Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Kompor Energi Alternatif Berbahan Bakar Limbah Serbuk Kayu dan Sekam Padi di Kelurahan TPU Keramat Cereme Taba Lubuklinggau Yaspin Yolanda; Ahmad Amin; Armi Yuneti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.765 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.814

Abstract

Based on the observations we made in the TPU Keramat Cereme Taba Village, which is part of the area in Lubuklinggau City, most of the people make a living as wood craftsmen and farmers often cause problems, namely the increasing number of piles of sawdust and rice husks that have not been handled, then the high gas elpigi because it is difficult to find and the community. The goal is to manufacture energy-efficient stoves fueled by sawdust and rice husk waste as a solution to overcome waste. The method of implementing the activities is in the form of lectures, demonstrations and direct practicums. The implementation time is March to June 2021. The target of this activity is youth and women in the village. Evaluation of the increase in participants' knowledge was carried out by pre- and post-test after socialization. The evaluation of participants' skills was carried out during a direct demonstration of stove making. The results of the PKM implementation showed success because there was an increase in knowledge of around 87.5 percent, namely (a) an increase in participants' knowledge about the usefulness of sawdust and rice husk waste by 89 percent. (b) Increased knowledge during media demonstrations about the efficiency of sawdust and rice husk stoves (KOKADI) compared to Elpigi Gas Stoves by 87 percent. (c) Increased knowledge of KOKADI stove maintenance techniques by 88 percent. And (d) Improving community skills regarding the manufacture of KOKADI stoves by 86 percent. This service activity is classified as successful, with an average increase of more than 70 percent, which is an increase of around 87.5 percent. All participants attended PKM activities starting from the opening, the benefits of sawdust and rice husk waste, simulating the manufacture of KOKADI stoves, and observing directly the process of comparing the efficiency of KOKADI with Elpigi gas stoves (KGE).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI SUMBER JAYA Septiana; Samitra, Dian; Armi Yuneti
Linggau Journal Science Education Vol. 2 No. 1 (2022): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.408 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Sumber Jaya setelah menggunakan model pembelajaran picture and picture secara signifikan tuntas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksprimen desain penelitian pre-ekperimental dengan rancangan penelitian one-group-pretest-posttest.Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Sumber Jaya yang berjumlah 22 siswa atau sampling jenuh.Teknik pengumpulan data menggunakan tes berbentuk essay berjumlah 8 soal. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan uji z. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pre-test diperoleh 23.27 dengan presentase ketuntasan 0% atau tidak ada siswa yang tuntas sedangkan rata-rata post-test 80.27 dengan presentase ketuntasan 86% atau 19 siswa yang tuntas. Diperoleh nilai (5.19) > (1.64), maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model picture and picture pada pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri Sumber Jaya signifikan tuntas.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI SUMBER JAYA Septiana; Samitra, Dian; Armi Yuneti
Linggau Journal Science Education (LJSE) Vol. 2 No. 1 (2022): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v2i1.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Sumber Jaya setelah menggunakan model pembelajaran picture and picture secara signifikan tuntas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksprimen desain penelitian pre-ekperimental dengan rancangan penelitian one-group-pretest-posttest.Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Sumber Jaya yang berjumlah 22 siswa atau sampling jenuh.Teknik pengumpulan data menggunakan tes berbentuk essay berjumlah 8 soal. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan uji z. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pre-test diperoleh 23.27 dengan presentase ketuntasan 0% atau tidak ada siswa yang tuntas sedangkan rata-rata post-test 80.27 dengan presentase ketuntasan 86% atau 19 siswa yang tuntas. Diperoleh nilai (5.19) > (1.64), maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model picture and picture pada pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri Sumber Jaya signifikan tuntas.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD NEGERI 64 LUBUKLINGGAU Diyah Septiana; Asep Sukenda Egok; Armi Yuneti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.31635

