Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNIK MESIN

Kerentanan Retak dan Kekerasan HAZ API 5l-x65 Pipe Steel Welded Joint karena Annealing Holding Time Padang Yanuar; Yurianto Yurianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.596 KB)

Abstract

Regangan mikro daerah pengaruh panas disebabkan oleh proses pembekuan logam las, regangan ini menyebabkan retak mikro. Daerah pengaruh panas adalah penunjuk kerentanan strukturmikro terhadap retak mikro, dan kekerasannya tidak sama dibanding logam dasar dan logam las. Tujuan Penelitian ini adalah mengamati pengaruh waktu penahanan anil terhadap kerentanan retak dan kekerasan mikro daerah pengaruh panas pada lasan pipa baja API 5L X65. Metode penelitian yang digunakan adalah kaji experimental. Hasil penelitian ini adalah kerentanan retak logam dasar dan daerah pengaruh panas, dan angka kekerasan mikro berdasarkan waktu penahanan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa retak meningkat dengan meningkatnya waktu penahanan, tetapi retak terkecil pada waktu penahanan 90 menit
Identifikasi Undulating pada Pembuatan Cn-235 Leading Edge Wing Yohanes BEN; Yurianto Yurianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2333.49 KB)

Abstract

Pada proses pembuatan leading edge, sering terjadi cacat yang menyebabkan proses produksi menjadi terhenti. Cacat yang terjadi disebut undulating, dan menyebabkan lembaran tipis menjadi bergelombang, transparent, dan mengalami contour permukaan karena tegangan sisa setelah proses pengerolan. Tujuan penelitian adalah menurunkan tegangan sisa yang terkandung dalam bahan. Manfaat penelitian untuk mencegah berhentinya proses pembuatan leading edge akibat undulating dan menurunkan scrab akibat bahan yang reject. Metoda yang digunakan adalah menurunkan kandungan tegangan sisa dengan melakukan stretching pada bahan yang digunakan yaitu: 2024 T3 Cad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa undulating timbul setelah proses chemical milling karena adanya tegangan sisa dalam bahan setelah proses rolling. Undulating berkurang jika bahan setelah rolling di temper.