Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

AL-MABĀHIṠ LAFẒIYYAH: IBĀRAH AL-NAṢ, ISYĀRAH AL-NAṢ, AL-‘ĀM, AL-KHĀS, AL-MUṬLAQ, AL-MUQAYYAD Madi Madi
TAHKIM Vol 13, No 1 (2017): TAHKIM: JURNAL HUKUM DAN SYARIAH
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/thk.v13i1.320

Abstract

One of the important elements used as an approach in studying Islamic law is the science of fiqh uṣul. Uṣul fiqh is a science that studies the rules that are used as guidelines in establishing the laws of shari'ah that are 'amaliyah obtained through detailed arguments. Through the rules of uṣul fiqh can be known naṣ-naṣ syara 'and the laws it shows. Among the most important laws of the fiqh are the legal terms of the linguistic terms using the lafẓiyyah method, of which dalalah 'ibārah al-naṣ,' isyārah al-naṣ, al-ām, al-khās, al-muṭlaq and al- muqayyad.
Pengaruh Penggunaan Audiovisual dalam Pembelajaran Tafsir Al-Qur’an terhadap Pemahaman Siswa Kelas 3 Pesantren Al-Amanah Maulana Imam Ma’ruf; La Jusu; Madi Madi
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 3 (2025): September : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i3.6451

Abstract

This study aims to quantitatively test the impact of using audiovisual media in learning Al-Qur'an interpretation on students' understanding. This study was motivated by the low level of students' understanding observed when the interpretation material was delivered through conventional teaching methods. Using a quantitative approach with a quasi-experimental design, this study adopted a pretest-posttest model involving an experimental group and a control group. The sample consisted of 62 students, divided into an experimental group exposed to audiovisual media and a control group taught through traditional lectures. Data collection instruments included questionnaires and comprehension tests given before and after the intervention. The results of the t-test analysis revealed a significant difference between the two groups (p < 0.05), indicating that the use of audiovisual media had a positive and significant effect on improving students' understanding of Al-Qur'an interpretation.
PENTINGNYA GURU PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SDN 41 BUTON Madi Madi; Sulasri Sulasri
SYATTAR Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal: Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pentingnya Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terhadap motivasi belajar siswa SD Negeri 41 Buton. Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagai penyelenggara pemerintahan baik pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dalam proses pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data primer, yakni data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan data sekunder, yakni data yang diperoleh melalui data-data kepustakaan. Dalam analisis data, menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yakni memaparkan data secara tertulis mengenai data-data yang terkait dengan objek penelitian yang ada di SD Negeri 41 Buton, baik melalui pengamatan, wawancara tentang keadaan yang sebenarnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sangat dibutuhkan pada SD Negeri 41 Buton; 2) Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memiliki kemampuan dalam memotivasi siswa dalam belajar; 3) Salah satu bentuk motivasi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) adalah senantiasa memberikan penghargaan serta pujian terhadap siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik dan benar, memberikan tugas mandiri dan lain sebagainya