Putra, Putu Raka Setya
Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom, Indonesia

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERANCANGAN KAMPANYE PRODUK CAROUSELL DI KOTA BANDUNG Tinangon, Brandon Samuel; Lawe, I Gusti Agung Rangga; Putra, Putu Raka Setya
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fast fashion merupakan jenis pakaian yang memberikan kontribusi buruk paling besar terhadap lingkungan, mulai dari pencemaran air, udara, tanah, hingga eksploitasi sumber daya alam dan manusia. Meskipun tersedia pilihan yang lebih ramah lingkungan seperti thrift dan preloved, tingkat penggunaannya di masyarakat masih tergolong rendah. Oleh karena itu, dibutuhkan kampanye edukatif yang mengangkat isu ini secara lebih serius dan terstruktur. Sayangnya, kampanye yang telah ada belum sepenuhnya memanfaatkan potensi media komunikasi secara optimal. Carousell sebagai platform jual beli barang bekas memiliki potensi besar untuk menyuarakan isu ini melalui kampanye yang bersifat persuasif dan informatif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk fast fashion, sekaligus merekomendasikan pemanfaatan pakaian bekas sebagai alternatif yang lebih bijak. Penelitian ini difokuskan pada target audiens berusia 20–30 tahun di Kota Bandung, yang diharapkan dapat tergerak untuk mulai menggunakan pakaian bekas melalui aplikasi Carousell dan berhenti memberikan kontribusi terhadap fast fashion. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang pesan kampanye yang efektif, dan strategi visual untuk media dan pesan yang menarik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuisioner, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan AOI, Matriks Perbandingan, dan AISAS. Diharapkan, dengan adanya kampanye ini, masyarakat dapat lebih mendukung keberlanjutan terhadap pakaian untuk lingkungan yang lebih baik. Kata Kunci: Carousell, Thrifting, Preloved, Fast fashion, Kampanye.
PERANCANGAN PROMOSI DESTINASI WISATA GUHA PAWON CITATAH BANDUNG BARAT Kurniansyah Suangsa, Sucitra; Alam, Samsul; Setya Putra, Putu Raka
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Wisata Guha Pawon merupakan destinasi alam yang terletak di Kabupaten Bandung Barat. Lokasi ini berada di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, sekitar 25 km sebelah barat Kota Bandung. Kawasan ini terletak di dataran tinggi dengan karakteristik perbukitan, menyuguhkan udara sejuk dan dikelilingi oleh hutan serta pepohonan yang melengkapi keindahan alamnya. Tren saat ini menunjukkan bahwa para wisatawan cenderung menikmati liburan mereka dan berbagi momen melalui media sosial. Dalam konteks tersebut, Wisata Guha Pawon memiliki potensi yang menarik, termasuk pemandangan alam yang memukau, stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan, serta aspek edukasi sejarah penemuan manusia purba dan koleksi artefak dan perkakas bersejarah. Sayangnya, potensi luar biasa di kawasan ini masih belum dikenal oleh masyarakat secara luas, padahal potensinya sangat menjanjikan terutama dalam bidang wisata alam, berkat lokasinya yang strategis dekat dengan Kota Bandung dan akses pintu tol. Upaya promosi yang memadai juga belum dilakukan oleh pihak terkait. Dalam rangka merancang promosi yang efektif, penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wisata Guha Pawon adalah destinasi dataran tinggi di Kabupaten Bandung Barat yang memiliki potensi alam yang luar biasa serta nilai edukatif yang tinggi bagi wisatawan. Perancangan promosi ini akan mengusung pendekatan kreatif dengan konsep visual yang sesuai dengan target audiens yang dituju.Kata kunci: guhapawon,wisata alam, pertunjukan seni, strategi promosi
PERANCANGAN PROMOSI DESTINASI WISATA TAMAN RUSA SEKUPANG KOTA BATAM Murtiadi, Riky; Alam, Samsul; Setya Putra, Putu Raka
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Taman Rusa berupa destinasi wisata rekreasi serta olahraga secara kombinasi model alam terbuka serta urban. Luas wisata ini mencakup 12,2 hektare ini memiliki Mini Zoo, Jogging Track sepanjang 5 km, Taman Bermain Anak dan Artifisial Stonhenge. Taman Rusa mengalami penurunan pendapatan dari tahun 2020 hinnga 2022 disebabkan karena kurangnya pengembangan promosi yang baik dan pengembangan visual pada promosi yang pernah diadalah oleh Taman Rusa. Untuk meningkatkan pendapatan dan pengunjung Taman Rusa diperlukan suatu promosi untuk mengatasi masalah Taman Rusa Sekupang Kota Batam. Pengkajian ini bermetode kualitatif juga guna analisanya memakai SWOT,AOI dan AISAS. Sementara itu teori yang digunakan adalah teori promosi, teori pariwisata, teori periklanan, teori DKV, dan teori analisis SWOT. Perolehan pengkajian berupa rancangan kegiatan promosi dalam bentuk event festival yang diadakan tiap weekend selama 3 minggu.Kata kunci : promosi, destinasi wisata, alam, rusa, menyenangkan
