Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Peningkatan PENINGKATAN PRODUKSI USAHA TERASI AWAINA DI KOTA LANGSA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SCREW PRESS MACHINE SEBAGAI PENCETAK TERASI Fajriani Fajriani; Haikal Fajri; Nirmala Sari; Sabrian Tri Anda; T. Andi Fadly; Ida Ratna Nila
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v8i2.19193

Abstract

One of the household businesses in the field of shrimp paste processing located in Gampong Simpang Lhee, West Langsa District, Langsa City is terasi awaina. From the observations that have been made, the process of printing shrimp paste is still carried out conventionally using hands, so the process of printing shrimp paste takes a long time and produces a paste print that is not uniform in size, therefore the PKM team offers an appropriate technology in the form of a screw press machine as a paste printer. The method of this community service activity is carried out by providingn information and solutions about the products offered, as well asstrengthening the screw press machine design needed by partners, then conducting training on how to operate and maintain the screw press machine , then the latter performs mentoring during and after the program. From the results of the evaluation that has been carried out by the PKM team, it is certain that the business of terasi awaina gampong simpang lhee has been skilled in using screw press machines, it is hoped that with the screw press machine, the production of awaina paste will increase.
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN SERAI (Cymbopogon nardus) SEBAGAI OBAT PENGUSIR NYAMUK DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DBD Nirmala Sari; Fajriani Fajriani; Ida Ratna Nila; T. Andi Fadlly
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1059-1064

Abstract

Desa Sriwijaya merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang. Desa ini termasuk salah satu desa yang terdampak banjir, sehingga saat banjir melanda, resiko penularan dan serangan penyakit tertentu pun menjadi meningkat. Penyakit yang biasa muncul saat terjadi banjir adalah demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti. Banyak langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam pencegahan penyakit DBD yaitu dengan melakukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur). Selain itu penggunaan obat nyamuk sintetis juga dapat dilakukan dalam pencegahan DBD yang dapat ditemukan di pasaran antara lain obat nyamuk bakar, elektrik, spray dan lotion. Namun penggunaan obat nyamuk ini mengandung bahan-bahan kimia yang sangat berbahaya seperti diklorvos dan DEET . Oleh karena itu penggunaan bahan-bahan alami dapat menggantikan  penggunaan obat anti nyamuk sintetis yang tidak berbahaya sekaligus ramah lingkungan adalah dengan menggunakan tanaman daun serai (Cymbopogon nardus). Pada tanaman daun serai mengandung zat-zat seperti senyawa geraniol dan sitronela, dimana senyawa tersebut merupakan kandungan yang terdapat pada obat nyamuk semprot. Terdapat tiga tahapan  metode dalam pelaksanaan kegiatan PKM yaitu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang bertujuan untuk memonitoring dan mengevaluasi terhadap perkembangan hasil kegiatan untuk keberlanjutan program PKM di desa tersebut. Hasil kegiatan PKM ini adalah mitra sasaran yang memiliki keterampilan dan kreativitas dalam membuat obat anti nyamuk sendiri. Melalui kegiatan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang cara membuat obat anti nyamuk dari bahan-bahan alami
PENERAPAN RANCANG BANGUN SISTEM KUALITAS AIR BERBASIS IoT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI BENIH IKAN LELE Ida Ratna Nila; T.Andi Fadlly; Rachmad Almi Putra; Nirmala Sari; Salman Salman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1053-1058

