Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Pasien Membawa Kartu Indentitas Berobat (KIB) di Puskesmas Emparu tahun 2020 Joni Herman; Ega Agustina
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i4.3359

Abstract

Kartu Identitas Berobat (KIB) merupakan kartu identitas milik pasien di suatu instansi pelayanan kesehatan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kepatuhan pasien membawa Kartu Indentitas Berobat (KIB). Metode: rancangan penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Kepatuhan responden membawa Kartu Indentitas Berobat (KIB) yang tidak patuh sebesar 39 atau (60,9%) dan  patuh sebesar 25 atau (39,1%). Responden yang berumur < 35 tahun sebesar 17 atau (26,6%) dan > 35 tahun sebesar 47 atau (73,4%) responden. Responden yang berjenis kelamin laki-laki sebesar 36 atau (56,3%) dan perempuan 28 atau (43,8%). Hasil uji statistik didapatkan nilai P Value = 0,008 (P Value > α = 0,05) maka ada hubungan umur dengan kepatuhan pasien membawa KIB. Hasil uji statistik didapatkan nilai P Value = 0,007 (P Value > α = 0,05) maka ada hubungan jenis kelamin dengan kepatuhan pasien membawa KIB. Diharapkan dapat memberikan masukan kepada Puskesmas menggenai Kartu Indentitas Berobat (KIB) khususnya kepada pasien yang tidak membawa kartu berobat pada saat berobat.  Kata Kunci : Umur, Jenis Kelamin, Kepatuhan dan KIBKepustakaan : 25 ( 2006 – 2018)
Evaluasi Pelaksanaan Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Sungai Durian Joni Herman; Yolanda Montessori; Wagiran; Yolanda Mentessori; Sohibun; Novin Yetiani; Akhmad Hasan; Nurul Khoirun Nisa; Uray Bilchairi Jakti; Barliy Brasila
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5461

Abstract

Rekam medis elektronik merupakan sistem informasi yang menyimpan catatan medis pasien dalam format digital, menggantikan rekam medis berbasis kertas. Pelaksanaan rekam medis elektronik terdapat beberapa kendala seperti jaringan internet lelet, masih terbatasnya sumber daya manusia yaitu tenaga lulusan rekam medis, petugas rekam medis belum sepenuhnya menguasai pengunaan rekam medis elektronik, computer di ruangan rekam medis hanya dua. Tujuan: Mengetahui bagaimana evaluasi pelaksanaan rekam medis elektronik di Puskesmas Sungai Durian Tahun 2025. Metode: jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif dengan subjek penelitian yaitu petugas pendaftaran dan kepala instalasi rekam medis sedangkan objek penelitian pelaksanaan rekam medis elektronik. Hasil penelitian kendala ketika melakukan pendaftaran pasien yaitu mengakses fitur-fitur yang jarang digunakan, Proses pengajuan melalui bendahara nanti dari pihak puskesmas yang akan membelikan kebutuhan sesuai dengan pengajuan. peningkatan kapasitas jaringan wifi. computer di unit rekam medis puskesmas tersedia 2 unit, computer yang digunakan sering error. Belum ada penambahan unit computer. Kesimpulan: pelaksanaan rekam medis di puskesmas sesuai dengan kebutuhan pengguna, hanya saja beberapa aspek yang perlu penambahan sesuai dengan kebutuhan pengguna rekam medis elektronik.