PERANCANGAN PROMOSI MUSEUM KERIS NUSANTARA DI KOTA SOLO Rizkullah, Wafi; Alam, Samsul; Setya Putra, Putu Raka
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kota Solo adalah sebuah kota yang kaya dengan berbagai Lokasi wisata. Tempattempat yang disediakan juga sangat bervariasi, meliputi pilihan destinasi bagi keluarga, alam, kuliner, budaya, pendidikan, dan aspek sejarah. Pada tahun 2013, didirikan Museum Keris Nusantara, suatu destinasi wisata bersejarah yang resmi dibuka untuk dikunjungi oleh publik pada tanggal 9 Agustus 2017. Total terdapat kurang lebih 409 koleksi tombak dan 38 koleksi tombak dengan berbagai jenis, ukuran dan umur. Lokasinya yang terletak di pusat kota Solo menjadikan Museum Keris Nusantara memiliki lokasi yang strategis dan mudah dijangkau. Selain untuk berwisata, mengunjungi Museum Keris Nusantara menawarkan edukasi dan sosialisasi budaya antar daerah atau kebangsaan. Namun Museum Keris Nusantara mempunyai beberapa permasalahan yang membuat Museum Keris Nusantara kurang diminati, seperti desain dari media yang digunakan kurang memperhatikan unsur dan prinsip desain, sehingga konten yang dihasilkan kurang baik secara warna, layout dan font. Karena desainnya kurang menarik untuk dilihat, target audience lebih memilih untuk melewatkannya. Hal ini menyebabkan tidak tersampaikannya informasi tersebut.Kata kunci: Promosi, Destinasi Wisata, Museum Keris Nusantara
PERANCANGAN PROMOSI ORAL-B ALL ROUNDER EASY CLEAN HERBAL Cahya Rahayu, Rina Novita; Sumargono, Iman; Setya Putra, Putu Raka
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Di Indonesia kasus permasalahan gigi masih terbilang cukup tinggi. Kesehatan gigi sering diremehkan oleh sebagian masyarakat. Padahal, gigi yang sehat akan berfungsi dengan baik dan mengoptimalisasi proses pencernaan secara keseluruhan. Cara menjaga kesehatan gigi adalah dengan rutin sikat gigi minimal dua kali sehari untuk membersihkan gigi dari sisa makanan di mulut penyebab plak dan karies gigi. Salah satu produk sikat gigi yang dapat membersihan gigi secara efektif adalah Oral-B All Rounder Easy Clean Herbal, dimana memiliki kandungan herbal neem yang telah teruji sebagai antibakteri yang tinggi dibanding kandungan herbal lainnya. Produk ini juga memberikan manfaat 3 in 1 yaitu mencegah gigi kuning, melindungi gusi sensitif, dan nafas segar tahan lama. Sehingga, menjadikannya lebih unggul dibanding kompetitor dari segi kualitasnya. Namun, Oral-B All Rounder Easy Clean Herbal memiliki jumlah penjualan dan awareness yang masih rendah dibandingkan kompetitor. Hal ini dikarenakan strategi promosi yang dilakukan Oral-B belum tepat sasaran. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah merancang strategi promosi yang kreatif dengan membuat strategi komunikasi, visual, dan media yang tepat sasaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif berupa observasi, wawancara, studi pustaka, dan teori yang digunakan dengan analisis SWOT, AOI, dan AISAS. Sementara untuk teorinya digunakan teori promosi, komunikasi visual, unsur dan elemen visual. Hasil akhir dari penelitian ini adalah berupa rancangan kegiatan promosi berupa event dan advergame.Kata kunci : Promosi, sikat gigi herbal, strategi kreatif
PERANCANGAN STRATEGI PROMOSI ESKO DI KOTA CIANJUR Saniya, Sagita Zhillan; Nurbani, Sri; Putra, Putu Raka Setya
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu brand produk minuman segar, Esko hadir sebagai penyegardahaga setelah sibuknya beraktivitas seharian. Tetapi dikarenakan minimnya ownermelakukan promosi Esko, menyebabkan kurangnya brand image yang tercipta. Dalamkondisi seperti ini, Esko dituntut mampu mempertahankan image dan dapat bersaing,juga mempertahankan posisinya menjadi pilihan masyarakat. Sebagai upaya membangunbrand image serta meningkatkan penjualan Esko, maka dirancanglah <Strategi Promosi diKota Cianjur=. Perancangan ini mencoba mengkomunikasikan bahwa melalui produk Eskomerupakan produk yang cocok bagi pelajar mahasiswa, dan cocok menjadi penyegarsetelah hari - hari dan aktivitas yang sibuk. Esko perlu aktif membangun image jika inginmelakukan pergeseran target umum terlebih jika targetnya adalah pelajar/remaja.Diperlukannya perubahan strategi promosi, dari segi DKV dan visual pun akan ikutmenyesuaikan. Maka dari itu kampanye promosi <Get Refreshed With The Best= akanmenjadi serangkaian kampanye promosi agar terbangun brand image, sehingga Eskodapat mencapai target yang diinginkan, serta meningkatkan penjualan, juga menjadiwadah pelajar atau anak muda melakukan aktivitas positif dan menyenangkan.Kata kunci: brand image, esko, media promosi, strategi promosi
