Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Mayones Sehat Berbahan Dasar Susu dan Virgin Coconut Oil (VCO) Kirana, Bida Cincin; Cahyani, Erlien Dwi; Indriasari, Christina; Puradewa, Levi; Budiawan, Antonius; Imawati, Maria Fatmadewi; Purwanto, Agus
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i4.1272

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat bekerjasama dengan PKK di lingkungan Kelurahan/Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Melalui edukasi dan pelatihan pembuatan mayones sehat berbahan dasar susu dan Virgin Coconut Oil (VCO) ini untuk pemenuhan nutrisi pada ibu, ibu hamil dan anak-anak sebagai upaya pencegahan stunting. Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan, kurang gizi kronik yang berlangsung lama dan penyebab yang bersifat akut. Penurunan angka stunting merupakan salah satu indikator pencapaian Sutainable Development Goals (SDG’s) yang ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik serta meningkatkan pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan terkait pencegahan stunting dengan pemenuhan nutrisi baik bagi ibu maupun anak-anak dalam mencegah kejadian stunting. Hasil pengabdian kepada masyarakat dalam mitra yang merupakan PKK di lingkungan Kelurahan/Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan, Jawa Timur yang mengikuti edukasi serta pelatihan sebagian besar dapat membuat mayones sehat berdasarkan formula yang telah diberikan. Terjadi peningkatan pengetahuan mitra setelah mengikuti pelatihan sebesar 7,5 dari 76,25 menjadi 83,75.
Sunscreen Activity of Soursop Seeds Extract Erlien Dwi Cahyani; Antonius Budiawan; Levi Puradewa
Strada Journal of Pharmacy Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjp.v4i1.49

Abstract

Indonesia is a tropical climate country that is rich in sunlight. Sunlight overexposure leads to skin damage such as sunburn, black spots, wrinkles, and aging skin which is caused by oxidative stress. Soursop is a fruit rich in flavonoids that has the antioxidant activity to prevent oxidative stress and is known for its sunscreen effect. This study was aimed to determine the sunscreen activity of soursop seed extract by Sun Protective Factor (SPF) parameter. Soursop extract divided to 0.15 and 0.25% concentration and the SPF value was measured quantitatively using Spectrophotometer UV-Vis. SPF measurement result showed that soursop seeds extract 0.15 and 0.25% concentration gives 4.35 and 7.38 respectively SPF value. Soursop seeds extract showed sunscreen activity with low protection category.
Uji Fisik Dan Stabilitas Formulasi Sediaan Masker Gel Dari Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea Indica L.) dengan Variasi Karbopol sebagai Gelling Agent Rahmawati, Zendy Lia Ayu; Budiawan, Antonius; Puradewa, Levi
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v3i3.3159

Abstract

Beluntas (Pluchea indica L.) contains of flavonoids, which are beneficial for treating acne. Previous research has been conducted on peel-off gel masks made from ethanol extract of beluntas leaves. The aim of this study is to determine the variation in carbopol concentrations in the formulation of gel masks containing beluntas leaf extract, as well as to evaluate their physical stability. This research using three formulations with different carbopol concentrations: Formula I with 1% carbopol, Formula II with 1.5% carbopol, and Formula III with 2% carbopol. The physical evaluation of the beluntas leaf extract gel mask preparations included organoleptic, homogeneity, viscosity, pH, spreadability, and adhesiveness testing. All formulations underwent a stability test known as the cycling test (cycles 1 to 6). The results of the stability tests showed that Formulas II and III met the requirements for physical quality, whereas Formula I did not meet the viscosity and spreadability value ranges. The gel mask with the best results was Formula II with 1.5% carbopol concentration. However, based on the cycling stability test, there was an increase in viscosity and adhesiveness. Based on the cycling test results for organoleptic properties, homogeneity, and spreadability, Formula II did not show significant changes.
Pelatihan Pembuatan Minyak Esensial Sereh (Cymbopogon nardus) Menggunakan Teknologi Sederhana Indriasari, Christina; Budiawan, Antonius; Puradewa, Levi; Cincin Kirana, Bida; Purwanto, Agus; Cahyani, Erlien Dwi; Imawati, Maria Fatmadewi
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v4i3.19172

