Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Kesehatan Pesisir pada Pra Lansia dan Lansia melalui Penyuluhan Hipertensi dan Pemeriksaan di PSRS Himo-Himo Ternate Fera The; Dini Permana; Sadrakh Dika
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.10937

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit umum yang mengancam kesehatan masyarakat populasi dewasa dan lanjut usia. Upaya pencegahan hipertensi pada Pra Lansia dan Lansia dapat dilakukan dengan melakukan penyuluhan tentang bahaya serta pencegahan hipertensi serta pemeriksaan tekanan darah untuk skrining. Panti Sosial Rehabilitasi Sosial (PSRS) Himo-Himo Ternate adalah sebuah panti sosial tempat tinggal untuk pra lansia dan lansia. Dari segi usia, kelompok usia ini yang paling rentan terhadap penyakit tidak menular salah satunya yaitu tekanan darah tinggi (hipertensi). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatakan kesehatan pra lansia dan lansia dengan metode penyuluhan hipertensi dan skrining tekanan darah melalui pemeriksaan. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah normal sebanyak 16 orang, pre hipertensi sebanyak 7 orang, hipertensi grade 1 sebanyak 13 orang dan hipertensi grade 2 sebanyak 4 orang. Pentingnya peningkatan pengetahuan untuk pencegahan penyakit dan komplikasi Kata Kunci : Hipertensi, Lansia, Pra Lansia, PSRS Himo-Himo Ternate ABSTRACT Hypertension is a common disease that threatens the public health of the adult and elderly population. Efforts to prevent hypertension in the Pre-Elderly and Elderly can be carried out by conducting counseling about the dangers and prevention of hypertension and blood pressure checks for screening. Himo-Himo Ternate Social Rehabilitation Social Institution (PSRS) is a residential social institution for the pre-elderly and elderly. In terms of age, this age group is most vulnerable to non-communicable diseases, one of which is high blood pressure (hypertension). This community service aims to improve the health of the pre-elderly and elderly with hypertension counseling methods and blood pressure screening through examinations. On examination, normal blood pressure was found as many as 16 people, pre-hypertension as many as 7 people, grade 1 hypertension as many as 13 people and grade 2 hypertension as many as 4 people. The importance of increasing knowledge for the prevention of diseases and complications Keywords : Hypertension, Elderly, Pre-Elderly, PSRS Himo-Himo Ternate
Edukasi Tentang Diabetes Mellitus Tipe II pada Masyarakat di Daerah Pesisir Kastela Dini Rahmawati Permana; Fera The; Sadrakh Dika
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.11146

Abstract

ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelainan metabolik disertai dengan kadar gula darah berlebih, kondisi hiperglikemia ini bisa diakibatkan oleh kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Diabetes dapat mempengaruhi berbagai organ tubuh dan berbagai aspek kesejahteraan kehidupan seseorang. Salah satu upaya pencegahan DM adalah merubah gaya hidup yang tidak sehat. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan derajat kesehatan masyarakat serta melakukan deteksi awal DM pada masyarakat di daerah pesisir Kastela, sehingga membantu menurunkan angka kejadian DM dan mencegah terjadinya komplikasi akibat DM kronik. Metode pengabdian ini dilakukan dengan penyuluhan dilanjutkan dengan pemeriksaan gula darah yang dilaksanakan di masyarakat di daerah pesisir Kastela berjumlah 30 orang. Dari pengabdian ini didapatkan 20 orang dengan kadar gula darah normal dan 10 orang dengan diabetes. Sehingga disimpulkan masih dibutuhkan peningkatan pengetahuan guna mencegah perkembangan penyakit dan komplikasi DM Tipe 2 Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Pesisir, Pantai Kastela  ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder accompanied by excess blood sugar levels, this hyperglycemia condition can be caused by abnormalities in insulin secretion, insulin action or both. Diabetes can affect various organs of the body and various aspects of the well-being of a person's life. One of the efforts to prevent DM is to change an unhealthy lifestyle. The purpose of this activity is to increase the knowledge and degree of public health as well as carry out early detection of DM in communities in the Kastela coastal area, thereby helping to reduce the incidence of DM and preventing complications due to chronic DM. This service method is carried out by counseling followed by blood sugar checks carried out in the community in the coastal area of Kastela with a total of 30 people. From this service, 20 people with normal blood sugar levels and 10 people with diabetes were found. So it was concluded that there is still a need for increased knowledge to prevent disease development and complications of Type 2 DM Keywords : Diabetic Mellitus, Coast, Kastela Beach
Edukasi Pencegahan dan Tatalaksana Awal Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Anak Marhaeni Hasan; Fera The; Kiky Frederik Rompis
Jurnal Surya Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.6.1.2023.16-19

Abstract

Acute Respiratory Infection (ARI) is an infection that can occur in the respiratory tract. The World Health Organization (WHO) in 2015 stated that, ARI is the leading cause of death in children less than 5 years old in the world. This service aims to improve the degree of public health knowledge through counseling on the importance of prevention and early management of ARI in children. This method of service is to conduct an initial survey of the location of the service, conduct counseling related to the initial management and prevention of ARI in children accompanied by discussions at the Gambesi Health Center. The target of this devotion is mothers who have toddler children.  The result obtained is that there is an increase in maternal knowledge before and after counseling is carried out
EDUKASI TENTANG PANTI BEBAS SCABIES (PABACA) DI PANTI PSRS HIMO-HIMO TERNATE Ryan Marsaoly; Fera The; Andri W J Imbar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20006