PERANCANGAN REBRANDING SIAS ISLAMIC SCHOOL BANDUNG BARAT Frederijk, Rubenmarco; Nurbani, Sri; Putra, Putu Raka Setya
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman mempengaruhi sistem pendidikan, 琀椀dak terkecualipendidikan Islami. Saat ini, banyak orang tua yang sulit mencari ins琀椀tusi pendidikan islam yangtetap memberikan ilmu agama yang secara bersamaan juga menerapkan nilai-nilai pendidikanmodern seper琀椀 kecintaan pada alam dan inklusi. Sekolah Interak琀椀f Abdussalam, sejakdidirikan pada tahun 2004, terus berkomitmen menyelenggarakan pendidikan islam yangsesuai dengan ajaran agama, dengan didukung nilai kecintaan kepada alam, dan pendidikanbagi semua tanpa membeda-bedakan. Namun, berdasarkan wawancara dengan perwakilanpihak sekolah SIAS, didapa琀椀 bahwa SIAS mengalami penurunan penda昀琀ar dalam beberapatahun terakhir. Hal ini disebabkan belum terancangnya branding yang mampumerepresentasikan SIAS dan nilai-nilai pendidikan yang diusungnya, yang kemudianmenyebabkan kurang maksimalnya upaya ak琀椀vasi dan promosi sekolah. Metode yangdigunakan pada peneli琀椀an ini adalah metode kualita琀椀f, dan metode analisis yang digunakanadalah SWOT, AISAS, dan matriks perbandingan. Semetara itu, dasar teori yang digunakanterdiri dari teori branding, teori periklanan, teori media, teori desain visual, dan teoripendidikan. Hasil dari peneli琀椀an ini berupa perancangan strategi krea琀椀f berupa strategi pesandan strategi visual media. Kata kunci : pendidikan islam, branding, perancangan strategi.
PERANCANGAN STRATEGI PROMOSI GURIBEE PH., Mhd.Faja Winanda; Alam, Samsul; Putra, Putu Raka Setya
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keripik kentang dan makanan ringan lainnya juga dapat memberikan penambah energi dengan cepat. Gula dan karbohidrat dalam camilan mungkin memberi Anda tambahan energi sementara, namun efeknya tidak bertahan lama. Hal ini memungkinkan seseorang untuk fokus menyelesaikan tugasnya. Guribee merupakan produk Calbee Wings, perusahaan yang terkenal membawa inovasi pada industri makanan. Produk Guribee menawarkan pengalaman unik dengan empat lapisan rasa yang tak tertandingi di setiap gigitan. Produk Guribee memiliki tingkat kesadaran merek tertentu, karena terlepas dari semua hype di tahun 2021, banyak pemirsa yang tidak mengingat produk tersebut. Oleh karena itu, kami menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengumpulkan data dari wawancara dan kuesioner dan mengolahnya menggunakan analisis, SWOT dan AOI untuk merumuskan strategi kreatif dan periklanan serta memilih media yang tepat untuk mempromosikan produk Guribee. Ini akan membantu meningkatkan kesadaran terhadap produk Guribee. Oleh karena itu, Anda dapat menjadikan Guribee lebih populer dengan mengembangkan strategi promosi produk Guribee. Kata Kunci : guribee, kentang, promosi
Analisis Identitas Visual Kembara Angkasa Sebagai Livery Spesial Ulang Tahun ke 74 Maskapai Garuda Indonesia Putu Raka Setya Putra; Chris Chalik
MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 6 No 02 (2024): Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/mavis.v6i02.1381

Abstract

Airline livery is basically an image in the form of patterns, logos, images and colors used by airlines on part or all of the surface of airline aircraft. the word 'livery' which originally meant uniforms worn by certain officers, is now widely applied, such as in the world of racing and also in the world of transportation, such as on land, sea and air, which is often referred to as airline livery. A country's airline is sometimes the penetration point of a country's tourism campaign, so it is not unusual for many similarities and synergies to emerge between a country's tourism campaign and its airline. Airline livery as a visual identity is not only about aesthetics, but also about broader ideas. Airline livery is not just a brand or style, but also a representation of the values that want to be conveyed through graphic media. This research was conducted to analyze whether garuda indonesia's special livery with the theme of kembara angkasa meets the criteria of visual identity principles that are ideally designed theoretically in its design. this research uses a qualitative descriptive method. The results of this study indicate that garuda indonesia's 74th anniversary special livery with the theme of kembara angkasa has met the criteria of the ideal visual identity principles theoretically, so that the ideally designed visual identity is able to convey the values it represents through visual media.