Abstract

Desa Ngunut berada di wilayah Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan yang sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup dari bercocok tanam. Dari segi ekonomi, sebanyak 27% warga Desa Ngunut, Kecamatan Kawedanan merupakan keluarga pra sejahtera, sehingga diperlukan upaya untuk dapat meningkatkan perekonomian keluarga di wilayah mitra melalui pemberdayaan potensi warga. Salah satu upaya peningkatan perekonomian melalui pemanfaatan tanaman sereh yang berpotensi dikembangkan untuk mengembangkan usaha perekonomian dari hulu ke hilir akan tetapi belum menjadi komoditas di wilayah Desa Ngunut. Hal ini dikarenakan warga belum memahami manfaat dan potensi ekonomi dari tanaman sereh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan untuk memperkenalkan manfaat dan potensi ekonomi tanaman sereh (Cymbopogon nardus), serta pembuatan minyak esensial sereh menggunakan alat destilasi sederhana. Luaran yang dicapai adalah peningkatan pengetahuan dan pemahaman secara keseluruhan dari 68,67% menjadi 84,33% pada warga Desa Ngunut, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan mengenai tanaman sereh (Cymbopogon nardus) yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian warga
Aktivitas Penyembuhan Luka Ektstrak Herba Krokot (Portulaca Oleracea) Budiawan, Antonius; Purwanto, Agus; Puradewa, Levi
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 3 No. 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v3i1.270

Abstract

Krokot (Portulaca oleracea) merupakan tanaman yang secara tradisional digunakan sebagai olahan pangan dan tanaman hias. Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa krokot memiliki aktivitas antibakteri yang kuat sehingga dapat dikembangkan untuk pengujian aktivitas penyembuhan luka berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penyembuhan luka dan kandungan flavonoid total ekstrak herba krokot (Portulaca oleracea). Uji aktivitas penyembuhan luka dilakukan menggunakan hewan uji kelinci yang diinduksi luka dengan ukuran 8 mm. Luka kemudian dikelompokkan menjadi empat kelompok uji yaitu kelompok kontrol negatif (diberi aqua destilata), kontrol positif (diberi betadine solution), ektrak herba krokot konsentrasi 10% dan 20%. Hasil uji menunjukkan aktivitas penyembuhan luka yang berbeda signifikan dengan kelompok kontrol negatif pada kelompok yang diberi ekstrak 10 dan 20% dengan rata-rata diameter luka berturut-turut sebesar 4,14±1,30 dan 4,56±1,93 di hari ke-7, 0,81±1,40 dan 0,52±0,90mm di hari ke-11. Uji kandungan flavonoid total ekstrak herba krokot menunjukkan rata-rata hasil 3,27±0,19 mgEQ/g.
Potensi Fraksi Ekstrak Herba Krokot (Portulaca grandiflora) Varietas Bunga Magenta dalam Menyembuhkan Luka: The Magenta Flower Variety Purslane Herbs (Portulaca grandiflora) Extract Fraction Potency in Wound Healing Budiawan, Antonius; Puradewa, Levi; Kirana, Bida Cincin
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i2.2025

