Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

HUBUNGAN PENYULUHAN MEMANDIKAN BAYI TERHADAP CARA IBU MEMANDIKAN BAYINYA DI PUSKESMAS BANYUURIP KABUPATEN PURWOREJO Zuliyanti, Nurma Ika; Mukhafidhoh, Siti
JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 10) Vol 6, No 1 (2015): JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 10)
Publisher : JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 10)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu pekerjaan yang tergolong banyak ditakuti ibu baru adalah saat harus memandikan bayi. Masihbanyakibuyangbelum bisa memandikan bayinya secara benar, sehingga kebutuhan pendidikan kesehatan (penyuluhan) sangat dibutuhkan untuk dapat memberikan perawatan bayi sehari-hari khususnya memandikan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penyuluhan memandikan bayi terhadap cara ibu memandikan bayinya di Puskesmas Banyuurip Kabupaten Purworejo Desain penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan data primer. Populasi 50 responden, sampel 44 responden. Analisis data dilakukan dengan uji statistic chi square. Hasil uji statistik chi square diperoleh nilai x2 hitung 6,201 dan  x2 tabel pada tingkat signifikansi 5% adalah 3,841, maka 6,201 > 3,841. Sedangkan nilai (p-value) 0,013< 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan penyuluhan memandikan bayi terhadap cara ibu memandikan bayinya di Puskesmas Banyuurip Kabupaten Purworejo.   Kata kunci     : Penyuluhan Memandikan Bayi, Cara Ibu Memandikan Bayinya
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KANKER SERVIKS DENGAN MOTIVASI PEMERIKSAAN IVA DI PUSKESMAS ROWOKELE KABUPATEN KEBUMEN Zuliyanti, Nurma Ika; Wiastuti, Wiastuti
JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 11) Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11)
Publisher : JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 11)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks atau leher rahim merupakan tumor ganas yang tumbuh didalam leher rahim yang terjadi pada serviks uterus Kanker ini adalah jenis kankerkedua yang paling umum pada wanita. Metode IVA merupakan salah satu metodeuntuk deteksi dini kanker serviks. Rendahnya motivasi untuk melakukanpemeriksaan IVA diduga karena rendahnya pengetahuan mengenai kanker servikssehingga  kurangnya motivasi  untuk melakukan pemeriksaan IVA. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang kanker serviks,mengetahui motivasi pemeriksaan IVA dan menganalisis hubungan pengetahuanibu tentang kanker serviks dengan motivasi pemeriksaan IVA. Metode penelitian kuantitatif cross sectional dengan desain survei analitik.Populasi seluruh Wanita Usia Subur (WUS) di Puskesmas Rowokele danpenarikan sampel menggunakan consecutive sampling sebesar 75 orang. Analisisdata univarit dan bivariat kendall tau dengan bantuan program data SPSS 18.00. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar WUS memiliki pengetahuantentang kanker serviks dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 40 orang (53,3%).Sebagian besar WUS yang memiliki motivasi tinggi melakukan pemeriksaan IVAyaitu sebanyak 39 orang (52,0%). Hasil analisa statistik menunjukkan bahwa nilai korelasi Kendall Tau sebesar 0,354 atau  p-value sebesar 0,001 berarti p-value < α(0,05) sehingga disimpulkan terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang kankerserviks dengan motivasi pemeriksaan IVA di Puskesmas Rowokele tahun 2013. Kata kunci  : Tingkat pengetahuan kanker serviks, motivasi pemeriksaanIVA
HUBUNGAN PENYULUHAN MEMANDIKAN BAYI TERHADAP CARA IBU MEMANDIKAN BAYINYA DI PUSKESMAS BANYUURIP KABUPATEN PURWOREJO Zuliyanti, Nurma Ika
JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 10) Vol 6, No 1 (2015): JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 10)
Publisher : JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 10)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu pekerjaan yang tergolong banyak ditakuti ibu baru adalah saat harus memandikan bayi. Masihbanyakibuyangbelum bisa memandikan bayinya secara benar, sehingga kebutuhan pendidikan kesehatan (penyuluhan) sangat dibutuhkan untuk dapat memberikan perawatan bayi sehari-hari khususnya memandikan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penyuluhan memandikan bayi terhadap cara ibu memandikan bayinya di Puskesmas Banyuurip Kabupaten Purworejo Desain penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan data primer. Populasi 50 responden, sampel 44 responden. Analisis data dilakukan dengan uji statistic chi square. Hasil uji statistik chi square diperoleh nilai x2 hitung 6,201 dan  x2 tabel pada tingkat signifikansi 5% adalah 3,841, maka 6,201 > 3,841. Sedangkan nilai (p-value) 0,013< 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan penyuluhan memandikan bayi terhadap cara ibu memandikan bayinya di Puskesmas Banyuurip Kabupaten Purworejo.   Kata kunci     : Penyuluhan Memandikan Bayi, Cara Ibu Memandikan Bayinya
HUBUNGAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLETE DI RUMAH SAKIT PALANG BIRU KUTOARJO PURWOREJO TAHUN 2014 Zuliyanti, Nurma Ika
JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 10) Vol 6, No 1 (2015): JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 10)
Publisher : JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 10)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AKI  di  Indonesia  saat  ini  masih  cukup  tinggi.  Menurut  SDKI  2012  menyebut  angka kematian  ibu  (AKI)  adalah  359  per  100.000  kelahiran hidup  dan  abortus  menjadi  penyebab kematian  ibu.  Salah  satu  penyebab  terjadinya  abortus  yaitu  dari  faktor  usia  ibu.  Studi pendahuluan di Rumah Sakit Palang Biru Kutoarjo menunjukkan bahwa terdapat 101 kejadian abortus dan 58 diantaranya merupakan abortus inkomplete. Mengetahui  hubungan  usia  ibu  dengan  kejadian  abortus  inkomplete  di  Rumah  Sakit Palang Biru Kutoarjo. Penelitian  ini  menggunakan  desainsurvey  analitik dengan  pendekatan  waktu  cross sectional.  Dalam  pengumpulan  data,  peneliti  menggunakan  data sekunder.  Populasi  dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mengalami abotus. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling.  Waktu  penelitian  pada  bulan  April  2014.  Analisa  data  menggunakan  uji  Chi Squaredan koefisien kontingensi. Dari hasil uji statistik Chi Squarediperoleh nilai X2hitung=10,355 dengan p=0,001 dan nilai signifikasi (p) adalah 0,05, maka 0,001<0,05.Sedangkan nilai  koefisien kontingensiadalah 0,305, menunjukan keeratan hubungan berada pada kategori rendah. Terdapat hubungan antara usia ibu dengan kejadian abortus inkomplete di Rumah Sakit Palang Biru Kutoarjo Ibu hamil diharapkan dapat mencegah terjadinya abortus khususnya abortus inkomplete dengan mengambil sikap dan tindakan yang tepat selama kehamilannya. Kata kunci  : Usia ibu, Kejadian abortus inkomplete
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA MASSA DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI DESA SEBOROKRAPYAK KECAMATAN BANYUURIP KABUPATEN PURWOREJO Zuliyanti, Nurma Ika; Zahro, Khotimatuz
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v9i2.124

