Alfina Baharuddin
Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor yang Berhubungan MSDs dan Manajemen Risiko Metode JSA dan HAZOPs di CV Guna Agung: Factors Related to MSDs and Risk Management JSA and HAZOPs Methods at CV Guna Agung Ummi Rahayu; Alfina Baharuddin; Ruslan Kalla
Journal of Muslim Community Health Vol. 3 No. 1 (2022): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v3i1.811

Abstract

Background: Loading and unloading companies (PBM) have workers who rely on back power to carry goods needed by the company. Often this job poses a risk of back pain, one of which is complaints of Musculoskeletal Disorders. This is related to work patterns with fixed or restricted body positions, continuous repetition of movements, heavy loads, length of work, history of illness, and years of work. This study aims to analyze the factors associated with musculoskeletal disorders (MSDs) and risk management by using Job Safety Analysis (JSA) and Hazards Operability Study (HAZOPS) methods in CV. Use the Great Makassar. Method: This type of research uses an analytical observational method with a cross-sectional study design. The sampling method using total sampling was carried out on loading and unloading workers at CV. Guna Agung Makassar. In measuring workload, work shifts, work stress and work fatigue are measured using questionnaires. And for risk management using the Job Safety Analysis (JSA) and Hazard and Operability Study (HAZOPs) methods. Result: There were 31 respondents involved in this study. Most of the respondents were in the age group 26-30 years (38.7%), the last education was high school/equivalent (61.2%), and 2-3 years of service (22.6%). The results of multivariate statistical tests showed that there was a relationship between years of service (p=0.003), length of work (p=0.007), disease history (p= 0.045), the weight of burden (p= 0.012), repetitive activities (p= 0.020), and work attitude (p= 0.050) with complaints of musculoskeletal disorders in workers at CV. Guna Agung Makassar. However, smoking habits (p= 0.125) had no relationship to complaints of musculoskeletal disorders in workers at CV. Guna Agung Makassar. For risk management using the JSA and HAZOPs methods, it is found that there are potential hazards associated with complaints of musculoskeletal disorders. Conclusion: Years of service, length of work, history of the disease, smoking habits, the weight of the burden, and repetitive activities have a significant relationship with complaints of musculoskeletal disorders in workers at CV. Guna Agung Makassar.
Analisis Spasial Pengaruh Lingkungan Fisik Rumah dan Perilaku Terhadap Kejadian COVID-19 : Spatial Analysis of the Effect of the Physical Environment of the House and Behavior on the Incidence of COVID-19 Retno Ambrawati; Alfina Baharuddin; Muhammad Ikhtiar
Journal of Muslim Community Health Vol. 3 No. 2 (2022): APRIL-JUNI (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v3i2.864

Abstract

Latar Belakang: Penyakit yang disebabkan virus corona, atau dikenal dengan COVID-19, adalah jenis baru yang ditemukan pada tahun 2019 dan belum pernah diidentifikasi menyerang manusia sebelumnya. Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui Analisis Spasial Pengaruh Lingkungan Fisik Rumah dan Perilaku Terhadap Penyebaran Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar Tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian cross-sectional study dan besar sampel adalah 76 orang dengan pengambilan sampel secara total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square dan analisis multivariat dengan regresi logistik. Analisis dengan SPSS 16.0. Hasil: Hasil analisis bivariat penelitian ini menunjukkan faktor yang ditemukan berpengaruh terhadap kejadian Covid-19 adalah sirkulasi udara ventilasi (p=0,025), pencahayaan alami(p=0,036), kepadatan hunian (p=0,036), suhu (p=0,004), kelembaban (p=0,024), perilaku (p=0,015). Hasil analisis multivariat menunjukkan adanya pengaruh bersama-sama antara pencahayaan alami (Exp B=0,094), suhu (Exp B=0,243), kelembaban (Exp B=0,289), perilaku (Exp B=0,231) terhadap kejadian Covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar Tahun 2021. Kesimpulan: Adanya pengaruh dari kejadian covid-19 terhadap lingkungan fisik rumah dan perilaku, diharapkan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan aspek lingkungan yang merupakan salah satu penyebab kejadian Covid-19 dan juga kepada masyarakat agar sepenuhnya untuk mematuhi protokol kesehatan.
Analisis Perilaku Aman Pada Perawat Menggunakan Model Perilaku ABC (Antecedent, Behavior, Consequence) Di Rumah Sakit Umum Daerah La Temmamala Kabupaten Soppeng Novitha Sunanryani; Suharni Suharni; Alfina Baharuddin
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i1.1191

