Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS SALURAN MARGIN DAN PEMASARAN BAWANG GORENG UD. HJ. MBOK SRI DI KOTA PALU Andriani, Lela; Dua, Patta; Asih, Endah Wahyuning
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.742 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.679

Abstract

Bawang goreng merupakan salah satu komoditas pertanian yang dapat memenuhi kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki prospek serta peluang pasar yang cukup baik. khususnya di Kota PaluProspek bawang goreng Palu sangat menjanjikan, hal ini membuat banyak usaha pengolahan bawang goreng di Kota Palu baik berbentuk usaha kecil, menengah maupun perusahaan home industry dengan memproduksi bawang goreng dalam jumlah yang cukup besar dan dipasarkan sampai keluar kota.  Meningkatmya usaha yang bergerak dipengolahan bawang goreng khas Kota Palu dengan beragam tingkat produksi,Industri UD Hj Mbok Sri merupakan UKM  pertama di Kota Palu yang memperoduksi bawang goreng  sejak tahun 1980. Dengan dua macam saluran pemasaran yaitu pemasaran langsung dan pemasaran tidak langsung. Kedua saluran pemasaran tersebut menimbul kanadanya margin pemasaran atau margin tataniaga yang merupakan perbedaan/selisih antara harga yang dibayarkan oleh konsumen dengan harga yang diterima oleh produsen. Penelitian ini bertujuan mengetahui saluran pemasaran, danmargin pemasaran, yang diterima oleh produsen. Penentuan responden dalam penelitian ini ditentukan secara sengaja (Purposive) yaitu pimpinan dan karyawan. Data yang di gunakan bersumber dari data primer dan data sekunder. Analisis yang di gunakan adalah analisis margin pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, saluran pemasaran bawang goring UD Hj Mbok Sri terdiri atas dua saluran yaitu, saluran pertama yakni ProdusenàKonsumen sedangkan saluran kedua yakni Produsenàswalayan/TokoàKonsumen.  Saluran pertama tidak mempunyai margin sedangkan pada saluran kedua total margin  Rp 94.000/produk, sehingga dapat dilihat saluran pertama  lebih efisien dibandingkan pada saluran kedua hal ini disebabkan oleh besarnya biaya yang dikeluarkan oleh saluran kedua.Kata Kunci: Saluran Margin, Margin Pemasan, Bawang Goreng  
PRODUKSI DAN PEMASARAN SAYUR ORGANIK PADA CV. RAHAYU DI DESA SIDERA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Gafur, Abdul; Dua, Patta; Asih, Endah Wahyuning
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1285

Abstract

Sayur organik merupakan salah satu produk unggulan yang dihasilkan oleh CV. Rahayu. Dengan melihat peluang pasar dan juga keinginan masyarakat untuk menkonsumsi makanan sehat sehingga CV. Rahayu memanfaatkan peluang ini. Responden pada penelitian ini adalah pimpinan CV. Rahayu dan dua orang karyawan. Alat analisis yang digunakan fungsi produksi Cobb-Douglas dengan alat bantu pengolah data SPSS  versi 23. Data yang didapatkan ditabulasi dan dimasukkan kedalam aplikasi SPSS versi 23 sehingga didapatkan hasil analisis Regresi yang menunjukkan nilai R Square sebesar 0,932 yang menjelaskan bahwa variabel dari model analisis di atas dapat menjelaskan besaran produksi sebesar 93,2% dengan sisanya 6,8% dapat dijelaskan dalam model lain yang tidak tercantum pada penelitian ini. Nilai F juga menunjukkan nilai 0,000 yang berarti model diatas berpengaruh sangat signifikan. dimana model dari analisis produksi CV. Rahayu dalam memproduksi sayuran organik yaitu : Y = 82.333 + 966.921X1 + 8.891 X2 + 84.57 X3 – 509.65 X4 – 0.048 X5Sedangkan untuk pemasaran digunakan analisis margin pemasaran sebagai berikut : MP = Pr – Pf. Besar margin pemasaran dari sayur CV. Rahayu rata – rata sebesar Rp. 1.070.Kata kunci :  Produksi, Pemasaran, Sayur Organik
Channel Analysis and Marketing Margin of Instant Ginger Powder in Mpanau Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency Endah Wahyunuing Asih
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 4 No. 1 (2022): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v4i1.2163

