Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Struktur Kepemilikan terhadap Pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG): Peran Moderasi Kualitas Audit dan Frekuensi Rapat Komite Audit Pada Perusahaan Energi di Indonesia Jocelyn Ardelia Purnama; Putu Prima Wulandari
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 03 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i03.3286

Abstract

Sektor energi di Indonesia memiliki tingkat eksposur lingkungan dan sosial yang tinggi sehingga menuntut transparansi dan akuntabilitas yang lebih kuat. Dalam konteks tersebut, pengungkapan environmental, social, and governance (ESG) menjadi instrumen penting dalam penyediaan informasi non-keuangan serta mencerminkan peran mekanisme tata kelola perusahaan. Praktik pengungkapan ESG di Indonesia masih menunjukkan variasi yang cukup besar meskipun telah didukung oleh kerangka regulasi keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan institusional terhadap pengungkapan ESG serta menguji peran moderasi kualitas audit dan frekuensi rapat komite audit. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dengan memanfaatkan data sekunder dari 55 perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021-2024, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Random Effect Model (REM) dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap pengungkapan ESG. Kualitas audit terbukti memoderasi hubungan tersebut dengan arah melemahkan, sementara frekuensi rapat komite audit tidak berperan sebagai variabel moderasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran frekuensi rapat komite audit sebagai mekanisme tata kelola internal dalam hubungan antara kepemilikan institusional dan pengungkapan ESG pada sektor energi di Indonesia. Temuan ini memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan teori agensi dalam konteks ESG serta implikasi praktis bagi perusahaan, investor, dan regulator dalam memperkuat mekanisme tata kelola guna meningkatkan pengungkapan ESG.
Edukasi Asuransi sebagai Langkah Penguatan Ketahanan Keuangan Masyarakat Kolaborasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya bersama PT Asuransi Umum Bumida 1976 Cabang Malang A Muhamad Jazuli; Putu Prima Wulandari; Kitut Kitut; Nuraini Desty Nurmasari
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): August 2026 In Press
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/02q7xb69

Abstract

This community service program aims to strengthen financial literacy and insurance awareness among high school students and final-year university students in Malang through a collaboration between Universitas Brawijaya and PT Asuransi Umum Bumida 1976 Malang Branch. The program was implemented through three systematic stages: preparation (needs assessment and development of educational modules), implementation (knowledge transfer and financial attitude formation through interactive methods), and evaluation using pre-test and post-test instruments. A number of participants completed the entire program series. The results indicate an improvement in participants’ financial literacy based on comparisons between pre-test and post-test scores, as well as a significant shift in attitudes from skepticism to greater openness toward the utilization of insurance products.
Struktur Tata Kelola Perusahaan dan Team-Centric Culture terhadap Pengungkapan Sustainability Report pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022-2024 Zahrotun Maulidah; Putu Prima Wulandari
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 2 No 1 (2026): July: Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/gxvc7842

Abstract

This study aims to analyze the effect of corporate governance structure and team-centric culture on sustainability report disclosure in energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period. This study uses a quantitative method with secondary data obtained from companies’ financial reports and sustainability reports. The sample was selected using a purposive sampling method, resulting in 66 research observations. Corporate governance structure is measured through the number of board of directors, board of commissioners, and audit committee members, while team-centric culture is measured using the ratio of employee compensation to operating expenses. Sustainability report disclosure is measured using the Sustainability Report Disclosure Index (SRDI) and analyzed using panel data regression with the assistance of EViews 12 software. The results show that the board of commissioners has a positive and significant effect on sustainability report disclosure, while the board of directors, audit committee, and team-centric culture have no significant effect on sustainability report disclosure.
Pengaruh Financial Attitude, Financial Literacy, Self-Control, dan Norma Subjektif terhadap Niat Berinvestasi pada Generasi Z Mega Putri Dwi Puspita; Putu Prima Wulandari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12551

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh financial attitude, financial literacy, self-control, dan norma subjektif terhadap niat berinvestasi Generasi Z di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pengujian hipotesis. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria responden Generasi Z berusia 20–25 tahun dan berdomisili di Kota Surabaya. Sebanyak 110 responden berpartisipasi melalui pengisian kuesioner daring menggunakan Google Form. Data dianalisis dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil evaluasi model menunjukkan bahwa instrumen penelitian telah memenuhi kriteria validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,403 menunjukkan bahwa financial attitude, financial literacy, self-control, dan norma subjektif mampu menjelaskan 40,3% variasi niat berinvestasi. Hasil pengujian hipotesis memperlihatkan bahwa financial literacy dan norma subjektif berpengaruh positif terhadap niat berinvestasi, sedangkan financial attitude dan self-control tidak berpengaruh terhadap niat berinvestasi Generasi Z di Kota Surabaya. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengetahuan keuangan dan dukungan lingkungan sosial lebih menentukan pembentukan niat investasi dibandingkan sikap keuangan dan kemampuan pengendalian diri. Penelitian ini memberikan implikasi bagi lembaga pendidikan, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan untuk mengembangkan program literasi keuangan serta komunikasi sosial yang relevan dengan karakteristik Generasi Z guna mendorong partisipasi investasi yang rasional dan bertanggung jawab.