Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL DENGAN BUNDARAN (STUDI KASUS: BUNDARAN CIBIRU BANDUNG) Muhammad Rois Anshorulloh; Nina Herlina; Gary Raya Prima
Akselerasi Vol 2, No 2 (2021): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v2i2.2761

Abstract

Bundaran Cibiru merupakan pertemuan antara Jalan Cibiru, Jalan Cipadung, dan Jalan Soekarno Hatta. Aktivitas dari hambatan samping yang sangat tinggi pada bundaran cibiru mempengaruhi kinerja pada ruas jalan tesebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di bundaran cibiru salah satunya yaitu kemacetan. Pengamatan langsung di lokasi penelitian dilakukan selama 1 minggu. Pengamatan dilakukan pada jam puncak arus lalu lintas yang diasumsikan periode waktu pagi pukul 06:00 - 08:00 WIB, siang pukul 11:00 - 13:00 WIB, sore pukul 16:00 - 18:00 WIB. Penggunaan drone sebagai alat bantu perekaman data volume lalu lintas. Data lebar jalan didapatkan di lapangan dengan mengukur langsung dengan menggunakan meteran pada setiap pendekat. Ketika semua data primer dan sekunder telah didapatkan maka akan dianalisis dengan berpedoman pada MKJI 1997. Dari hasil penelitian diperoleh volume terbanyak sebanyak 9402 kendaraan pada hari Senin 02 Desember 2019 pukul 06.00-08.00 WIB. Dengan derajat kejenuhan tertinggi mencapai 1,6. Berdasarkan hasil analisis kinerja bagian jalinan bundaran berpedoman MKJI 1997, maka terdapat beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan yang terdapat pada bundaran cibiru salah satunya yaitu pembukaan akses pintu tol Gedebage untuk umum. Kata Kunci : Bundaran, Kemacetan, Transportasi.
Analisis Kinerja Ruas Jalan Cimanuk Kabupaten Garut Muhamad Ilham Sahid; Nina Herlina; Fitriana Sarifah; Muhamad Anugerah Ramadhan; Kartika Seinari Manggala
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v7i1.17594

Abstract

Jalan Cimanuk merupakan jalan kolektor yang memiliki lebar jalan 9 meter dan menjadi salah jalan satu jalan menuju pusat kota dan RSU dr. Slamet. Pada sepanjang Jalan Cimanuk terdapat toko-toko, tempat makan, sekolah, taman yang menjadikan pusat tarikan masyarakat sehingga sangat padat pada jam-jam tertentu serta volume kendaraan pada ruas jalan ini termasuk penyumbang kendaraan terbesar terhadap Simpang Maktal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Kinerja ruas Jalan Cimanuk dan memberikan alternatif penanganan jika terjadi kejenuhan dalam lima tahun kedepan dengan metode mengacu pada PKJI (2023). Data Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) dan hambatan samping diperoleh melalui survei langsung ke lapangan dan proyeksi pertumbuhan kendaraan untuk tahun mendatang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa volume kendaraan tertinggi kondisi eksisting terjadi pada Selasa, 18 Maret 2025 sebesar 2139 SMP/jam, Kapasitas = 2835 SMP/jam, Derajat Kejenuhan = 0,75 (D), Kecepatan Tempuh = 28,68 km/jam, dan Waktu Tempuh = 1,80 menit. Hasil proyeksi lima tahun kedepan menunjukan terjadinya kenaikan nilai DJ pada tahun ke-5 sebesar 0,85 (E). Untuk mengatasi permasalahan ini, Solusi yang diambil yaitu dengan melakukan penertiban kendaraan parkir atau berhenti (PSV) dan pengaturan jam operasional kendaraan. Hasil analisis alternatif solusi didapat kapasitas naik menjadi 3080 SMP/jam, Volume arus lalu lintas berkurang menjadi 2376,38 SMP/jam, Kecepatan Tempuh sebesar 29,75 km/jam, Waktu Tempuh sebesar 1,74 menit, dan derajat kejenuhan pada tahun ke-5 turun menjadi 0,84 (D).
Kinerja Aspal Porus Termodifikasi Gilsonite: Penilaian Ketahanan Campuran Penilaian Ketahanan Campuran Muhamad Anugerah Ramadhan; Nina Herlina; Sri Wanto
Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Porous asphalt is designed to improve surface drainage and driving safety, yet open-graded mixtures commonly suffer from limited stability and durability. This study investigates the effect of Gilsonite additive on porous asphalt performance using Pen 60/70 binder and local aggregates. The optimum asphalt content (OAC) was determined by integrating volumetric criteria (VIM), raveling resistance (Cantabro Loss), and binder drain-down stability (Asphalt Flow Down/AFD). The results indicate that increasing binder content decreases VIM and Cantabro Loss but markedly increases AFD; therefore, a balanced OAC of 5.58% was obtained with AFD of approximately 0.19%, which is below the maximum limit of 0.3%. At this OAC, Gilsonite contents of 0-3% consistently improved Marshall properties. Stability increased from 556.20 kg to 694.04 kg, or approximately 24.78%, while MQ increased from 149.03 to 208.24 kg/mm, or approximately 39.73%. Flow remained within 2-6 mm and VIM satisfied porous asphalt requirements at approximately 18.04-18.36%, indicating that the air-void structure was preserved. Immersion testing confirmed adequate moisture resistance, with IRS of 90.33-90.83% and decreasing degradation indicators (IDP and IDK) as Gilsonite content increased. The effectiveness of 3% Gilsonite is justified by the simultaneous improvement in stability, stiffness, and moisture durability without reducing porosity below the specification limit; therefore, this dosage represents the best formulation under the material conditions and mixture design adopted in this study.
Integrasi Metode Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam Pemetaan Kerusakan Jalan Novia Komala Sari; Nina Herlina; Hendra; Muhamad Anugerah R
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1322