Abstract

Dahlia Farmers Group has been engaged in the traditional instant powder drink industry, namely ginger. Of the various kinds of health drinks that this farmer group has produced, instant drink products are made from ginger, increasing sales every year. Currently, the Dahlia Farmers Group still has limitations in carrying out activities related to product marketing. This limitation impacts the lack of knowledge of producers regarding the marketing of instant red ginger powder. There are 3 (three) channels occur in the instant marketing of ginger powder in Mpanau Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency: Channel I: Producer Trader Consumer Retailer, Channel II: Consumer Online Producer, Channel III: Consumer Producer. Margin obtained from these three channels: First channel I: The margin earned in this channel is Rp.25,000,-/pack, Channel II: The margin obtained in this channel is Rp.15,000,-/pack. Channel III: Margin earned in this channel is Rp. 0,/pack. The Total Marketing Margin obtained in these three channels is Rp. 40,000.
Production and Marketing of Organic Vegetables on a CV. Rahayu in Sidera Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency Endah Wahyunuing Asih
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 4 No. 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v4i2.2530

Abstract

Organic vegetable production in Indonesia is experiencing rapid development. The global market demands organic products to meet safety for consumption, have high nutrition, and are environmentally friendly. Various kinds of organic vegetables are widely cultivated, especially in tropical climates. What factors affect the production of organic vegetables, and how is the marketing margin of organic vegetables between CV. Rahayu and Carrefour Based on the description of the discussion above, it can be concluded that: The factors of organic vegetable production include: labor, use of fertilizers, use of pesticides, use of seeds and irrigation costs, and marketing of organic vegetable CV. Rahayu is marketed to the modern market, with an average marketing margin of 19.43% or an average of Rp. 1,070.
Feasibility Analysis of Rice Field Farming with Hazton Technology Taba System in Meli Village, Donggala Regency Endah Wahyuning Asih
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 3 No. 3 (2021): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v3i3.2532

Abstract

The application of technology to increase rice production is carried out in Meli Village, Balaesang District, Donggala Regency by using the Hazton method, namely the technological method in rice cultivation with the number of seeds from 20 to 30 planting holes and the age of the seeds is quite old, around 30-35 days. How much is the production of lowland rice farming with Hazton technology with the Tabela system in Meli Village, Balaesang District, Donggala Regency, and how much is the income and feasibility of lowland rice farming? With Hazton technology with the Tabela system in Meli Village, Balaesang District. Donggala Regency. The average paddy rice production using the Hazton table technology system for respondent farmers in 1 harvest is 6.910 kg/0.8 ha with an average net income of Rp.19,976.348 -/0.8 ha. and an R/C ratio of 4.1. Greater than 1 (Eligible). Assuming each expenditure of Rp. One hundred will earn an income of Rp. 410.
Effect of Production on Income and Feasibility of Hybrid Corn Farming in Sidondo I Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency Endah Wahyuning Asih
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 3 No. 4 (2021): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v3i4.2534

