Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Cegah Stunting Itu Penting! Fitriani; Barangkau; Masrah Hasan; Ruslang; Eka Hardianti; Khaeria; Resti Oktavia; Selpiana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 4 No 2 (2022): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 4 No. 2 Agustus 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/jurdikmas.v4i2.417

Abstract

Stunting merupakan salah satu kondisi gagal tumbuh pada anak. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab utama masalah stunting pada anak, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai stunting itu sendiri. Tujuan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting. Metode pelaksanaan PKM yaitu ceramah, diskusi,dan tanya jawab kepada masyarakat Kelurahan Lapongkoda, khususnya masyarakat yang bertempat tinggal di Jalan Nusa Tenggara RT 03/RW 02. Evaluasi dari kegiatan ini dilakukan dengan melihat kemampuan peserta menjelaskan tentang hal-hal mengenai stunting. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) telah memahami tentang stunting. Diharapkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting khususnya pencegahan stunting yang tepat dapat menurunkan risiko masalah stunting di Indonesia.
Pengaruh Pendampingan Terhadap Keterampilan Kader Posyandu Dalam Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia 0-24 Bulan Di Desa Kajuara Nirmawati Darwis; Fitriani Fitriani; Ruslang Ruslang
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9198

Abstract

Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak melalui deteksi dini di posyandu merupakan bagian dari tugas kader posyandu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan terhadap keterampilan Kader posyandu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-24 bulan di Desa Kajuara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasy eksperimental dengan desain pre-eksperimen one group pretest-postest. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel penelitian ini adalah kader posyandu Desa Kajuara sebanyak 19 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis menggunakan uji Mann Whitney. Sampel diberikan pendampingan berupa diskusi, edukasi, dan praktek/demonstrasi pengukuran antropometri, serta pengukuran perkembangan anak dengan pendekatan Denver Development Screening Test dengan menggunakan phantom bayi, timbangan dan meteran sebanyak 10 kali pertemuan. Jumlah kader yang terampil setelah diberikan edukasi yaitu 16 kader dengan rerata skor pengatahuan sangat tinggi yaitu 85.937 sedangkan jumlah kader yang tidak terampil setelah diberikan edukasi sangat sedikit yaitu 3 kader. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pendampingan terhadap keterampilan kader posyandu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-24 bulan di Desa Kajuara dengan nilai p 0,000.
Hubungan Dukungan Suami Terhadap Kelancaran Pemberian Air Susu Ibu (ASI) pada Bayi Usia 0-2 Tahun di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Paccing Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone Fitriani; Masrah Hasan; Fatmawati; Lisna; Unita Sari
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 5 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/mappadising.v5i1.489