Abstract

Salah satu keterbatasan fisik yang dimiliki oleh seorang lansia adalah terganggunya aktivitas sehari-hari sehingga mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh serta personal hygiene seseorang. Hal inilah yang membuat lansia gampang terserang penyakit. Salah satu penyakit yang sering di derita lansia adalah skabies. Kejadian skabies diakibatkan karena pola kebersihan lingkungan yang buruk karena minimnya pengetahuan dan kesadaran para lansia tentang cara menjaga personal hygiene yang baik dan menjaga kebersihan lingkungan. Semakin buruk personal hygiene seseorang ditambah dengan buruknya kebersihan lingkungan maka akan semakin meningkatkan angka kejadian skabies. Oleh karena itu, perlu upaya untuk menurunkan angka kejadian skabies. Usaha yang dilakukan adalah dengan melakukan edukasi dan pendampingan secara terus menerus pada lansia. Objective: meningkatkan pemahaman dan kesadaran para lansia tentang cara menjaga personal hygiene yang baik dan menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit skabies. Metode: Metode pada pengabdian ini mengunakan teknik active learning dan community davelopment. Di awali dengan melakukan obeservasi keadaan scabies di Panti Himo-himo serta melakukan penyuluhan tentang scabies dan cara pencegahannya. Hasil: Jumlah peserta dari kegiatan edukasi yang dilaksanakan di panti PSRS Himo-Himo Ternate sebanyak 43 orang. Perbedaan sebaran usia dari peserta sosialisasi antara kelompok usia > 60 tahun berjumlah 34 orang (79.1%) dan kelompok usia < 60 tahun berjumlah 9 orang (20.9%). Untuk jenis kelamin sebaran jenis kelamin perempuan berjumlah 10 orang (23.3%) dan jenis kelamin laki-laki berjumlah 33 orang (76.7%). Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa ketepatan metode yang digunakan 88,3% peserta menyatakan baik sekali, 90,6% menyatakan bermanfaat, dan 93,0% menginginkan program yang berkelanjutan.
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN LUARAN PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE Muhamad Afif Riondi; Endang Kristanti; Fera The
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i1.698

Abstract

Stroke iskemik merupakan penyakit serebrovaskular akibat aterosklerosis pada pembuluh darah otak. Stroke iskemik dapat berakhir dengan perburukan luaran klinis berupa disabilitas dan kematian karena adanya pengaruh beberapa faktor risiko, seperti usia, jenis kelamin, riwayat penyakit, tingkat kesadaran awal, tekanan darah, dan kadar kolesterol total. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko dengan luaran klinis pasien stroke iskemik di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan desain cross sectional dengan data sekunder yang diambil dengan teknik total sampling. Hasil penelitian yang didapatkan dari 34 pasien, 24 (70,6%) pasien mengalami hiperglikemi dengan luaran memburuk 21 (61,7%) pasien. Pasien dengan usia ?45 tahun dengan luaran memburuk sejumlah 19 (55,9%) pasien. Pasien dengan jenis kelamin perempuan 29 (85,3%) pasien dengan luaran memburuk 23 (67,6%) pasien. Pasien dengan riwayat penyakit diabetes mellitus 29 (85,3%) pasien dengan luaran memburuk 23 (67,6%) pasien. Pasien dengan tingkat kesadaran GCS ?8 sejumlah 29 (85,3%) pasien dengan luaran memburuk 23 (67,6%) pasien. Pasien dengan kondisi tekanan darah hipertensi 24 (70,6%) pasien dengan luaran memburuk 21 (61,7%) pasien. Pasien dengan hiperkolesterolemia dengan luaran memburuk 19 (55,9%) pasien. Kesimpulan dari penelitian ini semua variabel memiliki p-value < 0,05, yang berarti ada hubungan bermakna antara faktor risiko dengan luaran klinis pasien stroke iskemik.  
Karakteristik Pasien Gout Arthritis di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate Muh. Ghalib I. Hadad; Abdul Azis Manaf; Fera The
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i8.855

Abstract

Gout Arthritis adalah penyakit progresif akibat menumpuknya kristal monosodium urat di persendian sebagai akibat dari hiperurisemia yang telah berlangsung kronik. Kota Ternate adalah salah satu daerah di Maluku Utara dengan angka kejadian penyakit sendi yang cukup tinggi, mencapai 6,94% kasus pada tahun 2018. Mengetahui karakteristik pasien gout arthritis di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan teknik total sampling yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Distribusi pasien Gout Arthritis paling banyak direntang usia 55-64 tahun (31,57%), jenis kelamin laki-laki (83,3%), pekerjaan wiraswasta (28,6%), pendidikan SMA (28,6%), kadar asam urat tinggi (76,2%), dan pasien yang tidak ada status tofi (61,9%). Karakteristik pasien Gout Arthritis paling banyak ditemukan pada usia 55-64 tahun, laki-laki, wiraswasta, tingkat pendidikan SMA, kadar asam urat tinggi, dan tidak ada status tofi.