Abstract

Keberhasilan budidaya perikanan Ikan Lele dapat dilihat dari kualitas air yang digunakan, meskipun Ikan Lele dapat bertahan hidup pada kondisi air yang buruk akan tetapi tidak berpengaruh pada proses perkembangannya. Hal ini dapat dilihat dari parameter fisik yang akan diukur antara lain suhu, derajat keasaman (pH), dan oksigen terlarut. Kondisi air dengan keadaan kadar pH terlalu asam atau basa dan suhu air yang tinggi dapat mempengaruhi kegagalan budidaya Ikan Lele tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan pengamatan berkala pada kondisi air agar tetap terjaga tumbuh kembang benih Ikan Lele yang dibudidayakan tersebut. Permasalahan mitra pembudidayaan benih Ikan Lele Gampoeng Seuriget dalam kegiatan Pengandian kepada Masyarakat (PKM) ini, yaitu masih menggunakan cara konvensional dalam pengamatan kondisi air tersebut yang diyakini memiliki kelemahan, karena faktor kesalahpahaman pada manusia dengan tingkat akurasi hasil pengukuran. Kegiatan tersebut, akan dibangun sebuah sistem berbasis IoT untuk pemantauan kualitas air kolam benih ikan lele. Selain itu, kualitas air kolam terkontrok secara otamatis. Adapun pelaksanaannya meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Pada Pelaksanaan meliputi sosialisasi dan praktek lapangan. Pada tahapan ini tim PKM mengundang mitra pembudidaya Ikan Lele Gampoeng Suriget untuk memberikan pengarahan dan pengetahuan mengenai penggunaan sistem berbasis IoT untuk kualitas air kolam dalam meningkatkan budidaya produksi benih Ikan Lele Gampoeng Seuriget sebagai solusi dalam pembelajaran untuk para pembudidaya Ikan Lele
INOVASI PEMBUATAN ALAT PENGASAPAN IKAN TIPE DRUM SEBAGAI INSTRUMEN PENGOLAHAN HASIL WADUK DESA UTEUN DAMA, PEUREULAK Mulia Safrida Sari; Ahmad Ihsan; Ida Ratna Nila; Rachmad Almi Putra; Fitriani; Suri Purnama Febri; Andri Yusman Persada; Beni Al Fajar
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v1i2.8717

Abstract

Uteun Dama Village is a village in Peureulak Sub-district that has the potential for reservoir products such as tilapia. The manufacture of fish smoking equipment using used drums aims to maintain the quality and nutritional value, provide a distinctive aroma, and extend the shelf life of tilapia to be longer. The making of this fish smoking equipment can be made through designing a fish smoking equipment design using the Auto Cad application and then printed to facilitate the making of a tool frame equipped with a closing door, chimney, smoking rack and furnace. The fish smoking equipment that has been made can be an alternative instrument in fish preservation with several characteristics including a larger fish smoking volume capacity, has better temperature control, can maintain sterile conditions and avoid contamination during fish storage, high fuel use efficiency and can save operational costs in the long term.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI MESIN PENGAYAK BERBASIS SISTEM SHAKER SCREEN DALAM PENINGKATAN PRODUKSI TERASI BUBUK KELOMPOK USAHA TERASI AWAINA KOTA LANGSA ACEH Ida Ratna Nila; Yulida Amri; Fajriani; Sabrian Tri Anda; Nirmala Sari; M. Ari Fahril; Afrahun Naziah
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v2i1.9763

Abstract

Gp. Simpang Lhee merupakan desa yang terletak di Kec. Langsa Barat, Kota Langsa. Gampong ini dikenal sebagai daerah yang memiliki sektor perikanan yang cukup besar. Untuk potensi komoditas unggulan Gampong ini berfokus pada hasil olahan udang rebon yang diolah menjadi terasi bubuk, yang merupakan pengembangan dari produk terasi pasta yang telah dikeringkan. Permasalahan yang dihadapi gampong ini, pada pengolahan dan pemasaran, terkait dalam hal pengolahan, terasi bubuk membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengayakan. Proses pengayakan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan pihak produsen merasa kesulitan. Dampaknya tidak efisiensi penggunaan waktu untuk pengolahan yang berakibat, kurangnya produksi hingga menyebabkan kerugian. Selanjutnya, dalam hal pemasaran, terasi bubuk ini memerlukan packaging/kemasan khusus sebagai tempat penyimpanan yang mampu mengurangi bau khas terasi yang sedikit menyengat. Untuk itu, Tim PKM Universitas Samudra menawarkan suatu alat teknologi tepat guna berupa Mesin Ayak berbasis Shaker Screen yang berfungsi sebagai ayakan bahan terasi bubuk yang lebih cepat, praktis dan efisien yang bekerja dengan memanfaatkan motor listrik sebagai penggerak agar dapat bergerak secara vertikal dan horizontal secara periodik. Selain mesin ayakan, tim PKM Universitas Samudra akan merancang sebuah kemasan khusus dengan ukuran ± 65 gr, dimana kemasan ini dirancang khusus agar dapat meredam bau khas terasi yang menyengat.
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN SERAI (Cymbopogon nardus) SEBAGAI OBAT PENGUSIR NYAMUK DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DBD Nirmala Sari; Fajriani Fajriani; Ida Ratna Nila; T. Andi Fadlly
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1059-1064