Abstract

One of the causes of the low achievement rate of breastfeeding is caused by factors such as maternal age, mother's knowledge, wrong habits, health workers, mother's work and family support. The support from the husband or the support from the closest people is a very important factor in increasing breastfeeding for the baby, especially the role as a husband. Husband's support to his wife in breastfeeding can improve the mind, improve the quality of breast milk by consuming balanced nutritious foods and living a healthy lifestyle. The purpose of this study was to determine the effect of husband's support and smooth breastfeeding. This type of research is quantitative research using a cross sectional approach. Data were collected through questionnaires. This research was carried out in the UPTD Paccing Health Center, Awangpone District, Bone Regency. Sampling was done by simple random sampling technique. Collecting data using a questionnaire sheet given to respondents. The data were analyzed using statistical analysis with the chi square.The results of the Chi square obtained a value (p) = 0.000 meaning < 0.05, based on this analysis it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted or there is an influence of husband's support on the smooth breastfeeding of infants aged 0-2 years in the UPTD Work Area. Paccing Health Center, Awangpone District, Bone Regency. Abstrak Salah satu yang menjadi penyebab rendahnya angka pencapaian pemberian ASI disebabkan oleh faktor seperti umur ibu, pengetahuan ibu, kebiasaan yang keliru, petugas kesehatan, pekerjaan ibu dan dukungan keluarga. Dukungan dari suami atau dukungan dari orang terdekat merupakan faktor yang sangat penting dalam meningkatkan pemberian ASI terhadap bayi terutama peran sebagai seorang suami. Dukungan suami kepada istri dalam pemberian ASI dapat meningkatkan pikiran, meningkatkan kualitas ASI dengan mengkonsumsi makanan bergizi, seimbang dan melakukan pola hidup sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan kelancaran pemberian ASI. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Paccing Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone. Pengambilan sampel dilakukan secara teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner yang diberikan kepada responden. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistic dengan Chi square. Hasil uji Chi square diperoleh nilai (p) = 0,000 berarti < 0,05, berdasarkan analisis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima atau ada Hubungan Dukungan Suami Terhadap Kelancaran Pemberian ASI Pada Bayi Usia 0-2 Tahun di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Paccing Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone.
Hubungan Perkembangan Kepribadian Perawat dengan Peningkatan Kualitas Asuhan Keperawatan di Sayra RSUD Lamaddukelleng Sengkang Kabupaten Wajo Tahun 2020 Ery Wardanengsih; Khaeriah B; Nirmawati Darwis; Yammar Yammar; Fitriani Fitriani; Sari Putri Nurinayah Ruslang
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1922

Abstract

Kepribadian perawat merupakan tingkah laku manusia yang berkembang melalui perkembangan diri yang telah berlangsung seumur hidup dan akan berkembang secara bertahap melalui interaksi terhadap lingkungan disekitarnya. Tipe kepribadian perawat terdiri introvert dan ekstrovert.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perkembangan kepribadian perawat dengan peningkatan kualitas asuhan keperawatan di RSUD Lamaddukkelleng. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang Kab. Wajo. Metode yang digunakan analysis corelation. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dari semua perawat yang bekerja di ruangan rawat inap SAYRA.. Hasil uji statistik Chi-Square, didapatkan hasil 0 cell (0.0%) sehingga menggunakan alternative Fisher's Exact Test didapatkan nilai p = 0.000 dimana p < α (0.05). Dapat disimpulkan bahwa jika nilai p-value lebih kecil dari dari 0.05 (0.000<0.05) maka terdapat hubungan antara tipe kepribadian perawat dengan peningkatan kualitas Asuhan Keperawatan di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang Kab. WajoKepribadian perawat merupakan tingkah laku manusia yang berkembang melalui perkembangan diri yang telah berlangsung seumur hidup dan akan berkembang secara bertahap melalui interaksi terhadap lingkungan disekitarnya. Tipe kepribadian perawat terdiri introvert dan ekstrovert.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perkembangan kepribadian perawat dengan peningkatan kualitas asuhan keperawatan di RSUD Lamaddukkelleng. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang Kab. Wajo. Metode yang digunakan analysis corelation. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dari semua perawat yang bekerja di ruangan rawat inap SAYRA.. Hasil uji statistik Chi-Square, didapatkan hasil 0 cell (0.0%) sehingga menggunakan alternative Fisher's Exact Test didapatkan nilai p = 0.000 dimana p < α (0.05). Dapat disimpulkan bahwa jika nilai p-value lebih kecil dari dari 0.05 (0.000<0.05) maka terdapat hubungan antara tipe kepribadian perawat dengan peningkatan kualitas Asuhan Keperawatan di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang Kab. Wajo
Hubungan Tingkat Stres dengan Sikap pada Generasi Z yang Mengalami Pernikahan Dini di Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo Arni AR; Ruslang Ruslang; Ikdafila Ikdafila; Nirmawati Darwis; Fitriani Fitriani; Uray Wika Suriandani
Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM) Vol. 1 No. 2 (2025): Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM)
Publisher : Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0425/14avj290