Abstract

Latar Belakang: Perilaku aman dipengaruhi langsung oleh activator, yaitu kondisi atau ransangan yang mendahului terjadinya perilaku tertentu. Behavior adalah setiap hal yang dapat diukur langsung yang dilakukan tenaga kerja, termasuk berbicara, bertindak, dan melakukan fungsi fisik. Consequence dapat bertindak sebagai activator baru atau activator kedua yang dapat memicu munculnya perilaku baru atau perilaku lain. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku aman perawat menggunakan metode ABC. Matode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik. Desain penelitian ini merupakan cross sectiona. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 55 orang. Penelitian ini diolah menggunakan program komputerisasi SPSS. Dengan analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Penelitian yang diperoleh adalah tidak ada hubungan pengetahuan dengan nilai signifikansi 1.000, ada hubungan kebutuhan keselamatan dengan nilai signifikansi 0,004, ada hubungan kesadaran dengan nilai signifikansi 0,001, ada hubunan peran manajemen dengan nilai signifikansi 0,001, ada hubungan peraturan perusahaan dengan nilai signifikansi 0,012, ada hubungan penghargaan dengan nilai signifikansi 0,001, tidak ada hubungan sanksi dengan nilai signifikansi 0.675. Kesimpulan: Ada pengaruh antara kebutuhan keselamatan, kesadaran, peran manajemen, peraturan perusahaan, penghargaan dan tidak daa hubungan antara pengetahuan dan sanksi dengan perilaku aman.
Pengaruh Kegiatan Pembinaan Kesehatan terhadap Peningkatan Partisipasi Usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar Nur Ulfiah Darma Pertiwi; Haeruddin Haeruddin; Alfina Baharuddin
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i1.1194

Abstract

mempersiapkan Usila yang sehat dan mandiri, agar meminimalisir beban bagi masyarakat dan negara. Program pengembangan kesehatan usila tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya partisipasi yang baik dari usila itu sendiri. Partisipasi usila di Puskesmas Sudiang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar dengan melihat jumlah cakupan usila yang berpartisipasi dalam pembinaan pelayanan kesehatan sangat jauh dari sasaran. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kegiatan Pembinaan Kesehatan terhadap Peningkatan Partisipasi Usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan dikaji secara analitik. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar, sampel pada penelitian ini adalah usila yang berusia 60-90 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probabilitiy dengan teknik Purposive sampling. Analisis data dengan deskriptif (univariat), chi square (bivariat) dan regresi logistik (multivariat). Hasil: Ada pengaruh antara kegiatan pemeriksaan kolestrol, gula darah, asam urat dan senam usila terhadap partisipasi usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar dengan nilai (ρ-value) sebesar 0.000 < 0,05. Tidak ada pengaruh antara kegiatan pemeriksaan tekanan darah terhadap partisipasi usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar dengan nilai (ρ-value) sebesar 0.000 > 0,828. Kesimpulan: Perlunya dilakukan evaluasi program kesehatan kegiatan pembinaan kesehatan apakah kegiatan kegiatan pembinaan kesehatan telah menyentuh kebutuhan kesehatan usila atau perlunya dilakukan variasi kegiatan kegiatan pembinaan kesehatan seperti adanya kegiatan penyaluran hobi seperti kesenian. Puskesmas tetap memperhatikan penyegaran untuk kader kegiatan pembinaan kesehatan agar terus termotivasi dalam menjalankan fungsi dan perannya di kegiatan pembinaan kesehatan.