Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Parameter Anomali SP Menggunakan Metode Inversi Non linier Pendekatan Linier Fajriani Fajriani; Hardi Hamzah; Wahyu Srigutomo; Prihamdhanu Mukti Pratomo
SAINTIFIK Vol 5 No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.577 KB) | DOI: 10.31605/saintifik.v5i1.193

Abstract

nterpretasi anomali self-potential (SP) model geometri sederhana (fixed geometry) sederhana, dilakukan untuk menghitung kedalaman, sudut polarisasi benda, moment dipole listrik, dan bentuk struktur benda dibawah permukaan yang mempengaruhi data SP yang diamati diatas permukaan. Dalam mengidentifikasi parameter anomali SP akibat dari model fixed geometry dibawah permukaan bumi dapat dilakukan dengan cara pemodelan inversi. Dalam tulisan ini pemodelan inversi diselesaikan menggunakan pendekatan linier dengan metode least-square terbobot dan metode Levenberg-Marquardt. Kedua metode ini diaplikasikan untuk menentukan nilai parameter dari anomali self-potential akibat struktur sesar, dengan menganggap struktur sesar menyerupai bentuk lempeng. Metode least-square terbobot dan Levenberg-Marquardt mampu mengikuti pola hasil data pengukuran di lapangan. Kedua metode inversi tersebut efisien karena proses perhitungannya yang relatif singkat serta nilai parameter model struktur lempeng hasil perhitungan kedua metode tersebut menunjukkan hasil yang sama hanya terdapat sedikit selisih perhitungan pada nilai kemiringan sudut lempeng.Kata kunci: anomali self-potential, fixed geometry, pendekatan linier
Pembuatan Hand Sanitizer dari Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Alternatif Pembersih Tangan Bebas Alkohol Nirmala Sari; Fajriani Fajriani; Ida Ratna Nila
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p95-97

Abstract

Hand sanitizer products on the market generally contain alcohol which can cause dry hands and dehydration of the skin, therefore alternative ingredients that are skin-friendly and do not irritate the skin are needed such as the use of natural ingredients. One of them is bay leaf (Syzygium polyanthum). Salam plant is a plant that has antibacterial properties. The main ingredients that have antibacterial properties are flavonoids, tannins, essential oils, steroids, so that bay leaves can be used as a hand sanitizer to reduce alcohol use. The manufacture of bay leaf hand sanitizer is done by extracting the bay leaves with 96% ethanol solvent. The extraction results are then dissolved with other supporting materials which are certainly safe for health. It is hoped that the bay leaf hand sanitizer will be a safer alternative to hand sanitizers than alcohol-based hand sanitizers
Prediksi Penurunan Muka Tanah Melalui Pendugaan Potensi Air Tanah Menggunakan Metode Self-Potential Fajriani Fajriani; Teuku Andi Fadlly; Tisna Harmawan
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 2 No 2 (2020): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.201 KB) | DOI: 10.31605/phy.v2i2.704

Abstract

Penurunan muka tanah merupakan bencana geologi berupa turunnya permukaan tanah yang terjadi secara alami. Salah satu penyebab penurunan muka tanah diakibatkan oleh kegiatan eksploitasi air tanah. Di Gampong Lengkong setiap harinya aktivitas pengeboran air tanah dilakukan untuk didistribusikan ke sebagian besar masyarakat kota Langsa. Kegiatan pengeboran air tersebut dapat memicu berkurangnya potensi air tanah. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi potensi air tanah sebagai upaya awal memantau kondisi bawah permukaan agar penurunan tanah akibat kekosongan akuifer dapat dicegah. Pendugaan potensi air tanah tersebut, dapat dilakukan dengan menggunakan metode Self-Potential. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa selama dua bulan pengukuran terlihat perbedaan nilai potensial yang terukur di ketiga lintasan. Interpretasi data dilakukan dengan menganalisa peta kontur isopotensial yang memberikan informasi bahwa nilai potensial dibulan kedua menjadi lebih kecil dari bulan pertama pengukuraan. Perubahan nilai potensial ini diduga akibat dari perubahan potensi air tanah. Berubahnya potensi air tanah mengarah kepada pengurangan jumlah air tanah. Pengurangan air ini disebabkan oleh adanya aktivitas pengambilan air tanah yang berlebihan setiap harinya, sehingga dapat diyakini mengakibatkan berkurangnya jumlah air tanah pada lapisan akuifer. Jika jumlah air tanah dalam akuifer terus berkurang maka daya dukung tanah menjadi semakin melemah dan potensi bencana penurunan muka tanah akan semakin cepat terjadi.
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN SERAI (Cymbopogon nardus) SEBAGAI OBAT PENGUSIR NYAMUK DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DBD Nirmala Sari; Fajriani Fajriani; Ida Ratna Nila; T. Andi Fadlly
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1059-1064