Abstract

Corn is one of the crops that farmers in Indonesia widely cultivate, especially in Sidondo I Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency. Corn is the second most important food ingredient after rice. How much and how is the effect of hybrid corn production on the income and feasibility of hybrid corn farming in Sidondo I Village, Sigi Biromaru District. Based on the description of the discussion above, it can be concluded that: The size of the hybrid corn production greatly influences the income and feasibility of hybrid corn farming in Sidondo I Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency, as the average cost is IDR 4,482,814 or IDR 5,212,574, - per hectares in one growing season. With an income of Rp. 20,538,000 or Rp. 23,881,395- per hectare in one growing season, so the income of hybrid corn farmers at Rp. 4,500/kg is Rp. 16,055,186 or Rp. 18,668,821/ha. The average amount of R/C is 4.6. For each expenditure of Rp. 1.00, the revenue is Rp. 460 with a profit of Rp. 360. Thus, maize farming in Sidondo I Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency is feasible.
Analisis Saluran dan Margin Pemasaran Cabai Rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi: Analysis of Channels and Marketing Margins of Cayenne Pepper in Oloboju Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency Wulandari; Haeruddin; Endah Wahyuning Asih
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v4i1.1774

Abstract

Kabupaten Sigi merupakan salah satu penghasil cabai rawit di Sulawesi Tengah. Di Kabupaten Sigi hortikultura khususnya cabai rawit dapat diusahakan pada lahan tanaman pangan, namun dengan adanya pengolahan dan pemeliharaan yang baik tanaman cabai rawit dapat memberikan hasil produksi yang maksimal. Petani yang ada di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi sebagian membudidayakan cabai rawit, hasil panen cabai rawit dijual ke pedagang pengumpul dan pengecer di sekitar Desa Oloboju. Dari hasil penelitian ditemukan perbedaan harga cabai rawit yang dijual oleh petani, pedagang pengumpul, pengecer, sampai konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran dan margin pemasaran pada komoditi cabai rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penentuan responden dilakukan dengan cara sengaja (purposive). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Untuk metode analisis data yang digunakan yaitu berdasarkan data primer yang bersumber dari informan. Untuk mengetahui saluran dan margin. Hasil penelitian menunjukan bahwa : saluran pemasaran cabai rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi terdiri dari 2 saluran yaitu : saluran 1: petani pedagang pengumpul pedagang pengecer komsumen dan margin di peroleh saluran 1 sebesar Rp. 25.000/Kg, sedangkan saluran ke2 yaitu: petani pedagang pengecer konsumen dan margin yang diperoleh saluran ke2 sebesar Rp. 20.000/Kg.
Saluran dan Margin Pemasaran Gula Kelapa di Desa Nambaru Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong: Marketing Channels and Margins of Coconut Sugar in Nambaru Village, South Parigi District, Parigi Moutong Regency Endah Wahyuning Asih
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v4i12.2069

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas Lembah Palu merupakan salah Tanaman kelapa (Cocos nucifera) merupakan salah satu tanaman industri yang memegang peranan penting dalam perekonomian di Indonesia. Niranya, dapat menghasilkan gula yang terkenal dengan sebutan gula kelapa atau gula jawa atau gula merah. Pemasaran yang melibatkan lembaga pemasaran pada saluran pemasaran gula kelapa yang efektif akan sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran dan margin pemasaran gula kelapa di Desa Nambaru Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Penentuan responden dilakukan dengan cara sengaja (purposive). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dengan quesiotioner dan data sekunder berasal dari instansi terkait.. Untuk metode analisis data digunakan analisis margin dan total margin. Dari hasil penelitian ditemukan 2 saluran pemasaran gula kelapa di Desa Nambaru Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong, terdiri dari : saluran 1 yaitu ; Produsen - Pedagang Perantara - Konsumen (pabrik) dengan margin yang diperoleh sebesar Rp. 5.000/kg sedangkan saluran ke 2 yaitu ; Produsen - Pedagang Perantara – Pengecer - Konsumen dan total margin yang diperoleh saluran ke 2 sebesar Rp. 8.000/kg.
Potensi Pengembangan Agribisnis Tanaman Kangkung Darat di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi: The Potential for Agribusiness Development of Land Kangkung in Maranatha Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency Endah Wahyunuing Asih
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 6: JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i6.2508

