Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal on Mathematics Education Research

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TIPE THINK TALK WRITE Silvyani Eka Putri; Suhendra Suhendra; Endang Cahya Mulyaning Asih
Journal on Mathematics Education Research (J-MER) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Pendidikan Matematika, FPMIPA, UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/j-mer.v1i1.24572

Abstract

Pemahaman konsep matematis merupakan tujuan yang harus dicapai dalam pembelajaran matematika Namun, pemahaman konsep matematis siswa di Indonesia masih tergolong rendah Penelitian ini merupakan penelitian yang memberikan informasi mengenai upaya meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pencapaian dan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model konvensional dan untuk mengetahui respons siswa terhadap pembelajaran dengan model kooperatif tipe TTW. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri di kota Cimahi dengan dua kelas yang ditetapkan secara sengaja sebagai sampel. Adapun data penelitian diperoleh dari instrumen tes dan instrumen non tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TTW lebih tinggi daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Kemudian peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TTW lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Selain itu, respons siswa terhadap pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TTW menunjukkan hasil positif, yang ditandai dengan siswa semangat belajar, percaya diri untuk berpendapat, mampu menambah pemahaman saat ada siswa yang berbeda penyelesaian masalah, dan mampu mempresentasikan hasil kerjanya dengan penuh percaya diri meskipun diperhatikan oleh guru dan siswa yang lain.
INTEGRASI ASPEK-ASPEK ETNOMATEMATIKA MASYARAKAT MAJALENGKA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA herayanti herayanti; suhendra suhendra; dadang juandi
Journal on Mathematics Education Research (J-MER) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Departemen Pendidikan Matematika, FPMIPA, UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/j-mer.v2i1.54235

Abstract

Matematika dan budaya adalah dua etnis yang terkait. Matematika salah satu pelajaran yang bersifat abstrak. Akibatnya siswa menganggap matematika itu sulit sehingga matematika jauh dalam kehidupan sehari-hari. Budaya memiliki peran untuk menjadi objek konkret dalam pembelajaran matematika. Etnomatematika merupakan jembatan antara budaya dengan matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspek-aspek etnomatematika masyarakat Majalengka yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan desain etnografi. Subjek dalam penelitian ini yaitu tokoh pengrajin batik di Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat aspek-aspek etnomatematika pada aktivitas matematis diantaranya aktivitas counting (menghitung) meliputi alat dan bahan yang digunakan dan estimasi waktu yang digunakan dalam pembuatan batik; measuring (mengukur) meliputi ukuran kain, ukuran cetakan dan luas lahan yang diperlukan dalam pembuatan batik; designing (mendesain) meliputi macam-macam motif dan bidang-bidang pada motif batik; playing (bermain) meliputi ciri khas pada batik; dan explaining (menjelaskan) meliputi makna/filosofi pada motif batik. Pada produk batik terdapat motif-motif yang memiliki konsep-konsep matematika seperti konsep kongruen pada bidang, konsep dilatasi (perkalian) dan konsep refleksi (pencerminan). Terdapat aspek-aspek etnomatematika masyarakat Majalengka yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran matematikaKata kunci: Etnomatematika, Aktivitas Matematis, Batik, Pembelajaran Matematika