Rudatin Windraswara
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang

Published : 39 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Metode Kombinasi Menurunkan Kadar BOD5 dan COD Limbah Cair Tepung Aren Nirwana, Rahina Esti; Windraswara, Rudatin
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i4.34881

Abstract

ABSTRAK Limbah cair tepung aren merupakan limbah yang dihasilkan pada proses pemerasan serat aren untuk mendapatkan endapan tepung pati. Limbah yang dihasilkan mengandung kadar BOD5 2985 mg/L dan COD 8740 mg/L yang melebihi baku mutu menurut Perda Jateng No 5 tahun 2012. Tujuan penelitian untuk mengetahui penurunan kadar BOD5 dan COD dengan metode kombinasi aerasi filtrasi dan adsorpsi. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design. Jumlah replikasi yang digunakan sebanyak 4. Data dianalisis menggunakan uji T-test berpasangan. Tidak terdapat perbedaan bermakna kadar BOD5 sebelum dan sesudah perlakuan pada treatment 1 (0,052), treatment 2 (0,057), treatment 3 (0,138), kontrol (0,964) (p>0,05). Terdapat perbedaan bermakna kadar COD sebelum dan sesudah perlakuan pada treatment 1 (0,004), treatment 2 (0,001), treatment 3 (0,032) sedangkan pada kontrol (0,250), berarti tidak terdapat perbedaan bermakna kadar COD sebelum dan sesudah perlakuan. Saran penelitian ini adalah perlu ada penyuluhan dan pelatihan pengolahan limbah sebelum dibuang ke lingkungan untuk mengrangi pencemaran langsung. ABSTRACT Aren palm starch liquid waste is waste that is produced in the process of extracting the palm fiber to get starch flour deposits. The resulting waste contains BOD5 2985 mg / L and COD 8740 mg / L which exceeds the quality standard according to the Central Java Regional Regulation No 5 of 2012. The purpose of this study was to determine the reduction in levels of BOD5 and COD by a combination of aeration filtration and adsorption methods. This type of research is an experiment with the Pretest-Posttest Control Group Design approach. The number of replications used is 4. Data were analyzed using paired T-test. There were no significant differences in BOD5 levels before and after treatment in treatment 1 (0.052), treatment 2 (0.057), treatment 3 (0.138), control (0.964) (p> 0.05). There are significant differences in COD levels before and after treatment in treatment 1 (0.004), treatment 2 (0.001), treatment 3 (0.032) while in control (0.250) means there is no significant difference in COD levels before and after treatment. According to this research, there is a need for counseling and training in waste management before being discharged into the environment to reduce direct pollution.
Kejadian Dermatitis Kontak pada Pemulung Janah, Dewi Latifatul; Windraswara, Rudatin
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 2.34883

Abstract

ABSTRAK Dermatitis kontak adalah dermatitis (peradangan kulit) yang disebabkan berkontaknya kulit dengan bahan-bahan dari luar, bahan-bahan tersebut dapat bersifat toksik. Populasi penelitian ini adalah semua pemulung di TPA Blondo. Sampel penelitian berjumlah 23 kasus dan 23 kontrol. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan dermatitis kontak pada pemulung di TPA Blondo Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain penelitian kasus kontrol (case control study). Analisis data dengan chi square test. Faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak yaitu: kebersihan kulit (p value=0,018), kebersihan tangan, kaki dan kuku (p value=0,008), pemakaian sarung tangan (p value=0,001), pemakaian sepatu boot (p value=0,039) dan riwayat pekerjaan (p value=0,037). Saran bagi pemulung di TPA Blondo lebih memperhatikan perilaku hidup bersih dengan cara menjaga kebersihan diri dan selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) pada saat bekerja dan pemeliharaan APD secara rutin sehingga mengurangi risiko terkena dermatitis. ABSTRACT Contact dermatitis is dermatitis (inflammation of the skin) caused by the connotation of the skin with ingredients from the outside, the ingredients can be toxic. The population of this research is all scavenger in TPA Blondo. Research samples amounted to 23 cases and 23 controls. The purpose of this research is to know the factors related to contact dermatitis on the scavenger in TPA Blondo Bawen subdistrict of Semarang district. This type of research is an analytical survey with case control study design. Data analysis with Chi Square test. Factors related to the incidence of contact dermatitis are: skin hygiene (p value = 0,039), hygiene of hands, feet and nails (p value = 0,008), use of gloves (p value = 0.001), use of boot shoes (p value = 0,039) and job history (p value = 0.039). Advice for scavenger in TPA Blondo pay attention to the behavior of clean life by maintaining self-hygiene and always use personal protective equipment (PPE) during work and maintenance of PPE regularly, thus reducing the risk of dermatitis.
Analisis Pengolahan Air Limbah Rumah Pemotongan Hewan Ampel Kabupaten Boyolali 'Alal Mu'miniina, Adzillatin; Windraswara, Rudatin
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i2.44626

