Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Information and Communications Technology Muhammad Sidiq Pambudi; Makhrus Makhrus
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v4i.293

Abstract

Perkembangan zaman saat ini cukup memberikan pengaruh signifikan di setiap lini kehidupan, tidak terkecuali dalam bidang pendidikan. Penelitian ini memiliki tujuan dalam mengkaji penggunaan dan pengembangan media pembelajaran ICT di SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga lebih spesifiknya terhadap pra, proses, dan pasca pembelajaran PAI. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif kuantitatif (campuran). Sumber data yang yang peneliti gunakan meliputi data primer berupa wawancara dengan narasumber yaitu kepala sekolah dan guru PAI, dan sekunder yang meliputi buku, jurnal, dan literatur teks lainnya. Peneliti mengumpulkan data berdasarkan hasil wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket yang dibagikan kepada peserta didik. Kemudian untuk analisis data yang peneliti gunakan meliputi reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Information and Communication Technology (ICT) memiliki istilah umum dimana merujuk pada teknologi komputer. Penggunaan dan pengembangan menjadi suatu hal yang penting dalam pelaksanaan pembelajaran, terutama media pembelajaran. Perkembangan cukup pesat juga menjadi sebuah keharusan dalam adaptasi dengan situasai karena kehadiran teknologi-teknologi masa kini. Penggunaan ICT di SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga e-learning menjadi media utama dalam pelaksanaan pembelajaran dengan pesatnya perkembangan dan teknologi apalagi masih dalam situasi pandemi Covid-19. Media ICT tersebut memberikan kemudahan dalam pelaksanaan pembelajaran khususnya mata pelajaran PAI. Kemudian, selain dari pada manfaat terdapat kendala dalam pelaksanaan pembelajaran menggunakan media ICT tersebut seperti guru yang lanjut usia karena mereka belum terbiasa dengan ICT tersebut sehingga mengharuskan adaptasi dan memerlukan. Pelaksanaan pembelajaaran menggunakan media ICT dalam terhadap mata pelajaran PAI adalah guru mempersiapkan perlengkapan mengajar berupa; administrasi, laptop, dan internet guna membuka laman elearning.smkmusaga.sch.id sebagai media utama dalam pelaksanaan pembelajaran. Selain laman tersebut guru juga menggunakan media lain guna mendukung pemaksimalan pembelajaran PAI. Setelah pembelajaran terlaksana dengan baik guru mengevaluasi hasil belajar peserta didik, seperti memberikan soal menggunakan laman elearning.smkmusaga.sch.id, selain laman tersebut guru juga menggunakan google form.
Keterkaitan Konsep Tawakal dalam Islam dan Filsafat Stoikisme: Sebuah Analisis Implementatif Pambudi, Muhammad Sidiq; Matsania, Sab’ati Mela; Fathony, Bimba Valid
Canonia Religia Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/cr.v3i1.3139

Abstract

The complexity of modern life has generated profound psychological, social, and spiritual pressures that require a multidisciplinary response. This article analyzes the interrelation between the Islamic concept of tawakal and the philosophy of Stoicism, focusing on both their conceptual foundations and practical implications. Using a literature review method, the study examines relevant books, scholarly articles, and academic works. The findings reveal significant intersections between tawakal and Stoicism, particularly in the principles of self-control, acceptance of what lies beyond human power, and cultivating composure in the face of adversity. While tawakkul is grounded in theological submission to God and Stoicism in rationality and virtue, both can be integrated into a spiritual-philosophical framework that strengthens personal resilience. This study introduces the notion of the “Stoic Muslim” as an integrative model that combines maximum effort, spiritual surrender, and rational emotional regulation. The primary contribution of this research lies in advancing multidisciplinary Islamic scholarship by creating a dialogue between Islamic theology, Western philosophy, and modern psychology. Nevertheless, the study remains limited due to its reliance on theoretical analysis without empirical validation. Future research is recommended to employ qualitative or quantitative methods—such as case studies, in-depth interviews, or psychological surveys—to test the applicability of integrating tawakal and Stoicism in contemporary contexts. Such an approach may provide a more practical framework for enhancing spirituality and psychological resilience in addressing the challenges of modern life.
Kontribusi Sosial Muhammadiyah: Dari Teologi ke Aksi Nyata Fathony, Bimba Valid; Permadi, Indra; Pambudi, Muhammad Sidiq
Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Lembaga Peneltian Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/pelita.v3i1.3337

Abstract

Muhammadiyah, at its inception, was a religious organization that sought to provide answers to the problems faced by the community at that time. Al-Ma'un Theology is a concept initiated by KH. Ahmad Dahlan, the spirit of the Al-Ma'un letter became Muhammadiyah's support in carrying out social transformation as a form of implementing "Progressive Islam". This type of research is included in the library research category, where the object of study uses data sources from literature. In the research entitled "Muhammadiyah's Social Contribution: From Theology to Real Action" the researcher concluded that Al-Ma'un Theology plays a role as a social, humanitarian, and liberation theology, which emphasizes real action rather than merely classical theological discourse. This makes religion a force that drives social development and societal change. Al-Ma'un Theology functions as a social foundation that integrates religious values with real social action. Muhammadiyah's Amal Usaha (AUM) is a concrete form of action from the Muhammadiyah da'wah movement which acts as a medium for the concrete implementation of Islamic values in various areas of community life. Muhammadiyah responds to contemporary social issues by adopting educational approaches, social services, and religious fatwas that are relevant to the times to respond to current social, cultural, and technological challenges.