Abstract

This study aims to determine the completeness of the social studies learning outcomes of grade IV students of SD Negeri 64 Lubuklinggau after using the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model. The research method used is a quantitative method with a research design in the form of One Group Pretest-posttest design. The sampling technique used is random sampling. Data collection was carried out using a test technique consisting of 10 essay questions. Data analysis techniques consist of prerequisite analysis techniques and hypothesis testing. The prerequisite analysis testing technique uses a normality test while the hypothesis used is the t-test. The results of the study showed an average pre-test learning outcome (46.11) and post-test (78.33). Based on the results of the t-test analysis, the average (x) value of the overall final test results based on the calculation was 78.33. Chitable is 9.488 and χ²count 1.5108. Because χ²count 1.5108 < χ²table 9.488 then the data can be concluded to be normally distributed, the magnitude of tcount = 3.22 and ttable = 1.739 with a significance level of 5% and dk = n-1 because tcount = 3.22 > ttable = 1.739 then the hypothesis is accepted meaning the average value of the results of social studies learning of grade IV students of SD Negeri 64 Lubuklinggau after the implementation of the Contextual Teaching and Learning learning model is significantly complete.
IMPLEMENTATION OF GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL TO IMPROVE ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS' SCIENCE LEARNING OUTCOMES retno wati; Armi Yuneti
Teaching and General Education Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Article publish January
Publisher : CV Grasta Glory

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low science learning outcomes among fifth-grade students indicate the need for more effective, student-centered learning models. This study aimed to examine the effectiveness of the Guided Inquiry learning model in improving science learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 1 Lubuklinggau. The subjects of this study were 22 fifth-grade students. This research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observation sheets, achievement tests, and documentation, and analyzed quantitatively. The results revealed a significant improvement in students’ learning outcomes. Learning mastery increased from 9% in the pre-action stage to 40% in Cycle I after the implementation of Guided Inquiry. Further improvement was achieved in Cycle II, with mastery reaching 86.37%. These findings indicate that the Guided Inquiry learning model effectively enhances students’ understanding of science concepts. In conclusion, Guided Inquiry is a suitable instructional approach for elementary science learning. This study contributes practical evidence for teachers to apply inquiry-based learning to improve science learning outcomes in elementary schools.  
PENDAMPINGAN LITERASI SAINS SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 EMBACANG BARU Ahmad Amin; Armi Yuneti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i1.2601

Abstract

Tujuan dari PKM ini keberhasilan siswa mencapai nilai yang tinggi, dan dari setiap materi yang disampaikan dapat dihubungkan dalam kehidupan sehari. Hal ini diharapkan mampu menumbuhkan kemampuan literasi sains siswa sehingga pembelajaran di kelas lebih interaktif. Selain itu siswa sekaligus mendapatkan pencerahan dalam pembelajaran dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dari bulan Juli s.d Agustus 2023. PKM ini melibatkan tim peneliti yang berjumlah 1 orang ketua dan 1 orang anggota dosen, 3 orang anggota mahasiswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab, dan praktek pembelajaran menggunakan model kontekstual dengan melibatkan peserta dalam diskusi secara berkelompok, dan Pendampingan pasca pelatihan. Untuk efektivitasnya kegiatan pelatihan ini, tim pelaksana membatasi peserta yang mengikuti pelatihan adalah siswa kelas VI. Selama proses berjalannya PKM ini, tim menyiapkan instrumen tes untuk mengukur ketercapaian materi selama pelatihan. Adapun pelatihan yang dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tahap pendampingan. Hasil belajar yang diperoleh dalam evaluasi pembelajaran sains siswa kelas VI, rata-rata 75, mencapai persentase rata-rata 75% dengan kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan pendampingan Literasi Sains Siswa SDN 1 Embacang Baru dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Pelatihan Pembelajaran Menggunakan Kontekstual Pada Siswa Kls V SD Negeri 1 Embacang Baru Ahmad Amin; Armi Yuneti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i2.2975

Abstract

Tujuan dari PKM ini keberhasilan siswa mencapai nilai yang tinggi, dan dari setiap materi yang disampaikan dapat dihubungkan dalam kehidupan sehari. Hal ini diharapkan pada proses pembelajaran di kelas lebih interaktif. Selain itu siswa sekaligus mendapatkan pencerahan dalam pembelajaran dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dari bulan Februari s.d Maret 2024. PKM ini melibatkan tim peneliti yang berjumlah 1 orang ketua dan 1 orang anggota dosen, 3 orang anggota mahasiswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab, dan praktek pembelajaran menggunakan model kontekstual dengan melibatkan peserta dalam diskusi secara berkelompok, dan Pendampingan pasca pelatihan. Untuk efektivitasnya kegiatan pelatihan ini, tim pelaksana membatasi peserta yang mengikuti pelatihan adalah siswa kelas V. Selama proses berjalannya PKM ini, tim menyiapkan instrumen tes untuk mengukur ketercapaian materi selama pelatihan. Adapun pelatihan yang dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tahap pendampingan. Hasil belajar yang diperoleh dalam evaluasi pembelajaran sains siswa kelas V, rata-rata 73,2 mencapai persentase rata-rata 73,2% dengan kategori tinggi. Siswa yang mencapai nilai minimal 70 berjumlah 30 dari 35 siswa, dengan persentase sebesar 85,7%, hasil belajar siswa secara klasikal dianggap berhasil. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembelajaran menggunakan kontekstual pada siswa SDN 1 Embacang Baru dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Pelatihan Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Saintifik di SDN 1 Embacang Baru Ahmad Amin; Armi Yuneti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i1.3255