Abstract

In 2018, the wastewater collected from outlet of RPH Ampel Boyolali WWTP fail to meet the standard set by the government. This study aims to analyze wastewater treatment process in this WWTP. This study is a qualitative descriptive with in-depth interviews, observation and testing of wastewater samples. The informants consist of 4 people who were selected by purposive and snowball sampling technique. Data collection was done by in-depth interviews, waste water samples test with sample collected using a composite time sampling method, and close observation, then analyzed qualitatively. Result showed that only TSS, pH, and 2nd day MPN Coliform parameters met the quality standard, while BOD5, COD, FOG, Ammonia and 1st and 3rd day Coliform MPN had not met the standard. RPH Ampel WWTP utilize gravity and biological processes for its treatment. RPH Ampel has no appointed staff who are specialized in managing wastewater and its treatment process. In conclution, WWTP is yet to meet the effluent standard set by the government. Interventions is needed to improve WWTP removal efficiency. Keywords: Slaughterhouses, quality of wastewater, processing of wastewater treatment.
HYGIENE DAN SANITASI PEDAGANG JAJANAN DI LINGKUNGAN SD/MI Rosida, Nurur; Windraswara, Rudatin
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19114

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan dalam penelitian ini berasal dari hasil observasi awal pada pedagang jajanan yang tidak memenuhi syarat hygiene dan sanitasinya serta terdapat 4 sampel jajanan, diketahui 2 jajanan (50%) mengandung positif bakteri coliform.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pedagang jajanan SD/MI Kelurahan Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Instrumen yang digunakan yaitu uji laboratorium, observasi dan checklist. Analisis dilakukan secara univariat.Hasil: Hasil penelitian higiene penjamah makanan tidak memenuhi syarat 1 responden (8,33%), higiene penjamah memenuhi syarat 11 responden (91,67%), sanitasi peralatan tidak memenuhi syarat 10 responden (83,33%), sanitasi peralatan memenuhi syarat 2 responden (16,67%), sanitasi tempat tidak memenuhi syarat 10 responden (83,33%), sanitasi tempat memenuhi syarat 2 responden (16,67%).Simpulan: Gambaran hygiene pedagang jajanan sudah memenuhi syarat tetapi hanya ada 1 responden memiliki hygiene yang buruk. Sedangkan gambaran sanitasi pedagang jajanan belum memenuhi syarat.
PENGEMBANGAN INDIKATOR SEKOLAH TANGGUH DBD Prisklatiwi, Rengganis; Windraswara, Rudatin; Budiono, Irwan
Journal of Health Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i1.19835

Abstract

Latar belakang : Puskesmas Rowosari adalah puskesmas dengan IR DBD tertinggi di Kecamatan Tembalang. Penderita DBD pada tahun 2014 sampai 2016 mengalami peningkatan dan sebagian besar terjadi pada anak sekolah. Berdasarkan data pemantauan jentik, ditemukan 8 sekolah positif jentik di bak mandi, ember, dan penampung limbah kulkas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rancangan indikator Sekolah Tangguh DBD. Metode : Metode Research and Development pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah lembar checklist, lembar validasi, lembar angket dan pedoman wawancara. Analisis data yaitu analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil: Indikator telah divalidasi oleh ahli dengan rata-rata penilaian 82,58 % yang artinya telah teruji dan dapat dilanjutkan. Uji coba skala kecil dilakukan pada 2 sekolah dasar dengan rata-rata 90,62 % yang artinya layak digunakan sebagai instrumen penilaian Sekolah Tangguh DBD. Hasil menunjukkan dari 15 sekolah dasar rata-rata penilaian Sekolah Tangguh DBD sebesar 72,53 % (kategori rawan risiko rendah DBD). Temuan untuk masing- masing indikator yaitu sarana dan prasarana 73%, praktik PSN 54%, keberadaan jumantik 70,67 %, kebijakan sekolah 82%, dan dukungan operasional 78,33%. Simpulan : Rancangan indikator Sekolah Tangguh DBD dalam penelitian ini meliputi sarana dan prasarana, praktik PSN, keberadaan jumantik, kebijakan sekolah dan dukungan operasional .
ANALISIS DAERAH RAWAN AIR DAN RAWAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN PADA DAERAH PADAT PENDUDUK DENGAN WATER STRESS INDEX CALCULATION Windraswara, Rudatin; Rizki, Ani Fatkhi
Journal of Health Education Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i2.22615

Abstract

Latar Belakang: Selama 20 tahun terakhir, metodologi untuk mengukur akses terhadap air bersih telah berkembang pesat. Pada sisi yang lain, index air yang ada belum mengeksplorasi secara lang­sung tentang bagaimana pengaruh dari nilai indikator air terhadap dampak kesehatan masyarakat masyarakat, misalnya dengan banyaknya kasus penyakit berbasis lingkungan seperti diare, kolera, disentri, tifoid, trakoma, skabies, infeksi mata dan kulit. Metode: Metode penentuan rawan air mengacu pada perhitungan Water Poverty Index dan Water Stress Index yang disesuaikan dengan kondisi di Indonesia dengan mempertimbangkan aspek ke­jadian penyakit. Hasil: Hasil penelitian mendapatkan bahwa ada variasi tingkat kerawanan air sangat tinggi (RW II dan RW III) dan tinggi (RW IV dan RW V) dan bertepatan dengan tingginya angka kejadian pen­yakit berbasis air di lokasi yang sama. Simpulan: terdapat potensi bahwa dalam penentuan status kerawanan air (WSI) diperlukan juga analisis tambahan berupa angka kejadian penyakit untuk melengkapi indeks perhitungan air.
Edukasi Pencegahan Filariasis dengan Buku Saku Mandiri di Wilayah Endemis Filariasis Kabupaten Demak Siwiendrayanti, Arum; Pawenang, Eram Tunggul; Indarjo, Sofwan; Windraswara, Rudatin
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v23i2.17878

