Ratna Umi Nurlila
Program Studi Farmasi, Universitas Mandala Waluya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Tanaman Obat Dalam Aplikasi Herbal Instan, Tanaman Obat Keluarga Dan Handsanitizer Di Desa Morosi Kecamatan Morosi Sulawesi Tenggara Abdul Rahim Syaban; Muhammad Isrul; Azlimin Azlimin; Dwi Wulandari Ningtias Purnama; La Djabo Buton; Ratna Umi Nurlila; Aden Saputra Lahiata; Deo Julian Hikmat; Niko Rahmat; Ardi Wiranata; Hartawan Linharso; Abdul Muthalib
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Mandala pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.159 KB) | DOI: 10.35311/jmpm.v3i1.46

Abstract

Obat tradisional di Indonesia masih digunakan secara luas di berbagai lapisan masyarakat, baik di desa maupun di kota. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang khasiat tanaman obat keluarga (TOGA) yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit. Metode yang digunakan yaitu pendampingan masyarakat dalam pembuatan kebun TOGA dan pendidikan masyarakat melalui ceramah dan praktek pembuatan herbal instan, dan handsanitizer. Penanaman tanaman obat keluarga di Desa Morosi terdiri dari 20 jenis tanaman yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat keluarga. Dengan adanya TOGA ini menjadi dasar untuk melakukan pengobatan swamedikasi dan pembuatan jamu instan jahe, jamu gendong kunyit asam dan handsanitizer spray.
Edukasi Perlindungan Hukum Dalam Layanan Telemedicine Untuk Masyarakat Pesisir Kelurahan Nambo Kota Kendari Toto Surianto; Azlimin Azlimin; Ratna Umi Nurlila; Armayani Armayani
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.917

Abstract

Era digital mendorong transformasi layanan kesehatan melalui telemedicine. Namun, pemanfaatan teknologi ini belum diimbangi dengan pemahaman hukum masyarakat, terutama di wilayah pesisir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum kesehatan masyarakat Kelurahan Nambo terkait penggunaan layanan telemedicine. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi penggunaan aplikasi telemedicine yang legal. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Oktober 2025 dengan melibatkan 40 peserta dari masyarakat pesisir. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan hukum sebesar 78% setelah kegiatan. Masyarakat memahami hak pasien, mekanisme persetujuan tindakan medis (informed consent), dan pentingnya perlindungan data pribadi. Kesimpulannya, edukasi hukum telemedicine efektif meningkatkan kesadaran hukum masyarakat pesisir dalam memanfaatkan layanan kesehatan digital secara aman dan bertanggung jawab.