Abstract

Tujuan dari PKM ini keberhasilan siswa mencapai minat belajar yang tinggi, dan dari setiap materi yang dipelajari dapat dipahami dengan baik. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu siswa sekaligus mendapatkan pencerahan dalam pembelajaran dengan baik. Adapun masalah yang ditemui di sekolah mitra yang menjadi sasaran kegiatan Program Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah proses pembelajaran IPA di kelas masih berorientasi dan berpusat pada guru sehingga siswa hanya menerima pelajaran, dan tidak terlibat aktif dalam proses belajar–mengajar, belum diterapkannya pendekatan saintifik, sehingga kurangnya minat belajar siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dari bulan Juli s.d Agustus 2024. PKM ini melibatkan tim peneliti yang berjumlah 1 orang ketua dan 1 orang anggota dosen, 3 orang anggota mahasiswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab, dan praktek pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dengan melibatkan peserta dalam diskusi secara berkelompok, dan Pendampingan pasca pelatihan.. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Desa Embacang Baru kecamatan Karang Jaya kabupaten Muratara. Untuk efektivitasnya kegiatan pelatihan ini, tim pelaksana membatasi peserta yang mengikuti pelatihan adalah siswa kelas V. Selama proses berjalannya PKM ini, tim menyiapkan instrumen tes untuk mengukur ketercapaian materi selama pelatihan. Adapun pelatihan yang dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tahap pendampingan. Hasil angket minat belajar yang diperoleh dalam evaluasi pelatihan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik siswa kelas V, nilai rata-rata 74,1 mencapai persentase rata-rata 87,5%, secara klasikal dianggap berhasil. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan minat belajar siswa SDN 1 Embacang Baru.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme Sebagai Pupuk Organik di Desa Suka Menang Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Ahmad Amin; Armi Yuneti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3679

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Suka Menang Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara dengan target sasaran masyarakat Desa Suka Menang. Berdasarkan hasil analisis terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan hasil diskusi, teridentifikasi persoalan yang dialami oleh mitra, diantaranya: kurangnya keterampilan masyarakat tentang proses pembuatan eco enzyme sebagai pupuk organik. Sehingga diharapkan setelah selesai kegiatan PKM ini mitra mampu membuat eco enzyme (pupuk organik) sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis di lahan pertanian. Adapun metode yang TIM gunakan adalah metode sosialisasi dan pelatihan tentang cara pembuatan Eco Enzym dari sampah rumah tangga. Berdasarkan hasil angket keterampilan yang diberikan TIM kepada responden sebanyak 30 orang, sebanyak 70% mitra (masyarakat petani) mampu membuat Eco Enzyme sendiri dengan komposisi yang tepat, dan menyatakan siap memproduksi dan menggunakannya secara rutin di lahan pertanian.
Sosialisasi Pembuatan Lilin Aroma Terapi Serai dari Minyak Jelantah untuk Pengusir Lalat dan Nyamuk Pada Masyarakat Desa Rantau Jaya Ahmad Amin; Armi Yuneti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3926

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Rantau Jaya Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara dengan target sasaran masyarakat Desa Rantau Jaya. Berdasarkan hasil analisis terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan hasil diskusi, teridentifikasi persoalan yang dialami oleh mitra, diantaranya: kurangnya keterampilan masyarakat tentang proses pembuatan lilin aroma terapi serai dari minyak jelantah. Sehingga diharapkan setelah selesai kegiatan PKM ini mitra mampu membuat lilin aroma terapi serai dari minyak jelantah sebagai alternatif untuk mengusir serangga, khususnya lalat dan nyamuk. Adapun metode yang TIM gunakan adalah metode sosialisasi dan pelatihan tentang cara pembuatan lilin aroma terapi serai dari minyak jelantah. Berdasarkan hasil angket keterampilan yang diberikan TIM kepada responden sebanyak 25 orang, sebanyak 73% mitra (masyarakat desa Rantau Jaya) mampu membuat lilin aroma terapi serai dari minyak jelantah sendiri dengan komposisi yang tepat, dan menyatakan siap memproduksi dan menggunakannya secara rutin di lingkungan rumah tangga.