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktek masyarakat dalam pencegahan filariasis. Metode yang digunakan adalah dengan edukasi dengan menggunakan media buku saku MANDIRI yang berisi informasi tertulis dilengkapi foto dan ilustrasi yang memuat langkah-langkah pencegahan filariasis. Buku saku ini telah memiliki ISBN dan diterbitkan oleh UNNES Press dan dari hasil penelitian terdahulu telah berhasil berperan dalam menurunkan angka Mf rate Kelurahan Bandengan Kota Pekalongan dari Mf rate 2,0% menjadi 0,0%. Buku ini diserahkan pada kelompok warga dan saling dipinjamkan decara bergilir sehingga dapat dibaca oleh seluruh warga. Diskusi antar warga dapat terjadi pada kesempatan saling meminjamkan buku tersebut. Kegiatan pengabdian dilaksanakan tanggal 5 Mei 2018 di Desa Sidogemah dan tanggal 12 Mei 2018 di Desa Bedono. Monitoring perguliran buku saku dilaksanakan tanggal 7 Juli di Desa Sidogemah dan tanggal 14 Juli di Desa Bedono. Perguliran buku di Desa Sidogemah 75% baik dan di Desa Bedono 80% baik. Keseluruhan dari masing-masing 20 orang peserta Desa Sidogemah dan Desa Bedono mengalami peningkatan skor pengetahuan. Peningkatan pengetahuan rata-rata Desa Sidogemah meningkat dari rata-rata pre test sebesar 6,25 menjadi rata-rata post test sebesar 11,25. Peningkatan pengetahuan rata-rata Desa Bedono meningkat dari rata-rata pre test sebesar 5,75 dan rata-rata post test sebesar 12,25.
UJI DAYA PROTEKSI EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L) DALAM SEDIAAN LOTION DENGAN BASIS PEG400 SEBAGAI REPELLENT TERHADAP AEDES AEGYPTI Angger Luhung Nur Fadilah; Widya Hary Cahyati; Rudatin Windraswara
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.82 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i3.668

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes betina. Salah satu upaya pengendalian vektor yang populer di masyarakat yaitu menggunakan insektisida kimiawi akan tetapi menyebabkan resistensi pada nyamuk dan keracunan pada manusia. Upaya pengendalian dapat berupa insektisida alami yang terbuat dari tumbuhan, salah satunya yaitu daun pepaya (Carica papaya L). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya proteksi lotion ekstrak daun pepaya untuk menolak Aedes aegypti. Jenis penelitian ini adalah eskperimen murni dengan rancangan penelitian post test only control group design. Populasi penelitian adalah telur nyamuk Aedes aegypti yang dikembangbiakkan menjadi nyamuk, sampel 50 ekor nyamuk Aedes aegypti umur 2-5 hari untuk setiap kelompok perlakuan dengan 4 kali pengulangan, sehingga total nyamuk yang dibutuhkan 1.400 nyamuk Aedes aegypti karena jumlah perlakuan 7 kelompok. Data dianalisis menggunakan uji Anova dan Post Hoc. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan persentase jumlah nyamuk yang hinggap pada berbagai konsentrasi lotion ekstrak daun pepaya dengan nilai signifikansi p=0,001 (p
Biosand Filter Sebagai Upaya Konservasi Air Bersih di Kelurahan Sekaran Kota Semarang Wijayanti, Yuni; Siwiendrayanti, Arum; Pawenang, Eram Tunggul; Kusumaningtyas, Diyan Argani; Windraswara, Rudatin
Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/patria.v7i2.13707

Abstract

Kualitas air bersih masih menjadi tantangan di RT 07 RW 05 Kelurahan Sekaran Kota Semarang. Kondisi air yang keruh dengan kandungan besi (Fe) yang tinggi menjadi masalah utama. Situasi ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan seperti disentri, iritasi kulit, penyumbatan pembuluh darah dan gangguan ginjal. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan kualitas air bersih melalui aplikasi biosand filter (BSF) sekaligus mendorong upaya konservasi air. Metode pelaksanaan menggunakan ceramah dan praktik langsung dengan pendekatan berbasis lingkungan dan sosial yang melibatkan 27 warga sebagai peserta aktif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta. Rata-rata nilai pre-test sebesar 60,19 meningkat menjadi 79,26 pada post-test. Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p=0,000; t = -7,597). Pemasangan alat BSF di tempat penampungan air Masjid Al-Barokah dan pelatihan pembuatan BSF sederhana berhasil mendorong partisipasi aktif warga dalam konservasi air bersih.