Abstract

Purslane rose-like flower variety (Portulaca grandiflora) is a popular decorative plant in society. Purslane utilization for health in Indonesia is still limited. Rose-like magenta flower variety purslane (P. grandiflora) is already known for its wound healing activity. This wound healing activity may occur from its secondary metabolites such as flavonoids, saponins, tannins, and terpenoids. Flavonoids extracted in a suitable solvent have the potency to increase the purslane wound healing activity. This research aimed to determine the magenta flower variety purslane herbs extract fraction potency in wound healing. This experimental research was conducted using wound-induced rabbits. The wounds were divided into negative and positive control groups, water, ethyl acetate, and n-hexane treatment groups. The wounds treated with aqua destilata re-epithelization was 12.33 ± 0.94 days, meanwhile, the wounds treated with betadine solution, water, ethyl acetate, and n-hexane fraction were 9.33 ± 0.47, 9.33 ± 0.47, 9.67 ± 0.47, dan 10.00 ± 0.00 days respectively. The water, ethyl acetate, and n-hexane fraction of magenta flower variety purslane herbs (P. grandiflora) have potency in wound healing. The water fraction showed the fastest re-epithelization pace compared to ethyl acetate and n-hexane fraction.   Keywords:          fraction, purslane, Portulaca grandiflora, magenta, wound healing   Abstrak Krokot varietas berbunga seperti mawar (Portulaca grandiflora) merupakan tanaman hias yang cukup populer di masyarakat. Di Indonesia pemanfaatan krokot untuk kesehatan masih sangat terbatas. Krokot mawar (P. grandiflora) varietas bunga magenta diketahui memiliki aktivitas penyembuhan luka. Aktivitas penyembuhan luka tersebut kemungkinan diperoleh karena kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid. Flavonoid yang tertarik dalam pelarut yang sesuai tersebut berpotensi meningkatkan kemampuan krokot dalam menyembuhkan luka. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi dari fraksi ekstrak herba krokot (P. grandiflora) varietas bunga magenta dalam menyembuhkan luka. Penelitian eksperimental ini dilakukan menggunakan kelinci yang diinduksi luka pada bagian punggung. Luka dibagi menjadi kelompok kontrol negatif dan positif serta kelompok perlakuan fraksi air, etil asetat, dan n-heksana. Kelompok luka yang diberi aqua destilata menunjukkan re-epitelisasi 12.33 ± 0.94 hari, sedangkan kelompok luka yang diberi betadine solution, fraksi air, etil asetat, dan n-heksana berturut-turut 9.33 ± 0.47, 9.33 ± 0.47, 9.67 ± 0.47, dan 10.00 ± 0.00 hari. Fraksi air, etil asetat, dan n-heksana herba krokot (P. grandiflora) memiliki potensi menyembuhkan luka dengan mempercepat laju re-epitelisasi. Fraksi air menunjukkan laju re-epitelisasi yang paling baik dibandingkan fraksi etil asetat dan n-heksana.   Kata Kunci:         fraksi, krokot, Portulaca grandiflora, magenta, penyembuhan luka
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Di Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun Ganjari, Leo Eladisa; Nugroho, Christianto Adhy; Purwanto, Agus; Budiawan, Antonius; Puradewa, Levi
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i3.1359

Abstract

Masyarakat Kelurahan Rejomulyo Kota Madiun saat ini sedang melaksanakan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), yaitu kegiatan penanaman tanaman pangan di lahan pekarangan rumah masing-masing. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah bagaimana memanfaatkan sumber daya lingkungan sekitar untuk menyediakan pupuk yang murah dan alami. Dalam proses komunikasi dengan mitra, diketahui bahwa ketersediaan pupuk organik yang terjangkau menjadi kendala penting dalam mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya tanaman pangan. Sebagai solusi, diusulkan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada di Kelurahan Rejomulyo. Harapannya, wilayah ini dapat berkembang menjadi desa mandiri pupuk organik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan meliputi pembuatan pupuk organik cair dan padat dengan menggunakan bahan tunggal berupa kotoran hewan (kohe) kambing. Hasil kuesioner mengenai pemahaman pembuatan pupuk organik cair berbahan kohe kambing menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra dengan rata-rata skor sebesar 9,34%, yaitu dari skor 81,07 sebelum pelatihan menjadi 90,41 setelah pelatihan. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa terdapat pengetahuan baru yang diperoleh mitra, sehingga menambah wawasan sekaligus keterampilan mereka dalam mengolah pupuk organik cair.
Formulasi Dan Stabilitas Fisik Krim Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk) Dengan Perbedaan Humektan Yuliana, Tiara Hendry; Puradewa, Levi; Nurcahyani, Diah
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 3 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v2i3.996

Abstract

One of the medicinal plants used as traditional medicine is kelor (Moringa oleifera Lamk). Moringa leaves are rich in vitamin C and antioxidants which can increase collagen production to prevent and slow down premature aging. The effect of humectants on cream preparations is to obtain creams that have good physical characteristics during storage. This study aims to determine the formulation and physical stability of moringa leaf extract cream preparations (Moringa oliefera Lamk) that meet the requirements. The variations of humectants used in this study include propylenglycol-glycerin (FI), glycerin (FII) and propylenglycol (FIII). Stearic acid, cetyl alcohol (oil phase) were melted on a water bath, TEA, methylparaben, propylparaben, glycerol and distilled water (water phase) were heated. The two phases gradually and grind to form a creamy mass and add the extract. Test the physical quality of the cream for 1 week, namely organoleptic test, homogeneity test, pH test, spreadability test and viscosity test. The results of the cream spreadability test of Moringa leaf extract (Moringa oleifera Lamk) in formula I did not meet the requirements, formula II produced cream preparations that met the requirements with a spreadability range of 5-6 cm, formula III did not meet the requirements. The results of the viscosity test on the formula I, II, III are in the range of 22000-30000 cPs. Based on the results of research on formula II with the addition of the humectant glycerin, it produces a good cream preparation.