Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Effect Of The Healthyqueen Website On The Improvement Of Adolescent Behavior About Menstruation Tarissa Yunita Rahma; Evi Pratami; Rijanto; Ervi Husni; Wannarat Lawang
International Journal of Advanced Health Science and Technology Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ijahst.v4i2.272

Abstract

Menstruation is bleeding in a manner periodic and cyclical from the accompanying uterus shedding of the endometrium. Cycle menstruation is time since day First menstruation until coming menstruation period next , meanwhile long cycle menstruation is distance between date started past menstruation and its start menstruation next . (Prayuni, Imandiri, & Adianti, 2018). This cycle can just variable , Symptoms menstruation also has impact strong negative on activity everyday and well-being , encouraging problem like poor mental health , decline productivity at work , and stress on the system health. Supported with results research conducted by Yilmaz, Bohara , and Thapa in 2021, 48% of sample report that they experience stress emotional during menstruation. The purpose of this study was to analyze the effect of the Healthyqueen website on increasing adolescent behavior regarding menstruation. This study use quantitative method pre - experimental research design with design One-group pretest-posttest design study. Sample taken with proportionate stratified random sampling technique of 52 respondents. The independent variable is the Healthyqueen website , while the dependent variable is level behavior adolecent about menstruation. Data collection instrument using questionnaire knowledge , attitude , action. Data analysis used is univariate and bivariate namely the Wilcoxon signed rank test with a significance level of 0.05. Research results show that there is enhancement significant behavior teenager daughter with p- value 0.000 <α (0.05) which means hipotesis accepted. The results of the study show the influence of the Healthyqueen website on increasing knowledge, attitudes and actions of adolescent about menstruation. Based on the description above, it can be concluded that there is an influence of the healthyqueen website on the behavior of young women. So it is recommended for adolescent to use the Healthyqueen website to find out and update related to menstruation
Pemberdayaan Kader tentang Pentingnya Kesehatan Reproduksi dan Gizi Remaja dalam Upaya Pencegahan Stunting Tatarini Ika Pipitcahyani; Sukesi; Ervi Husni; Dina Isfentiani; Rijanto; Siti Alfiah; Domas Nur Chandra; Yuni Ginarsih; Siti Farida
International Journal of Community Service Learning Vol. 9 No. 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v9i4.103706

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas anak di masa depan. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan gizi pada masa remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan kapasitas kader kesehatan dalam memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi dan gizi remaja sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Jenis kegiatan ini berupa intervensi edukatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, melibatkan 40 peserta. Metode pelaksanaan mencakup tahapan koordinasi dengan pihak puskesmas dan pemerintah desa, penyusunan materi pelatihan, pemberian edukasi melalui ceramah, diskusi interaktif, serta praktik penyuluhan (mikroteaching). Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif untuk hasil kuantitatif dan analisis kualitatif tematik untuk hasil observasi dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kategori baik, penurunan kategori cukup, dan tidak ada peserta dengan kategori kurang setelah pelatihan Kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif kader terhadap pentingnya kesehatan reproduksi dan gizi remaja sebagai langkah pencegahan stunting.
EDUKASI KADER TENTANG GIZI SEIMBANG CALON PENGANTIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Queen Khoirun Nisa’ Mairo; Siti Alfiah; Sukesi Sukesi; Kasiati Kasiati; Ade Zakiya Tasman Munaf; Agustina Mar’atus Sholichah; Tatarini Ika Pipitcahyani; Dina Isfentiani; Rijanto Rijanto
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Maret 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i2.2404

Abstract

Stunting remains a chronic nutritional problem that affects physical growth, cognitive development, and human resource quality. Prevention efforts should begin during the preconception period through improving nutritional knowledge among prospective brides and grooms. Community health cadres play a strategic role as health educators at the community level. This community service program aimed to enhance cadres’ awareness, commitment, and knowledge regarding balanced nutrition for prospective couples as a strategy to prevent stunting. A community-based participatory approach was employed through interactive education sessions, group discussions, case studies, demonstrations of balanced local food menus, and pre-test and post-test evaluations. A total of 35 health cadres participated in the program. Most participants were aged 31–50 years (57%) and had secondary education (66%). The proportion of cadres with good knowledge increased from 57% in the pre-test to 86% in the post-test. Qualitatively, cadres demonstrated improved awareness, active participation, and commitment to integrating nutrition education into routine posyandu activities and counseling for prospective couples. The program positively strengthened cadres’ capacity as health promotion agents and shows potential sustainability through community empowerment. Preconception nutrition education for cadres is recommended as a promotive and preventive strategy to accelerate stunting reduction at the community level.  
Peran Keluarga yang Mempengaruhi Perilaku Seks Bebas pada Remaja (Systematic Review): The Role of Family Influencing Free Sexual Behavior in Adolescents (Systematic Review) Dinar Eka Muktianasari; Yuni Ginarsih; Rijanto
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i1.1