Abstract

Generation Z and has implications for psychological conditions, particularly stress, which can influence individuals’ attitudes in navigating married life. This study aims to determine the relationship between stress levels and attitudes among Generation Z individuals who experienced early marriage in Belawa District, Wajo Regency. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The sample consisted of 30 respondents selected using a total sampling technique. Data were collected using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire to measure stress levels and a Likert scale to assess attitudes. Data analysis was performed using the Chi-Square test with the assistance of SPSS version 22. The results showed a significant relationship between stress levels and attitudes among Generation Z individuals who experienced early marriage, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). Generation Z individuals experiencing severe stress tended to exhibit negative attitudes toward married life. It can be concluded that the higher the level of stress, the more negative the attitudes demonstrated.
Pola Komunikasi Keluarga dan Perilaku Merokok pada Remaja di Kecamatan Keera Kabupaten Wajo Ikdafila Ikdafila; Besse Nurfadillah; Khaeriah B; Arni AR; Nirmawati Darwis; Fitriani Fitriani
Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM) Vol. 2 No. 1 (2026): Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM)
Publisher : Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0425/bp93s666

Abstract

Adolescent smoking remains a major public health concern in Indonesia, including in Keera District, Wajo Regency. Smoking behavior among adolescents is influenced by various factors, one of which is family communication patterns. Ineffective family communication may weaken parental supervision and reduce openness between parents and adolescents, thereby increasing the risk of smoking behavior. This study aimed to examine the relationship between family communication patterns and smoking behavior among adolescents in Keera District, Wajo Regency. This study employed a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 951 adolescents, and a sample of 90 respondents was selected using an accidental sampling technique. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using Spearman's rank correlation test. The results showed that the majority of respondents had poor family communication patterns (87.8%) and were classified as heavy smokers (55.6%). Spearman's rank correlation analysis revealed a statistically significant relationship between family communication patterns and adolescent smoking behavior (p = 0.035; r = −0.223). The negative correlation coefficient indicates that better family communication is associated with a lower likelihood of smoking among adolescents, although the strength of the relationship was weak. In conclusion, family communication patterns are significantly associated with smoking behavior among adolescents in Keera District, Wajo Regency. Strengthening open, supportive, and consistent family communication may serve as an effective strategy for preventing adolescent smoking, while also considering other contributing factors such as peer influence, the social environment, and media exposure.
Prokrastinasi Akademik dan Stres Akademik pada Siswa Kelas XI Khusus di SMAN 7 Wajo Arni AR; A.Wahyuni; Yammar Yammar; Ikdafila Ikdafila; Nirmawati Darwis; Fitriani Fitriani
Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM) Vol. 2 No. 1 (2026): Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM)
Publisher : Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0425/a8a9re48

Abstract

Academic stress has become one of the most prevalent psychological problems among high school students due to increasing academic demands, including excessive assignments, examinations, academic competition, and expectations to achieve high academic performance. One behavioral factor that is considered to contribute to academic stress is academic procrastination, which refers to the intentional delay in initiating or completing academic tasks despite being aware of the potential negative consequences. This study aimed to examine the relationship between academic procrastination and academic stress among Grade XI special-class students at SMAN 7 Wajo. A quantitative analytical study employing a cross-sectional design was conducted among 35 students selected using a total sampling technique. Data were collected using the Ferrari Academic Procrastination Questionnaire and the Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA). Statistical analysis was performed using Fisher's Exact Test with a significance level of 0.05. The results revealed a statistically significant relationship between academic procrastination and academic stress (p = 0.015), indicating that students with higher levels of academic procrastination were more likely to experience greater academic stress. These findings suggest that delaying academic tasks may increase psychological pressure through poor time management and the accumulation of academic workload. In conclusion, academic procrastination is significantly associated with academic stress among Grade XI special-class students at SMAN 7 Wajo. Schools are encouraged to develop intervention programs focusing on self-regulation, effective time management, and adaptive coping strategies to reduce procrastination and improve students' psychological well-being.