Abstract

Desa Sriwijaya merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang. Desa ini termasuk salah satu desa yang terdampak banjir, sehingga saat banjir melanda, resiko penularan dan serangan penyakit tertentu pun menjadi meningkat. Penyakit yang biasa muncul saat terjadi banjir adalah demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti. Banyak langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam pencegahan penyakit DBD yaitu dengan melakukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur). Selain itu penggunaan obat nyamuk sintetis juga dapat dilakukan dalam pencegahan DBD yang dapat ditemukan di pasaran antara lain obat nyamuk bakar, elektrik, spray dan lotion. Namun penggunaan obat nyamuk ini mengandung bahan-bahan kimia yang sangat berbahaya seperti diklorvos dan DEET . Oleh karena itu penggunaan bahan-bahan alami dapat menggantikan  penggunaan obat anti nyamuk sintetis yang tidak berbahaya sekaligus ramah lingkungan adalah dengan menggunakan tanaman daun serai (Cymbopogon nardus). Pada tanaman daun serai mengandung zat-zat seperti senyawa geraniol dan sitronela, dimana senyawa tersebut merupakan kandungan yang terdapat pada obat nyamuk semprot. Terdapat tiga tahapan  metode dalam pelaksanaan kegiatan PKM yaitu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang bertujuan untuk memonitoring dan mengevaluasi terhadap perkembangan hasil kegiatan untuk keberlanjutan program PKM di desa tersebut. Hasil kegiatan PKM ini adalah mitra sasaran yang memiliki keterampilan dan kreativitas dalam membuat obat anti nyamuk sendiri. Melalui kegiatan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang cara membuat obat anti nyamuk dari bahan-bahan alami
PENERAPAN RANCANG BANGUN SISTEM KUALITAS AIR BERBASIS IoT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI BENIH IKAN LELE Ida Ratna Nila; T.Andi Fadlly; Rachmad Almi Putra; Nirmala Sari; Salman Salman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1053-1058