Abstract

Abstrak   Kerusakan perkerasan di ruas Jalan Cisingan-Ciawi diantaranya disebabkan oleh adanya repitisi beban kendaraan, kapasitas beban kendaraan yang melebihi batas, dan kualitas perkerasan jalan yang kurang baik. Kondisi tersebut mengakibatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerusakan  jalan serta menentukan penanganan kerusakan berdasarkan penilaian. Hasil penilaian kerusakan jalan diintegrasikan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penilaian kerusakan jalan menggunakan metode IKP yang berpedoman pada Pd-01-2016-B oleh Kementrian PUPR mengacu pada ASTM D6433-11. Hasil penilaian kerusakan jalan Cisinga diperoleh 18 jenis kerusakan pada perkerasan lentur dan 8 jenis kerusakan pada perkerasan kaku. Berdasarkan hasil analisis nilai IKP Jalan Cisinga pada perkerasan jalan lentur berada pada nilai 4,5 sampai dengan 100, sedangkan pada perkerasan jalan kaku berada pada rentang nnilai 58 sampai dengan 74. Nilai IKP secara keseluruhan sebesar 80,461, nilai tersebut diklasifikan pada kondisi baik (satisfactory). Oleh karena itu jenis penangganan yang dapat digunakan adalah berupa pemeliharaan berkala.   Kata kunci: IKP, SIG Pemetaam , Perkerasan jalan, Penanganan Kerusakan       Abstract   Pavement damage on the Cisingan-Ciawi Road section is caused by repeated vehicle loads, exceeding the capacity limit and poor pavement quality. These conditions result in decreased comfort and safety for road users. This study aims to identify road damage and determine damage management based on the assessment. The results of the road damage assessment are integrated with a geographic information system (GIS). The road damage assessment method uses the IKP method, which is guided by Pd-01-2016-B by the Ministry of PUPR, referring to ASTM D6433-11. The results of the road damage assessment are 18 types of damage to flexible pavements and 8 types of damage to rigid pavements. Based on the results of the analysis, the IKP value for flexible road pavements is in the range of 4.5 to 100, while for rigid road pavements, it is in the range of 58 to 74. The overall IKP value is 80.461, meaning the road is in good condition. Therefore, the type of treatment that can be used is periodic maintenance.   Keywords: GIS Mapping, Road Paving, Damage Management