecerdasan emosi diukur berdasarkan aspek-aspek kecerdasan emosi yaitu mengenali emosi, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain (berempati), membina hubungan baik dengan orang lain, pada verbal abuse diukur berdasarkan bentuk-bentuk dari verbal abuse yaitu mengucapkan kata-kata kasar, memfitnah, mengancam, menakut-nakuti, menghina, membesar-besarkan kesalahan orang lain. Populasi penelitian dan sampel penelitian ini ada 33 responden dengan kriteria sesuai tujuan penelitian. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara kecerdasan emosi dengan perilaku verbal abuse pada koefisien Rxy = -0.434 dan p = 0.006 berarti (p < 0.05), hal ini berarti semakin rendah kecerdasan emosi maka semakin tinggi perilaku verbal abuse pada guru, sehingga terlihat ada hubungan negatif antara kedua variabel tersebut.
The Effect of the Combination of Bay Leaf Extract (Syzygium Polyanthum (Wight) Walp.) And Lemongrass Leaf (Cymbopogon Nardus L. Rendle) On Total Cholesterol Levels in Hyperlipidemic Male White Rats Muhammad Gunawan; Siti Aisyah Tanjung; Enny Fitriani
Proceeding of the International Conference on Health Sciences and Nursing Vol. 3 No. 1 (2026): Proceeding of the International Conference on Health Sciences and Nursing
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ichsn.v3i1.98

Abstract

A study was conducted to evaluate the effect of the combination of bay leaf extract (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) and lemongrass leaf extract (Cymbopogon nardus L. Rendle) on total cholesterol levels in male white rats induced with 80% quail egg yolk and 2% propylthiouracil for 15 days. The combination extracts were administered orally at various doses as follows:Test I: bay leaf extract 350 mg/kg BW and lemongrass extract 200 mg/kg BW; Test II: bay leaf extract 350 mg/kg BW and lemongrass extract 400 mg/kg BW; Test III: bay leaf extract 700 mg/kg BW and lemongrass extract 200 mg/kg BW; Test IV: bay leaf extract 700 mg/kg BW and lemongrass extract 400 mg/kg BW. A 0.5% CMC suspension was used as the negative control, while simvastatin suspension at a concentration of .025% was used as the positive control. The Kruskal–Wallis test showed a significant result (p = 0.02), indicating that the combination of bay leaf and lemongrass extracts significantly reduced total cholesterol levels in hyperlipidemic white rats. The results demonstrated that the combination dose of bay leaf extract 700 mg/kg BW and lemongrass extract 400 mg/kg BW produced cholesterol-lowering effects comparable to simvastatin at a dose of 25 mg/200 g BW (p > 0.05). In conclusion, the combination of bay leaf and lemongrass extracts effectively reduced cholesterol levels in hyperlipidemic white rats.
Sekolah Ramah Emosi: Pendampingan Siswa dalam Mengontrol Emosi melalui Bimbingan Kelompok Enny Fitriani; Ihsan Fadhilah; Risnawaty Risnawaty; Annim Hasibuan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10401

Abstract

Kecenderungan siswa mengalami ledakan emosi, seperti mudah marah, frustasi, dan perilaku agresif di lingkungan sekolah menjadi masalah psikososial yang perlu mendapat perhatian serius. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu siswa mengontrol emosi secara positif melalui layanan bimbingan kelompok dalam mewujudkan sekolah yang ramah emosi. Metode yang digunakan meliputi tahap asesmen kebutuhan, pelaksanaan layanan bimbingan kelompok, serta evaluasi perkembangan pengendalian emosi siswa. Kegiatan dilakukan pada siswa SMP Swasta Silinda yang memiliki kecenderungan emosi negatif berdasarkan hasil observasi dan wawancara guru BK. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengenali emosi diri, mengelola kemarahan, serta berkomunikasi asertif dalam kelompok. Program ini juga menumbuhkan iklim sekolah yang lebih empatik dan suportif. Pengabdian ini merekomendasikan agar sekolah mengintegrasikan program bimbingan kelompok berbasis regulasi emosi ke dalam kegiatan bimbingan rutin.