Abstract

Latar Belakang: Komoditas sayuran menempati posisi strategis dalam ketahanan pangan khususnya dalam pembangunan pertanian di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, Prospek dari komoditas sayuran kangkung darat sangat bagus, Bagaimana persiapan dan pengolahan lahan pada budidaya tanaman kangkung darat di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi dan Bagaimana upaya untuk meningkatkan potensi pengembangan tanaman kangkung Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persiapan dan pengolahan lahan pada budidaya tanaman kangkung di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Dan untuk mengetahui upaya untuk meningkatkan potensi pengembangan tanaman kangkung darat di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Metode: Penelitian ini dilaksanakan di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, kuisioner dan studi pustaka. Adapun analisis data yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini observasi dan survey dengan menggunakan Quistioner. Hasil: Persiapan dan pengolahan lahan pada budidaya tanaman kangkung darat di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi pada dasarnya sama dengan cara budidaya tanaman kangkung darat seperti yang dilakukan oleh para petani pada umumnya yaitu mulai dari persiapan lahan, pemupukan dasar, penanaman, pemeliharaan sampai pada panen sudah sesuai. Dan potensi pengembangan agribisnis tanaman kangkung darat di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sig yaitu perlu didukung kebijakan teknis yang berorientasi kepada pengembangan agribisnis sayuran melalui pola kemitraan, konsolidasi kelembagaan di tingkat petani, peningkatan keterkaitan antara sektor pertanian dan sektor industri serta sektor lainnya, dan peningkatan kerja sama organisasi profesi dalam penumbuhan agribisnis sayuran.
ANALISIS SALURAN MARGIN DAN PEMASARAN BAWANG GORENG UD. HJ. MBOK SRI DI KOTA PALU Lela Andriani; Patta Dua; Endah Wahyuning Asih
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.742 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.679

Abstract

Bawang goreng merupakan salah satu komoditas pertanian yang dapat memenuhi kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki prospek serta peluang pasar yang cukup baik. khususnya di Kota PaluProspek bawang goreng Palu sangat menjanjikan, hal ini membuat banyak usaha pengolahan bawang goreng di Kota Palu baik berbentuk usaha kecil, menengah maupun perusahaan home industry dengan memproduksi bawang goreng dalam jumlah yang cukup besar dan dipasarkan sampai keluar kota.  Meningkatmya usaha yang bergerak dipengolahan bawang goreng khas Kota Palu dengan beragam tingkat produksi,Industri UD Hj Mbok Sri merupakan UKM  pertama di Kota Palu yang memperoduksi bawang goreng  sejak tahun 1980. Dengan dua macam saluran pemasaran yaitu pemasaran langsung dan pemasaran tidak langsung. Kedua saluran pemasaran tersebut menimbul kanadanya margin pemasaran atau margin tataniaga yang merupakan perbedaan/selisih antara harga yang dibayarkan oleh konsumen dengan harga yang diterima oleh produsen. Penelitian ini bertujuan mengetahui saluran pemasaran, danmargin pemasaran, yang diterima oleh produsen. Penentuan responden dalam penelitian ini ditentukan secara sengaja (Purposive) yaitu pimpinan dan karyawan. Data yang di gunakan bersumber dari data primer dan data sekunder. Analisis yang di gunakan adalah analisis margin pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, saluran pemasaran bawang goring UD Hj Mbok Sri terdiri atas dua saluran yaitu, saluran pertama yakni ProdusenàKonsumen sedangkan saluran kedua yakni Produsenàswalayan/TokoàKonsumen.  Saluran pertama tidak mempunyai margin sedangkan pada saluran kedua total margin  Rp 94.000/produk, sehingga dapat dilihat saluran pertama  lebih efisien dibandingkan pada saluran kedua hal ini disebabkan oleh besarnya biaya yang dikeluarkan oleh saluran kedua.Kata Kunci: Saluran Margin, Margin Pemasan, Bawang Goreng