Abstract

Latar Belakang Penelitian : Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak – kanak dan masa dewasa, yang dimulai pada saat terjadinya kematangan seksual yaitu antara usia 11 tahun sampai dengan 20 tahun, yaitu menjelang masa dewasa muda. Media massa adalah alat-alat dalam komunikasi yang bisa menyebarkan pesan secara serempak, cepat kepada audience yang luas dan heterogen. Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan pada remaja di Desa Seborokrapyak, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo dari 10 responden yang diwawancarai, mengungkapkan bahwa mereka lebih suka menggunakan media social untuk mencari informasi tentang kesehatan reproduksi.Tujuan Penelitian :Diketahuinya hubungan penggunaan media massa dengan tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di Desa Seborokrapyak, Kecamatan Banyuurip.Metode Penelitian :Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua remaja Desa Seborokrapyak, Kecamatan Banyuurip.Sampel penelitian sebanyak 33 remaja.Tehnik sampling yang digunakan, menggunakan accidental sampling.Penelitian dilakukan padatanggal 3 April-5 April 2015 menggunakan lembar kuesioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji statistic Spearman Rank menggunakan bantuan program SPSS For Windows.Hasil Penelitian : Responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang berjumlah 6 responden (15.2%) dan jumlah remaja yang frekuensi penggunaan media massanya rendah berjumlah 5 responden (15.2%).Simpulan : Ada hubungan yang significan antara tingkat pengetahuan remaja dengan penggunaan media massa, dengan koefisien korelasi sebesar 0,450 (sedang).Saran : Agar selalu memanfaatkan media massa untuk menambah pengetahuantentang kesehatan reproduksi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ULANG AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS BRUNO Zuliyanti, Nurma Ika; Andriyani, Eka
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v13i2.255