Abstract

Keberhasilan budidaya perikanan Ikan Lele dapat dilihat dari kualitas air yang digunakan, meskipun Ikan Lele dapat bertahan hidup pada kondisi air yang buruk akan tetapi tidak berpengaruh pada proses perkembangannya. Hal ini dapat dilihat dari parameter fisik yang akan diukur antara lain suhu, derajat keasaman (pH), dan oksigen terlarut. Kondisi air dengan keadaan kadar pH terlalu asam atau basa dan suhu air yang tinggi dapat mempengaruhi kegagalan budidaya Ikan Lele tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan pengamatan berkala pada kondisi air agar tetap terjaga tumbuh kembang benih Ikan Lele yang dibudidayakan tersebut. Permasalahan mitra pembudidayaan benih Ikan Lele Gampoeng Seuriget dalam kegiatan Pengandian kepada Masyarakat (PKM) ini, yaitu masih menggunakan cara konvensional dalam pengamatan kondisi air tersebut yang diyakini memiliki kelemahan, karena faktor kesalahpahaman pada manusia dengan tingkat akurasi hasil pengukuran. Kegiatan tersebut, akan dibangun sebuah sistem berbasis IoT untuk pemantauan kualitas air kolam benih ikan lele. Selain itu, kualitas air kolam terkontrok secara otamatis. Adapun pelaksanaannya meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Pada Pelaksanaan meliputi sosialisasi dan praktek lapangan. Pada tahapan ini tim PKM mengundang mitra pembudidaya Ikan Lele Gampoeng Suriget untuk memberikan pengarahan dan pengetahuan mengenai penggunaan sistem berbasis IoT untuk kualitas air kolam dalam meningkatkan budidaya produksi benih Ikan Lele Gampoeng Seuriget sebagai solusi dalam pembelajaran untuk para pembudidaya Ikan Lele
Implementasi Alat Pendeteksi Dini (Early Warning System) Untuk Gempa Bumi Berbasis Arduino Di Sma Negeri 4 Kejuruan Muda Aceh Tamiang M. Ari Fahril; Fajriani Fajriani; Ginda Maruli Andi Siregar; Sabrian Tri Anda; Ida Ratna Nila; Radhiyullah Armi; Tomi Afrizal; Rachmad Almi Putra; Afrahun Naziah; Sakinah Humaira Ficqtra; Thania Alisya
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan gempa bumi yang tinggi karena terletak pada zona subduksi dan memiliki kondisi geologi yang sangat kompleks. Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mitigasi bencana di lingkungan pendidikan, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang serta menerapkan sistem pendeteksi dini gempa bumi (early warning system) berbasis Arduino di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Sistem ini menggunakan sensor akselerometer MPU6050 yang dapat merekam getaran tanah pada tiga sumbu utama (X, Y, dan Z). Data yang diperoleh dari sensor kemudian diproses oleh mikrokontroler Arduino melalui tahapan penyaringan, konversi, dan analisis sebelum ditampilkan pada layar LCD sebagai indikator aktivitas sistem. Tahapan kegiatan pengabdian mencakup perancangan prototipe alat, pengujian fungsional di lingkungan sekolah, serta kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan bagi guru dan siswa. Hasil penerapan menunjukkan bahwa alat dapat mendeteksi getaran secara real-time dan memberikan peringatan dini melalui tampilan visual dan bunyi alarm. Program ini tidak hanya meningkatkan kesiapsiagaan sekolah terhadap potensi gempa bumi, tetapi juga berfungsi sebagai media pembelajaran berbasis teknologi yang memperkuat pemahaman siswa mengenai mitigasi bencana serta penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi Sinta 6, publikasi artikel pada media massa, HKI, poster dan juga video kegiatan. Pengabdian ini juga sekaligus menjadi solusi praktis dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Implementasi Global Positioning System (GPS) di SMAN 1 Kejuruan Muda Untuk Optimalisasi Navigasi Dan Mitigasi Bencana, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang Sabrian Tri Anda; M. Ari Fahril; radhiyullah armi; Afrahun Naziah; Fajriani Fajriani; Ida Ratna Nila; Tomi Afrizal; Rachmad Almi Putra; Sarah Niaci; Risk Amelia; Derimawati Sormin; Rachsha Kulla Ilma; Thania Alisya
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SMAN 1 Kejuruan Muda terhadap teknologi Global Positioning System (GPS) dan perannya dalam mitigasi bencana. Latar belakang kegiatan ini adalah minimnya pengetahuan siswa mengenai GPS, terbatasnya pemanfaatan GPS sebagai jalur evakuasi di sekolah, serta belum terintegrasinya mitigasi bencana dalam kurikulum. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi konsep dasar GPS, pengenalan aplikasi GPS untuk pemetaan sederhana, penyusunan modul singkat sebagai bahan ajar tambahan, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi berjalan dengan baik, siswa aktif berdiskusi, dan antusias terhadap materi. Evaluasi juga memperlihatkan peningkatan pemahaman siswa mengenai GPS, tidak hanya sebagai alat navigasi sehari-hari, tetapi juga sebagai sarana pendukung mitigasi bencana di wilayah rawan seperti Aceh Tamiang.
Transformasi limbah organik batok kelapa menjadi sabun colek berbasis arang aktif sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat Rahmawati Rahmawati; Ulil Amna; Ida Ratna nila; Nirmala Sari; Teuku Andi Fadlly; Fitriani Fitriani; Wilda Jerohmita; Muhammad Fatah Firdaus
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3276

Abstract

Limbah batok kelapa yang banyak terbuang di Desa Penggalangan, Kecamatan Blang Kejeren, Aceh, merupakan sumber daya lokal potensial sebagai bahan baku arang aktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memanfaatkan limbah sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat. Tujuan kegiatan adalah memperkenalkan cara mengolah batok kelapa menjadi sabun colek berbasis arang aktif sehingga limbah organik dimanfaatkan dan bernilai ekonomis. Metode pelatihan ini bersifat partisipatif, dimulai dengan pemaparan teori arang aktif dan pengelolaan limbah rumah tangga. Selanjutnya, peserta mempraktikkan pengolahan batok kelapa menjadi arang aktif dan pembuatan sabun colek. Tahapan pembuatan sabun meliputi pencampuran bahan dan pencetakan produk. Mahasiswa KKN mendampingi setiap tahap sehingga pelatihan berjalan interaktif dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterampilan warga dalam membuat sabun colek berbahan arang aktif serta terciptanya produk sabun ramah lingkungan bernilai jual. Warga antusias mengikuti pelatihan dan tertarik mengembangkan produksi sabun secara mandiri. Pengolahan batok kelapa menjadi produk berguna berhasil mengurangi volume limbah organik. Transformasi limbah batok kelapa menjadi sabun colek berbasis arang aktif memberikan dampak positif secara lingkungan dan sosial. Secara ekologis, limbah berkurang dan produk baru ramah lingkungan dihasilkan. Secara sosial, masyarakat memperoleh keterampilan ekonomi baru yang meningkatkan kemandirian. Pendekatan inovatif ini mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.