Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG ASI EKSKLUSIF DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SOMONGARI KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Zuliyanti, Nurma Ika; Habsasari , Febryna Arum
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.01 JUNI 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i01.881

Abstract

ABSTRAK : Latar belakang: ASI merupakan sumber gizi yang sangat ideal dengan komposisi yang seimbang dan di sesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan bayi serta makanan bayi yang paling sempurna, baik kualitas maupun kuantitasnya. Berdasarkan data di Desa Somongari didapatkan 31 Ibu menyusui yang memiliki bayi dari usia 6 bulan – 24 bulan. Hasil wawancara dengan 4 orang ibu menyusui, didapatkan bahwa 1 ibu menyusui mengatakan bahwa dirinya sudah tahu tentang ASI meliputi pengertian ASI eksklusif, teknik menyusui yang benar, cara menyimpan ASI Perah, komposisi ASI, cara memperbanyak ASI, faktor yang memengaruhi pemberian ASI Eksklusif dan sudah memberikan ASI secar ekslusif dan terdapat 3 orang ibu menyusui mengatakan dirinya belum tahu tentang ASI Eksklusif. Tujuan penelitian: diketahuinya Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Menyusui tentang ASI Eksklusif Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Desa Somongari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. Metode Penelitian: Penelitian survey analitik, populasi 31 ibu menyusui. Teknik sampel total sampling. Waktu penelitian dilakukan pada bulan April 2025. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian: ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p=0.002 dan OR=6.493 artinya responden yang mempunyai pengetahuan tentang ASI Eksklusif akan berpulang 6.493kali untuk memberikan ASI secara Eksklusif maupun tidak diberikan ASI Eksklusif. Kesimpulan: Ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Menyusui tentang ASI Eksklusif Dengan Pemberian ASI Eksklusif. Kata kunci: Ibu Menyusui, ASI Eksklusif
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Covid-19 dengan Kepatuhan Melakukan Kunjungan Antenatal Care di Wilayah Kerja Puskesmas Ambal 1: Relationship between Knowledge Level of Pregnant Women about Covid-19 and Compliance in Conducting Antenatal Care Visits in the Working Area of Ambal 1 Health Center Zuliyanti, Nurma Ika; Rini Fatmawati
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 6 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v6i1.2028

Abstract

Pregnant women are a vulnerable population for the Covid-19 virus, it is known that it disproportionately causes respiratory disease associated with increased morbidity due to infection. Current situation pregnant women are reluctant to go to health facilities for fear of contracting it. Study results 5 pregnant women said they did not know about Covid-19 and were afraid to make antenatal care visits, 3 pregnant women already knew about Covid-19 but were afraid to do antenatal care visits, and 2 pregnant women already knew about Covid-19 and had antenatal care. Research Objectives to analyze the relationship between the level of knowledge of pregnant women about Covid-19 with adherence to antenatal care visits. The method used in this study is an analytical survey with a cross-sectional approach. The population in this study was pregnant women in the Third trimester which amounted to 124, samples were taken using the Accidental Sampling technique. The measuring instrument uses a guttman scale questionnaire and a checklist. Data analysis using the Chi Square test. There is a significant relationship between the level of knowledge of pregnant women about Covid-19 and adherence to antenatal care visits. in the working area of the Ambal Health Center 1.the value of p = 0.002 < 0.05. Abstrak Ibu hamil merupakan salah satu populasi rentan virus Covid-19, hal ini dapat diketahui secara tidak proporsional dapat menyebabkan penyakit pernapasan yang berhubungan dengan peningkatan morbiditas akibat infeksi. Situasi saat ini ibu hamil enggan kefaskes karena takut tertular. Hasil studi pendahuluan 5 ibu hamil mengatakan belum mengetahui tentang Covid-19 dan takut untuk melakukan kunjungan antenatal care, 3 ibu hamil sudah mengetahui tentang Covid-19 namun takut untuk melakukan kunjungan antenatal care dan 2 ibu hamil sudah mengetahui tentang Covid-19 dan sudah melakukan antenatal care. Tujuan Penelitian untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Covid-19 dengan kepatuhan melakukan kunjungan antenatal care. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi ibu hamil trimester III yang berjumlah 124, sampel diambil dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner skala guttman dan ceklist. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Covid-19 dengan kepatuhan melakukan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Ambal 1 yang dibuktikan dengan perolehan nilai p = 0,002 < 0,05.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING DI DESA NGEMPLAK, KECAMATAN GEBANG KABUPATEN PURWOREJO Nurma Ika Zuliyanti; Evi Setyaningsih; Indah Gita Cahyani
Jurnal Kebidanan VOLUME 16, NO.01 JUNI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v16i01.719

Abstract

F FACTORS AFFECTING STUNTING INCIDENTS IN NGEMPLAK VILLAGE, GEBANG DISTRICT, PURWOREJO REGENCY ABSTRACT Background: Stunting is related to morbidity and mortality, decreased physical capacity, impaired development and function of children's motor and mental conditions. Based on tabulation results that have been studied for one week, it was recorded that there were 52 toddlers and 9 of them were stunted, 2 were categorized as very short height and 6 were categorized as short, apart from stunting, 8 toddlers also experienced abnormal nutrition, 2 of them were in the category of poor nutrition, and 5 of them were with malnutrition and the other 4 have normal nutrition.Research objective: To find out the factors that influence the incidence of stunting in Ngemplak Village, Gebang District, Purworejo Regency. Research Method: This research is an analytical observational study with a cross sectional approach, a population of 52 mothers of toddlers and a sample of 23 mothers of toddlers. Purposive sampling technique. Collecting direct observation data on respondents used checklists and secondary data from KIA, KMS, DDST books. Chi Square statistical test techniques and Fisher's test. Research Results: there is a relationship between economic status and the incidence of stunting (p value 0.021<0.05). There is a relationship between maternal education level and the incidence of stunting (p - value 0.027 < 0.05). There is a relationship between maternal height and the incidence of stunting (p - value 0.010 < 0.05). There is a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting (p - value 0.034 < 0.05). There is a monitoring relationship. Conclusion: There is a relationship between economic status, maternal education, maternal height, exclusive breastfeeding, ANC monitoring and the incidence of stunting. Keywords: economic status, education, height, exclusive breastfeeding, ANC monitoring, stunting