Abstract

Based on data obtained from the kb visit register book at the Bruno Health Center which visited 119 acceptors, 45 acceptors were obtained who did not re-visit according to the schedule and 84 acceptors of injectable KB 3 months made re-visits as scheduled. The purpose of the study was to determine the factors related to the 3-month injection kb acceptor re-visit during the Covid-19 pandemic. This research method is an analytical survey with a Cross Sectional approach. The population in this study was all acceptors of 3-month injectable birth control at Bruno's Health Center. Sampling using accidental sampling technique. The research time is from March to May 2022. Data analysis using chi-square test. Where the results show that there is a relationship if (p<0.05) for the knowledge variable (p value 0.033). There is no relationship between age (p value 0.951), education (p value 0.458) and income (p value 0.449).
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Covid-19 dengan Kepatuhan Melakukan Kunjungan Antenatal Care di Wilayah Kerja Puskesmas Ambal 1: Relationship between Knowledge Level of Pregnant Women about Covid-19 and Compliance in Conducting Antenatal Care Visits in the Working Area of Ambal 1 Health Center Zuliyanti, Nurma Ika; Rini Fatmawati
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 6 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v6i1.2028

Abstract

Pregnant women are a vulnerable population for the Covid-19 virus, it is known that it disproportionately causes respiratory disease associated with increased morbidity due to infection. Current situation pregnant women are reluctant to go to health facilities for fear of contracting it. Study results 5 pregnant women said they did not know about Covid-19 and were afraid to make antenatal care visits, 3 pregnant women already knew about Covid-19 but were afraid to do antenatal care visits, and 2 pregnant women already knew about Covid-19 and had antenatal care. Research Objectives to analyze the relationship between the level of knowledge of pregnant women about Covid-19 with adherence to antenatal care visits. The method used in this study is an analytical survey with a cross-sectional approach. The population in this study was pregnant women in the Third trimester which amounted to 124, samples were taken using the Accidental Sampling technique. The measuring instrument uses a guttman scale questionnaire and a checklist. Data analysis using the Chi Square test. There is a significant relationship between the level of knowledge of pregnant women about Covid-19 and adherence to antenatal care visits. in the working area of the Ambal Health Center 1.the value of p = 0.002 < 0.05. Abstrak Ibu hamil merupakan salah satu populasi rentan virus Covid-19, hal ini dapat diketahui secara tidak proporsional dapat menyebabkan penyakit pernapasan yang berhubungan dengan peningkatan morbiditas akibat infeksi. Situasi saat ini ibu hamil enggan kefaskes karena takut tertular. Hasil studi pendahuluan 5 ibu hamil mengatakan belum mengetahui tentang Covid-19 dan takut untuk melakukan kunjungan antenatal care, 3 ibu hamil sudah mengetahui tentang Covid-19 namun takut untuk melakukan kunjungan antenatal care dan 2 ibu hamil sudah mengetahui tentang Covid-19 dan sudah melakukan antenatal care. Tujuan Penelitian untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Covid-19 dengan kepatuhan melakukan kunjungan antenatal care. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi ibu hamil trimester III yang berjumlah 124, sampel diambil dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner skala guttman dan ceklist. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Covid-19 dengan kepatuhan melakukan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Ambal 1 yang dibuktikan dengan perolehan nilai p = 0,002 < 0,05.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING DI DESA NGEMPLAK, KECAMATAN GEBANG KABUPATEN PURWOREJO Nurma Ika Zuliyanti; Evi Setyaningsih; Indah Gita Cahyani
Jurnal Kebidanan VOLUME 16, NO.01 JUNI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v16i01.719

Abstract

F FACTORS AFFECTING STUNTING INCIDENTS IN NGEMPLAK VILLAGE, GEBANG DISTRICT, PURWOREJO REGENCY ABSTRACT Background: Stunting is related to morbidity and mortality, decreased physical capacity, impaired development and function of children's motor and mental conditions. Based on tabulation results that have been studied for one week, it was recorded that there were 52 toddlers and 9 of them were stunted, 2 were categorized as very short height and 6 were categorized as short, apart from stunting, 8 toddlers also experienced abnormal nutrition, 2 of them were in the category of poor nutrition, and 5 of them were with malnutrition and the other 4 have normal nutrition.Research objective: To find out the factors that influence the incidence of stunting in Ngemplak Village, Gebang District, Purworejo Regency. Research Method: This research is an analytical observational study with a cross sectional approach, a population of 52 mothers of toddlers and a sample of 23 mothers of toddlers. Purposive sampling technique. Collecting direct observation data on respondents used checklists and secondary data from KIA, KMS, DDST books. Chi Square statistical test techniques and Fisher's test. Research Results: there is a relationship between economic status and the incidence of stunting (p value 0.021<0.05). There is a relationship between maternal education level and the incidence of stunting (p - value 0.027 < 0.05). There is a relationship between maternal height and the incidence of stunting (p - value 0.010 < 0.05). There is a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting (p - value 0.034 < 0.05). There is a monitoring relationship. Conclusion: There is a relationship between economic status, maternal education, maternal height, exclusive breastfeeding, ANC monitoring and the incidence of stunting. Keywords: economic status, education, height, exclusive breastfeeding, ANC monitoring, stunting