Abstract

Background: Adolescence is a time of transition from children to adulthood, during which time, manychanges occur. Teenagers not ready to accept these changes will cause negative things such as free sex.Method:Based on data from the Indonesian Child Protection Commission, 32% of adolescents aged 14 to 18 in major cities in Indonesia have had sex. Families need to apply their roles well to prevent theoccurrence of free sex in adolescents. This research uses a systematic type of research review. The search was carried out in several electronic data bases in the last 5 years which were published both in English and Indonesian. Results : The results of the review show 9 journals that have an influence with the occurrence of free sex in adolescents with low levels of communication, support, supervision and education and family environments that have a lot of conflict. In the review results also found 2 journals that have an effect on one sex only because the research use disbasedon differences in family roles seen from a gender perspective and the presence of other factors so that the review results obtainedthe role of family has an influence on free sex behavior in adolescents. Conclussion : One of the ways to improve therole of the family is to provide access to information and education in order to improve the character quality of adolescents. Keywords : family role, behavior, freesex, adolescents.
Hubungan Penyakit Infeksi dengan Status Gizi Balita: The Relationship Between Infectious Diseases and Nutritional Status of Toddlers Dwi Nurhastutik; Rekawati Susilaningrum; Ani Media Harumi; Rijanto
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i1.48

Abstract

Latar Belakang:Status gizi kurang masih banyak terjadi di negara berkembang seperti di Indonesia. Penyakit infeksi yang sering terjadi adalah ISPA dan diare dan mempengaruhi status gizi kurang pada balita. Tujuan.Tujuan dari literature review ini adalah melakukan review secara sistematik pada beberapa hasil penelitian terbaru yang mengkaji hubungan penyakit infeksi dengan status gizi kurang balita. Metode. Pencarian artikel dengan metode Boolean strategicdengan penyaringan artikel menggunakan Flow Diagram. Database yang digunakan ProQuest, Pubmed, Science Direct, Research Gates, dan Google Schoolar. Jurnal internasional maupun nasional terindeksasi oleh SINTA dan Scopus, sehingga artikel yang digunakan bereputasi, dengan pencarian artikel 5 tahun kebelakang. Hasil.12 artikel menyatakan bahwa penyakit infeksi yang terjadi pada balita adalah ISPA dan diare. 8 artikel lain menyebutkan penyakit infeksi lain yaitu TBC, pneumonia, campak, dan infeksi telinga. 11 artikel internasional membahas penyakit infeksi pada balita yaitu ISPA dan diare merupakan penyakit infeksi yang sering terjadi pada balita di negara berkembang lainnya seperti Afrika Timur, Bangladesh dan Ethiopia. Penyakit infeksi dan status gizi kurang pada balita memiliki hubungan sinergis. Kesimpulan.Penyakit infeksi yang sering terjadi pada balita adalah ISPA dan diare dan berhubungan dengan status gizi kurang balita. Saran.Diperlukan penelitian lanjutan mengenai ulasan lanjutan untuk dapat mengetahui mengapa ISPA dan diare merupakan penyakit yang sering terjadi pada balita di Indonesia dan negara berkembang lainnya. Implikasi: Untuk menambah kajian literatur terkait hubungan penyakit infeksi dengan status gizi pada balita.
Pengaruh Pemberian Pijat Punggung (Back Massage) Terhadap Kualitas Tidur Ibu Menopause: The Effect of Back Massage on the Sleep Quality of Menopausal Mothers Yulia Viskiy; Kasiati; Dwi Purwanti; Rijanto
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i3.85

Abstract

Menopause adalah tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut diakibatkan oleh ovarium secara progresif yang telah gagal dalam memproduksi hormon estrogen. Standar kebutuhan tidur pada ibu menopause adalah 7 jam/hari. Apabila kurang dari 7 jam/hari maka bisa dikatakan kualitas tidurnya tidak baik. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan dan tingkat stress yang lebih tinggi. sehingga seringkali pada ibu menopause mengkonsumsi obat-obatan farmakologi. Terapi farmakologi memiliki efek yang cepat, akan tetapi jika diberikan dalam waktu jangka panjang dapat menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan. Sedangkan salah satu Intervensi non farmakologi untuk penanganan kualitas tidur ibu menopause adalah dengan terapi back massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pijat punggung (Back Massage) terhadap kualitas tidur ibu menopause di wilayah kerja puskesmas burneh. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 30 ibu menopause yang diambil dengan metode sampling kuota. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan kuisioner, uji analisis data uji Mc Nemar. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan p=0,000 bahwa terdapat perubahan kualitas tidur antara sebelum dan sesudah perlakuan dan 22 ibu menopause mengalami perubahan kualitas tidur sedangkan 8 ibu menopause tidak mengalami perubahan kualitas tidur. Berdasarkan hasil penelitian terdapat adanya pengaruh pemberian pijat punggung  (Back Massage) terhadap kualitas tidur ibu menopause. Perlunya pemberian pengetahuan dan juga peningkatan pelayanan asuhan kebidanan serta penerapan intervensi yang tepat seperti penerapan sleep quality bagi ibu menopause yang mengalami penurunan kualitas tidur. Kata kunci: Menopause, kualitas tidur, Pijat punggung