Pelatihan Teknik Stroboskopik untuk Komunitas Fotografi Snaphot Kabupaten Bandung: Mendokumentasikan Tari Tradisi dalam Mengangkat Budaya Lokal Fiandra, Yosa; Setya Putra, Putu Raka; Sudaryat, Yayat
Jurnal Pengabdian Seni Vol 6, No 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v6i2.15829

Abstract

Teknik pencahayaan stroboskopik dalam fotografi memungkinkan perekaman gerakan berulang kali dalam satu frame sehingga menampilkan ritme serta pola gerakan yang lebih dinamis. Teknik ini sangat berguna untuk mencatat gerakan tarian, terutama tarian tradisional yang memiliki banyak ekspresi, pola, dan ritme gerakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan setiap individu dari komunitas fotografi dapat menguasai teknik stroboskopik untuk membuat dokumentasi budaya tradisional, terutama seni tari, menjadi lebih baik. Pelatihan ini akan mencakup pengenalan lengkap semua teori dasar pencahayaan strobo fotografi, praktik langsung cara memotret dengan berbagai pengaturan strobo, dan evaluasi dari setiap karya peserta. Empat puluh tiga peserta diajarkan cara menghitung frekuensi dan durasi pencahayaan serta eksposur yang dipergunakan. Selain itu, mereka belajar menyinkronkan teknologi kamera dan flash lighting dengan gerakan penari, untuk dapat menghasilkan gambar yang indah serta representasi pola gerakan yang lebih jelas. Setelah kegiatan ini selesai, para peserta akan lebih memahami dalam cara proses pemotretan dinamika gerakan tari menggunakan metode pencahayaan artificial light  karena metode ini mampu menampilkan karya foto gerakan penari secara jelas dalam 3-5 fase gerakan dalam satu frame. Indikator dari pemahaman ini adalah mampu menghasilkan gambar dengan menggunakan teknik stroboskopik yang dipresentasikan pada saat preview karya. Pelatihan ini sangat penting karena dapat meningkatkan pemahaman setiap peserta tentang fotografi gerak secara teknis fotografi dan pengaplikasian pada saat proses pemotretan. Melalui pelatihan ini peserta meningkatkan keahlian untuk menvisualkan seni tari tradisional melalui medium karya visual fotografi. Teknik fotografi stroboskopik ini dapat menampilkan bentuk visual dua dimensi yang lebih menarik dan bermanfaat untuk mendokumentasikan budaya serta menjaga dan meningkatkan citra seni budaya indonesia. The stroboscopic lighting technique in photography allows for repeated motion recording in a single frame, thus displaying rhythms and more dynamic movement patterns. This technique is highly essential for recording dance movements, especially traditional dances that have a lot of expression, patterns, and rhythms of movements. This activity aims to improve the individual skill of the photography community, particularly developing stroboscopic technique in order to be more capable of capturing dance. This training involved a complete introduction to all the basic theories of photographic strobe lighting, hands-on practice of how to shoot with various strobe settings, and evaluation of each participant's work. Forty-three participants participated in mastering how to calculate the frequency and duration of exposure and synchronize the camera with flash lighting during shooting the dancers' movements. The result indicates that the participants achieve higher understanding of the process of shooting the dynamics of dance movements using the artificial light lighting method, which is able to display the dancer's movement photos clearly in 3-5 movement phases in one frame. The indicator of this understanding is being able to produce images using stroboscopic techniques presented at the time of the preview of the work. This activity is highly essential as it can increase each participant's understanding of motion photography technically and its application during the shooting process. Through this program, participants are able to improve their skills in visualizing traditional dance through photography. This stroboscopic photography technique can display a more attractiv two-dimensional visual form, maintain, and improve the image of Indonesian cultural art.