Abstract

Desa Sriwijaya merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang. Desa ini termasuk salah satu desa yang terdampak banjir, sehingga saat banjir melanda, resiko penularan dan serangan penyakit tertentu pun menjadi meningkat. Penyakit yang biasa muncul saat terjadi banjir adalah demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti. Banyak langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam pencegahan penyakit DBD yaitu dengan melakukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur). Selain itu penggunaan obat nyamuk sintetis juga dapat dilakukan dalam pencegahan DBD yang dapat ditemukan di pasaran antara lain obat nyamuk bakar, elektrik, spray dan lotion. Namun penggunaan obat nyamuk ini mengandung bahan-bahan kimia yang sangat berbahaya seperti diklorvos dan DEET . Oleh karena itu penggunaan bahan-bahan alami dapat menggantikan  penggunaan obat anti nyamuk sintetis yang tidak berbahaya sekaligus ramah lingkungan adalah dengan menggunakan tanaman daun serai (Cymbopogon nardus). Pada tanaman daun serai mengandung zat-zat seperti senyawa geraniol dan sitronela, dimana senyawa tersebut merupakan kandungan yang terdapat pada obat nyamuk semprot. Terdapat tiga tahapan  metode dalam pelaksanaan kegiatan PKM yaitu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang bertujuan untuk memonitoring dan mengevaluasi terhadap perkembangan hasil kegiatan untuk keberlanjutan program PKM di desa tersebut. Hasil kegiatan PKM ini adalah mitra sasaran yang memiliki keterampilan dan kreativitas dalam membuat obat anti nyamuk sendiri. Melalui kegiatan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang cara membuat obat anti nyamuk dari bahan-bahan alami
PENINGKATAN PEREKONOMIAN HASIL PRODUKSI KERUPUK IKAN BANDENG MELALUI PEMASARAN E-COMMERCE DI DESA KUALA LEUEGE PEREULAK ACEH TIMUR Rahmatul Fajri; Ulil Amna; Fajriani Fajriani; Afrahun Naziah; Fitriani Fitriani; Yulida Amri; Rachmad Almi Putra; Beni Al Fajar
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v1i1.8152

Abstract

The community service that has been carried out aims to improve the economy of the Kuala Leuge Pereulak village community in East Aceh through marketing local community products with e-commerse marketing techniques. The method of implementing the service carried out is through socialization or education regarding the effective use of marine products through the production of milkfish crackers which are marketed e-commerse. The results of the service activities that have been carried out have a positive impact on the community in Kuala Leuge village, namely being able to increase community creativity in processing existing resources to improve the economy, not only that through training from activities carried out by the community it is easier to market production results online in e-commerce. From the results of the activities carried out, it shows that there is an increase in the number of products sold every month.
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN SERAI (Cymbopogon nardus) SEBAGAI OBAT PENGUSIR NYAMUK DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DBD Nirmala Sari; Fajriani Fajriani; Ida Ratna Nila; T. Andi Fadlly
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1059-1064

