Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEJADIAN DEVIASI SEGMEN ST PADA GAMBARAN EKG PASIEN HIPERKOLESTEROLEMIA Sari Sari; Abdurahman Wahid; Rismia Agustina; Oski Illiandri
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 3, No 1 (2019): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.331 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v3i1.1566

Abstract

Hiperkolesterolemia telah dikenal luas merupakan faktor resiko utama bagi meningkatnya kejadian penyakit coroner jantung.  Tingginya kolesterol pada aliran darah mengakibatkan tendensi  terbentuknya plak aterosklerosis pada dinding pembuluh darah. Pada keadaan yang patologis pembentukan plak ini akan menginisiasi terbentuknya dinding atheroma yang mudah  yang mudah pecah memunculkan terbentuknya gumpalan thrombus yang akan menyumbat pembuluh koroner ke jantung sehingga otot-otot jantung mengalami kekurangan oksigen dan menyebabkan munculnya gambaran sandapan jantung sebagai infark otot jantung. Walaupun infark otot jantung telah diketahui akan memberikan gambaran khas seperti ST elevasi dan ST depresi, akan tetapi belum ada penelitian yang menunjukkan hubungan perubahan segmen ST dengan terjadinya hiperkolesterolmia pada pasien jantung. Tujuan. Untuk mengetahui hubungan hiperkolesterolemia dengan deviasi segmen ST. Metode. Penelitian ini  observasional deskriptif analitik. Sampel penelitian diambil dari data primer dan data sekunder dengan menggunakan teknik accidental sampling Hasil: Dari hasil uji statistic menggunakan fisher’s exact didapatkan nilai p=0,002 artinya ada hubungan hiperkolesterolemia dengan deviasi segmen ST. Diskusi: hiperkolesterolemia sangat berperan dalam menyebabkan perubahan kesehatan jantung terutama deviasi pada segmen ST dimana perubahan tersebut merupakan indikasi infark atau iskemik yang merupakan tanda akan adanya penyakit jantung
Determinan Perilaku Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi Usia Produktif di Pelayanan Kesehatan Primer: Scoping Review Kusniawati Kusniawati; Herawati Herawati; Didik Dwi Sanyoto; Oski Illiandri; Syamsul Arifin
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i2.1483

Abstract

Background: Hypertension is a major global health problem and a leading risk factor for cardiovascular disease. Although effective antihypertensive medications are widely available, poor medication adherence remains a significant challenge in achieving optimal blood pressure control, particularly among productive-age patients. Objective: This scoping review aimed to identify and synthesize evidence on the determinants of medication adherence among productive-age hypertensive patients (aged 18–59 years) in primary care settings. Methods: The review followed the Joanna Briggs Institute (JBI) framework and the PRISMA Extension for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) guidelines. A comprehensive literature search was conducted in PubMed, Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar for articles published between 2016 and 2026. Studies involving productive-age participants (18–59 years) that examined determinants of adherence to antihypertensive medication were included. Results: A total of 14 studies met the inclusion criteria. The findings revealed that medication adherence among productive-age hypertensive patients was influenced by multiple factors, including sociodemographic characteristics (age, education, economic status), self-efficacy, health literacy, treatment-related factors (regimen complexity, side effects), healthcare system support (effective communication, counseling), social support, and digital health interventions (mobile applications, electronic reminders). Conclusion: Medication adherence among productive-age hypertensive patients is a multidimensional behavior. Comprehensive, integrated strategies are required, including patient education, enhancing self-efficacy and health literacy, simplifying treatment regimens, strengthening communication with healthcare providers, and using technology-based interventions to improve long-term adherence and blood pressure control.
Peningkatan Keselamatan Kerja Melalui Pengenalan dan Pelatihan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang Aman dan Efektif pada Pekerja Industri Sasirangan di Kota Banjarmasin Widya Nursantari; Farida Heriyani; Nika Sterina Skripsiana; Sukses Hadi; Oski Illiandri; Yulia Syarifa; Lisda Hayatie; Siti Habibah Zein; Wahyu Setyaningsih; Fitria Dewi Puspita
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.16792

Abstract

Kejadian Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Kecelakaan Kerja terus meningkat setiap tahunnya, tidak terkecuali pada Pekerja industri rumahan Kain Sasirangan di Banjarmasin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai penggunaan dan perawatan APD yang benar serta pekerja terampil dalam menggunakan APD yang sesuai. Metode yang digunakan adalah intervensi edukatif berupa penyuluhan, pemutaran video, dan pelatihan pada 30 pekerja di Kelurahan Sungai Jingah Kota Banjarmasin. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pretest-posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan secara statistik, dimana rerata nilai peserta meningkat dari 65,3 pada saat pretest menjadi 89,3 pada saat posttest (Uji Wilcoxon, p=0,000). Hal ini membuktikan bahwa metode edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pekerja dalam penggunaan APD dan perawatannya sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di industri sasirangan Kota Banjarmasin.