Abstract

Desa Sriwijaya merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang. Desa ini termasuk salah satu desa yang terdampak banjir, sehingga saat banjir melanda, resiko penularan dan serangan penyakit tertentu pun menjadi meningkat. Penyakit yang biasa muncul saat terjadi banjir adalah demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti. Banyak langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam pencegahan penyakit DBD yaitu dengan melakukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur). Selain itu penggunaan obat nyamuk sintetis juga dapat dilakukan dalam pencegahan DBD yang dapat ditemukan di pasaran antara lain obat nyamuk bakar, elektrik, spray dan lotion. Namun penggunaan obat nyamuk ini mengandung bahan-bahan kimia yang sangat berbahaya seperti diklorvos dan DEET . Oleh karena itu penggunaan bahan-bahan alami dapat menggantikan  penggunaan obat anti nyamuk sintetis yang tidak berbahaya sekaligus ramah lingkungan adalah dengan menggunakan tanaman daun serai (Cymbopogon nardus). Pada tanaman daun serai mengandung zat-zat seperti senyawa geraniol dan sitronela, dimana senyawa tersebut merupakan kandungan yang terdapat pada obat nyamuk semprot. Terdapat tiga tahapan  metode dalam pelaksanaan kegiatan PKM yaitu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang bertujuan untuk memonitoring dan mengevaluasi terhadap perkembangan hasil kegiatan untuk keberlanjutan program PKM di desa tersebut. Hasil kegiatan PKM ini adalah mitra sasaran yang memiliki keterampilan dan kreativitas dalam membuat obat anti nyamuk sendiri. Melalui kegiatan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang cara membuat obat anti nyamuk dari bahan-bahan alami
Implementasi Alat Pendeteksi Dini (Early Warning System) Untuk Gempa Bumi Berbasis Arduino Di Sma Negeri 4 Kejuruan Muda Aceh Tamiang M. Ari Fahril; Fajriani Fajriani; Ginda Maruli Andi Siregar; Sabrian Tri Anda; Ida Ratna Nila; Radhiyullah Armi; Tomi Afrizal; Rachmad Almi Putra; Afrahun Naziah; Sakinah Humaira Ficqtra; Thania Alisya
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan gempa bumi yang tinggi karena terletak pada zona subduksi dan memiliki kondisi geologi yang sangat kompleks. Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mitigasi bencana di lingkungan pendidikan, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang serta menerapkan sistem pendeteksi dini gempa bumi (early warning system) berbasis Arduino di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Sistem ini menggunakan sensor akselerometer MPU6050 yang dapat merekam getaran tanah pada tiga sumbu utama (X, Y, dan Z). Data yang diperoleh dari sensor kemudian diproses oleh mikrokontroler Arduino melalui tahapan penyaringan, konversi, dan analisis sebelum ditampilkan pada layar LCD sebagai indikator aktivitas sistem. Tahapan kegiatan pengabdian mencakup perancangan prototipe alat, pengujian fungsional di lingkungan sekolah, serta kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan bagi guru dan siswa. Hasil penerapan menunjukkan bahwa alat dapat mendeteksi getaran secara real-time dan memberikan peringatan dini melalui tampilan visual dan bunyi alarm. Program ini tidak hanya meningkatkan kesiapsiagaan sekolah terhadap potensi gempa bumi, tetapi juga berfungsi sebagai media pembelajaran berbasis teknologi yang memperkuat pemahaman siswa mengenai mitigasi bencana serta penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi Sinta 6, publikasi artikel pada media massa, HKI, poster dan juga video kegiatan. Pengabdian ini juga sekaligus menjadi solusi praktis dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Implementasi Global Positioning System (GPS) di SMAN 1 Kejuruan Muda Untuk Optimalisasi Navigasi Dan Mitigasi Bencana, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang Sabrian Tri Anda; M. Ari Fahril; radhiyullah armi; Afrahun Naziah; Fajriani Fajriani; Ida Ratna Nila; Tomi Afrizal; Rachmad Almi Putra; Sarah Niaci; Risk Amelia; Derimawati Sormin; Rachsha Kulla Ilma; Thania Alisya
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SMAN 1 Kejuruan Muda terhadap teknologi Global Positioning System (GPS) dan perannya dalam mitigasi bencana. Latar belakang kegiatan ini adalah minimnya pengetahuan siswa mengenai GPS, terbatasnya pemanfaatan GPS sebagai jalur evakuasi di sekolah, serta belum terintegrasinya mitigasi bencana dalam kurikulum. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi konsep dasar GPS, pengenalan aplikasi GPS untuk pemetaan sederhana, penyusunan modul singkat sebagai bahan ajar tambahan, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi berjalan dengan baik, siswa aktif berdiskusi, dan antusias terhadap materi. Evaluasi juga memperlihatkan peningkatan pemahaman siswa mengenai GPS, tidak hanya sebagai alat navigasi sehari-hari, tetapi juga sebagai sarana pendukung mitigasi bencana di wilayah rawan seperti Aceh Tamiang.